NovelToon NovelToon
Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria

Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Dunia Lain / Anak Genius / Fantasi Isekai / Game
Popularitas:25.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lon3lySun

Di dunia nyata, Haruki Nakamura adalah seorang jenius siswa SMK yang sering mendapat penghargaan dan juara 1 di sekolah. Namun, hidupnya berubah drastis saat dia menjadi salah satu beta tester untuk game VR terbaru yang sangat dinantikan, Eclipteria. Game ini menarik perhatian banyak orang karena trailer spektakulernya.

Selama tiga bulan beta tes, Haruki mencapai pencapaian luar biasa. Dia adalah satu-satunya yang berhasil mencapai lantai 50 dari 100 lantai yang ada dalam game ini. Namun, dalam menit-menit terakhir beta tes, sesuatu yang tidak terduga terjadi. Ketika dia mengalahkan boss tersembunyi di lantai terakhir, dia mendapatkan sebuah item misterius.

Dia menggunakan item aneh tersebut, tapi tidak terjadi apapun. waktu telah habis, Haruki tidak di logout secara paksa merasa aneh Haruki merasa seolah-olah dia hanyut dalam aliran cahaya yang menyilaukan. Ketika dia membuka mata, dia tiba-tiba berada di dunia yang sepenu berbeda, bukan lagi dalam dunia "Eclipteria" yang dia kenal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lon3lySun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 16 : Lantai 30

Tabrakan angin yang berteriak membelah padang pasir,

mengangkat butiran emas ke udara sebelum melepaskannya lagi dengan angkuh.

Lantai 29, lantai gurun yang tandus dan tanpa akhir, adalah dunia tempat

matahari tampaknya meleleh di langit biru yang tak berawan.

Pasir emas membentang sejauh mata memandang, gemerlap dan

panas di bawah teriknya sinar matahari yang menggulung, menciptakan kilauan

emas yang mencerahkan lanskap padang pasir yang tidak ada akhirnya. Dune-dune

pasir yang menjulang seperti bukit pasir memberikan sedikit teduh di tengah

terik, sementara langit biru yang bening membentang tanpa rintangan di atas.

Angin berdebu yang menerpa dari selatan mengangkat butiran

pasir ke udara dalam tarian yang tak ada hentinya. Mereka terlihat seperti awan

kecil yang melayang, menjelajahi langit gurun sebelum jatuh kembali ke bumi dan

menambah penampilan tanah ini yang tandus.

Kini, dalam cahaya terik gurun yang tak kenal ampun,

pertempuran hebat berkecamuk. Monster gurun yang menakutkan, seperti makhluk

pasir yang tersembunyi dalam pasir, scorpion raksasa yang menggigit, dan golem

pasir yang tak henti mengejar, menyerang dengan marah. Delapan petualang yang

berani berdiri bersama di antara puing-puing pasir, menghadapi ancaman ini

dengan senjata dan sihir mereka.

“Sera beri aku ‘Heal’.” Pinta Lily selagi mundur dari

serangan golem pasir, dan bertukar posisi dengan Aiko.

Sera mengangguk cepat, dan dengan cepat dia mengarahkan

tangannya ke arah Lily ’Heal’. Energi penyembuhan meleleh dari tangan Sera dan

membanjiri tubuh Lily, meredakan luka-luka kecil yang didapatnya selama

pertempuran. Rasa segar menjalari tubuh Lily ketika cahaya penyembuhan meresap.

Sambil menerima penyembuhan dari Sera, Lily berbicara dengan

Aiko yang telah mengambil posisinya. "Aiko, siap-siap, kita akan menyerang

bersama!"

Aiko mengangguk, menarik pedang panjangnya yang berkilau di

bawah sinar matahari gurun. "Ayo!"

Kira berdiri agak jauh dari pertempuran, menyadari bahwa dia

memiliki peran penting dalam mengontrol situasi. Dengan jurus bayangannya, dia

berhasil membatasi gerakan golem pasir, menjebaknya dalam belitan bayangan

gelap. Monster itu berjuang keras untuk melepaskan diri, tetapi Kira terus

menjaga kendali.

Sementara itu, Lily dan Aiko sudah siap untuk serangan

mendalam. Dengan sinar matahari gurun yang memantulkan cahaya di pedang Aiko,

mereka berdua bergerak bersama. Dengan gerakan yang terkoordinasi, mereka

menebas golem secara vertikal, memotong pasir keras yang membentuk tubuh

monster itu. Sisi golem pasir terpisah, membuka celah yang dalam di tubuhnya.

Serangan itu menghasilkan efek yang luar biasa. Golem pasir

bergetar dan tampak terluka. Meskipun bukan pertarungan mudah, kerja sama tim

petualang ini membawa mereka mendekati kemenangan.

