Kehidupan ala Barat ++
Bagaimana jadinya jika kau jatuh cinta pada seorang gadis yang bisa melihat masa depan?
Bertemu dengannya pertama kali langsung merubah hidup Ryuga. Ia begitu tertarik dengan penampilan Yumi, gadis yang sering membawa payung berwarna hitam kemanapun ia pergi meski hari terlihat begitu cerah.
Amanda Yumi, seorang gadis yang bisa melihat masa depan. Namun, ia sendiri tak bisa melihat masa depan akan berapa kali ia jatuh cinta. Termasuk dengan hadirnya cinta yang diberikan Ryuga Oliver kepadanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16. Mencintai Yumi
Bulan maret datang dengan begitu cepat. Bulan yang penuh cinta yang mulai berkembang. Tapi untuk Henry, bulan ini adalah penuh dengan cinta yang masih perlu dipertanyakan.
Henry akhirnya menyadari, apa itu cinta. Dan pada saat dia menyadarinya, semuanya sudah terlambat dan hal itu membuatnya menjadi begitu patah hati.
Henry duduk di pinggir pantai membuka sebotol bir dan membuatnya merasakan dingin di tubuhnya karena hembusan angin di pantai.
'Apakah aku mencintainya?'
Pertanyaan itu muncul dalam pikiran Henry sejak waktu yang sangat lama.
Henry pikir perasaan yang dimilikinya terhadap Yumi itu adalah sesuatu yang bisa dia tolak dan mengatakan tidak akan hal itu. Karena Henry hanya peduli kepada Yumi sebagai seorang teman dan keluarga. Yumi hanya menganggap Ryu itu hanya seperti adik kecil. Tapi akhirnya Henry menyadari perbedaan jawaban dari pertanyaannya selama ini, dan sekarang jawabannya adaah tidak. Henry pada kenyataannya, dia sangat mencintai Yumi sejak awal lebih dari teman ataupun keluarga.
Perasaan aneh itu dimiliki Henry ketika dia pertama kali mengetahui bahwa Yumi memiliki kekasih dan hal itu membuatnya cemburu dan kehilangan harapan. Saat itu Henry menyadari bawa bersama dengan Yumi akan menjadi kenyataan dan disaat yang bersamaan Henry merasa cemburu kepada pria yang dicintai oleh Yumi.
Kemarahan itu kembali dirasakan Henry saat dia melihat Yumi menangis karena putus cinta. Hal itu membuat Henry berpikir bahwa andai saja hanya dirinya yang dipilih oleh Yumi sebagai pasangannya, maka Yumi tidak akan sedih dan menangis seperti dulu.
Henry mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mendukung dan menjaga Yumi. Henry berpikir dia melakukan semua itu demi kebaikan Yumi. Tapi yang terjadi sebenarnya adalah dia melakukan semua itu untuk kebaikannya sendiri, untuk kepuasan dirinya sendiri dan untuk obsesi nya sendiri kepada Yumi.
Alasan kenapa Henry begitu sakit hati adalah ketika dia pertama kali bertemu dengan Ryuga. Bukan karena dia takut bahwa Ryu akan menyakiti Yumi. Kenyataannya itu karena Henry takut bahwa mereka akan jatuh cinta satu sama lain.
Untuk pertama kalinya saat Henry melihat Ryu, dia tahu bahwa meski Yumi memiliki kemampuan untuk melihat masa depan, tapi kemampuannya itu tidak bisa melihat bahwa mereka berdua akan menjadi pasangan yang serasi. Henry sangat mengenal Yumi sejak begitu lama dan dia tahu segalanya, termasuk gesture Yumi, ketertarikan nya, dan bahkan tipe pria idaman nya.
Henry tahu bahwa hari ini akan datang. Tapi dia tidak bisa untuk menyiapkan diri dan hatinya sendiri karena dia tidak pernah tahu bahwa hal itu akan sangat menyakiti dirinya. Rasa sakit saat melihat Yumi kembali jatuh cinta pada orang lain, bagi Henry rasanya seperti memiliki paku yang begitu banyak menusuk di hatinya.
Jika Henry bisa jujur pada dirinya sendiri sejak awal, mungkin semuanya akan berbeda. Tapi sekarang semuanya sudah terlambat. Henry dapat menyadari bahwa Yumi dan Ryu saling mencintai satu sama lain. Dan Henry tidak ingin untuk mengganggu atau merusak kebahagiaan Yumi. Jadi Henry berjanji pada dirinya sendiri, bahwa dia akan menyimpan perasaannya untuk Yumi dan merahasiakan nya di dalam hatinya selamanya.
Henry meminum kaleng terakhir bir yang dia beli tadi dan kemudian berdiri untuk kembali ke mobilnya. Ketika dia tiba dan masuk ke dalam mobil, Henry melihat ponsel yang ditinggalkannya di kursi kemudi mobilnya itu masih terus berdering.
Yummy masih terus berusaha untuk berbicara dengan Henry. Henry menarik napas dalam-dalam dan akhirnya menjawab panggilan Yumi.
"Aku senang kau akhirnya menjawab telepon dariku. Tentang apa yang terjadi di klinik ku tadi, aku sangat minta maaf tentang semua itu. Aku tidak bermaksud untuk menyembunyikan semuanya dari dirimu. Aku hanya tidak punya waktu yang tepat untuk mengatakan semuanya padamu. Aku minta maaf jika itu membuatmu merasa canggung mendengarkan ucapan kami yang saling menggoda di dalam ruangan ku, maafkan aku."
"Aku tidak apa-apa. Aku hanya tengah buru-buru saat mampir di klinik mu. Kau tidak perlu mengkhawatirkan apapun tentang itu. Aku sudah mengerti semuanya."
Henry hanya tidak bisa menerima fakta bahwa Yumi tidak pernah memilih dirinya sebagai pasangannya. Ada banyak hal yang ingin dikatakan Henry pada Yumi, tapi dia menghentikan dirinya untuk mengatakan apapun pada Yumi. Apalagi tentang perasaannya kepada Yumi.
Henry melihat bayangan dirinya di cermin yang ada di depan mobilnya dan melihat wajahnya yang berbohong dan tersenyum palsu dengan matanya yang berair.
Sambungan telepon mereka akhirnya berakhir dengan pembicaraan yang normal. Semuanya seolah kembali normal seperti biasanya.
Bersambung.....