NovelToon NovelToon
Pedang Darah Dan Janji Abadi

Pedang Darah Dan Janji Abadi

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ichsan Ramadhan

"Dulu aku hanyalah pemuda biasa tanpa bakat, tanpa kekuatan, dan tanpa tujuan. Dunia terasa abu-abu sampai akhirnya aku bertemu dengannya—cahaya yang menerangi hidupku dan mengajarkanku arti cinta."

Namaku Li Yao. Aku tidak memiliki bakat kultivasi, namun cintaku padanya membuatku rela membelah langit dan bumi demi menjadi kuat. Bersamanya, aku merasakan kebahagiaan yang tak terlukiskan, hingga sebuah malam kelam mengubah segalanya.

Mata keparat merenggut nyawanya di hadapanku. Aku tak berdaya. Aku hanya bisa menangis melihat darahnya menetes. Saat napas terakhirnya berhembus, sebuah sumpah setan terucap:

"Aku akan membasmi mereka semua. Walau harus menjadi iblis, walau harus menyeberangi lautan darah, dendam ini akan kubayar lunas!"

Kini, dunia tidak lagi memiliki Li Yao yang lembut. Yang tersisa hanyalah Pendekar Berhati Es, seorang pembunuh dingin yang pedangnya selalu basah oleh darah musuh. Setiap tebasan adalah doa dendam, setiap nyawa yang melayang adalah persembahan unt

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichsan Ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15 Malam Penuh Darah: Musuh Datang Tanpa Diharapkan

Hujan deras kembali turun, seolah langit pun ikut menangisi nasib yang menimpa mereka. Petir menyambar-nyambar, menerangi wajah-wajah kejam yang mengelilingi mereka. Suasana di hutan itu kini mencekam, bercampur bau tanah basah dan bau amis darah.

Li Yao berdiri gemetar, bukan karena takut, tapi karena adrenalin yang memuncak. Ia memegang sebilah pedang pendek yang dirampasnya dari musuh yang baru saja ia kalahkan. Tangannya basah kuyup oleh air hujan dan darah.

Di belakangnya, Ling Qingyu terlihat semakin lemah. Wajahnya pucat pasi, napasnya tersengal-sengal mempertahankan kesadarannya.

"Dasar kutu buku desa yang menyebalkan!" geram Pemimpin Penyerang, seorang pria bertubuh raksasa dengan bekas luka memanjang di wajahnya. Ia melangkah turun dari dahan pohon. "Kau sudah membuatku menunggu terlalu lama. Saatnya mengakhiri sandiwara ini."

Pria itu mengangkat tangannya. Sebuah bola energi hitam pekat mulai terbentuk di telapak tangannya, memancarkan tekanan yang membuat tanah di sekitarnya bergetar. Jauh di atas level kekuatan Li Yao saat ini.

"Qingyu, merapat ke belakangku!" teriak Li Yao, mencoba membentuk formasi pertahanan sebaik mungkin meski ia tahu itu percuma.

"Terlambat, bocah. Mati!"

Pemimpin itu melepaskan serangannya. Wush! Energi hitam itu melesat dengan kecepatan yang tidak bisa dilihat mata telanjang, menuju ke arah Li Yao dengan niat membunuh sepenuhnya.

Dug!

Jantung Li Yao seakan berhenti berdetak. Ia tidak bisa menghindar. Kecepatannya terlalu jauh berbeda. Ia hanya bisa memejamkan mata, menerima takdirnya.

Namun...

BAM!!!

Sebuah tubuh putih melesat lebih cepat dari kilat, menghadang di depan Liyao tepat sepersekian detik sebelum serangan itu menghantam.

Brak!

Hantaman keras itu menerpa tubuh Ling Qingyu. Wanita itu terlempar jauh ke belakang, menabrak batang pohon besar dengan suara memekakkan telinga, lalu jatuh terguling ke tanah berlumpur.

"QINGYU!!!" teriak Li Yao histeris.

Dunia seakan berhenti berputar. Ia berlari sekencang-kencangnya mendekati tubuh kekasihnya yang tergeletak tak berdaya.

"Qingyu! Bangun! Qingyu!" Li Yao memeluk tubuh itu, tangannya gemetar hebat saat menyentuh punggung wanita itu. Saat ia menarik tangannya kembali, tangannya penuh dengan darah. Darah yang sangat banyak, berwarna merah segar di tengah air hujan yang hitam.

Wajah Ling Qingyu kini sedingin es. Sudut bibirnya terus mengalirkan darah segar. Matanya yang indah itu mulai kehilangan cahayanya, menatap ke atas ke wajah Li Yao dengan susah payah.

"Kau... kenapa melakukan ini... kenapa menghalanginya untukku?" isak Li Yao, air matanya bercampur dengan air hujan, membuatnya tidak bisa dibedakan mana air mata mana air hujan.

Ling Qingyu tersenyum tipis, senyum yang paling menyakitkan dan paling indah yang pernah ia berikan. Tangannya yang dingin terangkat perlahan, mencoba menyentuh pipi kekasihnya.

"Ka... katakan... aku sudah bilang kan... kita akan saling melindungi..." suaranya sangat lemah, nyaris tak terdengar tertiup angin.

"Tapi bukan seperti ini! Bukan dengan cara kau mati duluan!" teriak Li Yao, suaranya pecah, penuh keputusasaan. "Aku yang lemah! Aku yang seharusnya mati! Kenapa kau menyelamatkanku?! Aku tidak berguna! Aku tidak bisa melindungimu!"

"Jangan... bicara seperti itu..." Ling Qingyu menggeleng pelan, matanya mulai berat untuk terbuka. "Di mataku... kau adalah pria terkuat... dan terhebat... yang pernah kukenal..."

Pemimpin penjajah itu mendekat perlahan, wajahnya dingin tanpa belas kasihan.

"Hmph, menyedihkan. Cinta picisan seperti ini tidak ada gunanya. Permata Klan Ling, serahkan Harta Suci itu dan matilah dengan tenang."

Ling Qingyu mengabaikan pria itu sepenuhnya. Pandangannya hanya terpaku pada wajah air mata Li Yao.

"Yao... dengarkan aku... hiduplah... hiduplah untukku..." bisiknya dengan sisa napas terakhirnya. "Jangan balas dendam... jangan benci... hanya... jalani hidupmu dengan bahagia..."

"Tidak! Aku tidak mau! Aku mau kau yang jalani hidup itu bersamaku!" Li Yao memeluk tubuh itu semakin erat, seolah ingin memindahkan nyawanya sendiri ke dalam tubuh kekasihnya.

"Sayang... kamu..."

Tangan yang memegang pipi Li Yao tiba-tiba melorot lemas. Kepala cantik itu terkulai ke samping. Mata itu tertutup rapat, selamanya.

"Qingyu...? Qingyu!!"

Tidak ada jawaban. Hanya suara hujan dan desiran angin yang menjawab panggilannya.

Hati Li Yao... hancur berkeping-keping. Lebih hancur daripada debu. Rasa sakit yang menusuk jiwanya itu sedemikian perih, hingga ia tidak bisa lagi menangis. Ia hanya bisa menatap kosong ke wajah tenang itu, sementara dunia di sekitarnya runtuh total.

Malam itu, Li Yao yang polos dan penuh cinta ikut mati bersama kekasihnya. Yang tersisa kini hanyalah sebuah cangkang kosong yang dipenuhi api neraka.

1
T28J
hadiir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!