mikayla seorang gadis yang cantik, periang dan ceria, hingga kejadian satu malam membuat dia kehilangan orang2 yang di sayangi nya dan terpaksa menikahi bos tunangannya.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mimihnya_dimas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 16
Setelah saling berjanji,.
Hari hari mika dan sam pun membaik tidak seperti sebelum nya, mika mulai bersikap baik, nada bicara nya tidak kasar lagi dan membuat sam senang akan perubahan istrinya,.
Sebenarnya sam masih curiga dengan perubahan istrinya dia sempat menyuruh orang orang nya untuk menyelidiki dan mematai matai mika,
Tapi semua yang di lakukan mika tidak pernah menunjukkan kecurigaan sam
karna selama ini mika tidak menunjukkan hal hal yang ganjil maupun hal aneh lain nya
Dan untuk saat ini sam yakin, kalo istrinya benar benar sudah berubah,.
Sam pun menghentikan anak buah untuk menyelidiki mika.,
...
Dan Pagi ini,...
Mika melihat perut nya yang sudah besar di m cermin dalam kamar nya, sebentar lagi dia akan melahirkan hanya , dan mika hanya akan menunggu beberapa hari saja,.
" Sebentar lagi aku akan bebas dari anak ini, dan lihat apa yang akan ku lakukan nanti " ucap mika bergumam pada diri nya sendiri,.
Dan pada saat itu sam masuk ke dalam kamar tapi dia tidak mendengar apa yang di katakan oleh mikayla,.
" sedang apa kamu sayang,? " tanya sam
" aku hanya melihat perkembangan anak kita saja, mas ! " jawab mika sambil mengelus elus perut nya,...
Sam tersenyum lalu dia membungkuk mengusap perut istrinya dan menciumi nya,..
" Anak papa sehat terus ya, papa sayang sama kamu dan papa sudah tidak sabar untuk melihat kamu nak. " ucap sam berbicara seolah anak nya mendengar apa yang dia ucapkan,.
Mika hanya diam melihat nya,ia membiarkan suami nya melakukan sesuka hati nya,.
Dia malas meladeni suami nya yang selalu mengajak nya bertengkar, mika tidak tau kenapa akhir akhir ini sam lah yang sering membuat keributan, dengan nya
dan mika sangat lelah hari ini, dia memutuskan untuk bicara seperlu nya saja,.
Dan benar saja, setelah selesai,mengajak anak nya berbicara sam berdiri dia memapah tubuh istri nya dan mendudukkan nya di tepi ranjang,dan dia mulai berbicara,...
" Sayang, maaf kan aku, bolehkah aku bertanya ? " Tanya sam
Mika menghela nafas, pikiran dia benar suami nya itu pasti akan mulai mengajak nya berdebat lagi,.
Walau pun mika enggan meladeni nya, akhirnya mika menjawab juga pertanyaan sam
" iya, katakan lah...... " jawab mika
dengan nada setenang mungkin sam mulai bicara
" Kita sudah menikah hampir delapan bulan dan selama ini aku tdk pernah menyentuh kamu, aku hanya melakukan nya sekali dan itu pada saat aku memperkosa kamu, dan sampai saat ini aku tidak pernah menyentuh mu, bahkan kita tidur terpisah, kecuali yang ini,." sam berbicara menunjuk perut mika
"Kamu tidak pernah membiarkan aku mendekati mu,kenapa ? apa alasan nya !, apa kamu masih marah dan benci kepada ku? aku hanya ingin tau, bukan kah kita sudah berbaikan dan kamu sudah memaafkan aku, tapi kenapa? kau tak membiarkan aku menyentuh mu sekali saja bahkan janya ciuman saja kau tak mau! " tanya sam panjang lebar
mika terkejut mendengar pertanyaan panjang lebar dari sam,...
" Pertanyaan yang sama lagi ,?" gumam mika mendengus kesal
"Baik lah kali ini, aku akan meladeni nya "
ucap mika sambil tertawa kecil di hati nya,
Mika sudah tau pasti sam akan menanyakan nya lagi, karna pertanyaan itu sudah ribuan kali sam tanya kan kepada diri nya
Bukannya mika tidak ingin menjawab tapi mika sudah bosan menjelaskan nya, dan dengan kondisi mika sekarang , dia tidak ingin terlalu setres , dan menjauhi beban pikiran berat membuat dia lebih baik,...
Tapi sam selalu saja memancing emosi nya, seakan sengaja menciptakan kekacauan untuk nya
Mika sudah tidak marah dan membenci sam, dia berusaha memaafkan hanya mika belum bisa melupakan, tapi untuk kali ini dia akan mengerjai suami nya,.
