Kayla terpaksa menjadi pengantin pengganti akibat ulah dari Kakaknya Silvira yang melarikan diri dari pernikahannya sendiri.
Lantas bagaimakah Kayla menjalani perannya sebagai istri dari Adrian, Pria egois juga angkuh dan bagaimana jugakah Kayla menjalani perannya menjadi ibu sambung dari Miya putri Adrian yang amat menyebalkan serta berlaga layaknya sudah dewasa padahal Miya sendiri masih bocah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saiyaarasaiyaara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 15
Setelah Adrian bekerja dan Miya sekolah, Kini tinggallah Kayla bersama beberapa asisten rumah tangga yang sibuk dalam pekerjaannya masing-masing.
Kayla merasa kesepian sebab tidak punya teman mengobrol dan tidak bisa pergi kerja sebab Anggie menutup kafe seperti omongannya.
Pada Akhirnya Kayla memutuskan menjelejahi rumah berharap bosan akan pergi darinya. Tapi nyatanya hal itu tidak dapat menghilangkan kebosanannya dan sekarang dia malah kelelahan.
'Huhhhh melelahkan,' Batin Kayla.
Ponsel Kayla berbunyi dan ternyata itu panggilan dari Adrian. Segera sebelum Pria itu mengomel padanya Kayla pun menjawabnya.
"Antarkan dukumen di atas mejaku ke sini!" Beritahu adrian tanpa basa basi terlebih dahulu.
Ttiiiit.. Sambungan telepon terputus sebelah pihak.
'Apa-apaan tuan sok ganteng dan mesum itu.. Huhh, main perintah dan seenaknya memutus sambungan telpon.' Batin Kayla merutuki Adrian tapi setelahnya dia melakukan perintah dengan segera bersiap pergi mengantarkan dukumen yang Adrian maksudkan.
•••
Adrian fokus pada pekerjaannya saat pintu ruangannya di ketuk.
"Masuk!" Adrian pikir itu adalah Kayla.
Lantas orang itu masuk mendekat pada Adrian dan dengan lancangnya jemarinya membelai pipi dan bibir Adrian secara sensual.
Sontak Adrian pun menoleh dan kaget namun tidak menghentikan aksi wanita itu yang makin lancang dan kini berani mendudukkan dirinya dipangkuan Adrian.
"Aku merindukanmu Rian." Wanita itu mendesakkan dirinya agar semakin menempel pada Adrian.
Brakk.. Pintu ruangan terbuka. "Aku tidak menyangka kau masih suka bermain dengannya Pak Boss!" Celetuk Kevin seraya duduk di sofa yang berada diruangan Adrian.
"Shasya, pergilah!" Perintah Adrian.
Dengan tidak terima, Shasya turun dari pangkuan Adrian.
"Dasar pengganggu." Dumel Shasya pada Kevin sebelum dia berlalu.
Shasya adalah mantan pacar Adrian yang bekerja diperusahaan dengan posisi hanya sebagai staf biasa. Dia suka menggoda Adrian dan sampai tadi Adrian belum pernah menolaknya. Meskipun begitu Kevin tahu kalau yang Adrian lakukan bersama Shasya hanyalah bercumbu tanpa adegan inti.
"Ada perlu apa!" Adrian kembali melirik pekerjaan.
Kevin bersandar pada sofa. "Diluar ruanganmu ada Kayla tapi sekretarismu tidak membiarkannya masuk. Aku rasa dia sudah bertemu Shasya."
"Shitt, kenapa kau tidak membawanya masuk?" Adrian segera berdiri dan berjalan menuju meja sekretarisnya yang berada di depan ruangannya.
Kevin yang beranjak dari sofa mengikuti Adrian keluar. Tapi tujuannya bukan meja sekretaris Adrian melainkan meja sendiri. Tugasnya sudah selesai, hanya ingin memberi tahu Adrian tentang keberadaan Kayla.
Sebelumnya dia heran melihat Kayla yang dia sadari adalah istri bossnya berdiri diomeli sekretaris Adrian tapi Kayla malah tidak melawan. Maka dari itu dia putuskan memberitahu Adrian.
Benar dugaan Kevin, sedikit dia menyaksikan kemarahan Adrian sebelum dia berlalu dari sana.
Kayla masuk setelah sebelumnya Adrian memarahi sekretarisnya dan memberitahu kalau Kayla adalah istrinya.
"Kenapa lama sekali?" Geram Adrian berjalan cepat di depan Kayla.
"Aku sudah datang bahkan sebelum wanita berpakaian kurang bahan itu masuk keruanganmu."
Walaupun Kayla tidak cinta pada Adrian, tetap saja dia merasa tidak suka ada wanita lain yang mencoba mendekati Adrian.
Dan Kayla bukanlah gadis bodoh yang tidak tahu apa yang Adrian lakukan dengan wanita berpakaian kurang bahan di dalam ruangan berduaan.
Kayla tebak keduanya pasti habis bercumbu, walau dia tidak melihatnya, dari tampilan pakaian Adrian yang sudah kusut Kayla sadar kalau tebakannya tidak meleset.
"Tidak usah mencampuri urusanku, mana dokumennya!" Perintah Adrian.
Kayla menyerahkan dokumennya dengan wajah jengkel dan muak melihat Adrian saat dia ingat kembali apa yang baru saja Adrian perbuat.
"Kenapa kau tadi tidak menjelaskan pada Ana, kalau kau adalah istriku? Dengan begitu kau bisa masuk segera tanpa menunggu lama di luar."
"Aku malah bersyukur harus menunggu lama. Setidaknya dengan begitu mata suciku tidak akan ternodai."
"Aku sedang tidak ingin benar denganmu Kayla!"
"Kau selalu begitu, bekata tidak mau berdebat. Kau pikir aku suka dan mau berdebat denganmu? Tapi sudahlah lebih baik aku pulang."
'Berlama-lama melihatmu membuatku muak.' Sambung Kayla dalam hatinya.
"Ya sudah pulang saja, pergilah aku malas melihatmu." Geram Adrian.
•••
**TO BE CONTINUED
24-02-2020
Jangan lupa tekan like dan tinggalkan jejak komentar**.
Mohon dukungan vote-nya juga ya 😆😄