NovelToon NovelToon
Kisah Arga Season 2

Kisah Arga Season 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:201.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yuli sumarni

Nama gue Zahra pindahan dari Jakarta ke Bandung, semenjak perusahaan Bokap gue bangkrut akhirnya gue dan keluarga putuskan sekolah di Bandung dan menemukan cinta sejati gue di Bandung. yang susah banget meluluhkan hati pria ini sampai gue bisa mendapatkan hatinya. cinta gue penuh rintangan yang harus kita berdua hadapi.. mau tau lanjut ceritanya mampir dulu yuk ke cerita yuli cinta cowok dingin.
happy reading ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli sumarni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 17

Gue dan Manda sambil memperhatikan Bima bermain basket, ternyata Bima jago juga. Tiba-tiba datang Anjar.

"Tumben Ra kok di sini!" Tanya Anjar tersenyum.

"Iya lagi lihatin Bima." Jawab gue singkat.

"Ra, lo tenang aja sama gue sekarang, gue gak bakal ganggu hubungan lo lagi sama Bima." Sahut Anjar.

"Yakin lo! jangan percaya Ra! siapa tahu ada niat jahat." Sahut Manda.

"Lo jangan nuduh sembarangan Man, benaran kok gue udah taubat, gue mikir cinta itu emang gak bisa di paksain." Jawab Anjar.

"Bagus deh kalau lo sadar!" jawab gue singkat.

"Tapi gue bolehkan jadi sahabat lo!" minta Anjar.

"Liat aja nanti, lo buktiin aja dulu!" jawab gue.

"Ok gue buktiin!" jawab Anjar.

"Sayang, kamu udah selesai mainnya? ini minum dulu!" gue memberi air mineral ke Bima.

"Bima, gue minta maaf ya sama lo! Karena selama ini gue banyak salah." Sahut Anjar meminta maaf pada Bima.

"Gak usah minta maaf, lo perbaiki aja dulu! lo buktiin!" jawab Bima.

"Ok Bim, gue bakal buktiin kalau gue benar-benar taubat!" sahut Anjar sambil menepuk pundak Bima.

"Sayang, ayok ke kelas!" Bima menarik gue ke kelas.

Gue dan Bima pun masuk kelas. Gue dan Bima masih belum sepenuhnya percaya sama Anjar. Jika memang benar, dia sudah taubat gue sangat senang.

"Sayang, jangan terlalu percaya sama siapa pun yah! aku tuh masih gak percaya sama Anjar." Jawab Bima ke gue.

"Iya sayang, tadi gimana basketnya!" tanya gue ke Bima.

"Kurang asyik, asyikan sama kamu!" Bima sudah mulai ngegombal.

"Wow, keren ya lo Bim! gue besok ada event, besok lo mau ikut gak? soalnya gue butuh orang kaya lo! ada duitnya juga!" jawab Rio.

"Nanti gue pikir-pikir dulu!" jawab Bima.

"Ok, di tunggu besok yah! kalau mau lo tinggal datang aja ke alamat ini!" Rio memberi alamatnya ke Bima.

"Sayang, firasat aku gak enak, jangan yah!" gue dengan muka cemas.

"Iya sayang, enggak! aku akan nurut kata-kata gadisku aja." Jawab Bima menggoda gue.

Ya Allah lindungilah aku dan dia, jangan pernah pisahkan kami. Karena kami saling mencintai.

****

Gak lama bel pulang pun berbunyi, gue dan Bima seperti biasa naik angkot. Sebelum ke rumah Bima, Bima mengajak gue ke makam pacarnya yang sudah meninggal.

"Sayang, mau kemana?" jawab gue cemas.

"Nanti kamu tahu." Bima menggandeng gue.

"Ini makam siapa?" tanya gue.

"Ini makam pacar aku, yang pernah aku ceritain ke kamu! namanya Dwi." Bima sambil mengelus makam itu.

"hmm..." Jawab gue singkat.

"Sengaja aku bawa kamu kesini, biar hubungan kita tidak ada yang di tutup-tutupi, biar kamu tahu aku dingin karena Dwi, tapi aku sudah berjanji pada diriku sendiri akan berubah, dan hanya kamu yang bisa merubah aku!" jawab Bima.

"Iya sayang, dan di makam Dwi aku Janji bakal setia dan menjaga kamu." Sahut gue.

