NovelToon NovelToon
Tahanan Cinta CEO

Tahanan Cinta CEO

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:7.5M
Nilai: 5
Nama Author: Irma Kirana

Dia cinta pertama mu, kamu mencintai nya sepenuh hati tapi dia tidak mencintai mu? Selama 2 tahun kamu menjadi istrinya demi membayar hutang dan tidak dianggap? Lagi-lagi menikah karena kontrak?

Cukup! Aku ingin menyudahi semuanya. Begitulah kata Latisha Anindita seorang asisten manager di sebuah perusahaan Fashion ternama di ibu kota yang menikah dengan Raymond Argantara Presdir Argantara grup. Pria dingin yang pernah dia temui.

"Kak, aku mau cerai!"

"Cerai?Jangan mimpi! Bisa apa kamu tanpaku?"

Ketika meminta cerai, pria itu malah tak mau melepaskan nya dan mengikatnya dengan berbagai cara seolah ia adalah tahanan. Lalu kenapa dulu dia mengabaikan nya?

Apakah mereka akan bercerai? Ataukah cinta malah mereka malah semakin kuat?

Temukan jawaban nya di novel ini!

Area 18+

sumber gambar : pinterest

Update setiap hari,bila tidak ada halangan ❤️🙏 pukul 09.00 kalau ada chapter lebih, up sore pukul 2 siang

Mohon maaf bila ada typo dalam penulisan ataupun bahasa yang kurang tertata🙏😊 author juga manusia yang punya banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Kirana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Kencan pertama (2)

...***...

Pandangan Tisha tertuju pada seseorang yang berada diatas panggung. Pria tampan berkulit putih, seperti idol, ya dia memang idol dan dia pernah menjadi teman dekat Tisha saat zaman SMA.

Berbeda dengan Tisha yang senyum-senyum saat melihat Zayn yang sedang tampil di atas panggung, Ray malah menatap tajam pria yang berada di atas panggung itu tanpa ada sebabnya.

Apa dia adalah Zayn Alterra? ternyata dia adalah artis terkenal misterius yang tampil di hotel ini. batin Ray tidak senang

Aku tau sejak dulu kalau Zayn itu bersinar, tapi melihatnya secara langsung seperti ini. Dia terlihat seperti bintang terang. Tisha tersenyum memandang Zayn yang sedang menyapa para penggemarnya.

"Kak Ray, apa kamu tau? yang diatas panggung itu adalah temanku loh. Dia hebat sekali kan?" Tisha tersenyum senang

"Iya, dia sangat hebat" jawab Ray sambil meremas tisu yang ada di depannya. "Cepat, makan makanan mu itu.Lalu kita pulang" ucap nya lagi

"Loh? kita kan baru sampai kak?" Tisha heran

"Pokoknya yang cepat makan nya, aku ada urusan"

"Ada urusan apa kakak jam segini?bukankah urusan kantor sudah selesai?" tanya Tisha

"Aku lupa kalau hari ini aku ada janji fitnes bersama teman-teman ku" jawab Ray dengan suara yang mulai meninggi.

"Ini kan bukan hari Sabtu? biasanya kakak fitness hari Sabtu kan?" tanya Tisha bingung

"Aku pindahkan ke hari ini, sudahlah cepat saja makan nya!!" seru Ray sambil memakan makanannya

"Baiklah..selesai makan, kita pulang"

Ini perasaanku saja? atau si es batu ini memang sedang marah? atau dia memang ada janji? Batin Tisha heran melihat suaminya yang tiba-tiba kesal

Zayn membawa gitar, ia duduk di sebuah kursi di atas panggung. Lampu-lampu disana gemerlapan, tepukan tangan yang meriah sudah ia dapatkan bahkan sebelum memulai aksinya di panggung.

"Zayn! Zayn!!Zayn!!" para penggemar bersorak untuk Zayn, dengan semangat.

