Zein Aditya Atmanegra seorang pemilik Perusahaan terbesar dan seorang Putera Mahkota dikeluarganya harus berhadapan dengan wanita yang sangat menyebalkan yang bernama Karren Puteri Pratama seorang Puteri dari keluarga yang sama kayanya dengan Zein.
Zein tidak menyadari kalau Karren adalah anak gendut yang selalu mengganggu dan mengikutinya dulu.
Bagaimana keseruan Zein dan Karren yang selalu tidak pernah akur ketika bertemu,akankah akhirnya mereka saling jatuh cinta?sementara keduanya saat ini sama-sama sedang menjalin hubungan dengan pasangan masing-masing.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Mommy Kinan
👑
👑
👑
👑
👑
Zein keluar dari Bar itu diikuti Karren yang setengah berlari menyusul Zein dari belakang.Romi yang melihat Zein sudah keluar,cepat-cepat membukakan pintu mobilnya untuk Zein.
Zein langsung duduk dibelakang dan Karren duduk di depan di samping Romi,tidak ada percakapan antara mereka,Zein tampak menyandarkan kepalanya sedikit memejamkan matanya dan sembari memijat keningnya yang terasa berdenyut.
"Pak Romi,aku turun di depan."
"Lho kenapa?sudah nanti biar aku anterin kamu pulang," sahut Romi.
"Enggak usah Pak,aku turun aja didepan aku bisa naik taxi."
"Beneran kamu gapapa,aku ga enak lho soalnya aku yang ajak kamu dan minta bantuan sama kamu," seru Romi.
"Gapapa Pak."
"Sudahlah Rom,kalau dia ga mau dianterin biarin aja pusing amat," sambung Zein dari belakang.
"Nah Pak Romi,berhenti aja disini."
Romi pun menghentikan mobilnya,Karren langsung turun dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Romi tapi Karren tampak tidak memperdulikan Zein.
"Terima kasih ya Pak Romi,hati-hati di jalan," ucap Karren.
"Iya terima kadih Karren,kamu juga hati-hati."
Romi segera menancap gasnya dan melajukan mobilnya meninggalkan Karren,untung tidak lama setelah kepergian Romi ada taxi yang lewat.
Sesampainya dirumah,Zein langsung naik kekamarnya tanpa menoleh kepada siapapu.
"Kenapa lagi tuh anak?" tanya Daddy Zidan yang sedang membaca koran.
"Assalamualaikum,selamat sore Om dan Tante," seru Romi.
"Waalaikumsalam."
"Rom,Zein kenapa lagi?kok kayanya dia lagi ada masalah?" tanya Mommy Kinan dengan lembutnya.
"Zein patah hati Tante."
"Hah,patah hati bagaimana?" tanya Mommy Kinan dengan keponya.
"Dia putus sama Siska,gara-gara ketahuan kalau Siska itu selingkuh," sahut Romi.
"Alhamdulillah,akhirnya mereka putus juga," ucap Mommy Kinan dengan mengusap wajahnya.
"Lho kok malah Alhamdulillah sih Tante?" tanya Romi bingung.
"Tante memang tidak suka sama perempuan itu,tadinya Tante mau cari cara buat misahin mereka berdua eh malah sekarang sudah pisah dengan sendirinya,Tante senang banget Rom karena Tante ingin menjodohkan Zein dengan anak teman Tante," jelas Mommy Kinan dengan antusiasnya.
"Astaga Tante,memangnya Zein bakalan setuju sama ide Tante?"
"Ya harus setuju dong,soalnya anak teman Tante itu cantik banget cocoklah buat Zein udah itu anaknya baik dan berasal dari keuarga yang baik-baik juga."
Daddy Zidan yang mendengar celotehan istrinya itu hanya geleng-geleng kepala.
"Ok semoga berhasil ya Tante,kalau gitu Romi ke kamar dulu pengen mandi sudah lengket banget nih badan."
"Oh silahkan."
Romi saat ini sudah tinggal bersama keuarga Zein,mereka sangat menyayangi Romi dan sudah menganggap Romi seperti anak mereka sendiri.
"Mau kemana Sayang?" tanya Daddy Zidan.a
"Sayang,aku mau kasih tahu April kita harus segera melakukan pertemuan untuk anak-anak kita," sahut Mommy Kinan dengan antusiasnya.
Mommy Kinan pun pergi dan segera menghubungi April untuk mengatur pertemuan keluarga.Lagi-lagi Daddy Zidan hanya menggelengkan kepalanya.
"Daddy,Mommy kenapa kok senang banget?" celetuk Zia.
