Ikki Zenmetsu adalah seorang pemuda biasa yang terbangun dari kematiannya, dia bangun dan bertemu dengan Razor, pewaris Anime Travel System.
Ikki diwariskan oleh Razor sebuah system yang dapat membuatnya menjelajahi dunia anime.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lein Stewart, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ba'al
Mereka pun pergi ke arena bertarung dan langsung menjalankan rencana, mereka berlari di tengah-tengah hutan lalu mereka dihadang oleh roh terkutuk.
Tanpa diduga, tiba-tiba ada sebuah ledakan yang menghancurkan beberapa pohon yang ada di sekitar situ dan menyebabkan debu-debu berterbangan.
Seorang pria yang badannya sangat kekar keluar dari debu-debu itu, dia tidak mengenakan baju dan hanya memakai celana panjang.
Itadori langsung melesat ke arah pria itu dan menendang kepalanya menggunakan lututnya, sedangkan yang lainnya kabur.
Ikki hanya diam sambil melihat mereka dari jauhan, dia mengobrol tentang pedang dengan system.
Setelah Itadori dan Todo bertarung, mereka baru sadar kalau Ikki menghilang, sementara itu Ikki sedang panik karena dia ditarik dari dunia Jujutsu Kaisen ke sebuah tamab yang sangat luas dan indah.
Di tengah-tengah taman itu ada air mancur yang sangat mewah, di sampingnya ada pepohonan dan tanaman-tanaman kecil, di langit-langit tempat itu ada bulan yang memancarkan cahaya yang terang benderang.
Ditambah dengan lentera-lentera yang ditempatkan di pagar-pagar dan tiang-tiang kecil yang ada di taman itu.
Ada 4 kursi di dekat air mancur, dan di salah satu kursi itu ada seorang pria yang sedang meminum sesuatu, dia mengenakan jas hitam dengan dalaman putih, di kepalanya ada sebuah topi hitam yang cukup tinggi.
Dia memakai kacamata kecil yang memiliki tali, dia juga memakai sarung tangan berwarna putih dan rambutnya berwarna merah terang, kulitnya putih pucat. pria itu berhenti minum lalu melirik Ikki.
Ikki pun memegang gagang pedangnya, dia menjaga jarak dari pria itu sambil melihat keadaan sekitarnya.
Pria itu berdiri lalu menaruh cangkir yang tadi dia pakai untuk minum sesuatu, " Orang itu menginginkan kepalamu, jika kau ingin mati tanpa rasa sakit, menyerahlah " Orang itu mengeluarkan 2 gunting besar dari jas miliknya.
Ikki menarik pedangnya menggunakan tangan kanannya karena tangan kirinya sudah tidak bisa digerakkan, Ikki melesat ke arah pria itu, dia menggunakan pernafasan air untuk menyerang pria itu.
Tapi pria itu berhasil menghindar menggunakan gerakan akrobat, " Namaku Ba'al, senang berkenalan denganmu! " Pria itu tersenyum lebar sambil menghindari serangan Ikki.
Setelah mencoba untuk menyerang Ba'al selama beberapa menit, Ikki mulai kewalahan
dia merasa bisa tumbang kapan saja.
Ikki pun meningkatkan kewaspadaannya karena Ba'al sudah mulai menyerangnya, Ba'al menyerang Ikki dengan cara memutar-mutar gunting yang dia miliki.
Ikki pun sempat terluka di bagian lengan dan bahu, untungnya System meregenerasi kembali luka Ikki dan mereka kembali beradu serangan.
Setelah beradu selama beberapa menit, Ba'al pun mengeluarkan sebuah pisau kecil dari jas miliknya saat menghindari serangan Ikki.
' Jika aku melanjutkan pertarungan ini, mungkin aku akan terluka parah ', Ba'al melemparkan pisau itu ke arah Ikki.
Tapi Ikki bisa menepis pisau itu menggunakan pedangnya, tapi Ba'al malah tersenyum saat tau Ikki menepis pisaunya.
Boooomm....
Terjadi ledakan yang cukup dahsyat sampai menghancurkan setengah bagian dari taman itu. Ba'al pun tertawa terbahak-baha, dia berjalan ke arah Ikki yang sudah terbaring tak berdaya.
Ba'al pun menjambak rambut Ikki lalu melempar Ikki ke arah air mancur sampai air mancur itu hancur.
Setelah itu Ba'al kembali berjalan ke arah Ikki, tapi di saat dia baru saja mau melangkah, tiba-tiba Ikki berdiri, meskipun agak sempoyongan.
Ikki mengambil pedangnya dengan tangan kanannya yang sudah patah, dia memaksakan untuk mengambil pedangnya lalu menggigit pedangnya.
Ikki berniat untuk bertarung menggunakab mulutnya, tapi pandangannya mulai buram, dia bisa melihat Ba'al yang sedang berjalan kearahnya sambil memakai sebuah sarung tangan yang memiliki kuku-kuku yang tajam dan panjang.
To be continued...