"Terimakasih untuk dukungan kalian untuk semua karya saya, hari ini saya akan menyanyikan sebuah lagu untuk menghibur kalian semua" kata Zayn lembut

Tisha terus saja tersenyum melihat temannya itu. Tisha tidak menyangka kalau teman dekatnya benar-benar seorang superstar, Tisha merasa bangga.

"Hey, jangan lihat ke depan terus. Selesaikan makan nya dengan cepat" ucap Ray sambil memalingkan pandangan istrinya dari Zayn dengan memegang kedua pipi Tisha.

"I-iya.." jawab Tisha

Dia kenapa sih? hari ini banyak sekali membuatku berdebar. batin Tisha bingung

Zayn mulai memetik gitar dengan jari-jari nya, senyuman tertarik di bibirnya. Terlihat ada satu lesung di pipinya.

🎶🎶🎶

Memenangkan hatiku bukanlah

Satu hal yang mudah

Kau berhasil membuat

'Ku tak bisa hidup tanpamu

Menjaga cinta itu bukanlah

Satu hal yang mudah

Namun sedetik pun tak pernah kau

Berpaling dariku

Beruntungnya aku..

Dimiliki kamu...

Kamu adalah bukti

Dari cantiknya paras dan hati

Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi

Tentang terang dan gelapnya hidup ini

Kaulah bentuk terindah

Dari baiknya Tuhan padaku

Waktu tak mengusaikan cantikmu

Kau wanita terhebat bagiku

Tolong kamu camkan itu..

Meruntuhkan egoku bukanlah

Satu hal yang mudah

Dengan kasih lembut kau pecahkan

Kerasnya hatiku

Beruntungnya aku

Dimiliki kamu...

Kamu adalah bukti

Dari cantiknya paras dan hati

Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi

Tentang terang dan gelapnya hidup ini

Kaulah bentuk terindah

Dari baiknya Tuhan padaku

Waktu tak mengusaikan cantikmu

Kau wanita terhebat bagiku

Tolong kamu camkan itu

Kamu adalah bukti

Dari cantiknya paras dan hati

Kau jadi harmoni saat ku bernyanyi

Tentang terang dan gelapnya hidup ini

Kaulah bentuk terindah

Dari baiknya Tuhan padaku

Waktu tak mengusaikan cantikmu

Kau wanita terhebat bagiku

Tolong kamu camkan itu

Tolong kamu camkan itu

🎶🎶🎶

Mendengar suara Zayn yang menyanyi, Tisha menjadi baper. Membayangkan kalau Ray yang sedang menyanyikan lagu itu di atas panggung.

Betapa bahagianya ia bila, Ray bisa romantis seperti itu. Seperti drama-drama romantis yang pernah ditonton nya, memberikannya Bun setiap hari, mengucapkan kata cinta padanya. Tisha mulai membayangkan hal yang tidak mungkin terjadi.

Ray menatap istrinya yang sedang melihat ke arah Zayn dengan tatapan terpesona. Makanan di piring saja belum habis, Ray langsung menarik tangan Tisha dengan kesal.

"Ah! kak Ray, kakak kenapa?" tanya Tisha heran

"Kita pulang sekarang!!"seru Ray keras

Beruntung nya karena suasana yang ramai itu, membuat suara Ray dan Tisha tidak terdengar jelas oleh orang-orang disana.

"Makanan nya masih banyak, aku bahkan baru makan dua suap. Kakak juga baru makan satu suapan kan? mubazir.. ayo kita habiskan dulu makanan nya" ucap Tisha sambil menepis tangan Ray, tapi Ray memegang erat tangan nya lagi.

"Kita makan di tempat lain saja!" seru Ray kesal

"Tapi kenapa? apa ada sesuatu yang membuatmu tidak nyaman disini?" tanya Tisha bingung dan heran

"Aku tidak tahan lagi! ayo pergi!" seru Ray kesal

"Tidak tahan apa?" tanya Tisha sambil mengambil tas selempang nya.

Aku tidak tahan, kamu melihat pria lain seperti itu. Tapi aku tidak mau bilang.