"Sebentar lagi Kakak kamu akan menikah Sayang,makannya Mommy kamu senang banget."
"Benarkah itu Dad?berarti Zia akan segera mempunyai Kakak perempuan dong?asyik Zia bakalan punya teman untuk main salon-salonan," celetuk Zia kembali.
"Iya,do'akan saja Sayang semoga Kakak kamu mau menikah."
***
Sementara itu di Apartemen milik Siska,Daniel tampak uring-uringan karena dia tidak diperbolehkan bekerja di Perusahaan yang sudah dibeli oleh Zein.
Begitu juga dengan Siska yang tidak henti-hentinya menangis.
"Sudah Siska,kamu bisa ga berhenti menangis?aku pusing tahu ga mendengar kamu dari tadi nangis terus," bentak Zein.
"Bagaimana aku bisa behenti menangis,sekarang tambang emasku sudah memutuskanku sementara kamu sekarang jatuh miskin dan jadi pengangguran pula," Siska tak kalah meninggikan suaranya.
"Kamu sadar ga,itu semua gara-gara kamu yang tidak hati-hati dalam bertindak."
"Kok kamu jadi nyalahin aku sih?justru aku itu dengan susah payah ingin membujuk Zein supaya kamu diangkat menjadi Direktur di Perusahaan kamu yang sudah Zein beli,tapi perempuan itu sudah menghancurkan rencana aku," seru Siska dengan kesalnya.
"Kenapa juga Karren ada disana?"
"Ya mana aku tahu," jawab Siska ketus.
"Sial."
Daniel benar-benar buntu untuk saat ini,dia sudah tidak tahu apa yang harus dia lakukan lagi.
***
Dikediaman Mamah April dan Papah Radit,mereka sedang makan malam bersama.
"Karren Sayang,besok malam keluarga Tante Kinan akan makan malam di rumah kita kamu besok dandan yang cantik ya Sayang," seru Mamah April dengan senyumnya yang mengebang.
"Kenapa mesti dandan yang cantik Mah?toh cuma makan malam biasa kan?" sahut Karren.
"Siapa bilang,Mamah mau kenalkan kamu sama anaknya Tante Kinan."
"Karren udah kenal Mah,kan dia atasannya Karren sekarang."
"Ya gapapa sudah kenal juga biar tambah kenal aja."
"Jangan-jangan Mamah mau jodohin Karren sama Pak Zein ya?" tanya Darren.
"Idih ogah,lo Dugong kalau ngomong sembarangan aja mau gue sumpelin tuh mulut sama sambal ini," ucap Karren dengan mengangkat sambel yang ada ditangannya.
"Yaelah,jangan sok-sokan menolak lama-kelamaan entar malah balik jatuh cinta lagi," ledek Darren.
"Apaan sih lo,ogah gue dijodohin sama cowok dingin,galak,angkuh kaya Pak Zein bisa-bisa gue mati membeku tahu ga sih lo," sahut Karren.
"Ssttt..Karren kok kamu ngomongnya gitu sih?ga boleh gitu ah ga baik," seru Mamah April.
Akhirnya mereka pun melanjutkan makan malamnya tidak ada lagi pembicaraan yang mereka bicarakan.
"Karren sudah selesai makan,Karren ke kamar dulu."
Karren merasa kesal kepada Mamahnya yang mau menjodohkannya dengan Zein orang paling dingin dijagat raya ini.
Dengan kasarnya Karren menghempaskan tubuhnya keatas kasur empuknya itu,sejenak dia melihat kearah langit-langit kamarnya dengan tatapan yang kosong.
"Ih amit-amit,ogah banget gue dijodohin sama manusia kutub itu kaya gue ga bisa nyari cowok aja pake dijodoh-jodohin segala," gumam Karren.
***
Sedangkan dikediaman Mommy Kinan dan Daddy Zidan,pun sama saat ini sedang sarapan bersama.
"Ehmm...Zein besok ada acara ga?" tanya Mommy Kinan.
"Enggak ada deh kayanya Mom,kenapa emangnya?"
"Enggak,Tante April mengundang kita makan malam dirumahnya,kamu mau kan ikut sama kita ke rumahnya Tante April?" tanya Mommy Kinan dengan sangat hati-hati karena dia tahu saat ini Putera kesayangannya itu sedang dalam posisi bad mood.
"Kapan?"
"Besok pukul 19.00 malam."
"Baiklah."
"Romi kamu juga ikut ya sama kita," seru Mommy Kinan.
"Asiap Tante,kalau masalah makananan Romi selalu siap," sahut Romi dengan cengirannya.
Mommy Kinan sangat bahagia karena Zein menyetujui ajakannya.