"Akhirnya selesai juga," ucap Lily, mengusap

keringat yang ada di keningnya. Mereka semua terlihat lelah setelah pertempuran

sengit melawan golem pasir dan scorpion di lantai gurun ini.

Sera mengangguk setuju. "Tidak ada yang pernah bilang

bahwa dungeon ini akan mudah."

Kira menatap sekeliling, tetap waspada. "Kita harus

terus bergerak. Monster-monster di lantai ini mungkin hanya sedikit kesempatan

untuk istirahat."

Aiko, yang juga memeriksa sekitar, mendeteksi keberadaan

pintu keluar dari lantai ini. "Ada pintu di sana. Mari kita segera pergi

sebelum monster lain datang."

Mereka semua berjalan menuju pintu keluar, tetapi saat sudah

dekat pintu, mereka dikejutkan oleh sebuah penampakan mengerikan. Di hadapan

mereka, muncul seorang monster yang sangat besar dan menyeramkan.

Monster ini adalah 'Sandscale Goliath,' sejenis golem pasir

yang jauh lebih besar dari golem-golem sebelumnya. Tubuhnya terdiri dari pasir

padat yang mengkilap di bawah matahari gurun, dan mata merah yang berkilat

dengan ganas. Serangannya kuat dan sangat mematikan.

"Yah, tentu saja kita akan disambut sesuatu seperti ini

bukan," ucap Kira, ekspresinya menunjukkan rasa malas dan lelah akibat

pertempuran sebelumnya.

"Kita memang tidak bisa dibiarkan bersantai di

sini," ucap Aiko dengan tekad. Mereka semua bersiap pada posisi

masing-masing, siap menghadapi Sandscale Goliath.

Sandscale Goliath, boss gurun yang mengerikan, telah

sepenuhnya terwujud. "Kita mulai," ucap Lily dengan tegas, dan dia

bergerak dengan cepat, diikuti oleh Aiko yang bersiap dengan pedangnya.

Dari belakang, Kira memanfaatkan kekuatannya untuk menahan

pergerakan monster tersebut. Dia fokus pada jurus bayangannya yang kuat.

Sementara itu, Sera merapalkan buff sihir untuk meningkatkan kekuatan serangan

teman-temannya.

Disisi lain

Di lantai 30, yang bertema gunung berbatuan dengan

pemandangan yang menyerupai danau di bawahnya, atmosfer dipenuhi oleh kabut

tebal dan awan yang mengambang. Di tengah pemandangan yang memukau ini, seorang

pemuda berambut putih tampak berjuang melawan sekumpulan monster.

Pemuda itu memegang dua pedang hitam yang berkilau di

tangannya, dan ia berdiri kokoh di hadapan monster yang menyerangnya. Monster

ini adalah Raging Stone Golem, makhluk besar berbadan batu dengan tangan yang

keras seperti baja. Kulit golem ini penuh dengan paku-paku tajam yang berfungsi

sebagai senjata alaminya.

Pertempuran antara pemuda berambut putih dan Raging Stone

Golem berlangsung sengit. Pemuda itu dengan lincah menghindari serangan

monster, sementara pedang-pedang hitamnya bergerak dengan cepat untuk menyerang

bagian-bagian yang lemah dari golem tersebut. Setiap kali pedangnya menyentuh

tubuh golem, terdengar dentingan logam yang menggema di sekitar.

Kabut dan awan yang menyelimuti lantai ini menambah kesan

misterius pertarungan ini. Pemuda berambut putih menunjukkan keberanian dan

kekuatan yang luar biasa dalam menghadapi monster berbahaya ini, sementara

Raging Stone Golem adalah penjaga setia lantai ini yang siap menjaga rahasia di

balik kabut dan kabut yang mengendap di danau gunung batu ini.

"Haruki, apa kau tidak kelelahan?" tanya seorang

gadis dengan mata emas yang berkilau dan rambut panjang berwarna putih. Yuki,

begitulah nama gadis itu, berjalan mendekat ke arah Haruki sambil mengusap

keringat di dahinya.

"Terima kasih Yuki, tapi aku tidak apa-apa," ucap

Haruki sambil menahan tangan Yuki yang sedang membersihkan keringatnya.

"Apa kamu masih kuat?" tanya Haruki khawatir.

"Tentu saja, karena kamu yang melawan semua monster itu

sendiri, Haru," ucap Yuki sambil melihat ke belakang, di mana banyak

sisa-sisa monster yang hancur berserakan.

"Baiklah, ayo kita lanjutkan turun ke bawah, dan ambil

artefak itu," ucap Haruki kemudian melompat ke bawah. Matanya yang

sebelumnya berwarna merah cerah sekarang tampak lebih gelap.

Yuki tersenyum dengan ekspresi yang benar-benar misterius.