"Apa jangan-jangan? kamu mau pup?" bisik Tisha pada suaminya itu

"A-Apa?" tanya Ray kaget

"Harusnya kakak bilang saja, tidak usah ribut-ribut seperti ini. Baiklah, ayo aku antar kakak pergi ke toilet" ajak Tisha

"Hey! aku bukan nya mau..." Ray tidak melanjutkan kata-kata nya karena ia malu

"Ayo aku antar, pantas saja dari tadi kakak terus mengepalkan tangan kakak seperti itu. Ternyata kakak mau pup, hehe" Tisha tersenyum

"Kamu.. dasar.. ya sudah terserah kamu saja" Ray mendesis kesal

Dasar bodoh.

"Ayo kak, kita keluar. Kakak gak usah malu-malu" Tisha menggandeng tangan Ray dan membawanya keluar dari ruangan itu.

Zayn yang berada diatas panggung, melihat Tisha sekelebat keluar dari ruangan itu. Zayn yang sudah mencari cari Tisha selama 2 hari itu, tiba-tiba turun dari panggung.

Zayn membuat para penggemar nya berteriak teriak histeris karena bisa melihat artis itu dari dekat.

"Zayn!! Zayn aku minta tanda tangannya!"

"Zayn ayo kita berfoto bersama!" seru penggemarnya

Aku yakin, barusan dia ada disini. Dia keluar lewat pintu ini.

Farhan dan beberapa bodyguard nya langsung mengamankan jalan Zayn. Zayn terlihat linglung setelah dibawa ke belakang panggung, oleh managernya itu.

"Zayn apa yang kamu lakukan? turun dari atas panggung itu tidak ada dalam skrip?" tanya Farhan tegas.

"Maaf kak, tadi aku melihatnya" Zayn menunduk sedih, tidak ceria seperti biasanya.

"Siapa yang kamu lihat sampai kamu tidak fokus dan bertindak gegabah seperti itu? kamu tau kalau penggemar mu itu bisa saja berbuat anarkis? kamu turun dari panggung, sama saja cari perkara! bagaimana dengan wajahmu yang berharga nantinya?" omel Farhan pada Zayn

"Maafkan aku kak, kalau aku belum melihatnya aku tidak bisa fokus"

"Apa dia adalah si cinta pertama mu itu? Aku sudah mencoba sebisaku untuk mencari alamat gadis itu, tapi aku tidak bisa menemukan nya." jelas Farhan

"Maksudku..aku melihatnya disini kak, tadi dia ada disini dan menonton ku!" seru Zayn yakin

"Benar kamu lihat dia?" tanya Farhan

"Iya kak"

"Kalau aku menemukannya, apa kamu janji akan fokus lagi tampilnya?"tanya Farhan

"Iya aku janji, aku akan tenang kalau sudah bisa menghubungi dan menemuinya lagi. Setidaknya aku harus tau tempat tinggal nya" kata Zayn

"Baiklah, aku akan pergi mencarinya keluar. Kamu, diam dulu disini. Kalau mau bepergian, pergilah dengan Bodyguard" Farhan menginginkan

"Iya iya kak, aku paham" jawab Zayn

Farhan sangat tau sikap Zayn, ketika Zayn menginginkan sesuatu ia pasti akan mengejarnya sampai kemana pun. Begitu juga soal Tisha.

Farhan pergi keluar dari ruang make up artis, tempat Zayn beristirahat disana. Tak lama setelah Farhan pergi untuk mencari Tisha di sekitar hotel, Zayn mengendap-endap pergi diam-diam dari para bodyguard yang mengawalnya. Ia juga menyamar memakai wig, kacamata hitam, masker, dan topi fedora.

Zayn ingin mencari sendiri temannya itu. Dan akhirnya ia menemukan Tisha sedang berada di luar toilet pria. Tisha sedang menunggu suaminya yang katanya sedang berada di kamar mandi untuk pup. Padahal gadis itu hanya salah paham.

