NovelToon NovelToon
Menua Bersama

Menua Bersama

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:671k
Nilai: 4.7
Nama Author: heni

Kehidupan setiap orang tidak sama, jodoh, maut rezeki. Semua orang mendapatkan kadar yang berbeda.

Syaren, terpaksa menikah dengan Dimas, demi melindungi kakaknya, Yumna. Dia tahu, pernikahan ini bukan hal yang indah, Dimas hanya menginginkanya, hanya untuk bersenang-senang.

Bagaimana nasib Syaren? Apakah dia bisa menua bersama Dimas? Atau garis kehidupannya mengujinya lebih kejam lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Rencana buruk Yumna.

Syaren melambaikan tangannya pada temannya yang ia kenal sewaktu interview lalu. Sonya Dewanto namanya, mereka langsung berpelukan.

"Aku senang kamu juga diterima Ren, peringkat ter atas pula!" Seru Sonya.

"Aku juga senang, akhirnya kita sama-sama diterima!"

"Kamu pasti belum menghadap bu Mona kan?"

"Iya belum, di mana ruangan beliau?" Tanya Syaren.

"Di sana." Sonya menunjuk ruangan yang tak jauh dari mereka.

"Ya sudah ... sampai ketemu lagi," ucap Syaren sambil meninggalkan temannya.

Tok tok tokkk!

"Masuk!!!" terdengar suara wanita dari dalam,

Syaren langsung masuk.

"Hai Syaren, sudah sehat?" Tanya Mona.

"Iya, sudah bu," jawab Syaren.

"Kamu siap bekerja?" Tanya Mona lagi.

"Siap bu ...."

"Baik, nanti ada rekan kerja yang lain, dia mengantarmu. Sebelum kamu bekerja, ada aturan dari kantor ini yang harus kamu taati," Mona memberikan lembaran kertas pada Syaren.

"Siap bu!" Syaren sambil menerima lembaran yang diberikan Mona.

Ada poin peraturan yang membuat syaren lega.

*Dilarang berbicara urusan pribadi di area kantor.

*Dilarang mendekati merayu atau menggoda karyawati/karyawan baru.

Yess! Aku tak perlu khawatir tentang kak Yumna atau kak Andrey. kata hati Syaren.

Di wajah Syaren, terlihat senyuman, setelah membaca beberapa peraturan itu.

"Saya mengerti bu,"

"Baik, selamat bergabung, dan selamat bekerja," Mona mengulurkan tangannya pada Syaren.

"Terima kasih bu," Syaren menyambut uluran tangan Mona.

Syaren segera keluar dari ruangan Mona.

****

Di sudut lain, Yumna terus mencari tahu di mana Syaren akan bertugas. Yumna tersenyum setelah mengetahui di mana adiknya itu. Dia menyusun rencana halus untuk menuntaskan kemarahannya pada Syaren.

Seharusnya kamu ngga perlu lahir Syaren!Gumam hati Yumna.

****

Joan terpaksa harus sabar, karena bos nya itu, tidak pernah mau keluar dari ruang cctv utama kantor itu. Di mana Syaren, maka di situlah layar terbesar menayangkan gambar.

Joan sangat muak dengan kegilaan dan obsesi bos nya ini. Tapi ia hanya bisa diam. Terlalu banyak jasa Dimas dalam kehidupannya.

****

Setelah berkutat dengan tugas menyeleksi file yang akan di musnahkan, Syaren dan Dita rekan kerjanya, beranjak untuk makan siang.

Di sisi lain, Yumna mengendap-endap masuk ke gudang pemusnahan file yang ada di lantai 7, ia merancang sesuatu untuk mencelakai Syaren. Rencana buruk Yumna, yang ia pikirkan sejak tadi. Yumna ingat, kalau siang ini Syaren bertugas sendirian di gudang itu.

Dimas harus keluar dari monitor utama pengawasan kantor itu, karena rapat tidak bisa ia tinggalkan.

"Jo, awasi gadis itu!" Perintah Dimas, sebelum pergi dari ruangan itu.

Joan pasrah karena disuruh Dimas mengawasi Syaren. Setelah kepergian Dimas. Mata Joan terbelalak melihat gerak-gerik Yumna di gudang pemusnahan file, ia memperbesar layar yang menyorot gudang lantai 7.

Syaren terpaksa kembali ke ruang cctv lantai 14. Karena ponselnya ketinggalan di sana

Syaren berlari ke lift untuk ke lantai 14. Sesampai di ruang cctv lantai 14, seketika mata Syaren terbelalak, saat melihat Yumna terjebak dalam kobaran api, di gudang lantai 7. Syaren berlari secepat yang ia bisa menuju lantai 7.

Joan menyalin rekaman menit sebelum yumna terperangkap di api, dan menghapus rekaman asli, agar Dimas tak tahu.

