PSM season 1 dan Season 2 (REVISI)
warning ⚠️
SEDANG TAHAP REVISI.
novel ini mengandung tingkat kebaperan dan kesedihan yang luar biasa, jadi siap-siap bermain relorcoaster di novel ini. hehehe
gimana mau kejar cita cita setinggi langit, umur baru 20 tahun aja udah suruh nikah.
kata abi sama umi, Nikah itu ibadah. Jangan di tunda- tunda .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RH mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sahabat lama
Siang harinya, Khadijah, Bunda, mas Fahri bercanda ria di balkon belakang rumah. Bunda sedikit menceritakan tentang masa-masa ketika Mas Fahri kecil.
Sesekali aku memutar kedua bola mataku, untuk melihat sekeliling rumah bunda, begitu indah, dengan lukisan alam yang sangat menawan, atap langit langit dilukis seperti awan membawa suasana seperti dipegunungan.
"bunda tempat ini sangat indah. Siapa yang mendesain tempat ini bund?"tanya khadijah.
"Tempat ini di desain mas azam dan istrinya, pasti khadijah kagum yah,"ujar bunda
"Banget bun, ini kerenn. Khadijah gak sangka kalo mas Azam dan istrinya hebat dalam urusan mendesain, bisa se indah ini pula,"
Seketika Fahri langsung mengerutkan dahi mendengar ucapan Khadijah.
"apa suamimu tidak hebat sayankk,"fahri
"Hebat juga sih, tapi hebatnya bukan di bidang ini. Bener gak bun?"ucap khadijah tersenyum miring.
"Bener banget sayang. Fahri itu hebatnya merayu anak gadis yang di samping bunda,"ujar bunda seraya merayu khadijah.
"Ikh bunda, apaan sih!" Seketika wajah khadijah memwrah dibuat malu dengan ucapan bundanya.
Di tengah-tengah obrolan mereka tiba-tiba saja suara bell rumahpun berbunyi.
"bun sepertinya ada yang datang,"ujar khadijah menatap bunda dan suaminya.
"Iya sayang, biarlah bibi yang bukain pintunya,"tegas bunda.
"Biar khadijah aja yang buka pintunya bun,"ucap khadijah seketika beranjak dari duduknya.
"Gak usah sayang, kan ada bi Nani. Biar nani aja yang bukain. "ucap bunda seraya menahan tangan khadijah.
"Gak papa bun, lagian bi nani sepertinya sibuk,"
"Yasudah lah" saut bunda"
Kini Khadijah melangkahkan kakinya ke arah pintu, lalu membukannya.
"Masya Allah nur, ini kamu nur kan?" Khadijah merasa kaget dengan apa yang di lihatnya saat ini.
"Wa..fa, ini waffa hanin khadijah kan?"tanya nur yang kembali kaget dengan adanya waffa.
Khadijah hanya menganggukan kepalanya menjawab pertanyaan sahabat lamanya.
Seketika merekapun langsung berpelukan.
"Masya Allah nur, aku kangen bangett sama kamu terakhir kita ketemu SMP, terus kamu pindah entah kemana. ngomong- kamu mau ngapain kesini," tanya khadijah.
"Ah iya, hampir saja aku lupa. Ini loh waff aku mau ketemu pak Fahri, selaku dosen di kampus. Beliau seminggu ini gak masuk ke kampus, hanya memberi kami tugas dan sekarang aku mau nganterin tugas kami yang sudah di kumpulkan. Lah kamu sendiri ngapain disini?"tanya nur.
Saat khadijah hendak menjawab pertanyaan nur, tiba-tiba saja Fahri datang menghampiri mereka.
"Ekh kamu nur, saya fikir siapa,"ucap fahri menyela.
"iya pak ini mau nganterin tugas anak- anak sma bapak."saut nur menyodorkan setumpuk tugas.
"Oh iya, makasih banyak yah nur, udah mau di repotkan. saya fikir tadi jaka yang mau kesini, soalnya tadi saya suruh jaka,"ujar fahri.
Nur hanya tersenyum.
"Oh iya waff aku boleh minta no kamu gak?"tanya nur mengalihkan pembicaraan.
Tanpa berfikir panjang panjang waffa langsung memberikan no hapenya pada nur.
Setelah bertukar no hape nurpun langsung berpamitan pada waffa dan Fahri.
Saat nur berpamitan, Khadijah melihat keanehan di wajah nur. Seperti memandangi suaminya dengan begitu intens.
"Astagfirullah aku gak boleh berfikir buruk Nur dan Fahri hanya sekedar murid dan dosen,"gumam khadijah dalam hati.
Kini khadijah dan fahripun kembali menghampiri bunda setelah menutup pintu, namun tak lama bell kembali berbunyi.
"Siapa lagi yah mas yang datang, apa mungkin nur,"Tanya khadijah pada suaminya.
"Gak tau juga yah sayang, coba kita lihat dulu aja,"usul fahri.
"Kini Khadijahpun kembali menghampiri pintu dan membukanya.
Seketika Khadijah kembali dibuat terkejut dengan orang yang datang dan langsung memeluknya.
"masya allah ka dewi, khadijah kangenn banget sama ka dewi. Ini beneran ka dewi kan,"ujar khadijah melepaskan kembali pelukannya.
"Iya de Waffa, ini mba dewi, ade ngapain disini? Tapi jujur kaka juga kangen sama de waffa, Sekarang adek udah gede, cantik pula,"Ucap dewi
"Mba intan, kenalin ini istri Fahry khadijah," ucap fahri menatap khadijah dan mba intan sembari tersenyum.
Dewi kanget mendengar apa yang di ucapkan Fahri. Karna tidak menyangka kalo Waffa adalah adek iparnya yang selama ini di ceritakan Fahri. Begitupun dengan Khadijah.
"Mas, jadi yang di maksud mas Fahri, mba Intan itu adalah mba Dewi gitu?"tanya khadijah penasaran.
"Iya sayang, mba Dewi intan alrumi istri sah mas azam."tegas Fahri.
Betapa terkejut khadijah, saat mengetahui kebenaran yang ada. Dia tidak menyangka karna kembali di pertemukan dengan mba dewi yang kini menjadi kaka iparnya.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Hallo teman-teman semua.
Kalo suka sama novel ini
Jangam lupa LIKE, KOMEN DAN JUGA VOTE.
YANG SAYANG AUTOR BANTU VOTE.NOVEL INI YAHH.
novel tp aq lupa judulnya ...Allah seneng bgett
pertama aq BacA karya langsung syuka di tuhn 2020-2021 Klw gx salah aq lupa, ganti hp jd susah ,dn sibuk, baru ini aq download lagi ..makasih kak