NovelToon NovelToon
Puncak Kultivasi Tertinggi

Puncak Kultivasi Tertinggi

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Ruang Ajaib / Tamat
Popularitas:506.7k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri bawaan. Membuat Yan Jian di anggap sebagai sampah dan dijadikan sebagai Budak Tambang, setelah kedua orang tuanya di bunuh.

Namun, takdir langit berkata lain. Saat dirinya benar-benar berada di ambang kematian, ia mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, yang membuatnya bangkit kembali.

Selain mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, Yan Jian juga mendapatkan Cincin Ruang Ajaib dari Ratu Iblis Yao Huo, di mana di dalam cincin ruang itu, terdapat Dunia Terpisah.

Sejak saat itu, Yan Jian pun memulai perjalanannya di dunia kultivasi yang kejam. Bertemu musuh-musuh kuat, dan juga terlibat dalam kisah cinta segitiga yang rumit.

Bagaimanakah Kisah Yan Jian di dunia kultivasi yang kejam ini? Yuk, ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tantangan dan Janji

"Besar sekali nyalimu, bocah kecil!" Yun Xi berbicara dengan nada yang dingin.

Sosoknya yang terkenal sangat lembut dan anggun, kini berubah menjadi wanita dingin. Bahkan, tatapannya terhadap Yan Jian, seolah-olah tak pernah berkedip sedikitpun.

Raut wajah Yan Jian menyeringai, ia pun berkata; "Apakah ada yang salah, Dewi Yun?"

"Kau ...!?" Yun Xi benar-benar marah, tetapi ia berpikir bahwa tidak mungkin jika dirinya melampiaskan rasa kesalnya kepada seorang bocah kecil.

Terlebih lagi, Yun Xi juga menyadari bahwa perkataan Yan Jian tidaklah salah, namun sedikit arogan dan kurangnya sopan santun karena menginginkan dirinya, yang di mana usia Yan Jian bahkan terpaut dua belas tahun lebih muda darinya.

Yun Xi mengibaskan jubah putih di tangannya, tetapi ia berjalan menuju pintu kamar. Namun, ketika ia membuka pintu kamar dan hendak berjalan keluar, ia kembali mengurungkan niatnya, kembali menutup pintu itu dan membalikkan badannya.

"Kau ... kau serius dengan ucapanmu itu?" Yun Xi bertanya dengan nada yang dingin, alisnya melengkung di saat dia menatap Yan Jian.

Yan Jian tersipu malu, menundukkan kepalanya, tangannya memegangi tengkuknya. Dia tahu bahwa dia terlalu berlebihan, walaupun awalnya dia hanya ingin bercanda, menggoda wanita dewasa itu.

Namun, situasi sudah sampai di tahap seperti itu, Yan Jian pun berpikir bahwa ia tidak lagi dapat melangkah mundur.

"Ya, tentu saja aku serius." kata Yan Jian dengan nada yang tegas. Tetapi tetaplah dia seorang anak laki-laki kecil berusia tiga belas tahun.

Yun Xi menatap Yan Jian dari ujung kepala hingga ujung kakinya yang kini tergantung duduk di ranjang tempat tidur, telapak kakinya menyentuh permukaan lantai tembok.

"Setiap tahun! Kompetisi generasi muda Provinsi Chang Yuan selalu di adakan, tetapi itu hanya berlaku bagi mereka yang berusia tujuh belas hingga maksimal dua puluh tahunan. Aku ingin melihat! Ketika kamu berusia tujuh belas tahun, jika kamu berhasil masuk peringkat sepuluh besar terbaik, maka nyawaku, hidupku, hatiku, dan segalanya yang aku miliki, akan menjadi milikmu!" ujar Yun Xi dengan nada yang meremehkan. Dia tahu bahwa memasuki peringkat sepuluh besar kompetisi generasi muda bukanlah hal yang mudah.

Perkataan Yun Xi itu membuat Yan Jian terkejut, tetapi juga menyalakan api semangat yang membara. Yan Jian pun berdiri dengan cepat, seolah-olah dia telah benar-benar pulih dari kondisi sebelumnya.

Yan Jian melipat sebelah tangannya di depan dada, kepalan tinjunya menempel di dada, posturnya berdiri tegak, wajahnya memandang Yun Xi dan berkata, "Baik, aku setuju! Aku pasti akan membuktikannya bahwa aku layak menjadi lelakimu!" kata Yan Jian dengan nada yang tegas.

Mendengarnya, membuat raut wajah Yun Xi seolah-olah terbangun, kedua sudut matanya melebar. Yun Xi pun mendecih pelan, "Cih! Aku tidak yakin kamu mampu melakukannya." ucapnya, sembari berbalik badan menghadap pintu. Hingga Yun Xi pun berlalu pergi meninggalkan Yan Jian.

Sejak saat itulah, Yan Jian dengan tegas dan penuh keberanian, akan memastikan bahwa dirinya akan menjadi lebih kuat dan lebih baik lagi.

Tidak lama dari itu, pintu kamar kembali terbuka tanpa ketikan pintu terlebih dahulu. Yan Jian yang tengah berada di depan jendela kamar, mengira bahwa Dewi Yun Xi itu kembali ke kamarnya.

"Kenapa anda kem ... bali...!?" kata Yan Jian, sembari menoleh ke arah pintu kamar. Tetapi yang datang ternyata Xiao Yu.

"Ah, Jian! Syukurlah kamu sudah bangun!" kata Xiao Yu, ia pun berjalan mendekati meja kayu, menaruh keranjang berisikan buah-buahan yang segar.

