NovelToon NovelToon
DENDAM TAK BERTUAN

DENDAM TAK BERTUAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:354.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mickey Mouse24

ketika hati dibutakan oleh dendam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mickey Mouse24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepribadian Ganda?

Ceklek

dengan gerakan takut-takut, Anita menoleh ke arah pintu, di sana tubuh jangkung lelaki dewasa berdiri menyander di kusen pintu sembari bersedekap dada

seketika hawa menakutkan memenuhi kamar berukuran kecil itu.

"gimana tidurnya manis?" tanya Max yang bersuara lembut namun terdengar seperti nada penuh ejekan di telinga Anita

"Waw! respon apa itu? begini sikapmu pada orang yang telah menolongmu dan mengobati lukamu? terlebih pada suamimu?" Tanya Max dengan nada kecewa melihat respon Anita yang membuang muka alih-alih melihat apalagi menjawab pertanyaannya. Max berucap sembari melangkah mendekat

ketukan langkah beradu dengan lantai yang mendekat membuat Anita menegang, apalagi yang akan Max lakukan padanya? sungguh Anita takut setengah mati, bahkan lehernya terasa kaku hanya untuk mendongak menatap pemilik kaki yang ada di samping ranjang saat ini

"perasaan hanya tanganmu yang luka lalu kenapa tubuh kecilmu ini kaku begini" ujar Max dengan mata memindai tubuh tegang istri sahnya

"ah aku merasa terluka" ujar Max lagi dengan nada sedihnya setelah duduk di tepian ranjang namun Anita meringsut menjauh, lebih tepatnya berusaha menjauhkan tubuhnya dari jangakauan Max

"kemari sayang" Max menarik pelan lengan Anita agar mendekat, tidak ada kekasaran, meski demikian Anita tetap kaku meski menurut mendekat

"gimana lukanya? apa sudah mendingan? aku bangun tengah malam loh untuk mengobati ini, dan mengangkatmu kembali ke kamar" beritahu Max dengan nada lembutnya sembari mengelus dan mengecup sayang kedua tangan Anita yang di baluti perban

"ka..kamu beneran yang pindahin aku kesini? ob...obatin tangan aku?" tanya Anita terbata, ia hanya mau memastikan ucapan Max benar adanya karna jika mengingat bagaimana murka Max yang menyeretnya ke gudang tadi malam, tak mungkin Max mau repot-repot mengeluarkannya dari gudang. pikir Anita

Melihat anggukan Max membuat ketakutan remaja gadis berusia 17 tahun itu perlahan memudar, hanya karna Max berujar lembut dan sudi mencium tangannya, apalagi ternyata sang suami lah yang mengobati lukanya membuat Anita luluh.

Maxnya telah kembali, Suaminya yang lembut dan sabar telah kembali. batin Anita

"maafin aku yah, aku kemarin kelepasan sayang" ujar Max dengan wajah bersalahnya membuat Anita tak tega

"iya aku maafin kok" lirih Anita

bagi Anita, Max kembali lembut dan sayang padanya itu suatu kesyukuran, apalagi Max sudah meminta maaf dengan tulus. tak ada celah baginya untuk membenci Max apalagi saat ini hanya Max tempatnya bergantung, ia takut di usir dan dibiarkan terlunta di jalan. ia tak punya siapa-siapa selain Max, jadi Anita berlapang dada memaafkan kesalahan Max. toh ia tak ingin lagi dimusuhi dan di kasari, rasanya sungguh sakit. pikir Anita

"tapi bagaimana dengan perempuan itu?" tanya Anita mengingat perempuan seksi yang suaminya bawa ke rumah mereka

"perempuan seksi?" beo Max sembari menelengkan kepala seolah berpikir

"perempuan yang kamu bilang istri baru kamu" jawab Anita membuat Max ber oh ria

"oh Anne maksudmu"

Anita mengangguk membenarkan

"iya, dia sudah pergi dari rumah kita kan?" tanya Anita lagi, nada suaranya terdengar menuntut

"apa kehadirannya mengganggumu?" tanya Max yang diangguki cepat oleh Anita.

yang benar saja pertanyaan suami Anita itu, mana ada seorang istri yang tidak terganggu dengan kehadiran wanita asing di dalam rumahnya terlebih kemarin Max mengaku telah menikahi wanita itu

"baiklah nanti aku akan menyuruhnya pergi" ucap Max sembari mengelus lembut surai sang istri membuat sang pemilik surai berbinar bahagia, harapannya kembali

Max-nya benar-benar miliknya seutuhnya. kepercayaan diri Anita kembali dengan Max menuruti keinginannya

namun kebahagiaan yang baru dirasa sepersekian detik itu harus sirna ketika elusan lembut di rambutnya berubah jadi jambakan

"AAUUU"

"setelah kamu sudah m*ti menggenaskan di rumah ini, gue akan menyuruh Anne pergi dan ikut bersamanya" ujar Max dengan seringai iblisnya "dasar perempuan keturunan lelaki pecundang!!" lanjut Max dengan suara menggelegarnya. lalu ia menghempaskan tubuh Anita dari ranjang hingga membentur lantai dingin

"lo pikir lo punya hak apa meminta sama gue hah? lo itu cuman perempuan pembawa si*l!!" maki Max mengabaikan tangisan dan raungan ketakutan sang istri sah

