NovelToon NovelToon
Cinta Rasa COVID-19

Cinta Rasa COVID-19

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: ruby kejora

Elias merupakan sosok lelaki idola di kampus, dan ia adalah seorang playboy.
Cyara adalah mahasiswi baru di UI Kediri. Mereka bertemu saat Masa Orientasi Siswa baru. Cyara jatuh hati pada Elias.

Elias menjadikan Cyara kekasihnya, namun tidak lama kemudian putus setelah Cyara mengetahui bahwa semuanya adalah settingan.

Setelah putus dari Cyara, Elias baru menyadari jika dia menyukai Cyara yang juga masih memendam rasa untuknya. Mereka bertemu lagi di Rumah Sakit karena Elias terinfeksi corona virus. Akankah Elias sembuh, dan apakah dia menyadari kesalahannya di masa lalu, bisakah ia menaklukkan kembali hati Cyara dan bersaing dengan Fandy untuk mendapatkan hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 15 Mendadak Tenar

Cyara menatap langit di atas kampus yang terlihat cerah dari depan gedung Fakultas Keperawatan. Dia merasa mendapat kan kekuatan baru dengan menerima sinar mentari yang hangat saat menerpa wajahnya.

Dia merasakan angin yang berhembus ke rambutnya, dan tersenyum, karena merasa seperti mendapatkan kebahagiaan baru, nafas baru.

Rianti datang dan berdiri di sebelah Cyara, namun tidak menyadari kehadirannya.

"Cyara... Cyara... Cyara..." panggil Rianti tiga kali dan tidak ada respon, kemudian dia menepuk pundaknya.

"Ah Rianti, kau mengagetkanku."

"Aku sudah memanggilmu tiga kali, sampai aku menepuk bahu mu, baru kau meresponnya. Kau ini sedang apa sih ?"

"Kau tidak lihat aku sedang menarik energi matahari dan energi angin ke tubuh ku. Kau akan merasakan sensasinya."

"Ah, kenapa aku mengikuti ide aneh mu itu, aku merasakan panas membakar kulitku. Bisa-bisa kulit ku menjadi gelap nanti." kata Rianti menirukan Cyara menatap langit kemudian menatap Cyara.

"Ini aku bawa sun blok jika kamu mau memakai nya." kata Cyara mengambil sun blok dari tas dan menyerahkan ke Rianti.

"Aku hanya bercanda... tapi hari ini kau kelihatan bahagia, tidak sedih lagi seperti kapan lalu. Aku ikut senang kau telah kembali menjadi dirimu."

"Memang selama ini aku menjadi siapa ?"

"Kau larut dalam kesedihan untuk beberapa minggu lamanya. Hingga kau tidak bisa di ajak bicara."

"Masak aku seperti itu..." kata Cyara menatap ke langit lagi dengan tersenyum.

Dari kejauhan Elias berjalan menuju gedung Fakultas Keperawatan. Langkah nya terhenti sebelum sampai ke gedung. Dia melihat Cyara yang sedang tersenyum menatap matahari yang menyilaukan, seakan memegang nya.

Rupanya kau begitu suka dengan matahari. Aku kira kau akan sedih dan rapuh setelah putus dari ku, ternyata aku salah, kau selalu terlihat ceria dan kuat. Itu artinya kau sudah menghapus cinta itu dariku dan mungkin saat ini kau sudah mati rasa denganku, kata Elias dalam hati.

Ia melihat Cyara kemudian menunduk kan wajahnya dan berbalik pergi dari Gedung Fakultas Keperawatan, mengurungkan niatnya untuk berbicara dengan Cyara.

Cyara memandang ke bawah, ia melihat sosok yang mirip Elias berjalan pergi dari Gedung Fakultas Keperawatan.

Apakah itu benar kau Elias, tapi aku hafal betul, itu memang kamu. Kenapa kamu ke sini kalau hanya melihatku lalu pergi lagi, kata Cyara dalam hati.

Ell..." Cyara berusaha memanggil Elias namun suaranya tidak keluar.

"Kau memanggil siapa ?" tanya Rianti melihat ke bawah, namun tidak menemukan siapapun.

"Ah tidak... bukan siapa-siapa, aku haus, makanya suara ku jadi serak."

Kalau tidak salah dengar, aku rasa kau memanggil El, apa itu Elias, apa kau sebenar nya masih berharap pada si playboy itu..., kata Rianti dalam hati dan mengambil air mineral dari tasnya.

"Ini... minumlah." kata Rianti memberikan air mineral pada Cyara.

"Rianti, kau mau menemaniku ke kantin ?"

"Kau sudah lapar ?"

"Tadi pagi aku hanya makan sedikit, karena kesiangan."