Sesampai area gudang terlihat kepulan asap,

Alarm kebakaran tidak berfungsi, karena sebelumnya sudah dirusak Yumna.

Joan sibuk menelpon petugas pemadam kebakaran kantor, Joan terkejut, saat melihat Syaren masuk ke dalam kepulan asap itu.

Joan terus meminta bantuan.

Brak!

Pintu terbuka, Dimas masuk ke ruang utama kendali pengaman itu, karena rapatnya sudah selesai, matanya terbelalak melihat Syaren masuk di ruangan yang terbakar. Dimas berlari ke lift menuju lantai 7, dia tidak rela mainannya musnah sebelum dia dapatkan.

****

Syaren berteriak memanggil Yumna. Akhirnya dia menemukan Yumna, terlihat Yumna nampak lemah karena terlalu lama berada dalam ruangan yang penuh kepulan asap.

Syaren langsung melepas Cardigan kerjanya, ia menutupi kepala Yumna dengan Cardigannya. Syaren berusaha membopong Yumna, untuk berjalan meninggalkan ruangan itu.

Syaren merasa tidak kuat lagi, melihat pintu tidak terlalu jauh, Syaren terus bersaha berjalan menuju pintu itu, saat hampir sampai, Syaren merasa tidak kuat lagi, dia mendorong Yumna sekuat yang dia bisa, sedang dirinya langsung jatuh, dan tidak sadarkan diri, dalam ruangan yang penuh kepulan asap itu.

*****

Dimas tidak tahu, atas dasar apa dia terus berlari, ingin menyelamatkan Syaren. Joan jauh tertinggal di belakangnya.

Akhirnya, Dimas sampai di lantai 7, dia langsung berlari menuju gudang. Sesampai gudang, dia melihat perempuan pingsan, tepat di depan pintu gudang. Dimas menariknya perlahan, menjauhi pintu itu, saat dia membuka cardigan yang menutupi wajah wanita itu, Dimas kaget, karena itu Yumna, bukan Syaren.

Dimas langsung meninggalkan Yumna, dia masuk kedalam gudang yang terbakar, berulang kali dia batuk, karena asap begitu pekat dalam ruangan itu. Baru beberapa langkah dia masuk, dia terjatuh, karena kakinya tersandung sesuatu.

Dimas lega, ternyata dia tersandung kaki Syaren, dia langsung membopong tubuh Syaren dan membawanya keluar dari gudang itu. Ia membawa Syaren merapat menuju dinding, Dimas melepas jasnya, karena Syaren hanya mengenakan dalaman saja, Dimas tidak rela, orang-orang menikmati pemandangan perbukitan yang begitu memukau.

Tim medis datang bersama Joan, mereka langsung mengevakuasi Dimas, Syaren dan Yumna kerumah sakit. Sedang para pemadam langsung bertugas memadamkan titik api didalam ruangan itu.

*****

Di rumah sakit.

Syaren dan Yumna berada di kamar perawatan yang sama. Sedang Dimas, dia berada di ruangan khusus miliknya, karena rumah sakit ini miliknya.

Yumna sadar lebih dulu, mengingat Syaren menyelamatkannya, ia sangat menyesal melakukan hal itu. Yang terjebak dalam jebakan, dirinya sendiri, namun Syaren malah menyelamatkannya.

Reyhan langsung menuju rumah sakit, saat dia mendapat kabar dari Andrey, tentang musibah yang menimpa kedua adiknya

Sampai di ruang perawatan kedua adiknya. Terlihat Yumna menangis memandangi Syaren yang masih memejamkan kedua matanya.Reyhan mendekati Yumna, dia langsung memeluk Yumna.

Yumna tidak bisa berkata apa-apa, dia menumpahkan tangisannya dalam pelukan Reyhan. Reyhan terharu melihat Yumna menangisi Syaren seperti ini.

Dokter dan beberapa perawat masuk, dokter menanyai Yumna tentang keadaan yang Yumna rasa, selesai dengan Yumna, dokter langsung memeriksa Syaren.

"Dia tidak apa-apa, hanya sedikit syok, sebentar lagi dia akan sadar." seru dokter.

Yumna merasa lega mendengar keterangan dokter. Tadinya dia sangat ketakutan, hal buruk menimpa Syaren karena perbuatannya.

Perlahan Sayren membuka matanya, Yumna sangat bahagia, dia langsung memeluk Syaren.

"Syaren ...." Tangisan Yumna pecah sambil memeluk Syaren.

Reyhan membisu, ia sedih atas peristiwa ini, namun juga senang, karena Yumna bisa menyayangi Syaren kembali.

Ketiga bersaudara itu hanya diam, Reyhan mendekat, mereka bertiga berpelukan.