Setelah makan malam selesai,Zein lebih memilih pergi ke kamarnya malam ini dia tidak mood ngobrol dengan siapapun juga.
Didalam kamarnya,Zein mengambil sebuah bingkai foto yang didalamnya terpangpang foto dirinya dengan Siska.Ada perasaan sakit yang menyelimuti hatinya,bagaimana tidak sakit Zein sudah lumayan lama pacaran dengan Siska dan saat ini Zein mulai sayang kepada wanita itu.
Tapi kenapa Siska tega-teganya menyakiti dan selingkuh dibelakangnya,padahal selama ini dia sudah memberikan apapun yang Siska mau,Zein pikir dengan Siska tidak pernah mempermasalahkan kesibukannya itu sebuah pertanda kalau Siska wanita yang pengertian.
Tapi ternyata dugaannya salah,ketenangan Siska akan kesibukannya ternyata dimanfaatkan dia untuk berselingkuh dibelakangnya.
Dengan marahnya Zein membuka foto itu dari bingkainya dan menyobek foto dirinya dan Siska dengan emosinya yang memuncak.
"Sialan,kurang ajar kamu Siska berani-beraninya kamu ngekhianatin aku," gumam Zein dengan mengeraskan rahangnya.
***
Keesokan harinya...
Ini adalah hari sabtu,waktunya Zein libur tapi bukan Zein namanya kalau dihari libur dia diam tak melakukan apa-apa,tetap saja dia berkutat dengan Laptopnya.
Seperti saat ini,Zein sedang duduk di ruangan keluarga dengan Laptop dipangkuannya,sementara Romi sedang asyik menemani Zia bermain.
"Zein,boring nih main yuk keluar," ajak Romi.
"Ya kalau lo mau keluar,keluar aja sana sendirian gue masih banyak kerjaan," sahut Zein.
"Astaga Zein,ini hari sabtu long week end masih aja kerja,emangnya lo ga capek apa?" seru Romi.
"Tanggung Rom,dikit lagi."
Romi pun beranjak dari duduknya dan menyeret Zein untuk ikut bersamanya.
"Udahlah,kerja mulu sekali-sekali kita refresing gitu mendinginkan otak,Zia come on kita jalan-jalan," ajak Romi.
"Asyiiiiik kita jalan-jalan," teriak Zia dengan senangnya.
"Ah lo mah rese Rom,gue lagi malas keluar mana nanti malam gue harus ikut sama Mommy lagi," gerutu Zein.
"Udah masuk jangan banyak protes," Romi pun mendorong tubuh Zein supaya bisa masuk kedalam mobil.
Sementara Zia sudah masuk kedalam mobil dan duduk manis dikursi belakang.
Romi mulai melajukan mobilnya menuju sebuah Mall terbesar di Jakarta ini.
Butuh waktu lumayan lama untuk sampai ke Mall,maklum week end semua orang pasti sedang berbondong-bondong untuk jalan-jalan bersama orang terkasih sehingga membuat jalanan macet.
Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang lumayan melelahkan dengan kemacetan dimana-mana,Romi,Zein,dan Zia pun sampai disebuah Mall terbesar di Jakarta ini.
Zia langsung meraih tangan Zein dan menggenggamnya dengan erat.
"Kamu pengennya kemana Dek?" tanya Zein.
"Kita main dulu yuk Kak disana," tunjuk Zia.
"Ok."
Mereka bertiga pun bermain dengan asyiknya diarena time zone,semua permainan mereka cobain dengan canda dan tawa,bahkan Zein pun yang dingin dan kaku tampak tertawa lepas saat melakukan permainan bersama Zia.
Sementara itu secara kebetulan,Karren dan Selly sedang berada di Mall yang sama dengan Zein dan Romi.Sedangkan Darren dia tidak ikut karena mau ngajak Milly jalan-jalan berdua.
"Sell,kita makan ice cream dulu yuk kayanya udah lama banget gue ga makan ice cream," seru Karren.
"Boleh,gue juga pengen makan ice cream."
Kedua wanita cantik itu pun melangkah menuju stand ice cream.
"Sell,lo duduk aja sana biar gue yang pesenin."
"Ok,gue rasa vanilla ya."
"Ok."
Karren memesan ice cream kesukaannya dengan Selly,lumayan lama sih ngantrinya karena lagi-lagi ini hari sabtu banyak yang ngedate dengan pasangannya.
"Dek,udahan yuk Kakak capek," seru Zein.
"Kak,Zia pengen makan ice cream," rengek Zia.
"Ok,mana ya stand ice creamnya?" gumam Zein.