"Tentu saja, Haru~" Kata-katanya diikuti dengan lompatan elegan

menuju danau.

Disisi lain,

"Akhirnya selesai juga," ucap Lily, merasa puas,

merenggangkan tubuhnya untuk melepas kelelahan.

"Ayo kita masuk," ucap Aiko. Dia membuka pintu dan

memasuki dalamnya, diikuti oleh teman-temannya yang lain. Mereka memasuki

lantai 30 dengan perasaan campuran antara keterkejutan dan antisipasi.

Saat mereka tiba di lantai ini, Sera tak dapat menahan diri.

"Suasanya sangat berbeda dari yang sebelumnya," ucapnya sambil

menghirup udara yang terasa menyegarkan.

Aiko membenarkan, semangatnya tidak kendur meski mereka

telah melewati banyak lantai. "Kau benar, mari kita lanjutkan."

Kira menanyakan kepada Sera, "Artefak yang kamu cari

ada di sini kan, Sera?" Sera mengangguk dan menunjuk sebuah danau yang

terlihat sangat jauh di bawah mereka, meskipun tertutup oleh kabut. Meskipun

demikian, dia merasa yakin dia menunjuk ke arah yang tepat. "Benar,

artefak itu ada di danau itu."

Lily, mencoba memandang sekeliling dengan heran, mencoba

menyusun gambaran tentang apa yang ada di balik kabut tebal itu.

"Sepertinya tidak terlihat ada danau atau apapun itu?"

Kira, merasa frustasi dengan komentar Lily, memperingatkan,

"Apa kau bodoh? Sudah jelas tertutup oleh kabut. Kamu tidak bisa

melihatnya dengan jelas dari sini. Kita harus turun perlahan."

"Iya, aku paham. Ayo bergerak!" ucap Lily dengan

semangat, memimpin langkah mereka saat dia berjalan di depan.

"Huh, ayo," ucap Kira dengan nada kesal, mengikuti

Lily. Mereka berjalan dengan hati-hati di tengah kabut tebal yang menyelimuti

lantai ini, dengan harapan untuk menemukan artefak yang mereka cari.

‘Tunggu saja kami, Haru. Kami akan menemukanmu,’ ucap mereka

semua dalam hati dengan perasaan yang berbeda-beda.

1
Qean
Belial Tamvan, semoga nanti ada ereshkigal yg syantik/Drool/
Lon3lySun: ilus dalam proses... doain bisa selesai
total 1 replies
Qean
lanjutkan..😍
Lon3lySun: sedang dalam proses...
total 1 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cemangattt toh ka thor/Determined//Determined/ akuh dh menghalu kian jadi tokoh di novel ini🥲🤣😭🤧🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: hooh ka 😁 masama /Slight//Hey//Determined/
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cantik banget ilustrasi Dewi nya, bajunya kyk game mlbb keren cuks 🤌🤌/Bye-Bye//Slight//Facepalm//Determined/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cantik banget pasti /Slight/tapi akuh pengen liat ilustrasi gambar nya juga 🥲😁upsh akuh jujur sekali jangan di bawa ke hati ka thor canda doang 🤣😭🤧🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: hehe iya toh akuh baru liat /Smile//Smile/
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
rajin banget ya thor up nya pas liat novelnya eh tau² udh banyak episode yg up, semangat /Determined//Determined/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: oh gitu toh tetap niat sekali ya ka thor, memang sih novelnya bagus walaupun aku sempat bingung 🥲😅 tapi seru juga /Slight/
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
hampir sempat bingung di tengah² ceritanya 🥲🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
gemess banget 🤭🫣🫠
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
semangat thor saya tunggu kelanjutannya /Determined//Determined/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: oh ongeh di tunggu
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
nih dua orang selalu berdua aja /Slight/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
hampir mirip kyk Lily gak sih
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: oh, sempat ngira itu si Lily 🥲
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cantik banget ilustrasi nya
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
imut banget si lily
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: iya, tentu saja memang imut
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
ehek, jangan pake banget nanti dia sadar🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
pantes aku gak temu rupanya sembunyi di balik pohon /Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
jangan lebar kali nanti kemasukan serangga terbang 🤣🤭 upsh canda /Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
seperti nya anda suka main game ya thor, sempat bingung sih jadinya karena kyk main game sungguhan 🥲
Lon3lySun: begitulah...
total 1 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
hai thor aku mampir bagus nih awal mulanya, di kasih tau tuh pengertiannya apa kata ini, ya uwes semangat thor/Determined//Determined/
Lon3lySun: makasih... ^-^
total 1 replies
Sena Kobayakawa
Saya jatuh cinta!
Murniyati Mommy
Ga pernah kerasa boring saat baca cerita ini, ada sesuatu yang selalu terjadi tiap halamannya.
Lon3lySun: makasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!