Kisah seorang Wanita bernama Sherlly Yuliana atau Ratih, ketegarannya menjalani hidup dengan berbagai masalah yang datang silih berganti.Perselingkuhan,perselisihan mewarnai kehidupannya.Akankah dia mendapatkan kebahagiaan yang diharapkan semua wanita??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Dinozzo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 15
Aku harus kuat,
"Jadi sekarang mau kamu apa mas"?
Aku pun keluar dari kamar karena tak sanggup mendengar semuanya.Pandangan mereka tertuju padaku,aku tak boleh menangis.
"Duduklah nak,kita bicarakan baik-baik",papa angkat bicara.
"Sekarang apa yang kamu inginkan Ratih? tanya papa lagi .
Aku memejamkan mata sesaat menahan buliran bening jatuh dari kelopak mataku.
"Talak aku mas,sahutku mantap.
Inilah harusnya jalan yang ku ambil dari dulu.Tapi aku takut kehilangan Liana, ditambah aku hanya seorang ibu rumah tangga.Yang tak punya pekerjaan apalagi tabungan.Tapi itu dulu,sekarang aku sudah mantap berpisah
dengan Danu.Karena keluargaku sudah kembali bersamaku.
Mama dan papa menunduk tak lagi berkata apa-apa.
"Sombong banget kamu,emang kamu bisa apa diluaran sana?Bukankah kamu selama ini hidup bergantung pada suamiku",si ulat bulu bikin ulah lagi.
Kalau tak memandang orang tua,sudah ku acak-acak rambutnya yang seperti bulu jagung itu.
"Tuhan pasti memberikan ku jalan,bahkan semut didalam tanah pun diberikan rezeki.Apalagi aku dan Liana,kami pasti bisa hidup tanpa belas kasihan kalian",emosiku memuncak.
Kamu tak tau saja duitku lebih banyak sekarang.Bahkan aku bisa membeli baju kurang bahan yang sering kamu pakai itu,rutukku dalam hati.
"Papa sama mama tidak akan menghalangi apapun keputusan kamu Ratih, tapi apakah kamu sudah memikirkan dengan baik segala resikonya.
Ahh,papa andai aku bisa mengabdikan diri pada kalian sebagai menantu seumur hidupku.Kalian terlalu baik.
"Kamu mau kemana kalau kita pisah,bukankah keluargamu hanya aku,tanya Danu.
Cihh,ingin kuludahi wajahnya yang sok baik.
"Bener apa kata Rosa kamu bisa apa diluaran sana tanpa aku,dia menyepelekan aku lagi.
"Talak aku,dan akan aku buktikan hidupku jauh lebih baik tanpa kamu mas.
Ada rasa sakit yang menjalar dihatiku,entah ini perasaan apa.
"Liana akan ikut denganku,kamu tidak bisa membawanya keluar dari rumah ini,sahut Danu lagi.
"Siapa yang akan keluar dari rumah ini mas?justru kamu lah yang akan keluar dari rumah ini",aku menatap matanya.
"Hey jangan gila kamu,ini rumah suamiku.
Ngaca dong perempuan burik kaya kamu memang harusnya tinggal diluaran sana,Rosa mulai sombong.
"Diam kamu,siapa yang suruh kamu ikut bicara,mama melotot pada Rosa.
Aku harus bersabar karena ucapannya,biarlah aku mengalah sekarang.Sampai ahirnya aku jadi pemenang.
"Ini rumahku Ratih,kenapa aku yang harus angkat kaki,tanya Danu kesal.
"Kalau begitu aku minta harta gono-gini,sahutku lagi.
"Apa??Harta Gono gini apa maksudmu.Kita tidak punya apa-apa, Danu mendecak kesal.
"Itu tau, kamu kere tapi bertingkah ingin punya banyak istri,aku mengejek ny.
Mobil dan Rumah serta isinya adalah harta selama kamu menikah denganku.Bagi rata dan semua ku anggap selesai,aku menyebikan mulutku.
Biarlah mereka menganggap aku matre,tapi aku tidak mau bodoh.Aku harus membuat Danu semakin miskin,sebelum kami berpisah.
"Mama setuju apa yang Ratih katakan,ini semua demi anak kalian.
Berikan apa yang menjadi hak mereka,mama membelaku.
"Tapi ma,Rosa hanya menghentakan kaki tanda tak setuju.
Ingin ku berkata kasar dan bernyanyi,ku menangisss.
"Baiklah,aku talak kamu Ratih sekarang juga disaksikan orang tuaku".
Maaf mas namaku Sherly Yuliana,ujarku parau.
"Aku talak kamu Sherly Yuliana binti Hasan disaksikan orang tuaku,mulai sekarang kamu bukan lagi istriku,
Danu mengulangi ucapannya.
Nyeri menjalar di dadaku,air mata lolos begitu saja tak bisa aku tahan.Ada senyum mengembang disana, pemiliknya bukan lain dialah Rosa si ulat bulu...
beraaaat...