"Itu stand ice creamnya Zein," tunjuk Romi.
"Oh iya,ayo."
Sesampainya disana,ternyata antriannya masih sedikit panjang.
"Rom lo cari tempat duduk sana sama Zia biat gue yang ngantri," seru Zein.
"Ok..yuk Zia kita cari tempat duduk."
Selly yang saat itu sedang sibuk dengan game yang ada di Ponselnya tanpa dia sadari dia duduk dengan selonjoran kaki keluar dari area mejanya,sementara Romi yang berjalan dengan Zia tidak melihat kaki Selly yang selonjoran.
Buuuggghhh....
Akhirnya Romi jatuh dengan posisi tengkurap karena tersandung oleh kaki Selly.
"Astaga,maaf Mas apa Mas gapapa?" seru Selly.
"Kamu itu bagaimana sih,kalau duduk itu yang benar ngapain pake selonjoran kaya gitu," sahut Romi yang langsung bangun dan membersihkan baju dan celananya yang kotor.
"Iya maaf Mas."
Romi pun berbalik hendak memarahi kembali kepada wanita itu.
"Lho Pak Romi," seru Selly.
"Astaga,bukannya kamu Mahasiswa magang itu yang barengan sama Karren?" yanya Romi.
"Iya Pak,aduh maaf ya Pak."
Zia yang melihat Romi jatuh malah tertawa cekikikan.
"Ya ampun cantik banget Pak,siapa ini?Puteri Bapak ya?" tebak Selly dengan polosnya.
"Hai sembarangan kalau ngomong,emangnya kamu pikir tampang aku kelihatan sudah nikah ya?"
"Sedikit sih Pak."
"Enak aja,aku ini seribu persen bujangan belum pernah terjamah sama wanita manapun," tegas Romi.
Selly hanya tersenyum kikuk mendengar celotehan Bos sahabatnya itu.
"Bapak mau cari tempat duduk ya?gabung aja disini sama aku tuh lihat semua kursi sudah penuh."
Romi pun tampak celingukan dan benar saja tidak ada kursi kosong dan dengan terpaksa Romi harus menerima tawaran Selly.
"Baiklah,kita numpang duduk disini saja."
Romi dan Zia pun duduk dikursi bersama Selly.
Zein masih ngantri untuk mendapat giliran ice cream dan tidak disangka kalau wanita yang didepannya itu adalah Karren,Karren menunggu sembari memainkan Ponselnya membuat Zein merasa jengah.
"Hai Mbak,bisa ga main Ponselnya nanti saja itu ice creamnya sudah jadi cepetan ambil ga lihat apa antriannya panjang begini," ketus Zein.
"Oh iya,maaf ya Mas."
Disaat Karren sudah mengambil ice creamnya,dia menoleh ke belakang dan merasa terkejut karena yang barusan ngomong itu ternyata Zein.
"Pak Zein."
"Kamu."
"Maaf Pak saya duluan."
Karren pun langsung pergi dan mencari keberadaan Selly.
"Lho Pak Romi,kok ada disini?" tanya Karren.
"Karren,kamu disini juga?aku lagi jalan-jalan aja suntuk diam dirumah."
"Gitu ya..oh iya,ini bukannya adiknya Pak Zein ya?" tanya Karren.
"Iya,ini Zia."
"Hallo Zia,kenalkan aku Karren," ucap Karren dengan senyuman ramahnya.
"Hallo Kak Karren."
"Kamu cantik banget Sayang."
"Kakak lebih cantik daripada Zia."
Tidak lama kemudian,Zein pun datang dengan tangan penuh dengan ice cream.
"Rom,kok lo duduk disini sih?emangnya ga ada tempat duduk lagi apa?" seru Zein dengan ketusnya.
"Enggak ada Zein,tuh lihat semuanya penuh udah duduk aja disini," seru Romi dengan menepuk tempat duduk yang kosong.
"Iya Kak udah disini aja,biar Zia ada temannya sama Kak Karren dan Kak Selly."
Zein pun dengan terpaksa duduk dan kebetulan berhadapan dengan Zein.Zein tampak menatap Karren dengan sinisnya,begitu pun dengan Karren tak kalah juteknya juga.
👑
👑
👑
👑
👑
Hallo semuanya apakabar,masih setiakan menunggu kelanjutan Zein dan Karren,jangan lupa dukungannya supaya Authornya makin semangat lagi🙏🙏🤗🤗
Jangan lupa
like
vote n
komen
TERIMA KASIH
LOVE YOU💜💜💜
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
aku mau baca berurutan sesuai yg disarankan. supaya ga bingung baca novel berikutnya.