Mika berpura pura memasang wajah sedih,
dia hanya diam dan menundukkan wajah terlihat air mata di pelupuk mata nya,.
" Apa kamu lupa ? apa kamu sekarang menuntut ku ,.! apa aku juga harus ingat kan lagi .?! " teriak mika
Sam terhentak mendengar teriakan mika, dan dengan cepat dia menyadari ucapan nya,
sekali lagi sam merutuki perbuatannya, dia terlalu egois berulang kali sam selalu menanyakkan pertanyaan yang sama, sambil terbata bata sam berucap
"Ma , maaf kan aku sayang, iya aku ingat tolong jangan berteriak, kasian anak kita," ucap sam meredakan emosi mika
Mika yang awal nya hanya mengerjai sam akhirnya tersulut juga, mika sudah terlanjur terpancing emosi dengan pertanyaan sam, mika berteriak dengan suara yang memekik,.
" Aku tidak tau apa yang kamu pikir kan mas,? aku sudah bilang beri aku waktu,beri aku waktu ,.aku tidak bisa menerima mu begitu mudah setelah apa yang kau lakukan terhadap ku " ucap mika, mika duduk di lantai dan menangis,.
Dan sedikit memelankan suara nya, mika masih berbicara melanjutkan ucapannya,.
"Apa yang kamu lakukan ? tapi sepertinya kamu lupa, kamu selalu mengulangi kata kata yang aku benci, aku harus bagaimana menjelaskan nya, sama kamu !" ucap mika dengan lirih, mika masih menangis dan kali ini tangisannya semakin kencang
Sam panik melihat keadaan istri nya, dia meminta maaf berkali kali, dia tau ini kesalahannya, tidak seharus nya dia menanyakan hal yang sama terus menerus,.
Tapi sam juga butuh kepastian akan hubungannya, rasa penasaran nya semakin menjadi, dan akan terobati jika mendapatkan jawaban yang memuaskan, dan jawaban mika selalu tidak pernah bisa memuaskan hati nya,
Dan mereka pun kembali berdebat,.
" Mas, please stop..!! jangan lanjut kan lagi,
aku bosan mendengar nya,!" teriak mika
Sam tak kalah dia makin berteriak, seperti nya ia lupa kondisi mika saat ini,.
"Kamu harus menjelas kan sampai aku benar benar puas dengan jawaban mu! " teriak sam
"Tidak akan pernah,.." balas mika
" Mika.... " panggil sam
"Mass....... " jawab mika
"Aku mencintai mu..." ujar sam lagi berteriak memberitahukan isi hati nya
"Tapi aku tidak, aku tidak mencintai mu, puasssssss. " balas mika
" Arrghhhh... bukan ini jawaban yang ku ingin kan " sam mengerang ia masih belum bisa mendengar pengakuan mika yang membalas perasaan nya
Mika mulai prustasi menghadapi sikap,suami nya itu, ia semakin terbawa emosi sekarang,
Setelah mendengar jawaban mika, sam terdiam terlihat dia mengepalkan tangan nya,
tapi bukannya berhenti dia masih mengajak istri nya untuk berdebat,.
Sekali lagi ,sam lupa dengan kondisi mika saat ini, dia masih saja tidak mau mengalah, dia masih tidak sadar, apa yang dia lakukan, bisa membahayakan mika dna bayi nya, dan sepanjang hari ini mereka habiskan dengan berdebat,.
Mereka berhenti setelah mendengar ketukan di luar kamar nya, ternyata pertengkaran mereka di dengar beberapa orang di luar kamar nya,...
tok.....
tok....
Suara pintu yang tadi nya pelan sekarang makin kencang, dan makin kencang,......
tooookkkkk
toookkkkk
Karna sudah berkali kali mengetuk sam malah enggan membuka nya, dan sayup sayup terdengar dari luar seseorang berteriak,
" Buka , atau kami akan mendobrak nya,... " . teriak orang di luar sana
Sam terdiam sebentar,dan ia mulai berpikir siapa yang mengganggu nya malam malam,
" Siapa sih, mengganggu saja ?" tanya sam sewot
Sorot mata nya masih menyimpan kekesalan,
dia tidak perduli dengan mata mika yang sudah membengkak karna menangis, dan dengan langkah malas malasan sam mulai membuka pintu kamar nya,...
Sam pun membuka pintu nya, dia begitu terkejut sehingga membelalak kan mata nya
hingga dia hanya bisa berdiri mematung di pintu kamar dan menelan saliva nya,.
" ****** aku... " gumam sam mata nya tak mempercayai apa yang di lihat nya
....
....
....
....
...
....
....
....
....
.......