NovelToon NovelToon
Menantu Tak Terkalahkan

Menantu Tak Terkalahkan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Action
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Selama tiga tahun, Lin Fan hidup sebagai menantu yang dianggap benalu di keluarga Su. Dihina oleh ibu mertuanya, diremehkan oleh kerabat, dan diabaikan oleh istrinya sendiri, Su Yuhan—seorang CEO muda yang dingin namun jelita. Tidak ada yang tahu bahwa Lin Fan sebenarnya adalah pewaris tunggal dari Keluarga Lin di ibu kota, keluarga konglomerat paling berkuasa. Masa ujian tiga tahun yang diwajibkan oleh keluarganya akhirnya berakhir hari ini, dan roda nasib bersiap untuk berputar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Mengungkap Tabir Sang Penguasa

​Perjalanan pulang dari Hotel Imperial terasa seperti melintasi dimensi yang berbeda. Di luar jendela mobil Maybach antipeluru yang dikemudikan oleh Yuan, rintik hujan memantulkan cahaya lampu jalanan Kota Jiangzhou. Di kursi belakang, Su Yuhan duduk kaku, menjaga jarak sejauh mungkin dari pria yang duduk di sebelahnya.

​Tidak ada satu kata pun yang terucap di antara mereka. Keheningan itu begitu padat, lebih mencekam daripada todongan pistol pengawal Keluarga Chen.

​Otak Yuhan, yang biasanya mampu menganalisis laporan keuangan ratusan halaman dalam hitungan menit, kini mengalami korsleting total. Pria di sebelahnya ini—yang mengenakan jas murahan seharga seratus Yuan dan biasanya menghabiskan paginya menyikat lantai kamar mandi—baru saja memerintahkan mutilasi seorang pewaris konglomerat tanpa mengubah ekspresi wajahnya. Pasukan militer bayangan berlutut padanya. Wakil Gubernur digulingkan hanya dengan jentikan jarinya.

​Siapa monster yang tidur di ranjang lipat di sudut kamarnya selama tiga tahun ini?

​Mobil perlahan memasuki pelataran Vila Su. Lampu rumah utama sudah padam. Nyonya Wang tampaknya sudah tertidur pulas berkat obat penenang setelah menangis histeris seharian.

​"Kita sudah sampai, Yuhan," suara Lin Fan memecah keheningan, lembut dan tenang seperti biasanya. Ia turun dan membukakan pintu untuk istrinya.

​Yuhan keluar dari mobil tanpa menatap Lin Fan. Ia melangkah cepat memasuki rumah, menaiki tangga pualam, dan langsung menuju ruang kerja pribadinya. Begitu Lin Fan melangkah masuk ke dalam ruangan itu, Yuhan membanting pintu dan menguncinya rapat-rapat.

​Klik. Suara kunci yang diputar itu seolah menjadi penanda bahwa sandiwara telah berakhir.

​Yuhan berbalik. Tubuhnya masih sedikit gemetar, namun matanya memancarkan ketegasan absolut seorang CEO yang menolak untuk dibodohi lebih lama lagi. Gaun malam hitamnya membuatnya tampak seperti seorang dewi keadilan yang sedang menuntut jawaban.

​"Duduk," perintah Yuhan dingin, menunjuk sofa kulit di sudut ruangan.

​Lin Fan menuruti perintah itu dengan tenang. Ia duduk, menyandarkan punggungnya, dan menatap Yuhan dengan pandangan lembut yang tidak berubah sedikit pun.

​"Aku tidak ingin mendengar kebohongan, setengah kebenaran, atau alasan konyol tentang forum gosip ekonomi internet," Yuhan memulai interogasinya, suaranya bergetar namun tajam. Ia berjalan mondar-mandir di depan Lin Fan, menata kepingan teka-teki yang telah menghancurkan kewarasannya malam ini.

​Yuhan berhenti melangkah dan menatap langsung ke kedalaman mata Lin Fan. Ia mulai menjabarkan fakta-fakta yang tak terbantahkan:

​Kehancuran Tuan Muda Zhao: "Grup Zhao bangkrut dalam lima menit tepat setelah kau merobek cek lima juta miliknya."

​Investasi Bank Sentral: "Li Jianhong membungkuk padaku dan memberiku 500 Miliar Yuan tepat setelah kau berjanji masalahku akan selesai."

​Eksekusi Keluarga Chen: "Pasukan bersenjata elit menerobos masuk, melumpuhkan puluhan pengawal, dan komandan mereka berlutut memanggilmu 'Tuan Muda Lin'."

​"Lin Fan," Yuhan menarik napas panjang, menahan air mata yang mendesak di pelupuk matanya. "Jangan menghina kecerdasanku lagi. Katakan padaku sekarang juga, siapa kau sebenarnya?"

​Pengakuan Sang Pewaris Takhta

​Melihat istrinya yang nyaris kehabisan napas karena gejolak emosi, Lin Fan menyadari bahwa waktunya bersembunyi di balik celemek dapur telah benar-benar usai. Ilusi suami benalu itu telah hangus terbakar di aula perjamuan Hotel Imperial.