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _

jika dulu kakinya kesandung karna kecerobohannya sendiri dan kedua orang tuanya tahu, Angraini, sang mama akan meminta Pratama, papa Anita untuk menyingkirkan benda itu tak peduli semahal apapun asal Anita tak lagi kesandung.

dulu ia begitu berharga di mata kedua orang tuanya bahkan oleh orang-orang yang mengenal dirinya sebagai keturunan Malik Pratama, tapi kini ia tak lebih dari seonggok sampah di mata semua orang akibat insiden kesalahpahaman yang terjadi beberapa bulan lalu. orang tuanya bahkan tega mengabaikan.. tidak, lebih tepatnya membuangnya, mereka tak memberinya kesempatan untuk membela diri.

kini Max juga berlaku demikian, tidak memberinya kesempatan untuk membela diri dari apa yang dituduhkan oleh suaminya itu. tapi dibandingkan orang tuanya, Max masih mau menampungnya hingga Anita tak perlu takut terlunta di jalanan. ia hanya seorang remaja yang putus sekolah, ia tidak mengerti sulitnya bertahan hidup seorang diri di luar sana. setidaknya tinggal bersama Max, ia masih memiliki rumah untuk berteduh walau rumah itu lebih bisa disebut neraka baginya. lebih baik demikian dari pada menjadi gelandangan, walau bayarannya ia harus hidup berdarah-darah.

Plak

tubuh ringkih itu terpelanting membentur tembok pembatas ruang makan

"apa lo nggak capek setiap waktu di gampar terus-terusan? gue aja capek, tangan gue kebas tau nggak!!" hardik Max sembari mengibas-ngibaskan tangannya

"ma..maaf"

"maaf maaf bisanya lo. dasar perempuan nggak guna!!" maki Max tanpa perasaan

"atau lo mau hidup di jalan? mau gue tendang lo pergi dari rumah gue, HAH?!!" ancam Max sontak membuat Anita refleks memeluk kaki Max

"ja.. jangan, aku mohon ampuni aku, jangan usir aku" mohon Anita mengiba yang memancing seringai licik di bibir Max

Max sangat suka melihat Anita memohon seperti itu padanya. Seolah memberikan sinyal bahwa seberapa kasar pun Max menyiksa Anita, perempuan itu akan rela menerima asalkan tidak di usir olehnya. Anita yang bodoh dan malang. Max suka jika Anita berbuat kesalahan sebab ada alasan baginya membuat anak bungsu Pratama itu menerima amukannya. Anita benar-benar pantas mendapatkan balasan dari kebejatan Pertama di masalalu. pikir Max

bahkan melihat tubuh Anita yang kian menyusut dalam sepekan terakhir tak membuat Max iba. bahkan ia berencana membuat tubuh kecil itu tinggal tulang yang di baluti kulit tanpa daging. Max sudah tak sabar menantikan hari itu tiba. beberapa bulan lagi jika itu terjadi, maka Max akan mengirimkan kabar itu pada Pratama. Max sudah tak sabar melihat reaksi Pratama melihat keadaan menyedihkan sang putri kesayangan.

Bersambunggg

1
senjasabdaalam
sakit banget jadi anita
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
penyesalan kalian semua tdk ad gunanya
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
separah itu traumanya 😭😭😭
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
kamu salah paham Anita, mereka begitu karna rasa rindu dan rsa bersalah padamu
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
ya Tuhan.. jngan2 Max anaknya yg hilang dri kecil?
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
mereka jg merindukan mu 😔😔😔
🔵🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦Fhaniaˢ⍣⃟ₛ☠️⃝🦐
wah jd remaja laki2 itu si Ezar toh😁😁
made astiti
kasihan anitanya terus😭😭😭🤦🤦🙏
ayu irfan
😢😢😢
Alia Canim
Anita
Alia Canim
dendam apa max sama keluarga pratama
Naura Ar-rahman
ini beneran tamat...??
jdi ini sad ending..? 😭
Naura Ar-rahman
halaaaaaahh. . ngapain pd menyesal. . . selama ini Anita yg paling menderita.... nyesek bgt bacanya...
Naura Ar-rahman
kamu se trauma itu, Anita. . . merasa menjadi orang yg terbuang tdk diharapkan. .. tp itu salah paham. . . tuan Pratama, kenapa dulu kamu egois... sekarang baru menyesal setelah kehilangan anak....
Shin Gao: sampai sekarang max masih egois cb dia kasih tau Pratama pasti Anita gak bunuh diri
total 1 replies
Naura Ar-rahman
kamu jangan terlalu dendam, Anita. . . kasihan psikis mu. . . sekarang kn Max udah lumpuh. . . kamu hrs mengikhlaskan yg sudah2...
Naura Ar-rahman
sekarang kamu menyesal,, Max. . . penyesalan mu terlambat krn Anita mengalami trauma berat...
Naura Ar-rahman
dia adl istri yg kau sia2 kan. . . krn dendam yg slh alamat...
Naura Ar-rahman
dia adl istri mu yg kau sia2kan,, Max...
Naura Ar-rahman
terus istri siri Max kemana selama ini..??
apa Max tau klo istri siri nya ga peduli dg ibu Max... pas diajak membesuk dia ga mau..
Nur Mei
ceritanya seru dan menegangkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!