"Dulu Dwi sakit, hingga nyawanya tidak tertolong, dia sakit kanker otak." Bima menangis sambil bercerita.

"Ya Allah, sayang jangan nangis! aku jadi ngerti sekarang, dan aku mohon kamu jangan nangis!" gue pun berlinang air mata sambil mendekati Bima.

"Dwi, ini pacar baru aku, pengganti kamu! sekarang aku udah menemukan cewek yang aku inginkan baik seperti kamu, Dwi lewat mimpi kamu datang aku harus berubah, suatu saat ada cewek baik pengganti kamu, ternyata benar, hadir Zahra yang menemaniku." Bima berbicara sambil mengusap nisan Dwi.

"Kamu juga jangan sedih, aku janji aku akan berubah dan membahagiakan kamu!" Bima menghapus air mata gue dan memegang pipi gue.

"Iya sayang, aku percaya! aku juga janji bakal mendampingi kamu susah maupun senang, aku sayang sama kamu! Dwi, aku janji sama kamu bakal setia sampai akhir hayat

mendampingi Bima, rintangan apa pun aku akan tetap bersama Bima." Gue menggenggam tangan Bima.

Gue dan Bima pun selesai berziarah, dan hendak ke rumah Bima. Sebelum ke rumah Bima, gue meminta Bima mengantarkan gue ke tempat buah-buahan.

Gue pun sampai ke rumah Bima, gue kaget rumah Bima kecil dan sudah reyot. Gue melihat Ibunya Bima yang berbaring di tempat tidur, rasanya itu gue ingin menangis.

"Assalamualaikum, Ibu!" gue mengucapkan salam dan mencium tangan Ibunya Bima.

"Wa'alaikum salam, eh siapa ini Bima?" tanya Ibunya Bima.

"Ini Zahra Bu, yang aku pernah cerita ke Ibu." Jawab Bima ke Ibunya.

"Oh, Zahra! cantik kamu nak!" sambil tersenyum ke gue.

"Terima kasih Ibu, ini aku bawa buah buat Ibu! aku suapin yah!" jawab gue sambil tersenyum.

"Terima kasih nak, kamu gak usah repot-repot, Bima tolong buatkan minuman buat Zahra nak!" sahut Ibunya Bima dan menyuruh Bima.

Gue, Bima dan Ibunya sangat akrab berbincang-bincang. Ternyata, Bima sudah tidak memiliki Ayah, dia hanya hidup berdua dengan Ibunya. Untungnya Bima anak yang pintar, dia sekolah dapat bea siswa dari SD sampai SMA kelas 3. Kita pun sebentar lagi mau ujian, ingin rasanya cepat lulus.

****

Gue pun sampai rumah, gue mendengar Nyokap dan Bokap akan Jaya lagi. Dan ingin kembali ke Jakarta. tapi gue menolaknya, Karena gue di sini sudah nyaman dan gak mau berpisah dengan Bima.

"Mah, Pah, aku gak mau kembali ke Jakarta! aku sudah betah di sini, lagian aku sebentar lagi mau ujian." Sahut gue ke Bokap dan Nyokap.

"Oh iya Pah, Zahra kan mau ujian, kasian kan kalau harus pindah-pindah terus." Sahut Nyokap gue menambahkan.

"Hmmm... ya sudah nunggu kamu lulus SMA saja!" gumam Papahnya.

"Tapi Pah, Zahra mau di sini Pah!" sahut gue memelas.

"Papah kerja di sana sayang, pokoknya lulus SMA kamu pindah ke Jakarta! kuliah di Jakarta! jangan bantah Papah lagi!" jawab Bokap gue tegas.

Gue menangis, dan langsung call Bima. Bima bilang meskipun sejauh jarak kita yang penting hati kita dekat. Bima selalu menenangkan gue saat gue sedih, atau pun gak bisa berpikir sama sekali.

Tiba-tiba gue mendengar ada tamu di depan, ternyata Tio dan keluarganya. Sampai kapan sih tuh orang ganggu hidup gue. Orang tuanya Tio itu gila sama seperti anaknya, bilang kalau lulus SMA mau tunangin gue dengan anaknya, tapi Bokap gue gak bisa memutuskan, semua itu ada di gue setuju atau enggaknya.