​Lin Fan menghela napas pelan. Ia mencondongkan tubuhnya ke depan, menautkan jemarinya, dan menatap Yuhan. Perlahan, aura sayu dan polos itu menguap sepenuhnya. Wajahnya mengeras, memancarkan dominasi dan kharisma alami yang membuat Yuhan tanpa sadar menahan napasnya.

​"Namaku adalah Lin Fan," ucapnya dengan suara bariton yang dalam dan bergema. "Dan aku adalah satu-satunya pewaris sah dari Keluarga Utama Lin di ibu kota negara."

​Mata Yuhan melebar maksimal. Jantungnya seolah berhenti berdetak sesaat. Keluarga Lin di ibu kota?! Itu bukanlah sekadar keluarga konglomerat. Dalam dunia bisnis tingkat tinggi, Keluarga Lin adalah mitos, dewa kekayaan yang mengendalikan urat nadi ekonomi seluruh negeri, dari perbankan pusat hingga jaringan militer bayangan. Jika Grup Su adalah sebuah perahu kayu, maka Keluarga Lin adalah armada kapal induk nuklir.

​"K-kau... pewaris Keluarga Lin?" Yuhan melangkah mundur hingga punggungnya menabrak meja kerja. "Lalu... untuk apa kau datang ke kota kecil ini? Mengapa kau setuju menikahi wanita dari keluarga kelas dua dan membiarkan dirimu diinjak-injak selama tiga tahun?!"

​Beban Tiga Tahun Kemiskinan

​Lin Fan berdiri perlahan. Ia berjalan mendekati Yuhan, menatap istrinya dengan tatapan yang dipenuhi oleh ribuan rahasia kelam dan rasa terima kasih yang mendalam.

​"Keluarga Lin memiliki tradisi kejam bagi calon kepala keluarga berikutnya," Lin Fan mulai menjelaskan, nada suaranya berat. "Untuk membuktikan bahwa aku pantas memegang kekuasaan atas jutaan nyawa dan triliunan aset, aku harus menjalani pengasingan total. Tidak ada uang, tidak ada perlindungan, tidak ada identitas."

​Lin Fan berhenti tepat satu langkah di depan Yuhan.

​"Tiga tahun lalu, aku dibuang ke jalanan Jiangzhou dalam kondisi terluka parah. Kakekmu menemukan dan menyelamatkanku. Sebagai balas budi, ia memintaku menikahimu untuk melindungimu dari serigala-serigala di keluargamu sendiri. Aku menyetujuinya. Namun, aturan pengasinganku mutlak: Aku dilarang menggunakan kekuasaan, dilarang melawan, dan dilarang membalas dendam apa pun hinaan yang kuterima."

​Mendengar pengakuan itu, pertahanan Yuhan akhirnya runtuh. Air mata yang sejak tadi ia tahan mengalir deras membasahi pipinya yang pucat.

​Ia mengingat setiap kejadian menyakitkan selama tiga tahun terakhir. Ia ingat bagaimana ibunya menyiram Lin Fan dengan air bekas pel. Ia ingat bagaimana sepupu-sepupunya menendang kursi Lin Fan saat makan malam keluarga. Ia ingat bagaimana dirinya sendiri bersikap sangat dingin dan mengabaikan suaminya di kamar yang gelap.

​Pria di depannya ini memiliki kekuatan untuk melenyapkan seluruh Kota Jiangzhou dari peta dunia hanya dengan satu kalimat. Namun, demi menepati janjinya pada mendiang Kakek Su dan demi mematuhi aturan pengasingannya, pria ini menelan setiap pukulan, ludah, dan makian dalam diam.

​"K-kenapa kau menahannya?" isak Yuhan, suaranya pecah, rasa bersalah menindih dadanya bagai batu raksasa. "Kau bisa saja pergi kapan pun kau mau. Kau bisa saja mengabaikan wasiat kakekku. Mengapa kau membiarkan dirimu disiksa di rumah ini?"

​Lin Fan mengangkat tangannya, jemarinya yang kapalan menghapus air mata di pipi Yuhan dengan sangat lembut. Senyum tipis yang hangat merekah di wajah sang tiran yang ditakuti dunia bawah itu.

​"Karena melihatmu bekerja hingga larut malam demi mempertahankan warisan keluargamu... melihatmu membelaku di depan ibumu meskipun kau membenciku... membuatku sadar bahwa kau pantas mendapatkan seluruh dunia, Yuhan."

​Lin Fan menatap tepat ke dalam pupil mata Yuhan yang bergetar. "Masa ujianku telah berakhir kemarin sore. Dan mulai hari ini, siapa pun yang membuatmu meneteskan air mata, entah itu keluarga kelas satu, jenderal militer, atau raja sekalipun... aku akan memastikan mereka menghilang dari muka bumi."

1
Glastor Roy
update
Driver Muda
Jelek💪💪👍👍👍
Arinto Ario Triharyanto
mantep coy 😎
Ariya Noviandy Khusofi
kok sama alur ceritanya dengan kebangkitan pewaris sakti
Arinto Ario Triharyanto
muantaffff ini ☕😎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!