"Ayo aku temani." kata Rianti menarik Cyara turun untuk berjalan menuruni tangga.

Mereka menuju ke kantin dan melewati Gedung Fakultas Ekonomi Manajemen.

Cyara melepas tangan Rianti dan akan berbalik.

"Kau kenapa..." kata Rianti menarik tangan Cyara tetap berjalan."

"Bisa tidak, kita lewat jalan lain saja, jangan lewat sini ?"

"Ini kan jalan umum, bukan jalan milik Elias. Aku yakin kita tidak akan bertemu dengannya, mungkin dia sudah pulang jam segini."

Cyara akhirnya mengikuti Rianti berjalan melewati Gedung Fakultas Ekonomi. Mereka melewati beberapa mahasiswa.

Ada seorang mahasiswa yang berjalan mendekat ke arah Cyara dan menghentikannya berjalan.

"Kau Cyara kan, gadis yang ada di video itu..."

"Ah... apa maksudmu, kau mau meledek ku ?"

"Oh bukan, aku tidak bermaksud begitu." kata mahasiswa itu kemudian berjalan pergi meninggal kan Cyara.

Cyara tidak menjawab dan kembali berjalan. Di sepanjang jalan banyak cowok yang tidak pernah ia kenal sebelumnya, menyapanya. Dan Cyara hanya memandang mereka saja.

Cyara kembali berjalan, dan ada seorang mahasiswa lagi yang menghampirinya.

"Hai...Cyara, aku ingin berteman dengan mu, boleh ?"

"Boleh... kau dari jurusan apa ?"

"Aku Putra dari jurusan Teknik Industri semester tiga."

"Maaf, bagaimana kau bisa mengenalku, sedangkan aku baru kenal denganmu sekarang."

"Kau gadis yang ada di video itu kan... aku salut pada mu. Kau seorang gadis yang berani dan mempunyai prinsip."

"Iya... "

"Salam kenal, aku harap lain kali kita bisa mengobrol lagi." kata Putra kemudian pergi meninggalkan Cyara.

"Cyara, sepertinya kau jadi artis dadakan di kampus ini setelah kejadian itu."

"Kau ini bicara apa, maksud mu terkenal karena menjadi korban si El... maksud ku si muka playboy itu... jika kau ingin tenar, aku akan merekam video mu juga, tapi buatlah skandal dulu." kata Cyara terkekeh.

"Apanya yang lucu sampai kau tertawa seperti itu, kau bahagia jika bila melihat ku dalam masalah ?"

"Ayo, jadi ke kantin tidak, sebelum kita kehabisan." kata Cyara menarik tangan Rianti dan berlari menuju ke kantin.

"Kau benar-benar kelaparan ya."

Cyara dan Rianti sampai di depan kantin. Mereka mengontrol nafasnya yang tersengal setelah berlari kencang.

"Kau pesan apa ?"

"Aku mi ayam bakso dan jus apel saja."

"Carilah tempat duduk, aku akan memesan menunya dulu."

Rianti memilih tempat duduk yang dekat dengan jendela, agar mendapat udara, karena kantin penuh. Ia menggeser tulisan nomor meja delapan ke tepi dekat dinding, kemudian duduk menunggu Cyara datang.

Ia memandang ke pintu keluar kantin. Elias masuk ke kantin bersama tiga temannya dan duduk di meja depannya, meja nomor tujuh. Kemudian ke dua temannya pergi memesan menu dan yang satunya mengambil soft drink dari freezer, dan Elias duduk sendiri.

Elias melihat Rianti duduk di meja depan nya.

"Kau ke sini sendiri... "

Rianti menggeleng melihat Elias.

"Lalu di mana temanmu, maksudku Cyara... " kata Elias mencari keberadaan Cyara.

"Aku tidak melihat mu di kelas, malah ketemu di sini. Cyara sedang memesan mi ayam, sebentar lagi kembali. Kau mau bicara dengannya ?"

"Aku rasa dia tidak mau melihat ku, apa lagi bicara denganku. Apakah dia sehat ?"

"Iya ... Cyara sudah bisa melalui masa depresinya. Bagai mana dengan mu ?"

"Ah, aku... tidak... maksud ku baik-baik saja. Aku sedang mengerjakan skripsi bab tiga. Aku rasa Cyara datang, kita akhiri dulu pembicaraan kita." kata Elias menyibukkan diri dengan membuka buku yang di bawanya.

Rianti mengalihkan pandangan dari Elias, dan melihat Cyara kembali membawa dua porsi mi ayam.

Cyara tidak menyadari Elias ada di meja belakangnya, karena dia menunduk.

"Kenapa kau bawa sendiri mi ayamnya ?"