Zayn tersenyum dan menghampiri Tisha, ia memegang tangan Tisha.

"Hey!" seru Zayn

Siapa orang ini? kenapa dia memegang tanganku sembarangan?

Tisha hendak menendang kaki Zayn, namun Zayn yang sudah tau trik itu langsung menghindari serangannya.

"Aneh, padahal aku selalu berhasil" gumam Tisha heran

"Kamu akan berhasil pada orang lain, tapi tidak padaku. Aku sudah tau semua trik mu" ucap Zayn sambil tersenyum,lalu melepas maskernya.

Mata Tisha membulat kaget melihat Zayn berada di hadapannya. " ZAYN!"

"Sst.. jangan keras-keras, nanti fans ku bisa dengar" bisik Zayn pada Tisha

"Zayn, kamu sangat hebat di atas panggung tadi. Lagumu juga sangat indah" Tisha memuji temannya itu

"Benarkah aku hebat? lalu kenapa kamu tidak berada disana sampai akhir?"

"Jadi, tadi kamu melihatku?" tanya Tisha

Apa dia melihatku bersama kak Ray juga? benar, aku harus memberitahukan nya kalau aku sudah menikah. Walaupun hanya menikah kontrak. Aku tidak ingin ada fitnah.

"Iya, aku bahkan turun dari panggung untuk mencari mu.Tapi kamu keluar dari ruangan tempat ku tampil" gerutu Zayn

"Maafkan aku Zayn, ada yang ingin aku katakan padamu" kata Tisha

"Aku juga. Aku dulu yang akan mengatakan nya, aku tak punya banyak waktu. Please.." Zayn memelas

"Baiklah, kamu mau bilang apa?" tanya Tisha

"Aku minta alamat rumahmu, nomor hp mu, dan aku mau makan malam dengan mu" jawab Zayn dengan cepat, karena ia sedang buru-buru. Ia takut kalau Farhan akan menemukan nya berkeliaran diluar.

"Apa kamu bilang? kamu mau mengajak istriku, apa?" tanya Ray yang sudah berdiri di belakang Tisha.

Hiiy.. kenapa aku merasa dingin di sekitar punggungku?. Batin Tisha merasa tegang dengan kehadiran suaminya

"Istri? maaf pak, tapi teman saya belum menikah. Anda jangan seenaknya mengatakan kalau teman saya adalah istri anda" Zayn menatap Ray dengan tajam dan berani

"Belum menikah? kamu siapa? orang luar yang tidak tau apa-apa saja beraninya berkoar" Ray menatap tajam Zayn, terlihat sedikit senyum di bibirnya.

Siapa pria ini? kenapa auranya sangat tajam dan menyeramkan? Siapa dia?. Zayn tak mau kalah, ia menatap balik pria yang menatap tajam padanya itu.

"Saya teman nya Tisha, saya tau dia belum menikah" kata Zayn

Tisha? beraninya dia memanggil Latisha seperti itu? apa Mereka benar-benar hanya teman? sial! aku ingin memukulnya. Tangan Ray gemetar, terkepal dengan posisi meninju.

"Sayang, lebih baik kamu jelaskan pada orang yang kata nya temanmu ini. Siapa aku dan apa hubungan kita?" tanya Ray sambil memegang tangan Tisha dan mendekap tubuh gadis itu ke pelukannya.

"Tisha, apa benar kamu sudah menikah?" tanya Zayn serius, ia tampak menantikan jawaban dari Tisha.

"Ini yang mau aku jelaskan padamu Zayn, aku memang sudah menikah, dan pria ini adalah suamiku" ucap Tisha

DEG!

Hati Zayn, tersentak kaget mendengar wanita yang ia sukai ternyata sudah menjadi istri orang. Dia diam membeku ditempatnya, bibirnya yang tadi ingin bicara banyak dengan Tisha, mendadak menjadi kelu.

Ray tersenyum puas, melihat Zayn terdiam dan menyadari posisinya. Kalau Tisha adalah miliknya. Setelah itu Ray membawa Tisha pergi dari Zayn.