GILA, GILA, DASAR KELUARGA GILA! KENAPA SIH BOKAP GUE HARUS BERSAHABAT DENGAN BAPAKNYA TIO. KALAU SAMPAI BOKAP GUE TERPENGARUH MENDINGAN GUE KABUR. GILA!

"Mah, coba kamu panggil Zahra! anak itu gak punya sopan santun teriak gak jelas." Sahut Bokap gue.

"Mungkin Zahra mikirin pelajaran Om." Sahut Tio membela gue.

"Iya Lukman, mungkin karena pelajaran, jangan lah keras mengomeli anakmu!" Sahut Pak Hendra Ayahnya Tio.

"Zahra, kenapa nak? kamu teriak-teriak gak jelas?" sahut Nokap menghampiri gue.

*BERSAMBUNG*

1
🐧ᵉᶜ✿Bunda Elsha Chacha🐧
lah koq udah tamat KK yul
yuli novelis🕊🕊: Iya bunda tamat hehe🥰🥰
total 1 replies
TereLea(♥ω♥ ) ~♪
dobel like kaka
V᭄ᭃ͢dєͮvͥiͤl₲₲»̶̳͓✧ᴾᴳ ⃫⃟ ⃟⅌
next
Dodi Fernando
Semangat terus gak bosan💪❤️❤️❤️
yuli novelis🕊🕊: makasih semangatnya 🙂🙏
total 1 replies
Bima
Tamat? semangat terus ya keren abis ceritanye👍👍👍
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya 🙂🙏
total 1 replies
Mulyati Yati
Endingnya bagus keren👍👍👍

tetap semangat ya neng💪💪
yuli novelis🕊🕊: Iya mah makasih udah ikutin terus kelanjutannya ya Mah, makasih juga semangatnya 🙂
total 1 replies
nda suryadi
ditunggu kelanjutannya kak Yuli...💪💪💪💪🥰🥰🥰
yuli novelis🕊🕊: Makasih nda, di tunggu kelanjutannya ya nda semoga gak bosan🙂🙏
total 1 replies
Bima
Semangat terus di tunggu lanjutnye 👍👍👍
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya ya, jangan bosan🥰🙏
total 1 replies
ig@imaaa_ayuuu
Ceritanya seru, keren 👍 Semangat trs Kak🥰💪
yuli novelis🕊🕊: Semangat juga buat karya kamu ya💪💪
total 1 replies
Mulyati Yati
Semoga terbongkar kebusukan Rani, semangat ya neng keren saya suka💪👍
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya mah semoga gak bosan🥰🙏
total 1 replies
Dodi Fernando
Semangat terus keren banget gak bosen ❤️❤️❤️❤️
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya semoga gak bosan 🥰🙏
total 1 replies
V᭄ᭃ͢dєͮvͥiͤl₲₲»̶̳͓✧ᴾᴳ ⃫⃟ ⃟⅌
titip jempol
yuli novelis🕊🕊: Makasih ya
total 1 replies
Aldekha Depe
yuhuuuu depe kembali berisik. semangat semangat semangat💪💪💪
yuli novelis🕊🕊: Makasih semangatnya kak, semangat juga buat karyanya 💪💪
total 1 replies
ig@imaaa_ayuuu
Lanjut Kak Yul, semangat trs 🥰💪
yuli novelis🕊🕊: Semangat juga buat karyanya ya💪💪
total 1 replies
ig@imaaa_ayuuu
Keren 👍👍
yuli novelis🕊🕊: Makasih Risma🥰
total 1 replies
Bang Regar
like 👍 next kak
Bima
Semangat keren👍👍👍
yuli novelis🕊🕊: makasih semangat nya Semoga gak bosan ya🥰🙏
total 1 replies
Dodi Fernando
Semangat terus aku gak bosan ceritanya 👍💪🥰💪
yuli novelis🕊🕊: Alhamdulillah makasih semangatnya semoga gak bosan🥰🙏
total 1 replies
Mulyati Yati
lanjut neng, gregetan dengan Rani kapan kebongkarnya semoga cepat terbongkar kasihan Askia. semangat neng lanjut👍👍👍
yuli novelis🕊🕊: Ikutin terus kelanjutannya ya mah semoga gak bosan makasih semangatnya 🥰🙏
total 1 replies
TereLea(♥ω♥ ) ~♪
semangat kak yul sayang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!