"Daripada kelamaan menunggu di antar, lebih baik aku bawa sendiri, biar bisa langsung kita makan." kata Cyara menaruh mangkuk ke meja dan mulai makan.

Ke tiga teman Elias kembali dan duduk bersama Elias. Mereka mengobrol.

"Bagai mana skripsi mu Elias ?"

"Aku sudah pengajuan bab tiga sekarang. Bagai mana dengan mu, Hasan ?"

Cyara mendengar mahasiswa di belakang nya menyebut nama Elias. Ia mendengarkan lagi, iya itu benar suara Elias. Kenapa aku tidak tahu kalau dia duduk di belakang ku, sepertinya kursi itu tadi juga kosong, kata Cyara dalam hati kemudian melanjutkan makan.

Tiba-tiba ada satu mahasiswa datang di dekatnya.

"Boleh aku duduk di sini, sudah tidak ada kursi lagi. Hanya di sini yang kosong."

"Ya... duduklah..." kata Rianti.

Mahasiswa itu duduk di sebelah Cyara.

"Bukankah kau adalah Cyara..."

"Iya..."

"Kebetulan sekali, aku mencari mu."

"Ada apa ya..."

"Sebelum nya perkenalkan dulu, namaku Fandi dari Fakultas Sastra Inggris. Aku ingin berkenalan denganmu, maksud ku menjadi temanmu." kata Fandi menjabat mengulurkan tangan ke Cyara.

Cyara menjabat tangan Fandi, " Cyara...oh iya, Ini teman ku Rianti," kata Cyara memperkenalkan kan Rianti.

Elias menutup buku dan mendengar pembicaraan mereka.

Sekarang keadaan berbalik. Kejadian itu telah membuatmu menjadi tenar Cyara, banyak lelaki yang mendekatimu sekarang. Kenapa hatiku rasanya seperti teriris melihatmu dekat dengan cowok lain, walaupun aku tidak ada rasa sama sekali denganmu.

Elias berdiri dan keluar dari kantin.

"Elias, sebentar lagi pesanan kita datang, kau mau ke mana ?"

"Aku meninggalkan kunci mobil di kelas. Aku pergi dulu dan akan segera kembali." kata Elias berbohong berjalan cepat meninggalkan kantin dan berhenti di ujung jalan.

Elias tidak tahan melihat Cyara dekat dengan seseorang selain dirinya.

1
©heezyyy ®ich
/Heart/
©heezyyy ®ich
Go!go!🔥
©heezyyy ®ich
semangat!
©heezyyy ®ich
/Good/
©heezyyy ®ich
/Drool/
©heezyyy ®ich
/Heart//Heart/
Mat Grobak
👍👍👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gak Rela Tamat neh cerita.
kok Elyas sama Cyara blom sampai pelaminan
🌻Ruby Kejora: Siap kk... Terima kasih dukungannya kak😘😘
total 5 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
wah kyak,y Author nulis sambil nyanyi neh🤓🤭
🌻Ruby Kejora: Tahu z kk.... Klo sambil nyanyi🤭
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Tasya perusak cerita Novel🤭eh salah
maksud,y hubungan orang.
cerita,y keren 👍 semakin menegangkan
🌻Ruby Kejora: Makasii kaka saf...❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Banyak kata tertulis d sini
Penuh arti dan juga makna
Semua karyaMu kan kagumi
Jika memberi kesan sempurna
🌻Ruby Kejora: Makasii banyak kk... ❤️❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gk kerasa udah ikutin Cerita lewat suara Pimoy, ampe episode ini pengen baca tp, entar hilang rasa penasranku. jd baca sambil tunggu suara si imut deh👍.

maaf ya Author cerita,y ku suka dan pengen kejutan. biar berasa nyata.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢: entar nunggu yg satu ini kelar dulu.✌️😉
total 2 replies
mialika
mampir thor
🌻Ruby Kejora: Makasii kk❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
ciuuu cweeet bingit seh
gemessss😁
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
kyak,y ak udah kena virus covid 19 neh, dan terisolasi tepat pd Novel ini.
👍
Lilis Afrini
kakak aku mampir...
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
waktuku habis, tepat pd titik rasa penasaran yg tinggi.
_ _ _
🌻Ruby Kejora: Iya kak... Semoga hilang penasaran nya tar

.
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Author, kau membawa
pikiran ku terhantut.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Fandy bkn cinta hanya ter'Obsesi semata.😔
hrus,y kn klo cinta bahagia mlihat seseorang yg d cintai,y bahagia.
_ _
ak aj bahagia pdahal ak salah satu mantan Elyas🤫
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
penasaran buatku tk sabar nunggu Pimoy Up d Ab.
🤫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!