"Maafkan aku Zayn, aku akan bicara lagi denganmu nanti" ucap Tisha sebelum ia pergi dengan Ray

"Tidak ada yang perlu kamu bicarakan dengannya, ayo pulang sayang" ucap Ray pada istrinya itu.

Zayn terlihat kecewa.

...---***---...

1
alfhnr
Luar biasa
Indah Xue shan shan
tisya goblok yg buat ceritanya jngan terlalu drama
Sunny Kwok
Luar biasa
Shifa Burhan
contoh novel munafik dan egois

hanya karena authornya wanita jadi semua kelakuan menjijikan tisha mereka bela dan benarkan

lihat saat tisha melakukan kesalahan2 bahkan kesalahan paling menjijikan sekalipun semudah itu dimaafkan dan kalian buat ray karakter bodoh dan tidak tegas semudah itu menerima semua kelakuan tisha
bandingkan
saat kalian buat ray yang melakukan kesalahan, kalian buat dia menderita, menyesal, mengemis maaf, berjuang kayak orang bodoh, dan kalian buat karakter tisha tegas pergi dan tidak mudah memaafkan
ini yang kalian anggap adil, ini adalah hasil pemikiran egois kalian sebagai wanita dan kalian tuangkan kedalam novel maka jadi lah novel munafik

dan satu lagi kemunafikan wanita yang tidak pernah hilang
*kalian melaknat pelakor tapi kalian begitu memuja pebinor bahkan begitu spesialnya sosok ini hingga bisa merasakan tubuh iatri orang

renungkanlah
Nsaa Indri
yey cerita baru lagi thor
Irma Kirana: iya kakak, ayo mampir ya
total 1 replies
Nani Haryati
ga cinta tp panggilny sayang 🤪
Suherni Erni
Salah perempuan jg udah tau laki orang masih nvarep..tolol namanya
Crystal
Kenapa tiap baca cerita Author ini, pemeran lelakinya yg sudah beristri harus tidur dengan mntan pcarnya. Dan ujung2nya lelaki minta balik lagi ke istrinya. Kya ga ada alur lain gtu lo. Kasian bgt yg jadi istrinya kya di cerita ONE NIGHT STAND WITH UNCLE😪
STARLA my journey
seru
STARLA my journey: smmgt ka
total 2 replies
Porman Siahaan
thor knp sih tulisanx bicara dlm hati, terus diulang lg yg didlm hati, jdbacax bosannnn
SriWangi
masa baru tiga bulan udah ngeluh, gimana ray yang nunggu selama enam tahun
SriWangi
kalo aku jadi ray mending mundur jangan terlalu merendahkan diri
SriWangi
si tisha sama mantan suaminya aja sok keras, tapi sama pembunuh malah lembek
❄️ sin rui ❄️
pishaa goblok kabur anak nya di tinggal 🤣🤣🤣 jadi kurang updol kaabur nya
Rizal Zanuar Jr.
baru mendarat,setelah terombang ambing di novel kultivasi.pengen ganti suasana biar gx boring,baca cinta cintaan dulu.pdhl suka bikin badmod klo bca novel genre kek gini bikin emosi jiwa,tpi gpp buat ganti suasana
Irma Kirana: makasih kak 🥰🥰
total 1 replies
Najwa nayyara
tokohnya nggk bisa lebih goblok lagi nih...katanya sempat kuliah di luar negeri meskipun nggk lulus...Thor bikin cerita masuk akal dikitlah jangan cuna menperpanjang tulisan aneh
Maria Kilis
makasi thor Crt'y sgt bgs.
Irma Kirana: makasih kakak😘😘
total 1 replies
bagus deh klo Lu pergi jauh Dr kehidupan Ray DASAR JALANG LU 😏 fani pelacur
fani jalang Lu ngpain ke RS ehh
karena Ray sngat cinta sm Tisha jdi Lu gausah kya jalang pelacur paham Lu cabe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!