Joan masuk keruangan Syaren dan Yumna. Kedatangannya, membuat kehangatan dalam ruangan itu ber akhir. Mereka melepaskan pelukan mereka.

"Pak, bisa saya bicara dengan adik anda? Masalah pribadi," tanya Joan.

Reyhan mengenali siapa Joan. Dia segera keluar dari ruangan itu.

Keadaan sangat tegang, mereka sangat takut pada Joan. Joan tidak bicara, dia memberikan ponselnya pada Syeren dan Yumna, ponsel itu memainkan potongan video, sebelum gudang itu terbakar.

Rekaman on:

Yumna menumpuk beberapa kertas dan mulai mengatur untuk menyulut api. Namun saat asap mulai mengepul, Yumna lupa di mana arah keluar pintu gudang, ia berjalan kesana kemari mencari jalan, sehingga ia belum sempat keluar, asap semakin menebal lebih cepat dari perkiraannya, Yumna terjebak dalam gudang itu, tidak lama Syaren masuk, dan langsung menolongnya.

Rekaman off.

"Anda menyelamatkan orang yang ingin mencelakakan anda!" Joan menatap tajam ke arah Syaren.

Syaren diam, ia tak percaya dengan yang ia barusan, Yumna setega ini padanya, Yumna ingin mencelakainya. Air mata Syaren mengalir deras, menyadari kebencian kakaknya padanY

"Syaren ... maaf kan kakak" Yumna menagis sambil memeluk Syaren.

Syaren tidak menjawab, dia mematung, menyadari kakaknya merencanakan untuk mencelakainya.

"Nona Yumna, anda bukan saja merencanakan pembunuhan, tapi anda juga mengakibatkan kantor kami kebakaran. Anda sengaja membakar salah satu ruangan kami, dan anda merusak alarm kebakaran yang ada di lantai 7. Jika api tak ada yang menyadari kebakaran barusan, maka gedung Wisma Corporation akan di landa kebakaran besar! Saya akan pastikan anda membusuk di penjara nona Yumna!" Ancaman Joan bukan main-main. Dia menyilangkan tangannya di dadanya.

Yumna gemetaran mendengar ancaman Joan, karena perbuatannya terekam cctv kantor. Ia lupa kalau kantornya di kelilingi cctv.

"Pak ... jangan penjarakan kakak saya," Syaren memohon.

Yumna melotot, melihat dan mendengar Syaren memohon untuk melindungi dirinya.

1
Dewy Sakha
si aira bodoh dan tega banget sih,knp g jujur aja,bikin greget
Dewy Sakha
si aira bodoh dan tega banget sih,knp g jujur aja,bikin greget
Jasmine
yahhh meskipun happy ending tp pd dasarnya keluarga carut marut koq dpt kebahagiaan sempurna
Jasmine
yg belakangan nikah mlh cetakannya lbh dulu jd...tuh kmn aja cetakannya dibuat
Jasmine
aihhh....hebat jg perawatan mey kanker otak bisa bertahan hidup sampai puluhan tahun
Jasmine
segitu aja????
gampil bingittt
Jasmine
cepat amat memaafkannya...jgn kasih restu dimas...ntar masa lalumu karma buat dina putrimu
Jasmine
membuka lembaran baru...klu jodoh tak kmn...lgian itu teguran jg krn nathan dan nara udh jdan masa disusul kakak kandung yg sm mau dinikahkan
Jasmine
kmn perginya dina koq ga ada kbr
Jasmine
obsesi celia pd jamal tingkat dewa sampai nekat mau membunuh jamal
Jasmine
jgn sampai salah pasangan ya jamal, tama...
Jasmine
etah teh kudu cari di tempat lain sok..jgn ditempat hajatan nikahan...pasti ada cemcemannya
Jasmine
blm baca isi undangannya udh senang aja cel
Jasmine
klu celia tahu dina ada sdra kembar pasti menangis bombai acha..acha...keciannnn
Jasmine
bisa teman satu kuliah beda profesi...hrsnya dina dan jamal sama2 dokter..
Jasmine
alamat pd sold out nih anak2nya joan dan syaren...tp nathan cari yg lainlah masa dina dan nathan mertua yg sama
Jasmine
mirip tapi tak sama...dona dan dina...siapakah yg akan jd jodohnya
Jasmine
wah emang bisa kk dan adik beriparan terus..apalagi sodara sekandung kecuali td sepupuan bolehlah spt dimas syaren, teyhan aira
Jasmine
sptnya kisah ini khusus tuk syaren doang...sementara awal cerita aku pikir mereka 3 bersaudara terus dimunculkan dan bisa menghadapi konflik yg dtg ke tengah kebahagian keluarga msg2
Jasmine
zay akhirnya halal mencetak mentari pagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!