"He hee! Ternyata kak Yu!" Yan Jian tertawa kecil, merasa malu.

Xiao Yu memiringkan kepalanya di saat ia melihat Yan Jian yang bertingkah aneh. Kemudian, Xiao Yu berjalan, tangan kirinya terlipat di bawah puncak kembarnya, sebelah tangannya memegangi dagunya sendiri, alisnya mengkerut, dan matanya sedikit menyipit.

"Hm! Kamu ... baik-baik saja, kan?" Xiao Yu tak ragu memegang kepala Yan Jian menggunakan kedua tangannya, bahkan memutar tubuh Yan Jian, memastikan bahwa ia baik-baik saja.

"Kak Yu, apa yang kamu lakukan?" ucap Yan Jian dengan nada yang kesal.

Plak!

Xiao Yu mendorong dahi Yan Jian dengan sebelah tangannya, sehingga Yan Jian terdorong mundur ke tembok dinding.

Xiao Yu selalu bersikap riang, ia membalikkan badannya dan berjalan dengan riang melompat-lompat, lalu menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang tempat tidur.

"Katakan! Apa yang kalian bicarakan dengan Dewi Yun? Sepertinya, dia pergi dengan sangat kesal, tadi!" kata Xiao Yu, sembari tertidur terlentang di atas kasur.

Yan Jian kembali membalikkan tubuhnya, mengarah jendela, menatap langit. Kemudian berbicara, "Ah, dia hanya ingin menjadikan aku sebagai muridnya." kata Yan Jian, tenang.

Mendengarnya, membuat Xiao Yu pun bangkit dari tempat tidur dengan penuh semangat, kedua matanya melebar dan bersinar, "Baguslah, itu sangat bagus! Tapi ... setahuku, Sekte Gadis Suci tidak pernah menerima murid laki-laki!" kata Xiao Yu, berpikir keras, "Lalu, kamu menerimanya, kan?" sambungnya, bertanya dengan antusias.

"Tidak, aku menolaknya ...."

"Hahh... kamu serius, Jian?" raut wajah Xiao Yu tercengang sangat tidak percaya.

"Ya, aku tidak berbohong." sahut Yan Jian.

"Bodoh! Kau benar-benar bodoh!" maki Xiao Yu.

Buk!

Xiao Yu melemparkan buah jeruk yang menghantam kepala Yan Jian.

"Apa kau tidak tahu? Berapa banyak orang di luar sana yang ingin memasuki Sekte Super seperti itu! Terlebih lagi, itu adalah Sekte Gadis Suci. Sekte yang kedudukannya di akui di Kekaisaran Bintang Biru. Kau ... kau benar-benar bodoh!" kata Xiao Yu, terus berbicara dengan nada yang meninggi.

Yan Jian menghela nafas panjangnya, dia tidak mungkin tidak tahu tentang hal itu, walaupun ia masih seorang anak kecil. Namun, dengan keberadaan sosok Permaisuri sebagai roh bela dirinya, ia tidak mungkin membalas air susu dengan air tuba. Biar bagaimanapun, Permaisuri Es dan Salju itulah yang telah memberikan harapan dan semangat hidup yang baru bagi Yan Jian.

"Tidak masalah, aku pasti akan melampaui orang-orang dari Sekte Super itu." ujar Yan Jian, mengepalkan tinjunya dengan kuat dan penuh dengan tekad.

1
Visitor7121
👍
BOIEL-POINT .........
very very very niCe Thor ...........
APRILAH: terimakasih kak
total 1 replies
Budi Mulyono
muter kyk obat nyamuk 🙃
Budi Mulyono
poollll 🙃🙃🙃
Andi Widodo
taek
Asiana Tyas
thor...baru umur 17 thn sdh mau menikah...balas dendam pun belum....haaiiiishhh
APRILAH: kena jebakan Batman ceritanya bund
total 1 replies
Aprilapriandi
😍lope you by Aprilapriandi
Cecilia
perasaan bab sebelum2nya dah dibilang ma ling'er kalau dia nemuin yanjian satu minggu lalu/Sweat/ ga dengerin apa gimana dah yanjian
Iis Hikaz
naikin lagi thor kekuatan nya
Edu Juan
mc oon,bs terhempas dari yg lebih lemah
Boaz Marpaung
warisan dewa bela diri nya belum bisa dilacak
Piyong tan
Baca sampai sini uda malas baca episode berikut, awal ayah n mana di bunuh, trus ngapain peran utama gk di bunuh juga malah kerja tambang, kedua xiao lang kuat knp gk basmi aja penjahat tsb, ngapain cm bantu yan jian, skrg pemberontak mau bunuh peran utama, kan lucu🤣🤣🤣🤣
APRILAH: Yan Jian kan masih anak usia 10 tahun disitu, Xiao Lang juga gak bisa sembarang membunuh karena dia adalah Pemimpin Lembah Hitam dan salah satu orang yang berada di dalam daftar 10 puncak surgawi, dia harus menjaga nama baiknya juga
total 1 replies
Cecilia
jdi mirip2 kek putri saljunya huang xuan lah ya
dikoiku
yanjian tolol
Iis Hikaz
lanjut jagn setengah²
APRILAH: mwehehe asyiap, tiap malem kak update nya
total 1 replies
Iis Hikaz
alaaaaaaaaaaahhhhhh cewe lagi

kuatin dulu
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
Cak parman Man
builet poooooool
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
qalyu sheng
mampir disini ada karya serupa
Wang Chen
Mantap
Brogan
katanya mau berlatih 30 thn tp.tdk jadi, dasar anjing lu thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!