NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Iblis 3

Pendekar Pedang Iblis 3

Status: tamat
Genre:Petualangan / Pendekar / Xianxia / Raja Tentara/Dewa Perang / Ahli Bela Diri Kuno / Dendam Kesumat / Mengubah Takdir / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Kak Vi

Perang terbesar berkecamuk di antara Tiga Kekaisaran. Kemarahan, dendam dan penyesalan kembali menghancurkan keping-keping perdamaian. Di antara mereka semua, berdiri seorang pahlawan yang tangannya dilumuri oleh darah ratusan ribu jiwa yang dipadamkan. Dan juga muncul musuh baru yang berhasil menggemparkan satu Kekaisaran Shang. Musuh terkuat tanpa tanding yang takkan mampu Xin Chen bunuh dengan tangannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak Vi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 15 - Seseorang Berjubah Putih

Li Baixuan melebarkan netra matanya dan dalam sekejap mata, sebuah sabetan lurus menerjang Huo Rong.

"Kau begitu ingin tahu siapa yang telah membunuhnya?"

"Bajingan kau-"

Huo Rong terlalu terkejut untuk menyadari bahwa tubuhnya telah melambung ke atas di sepak oleh Li Baixuan, dari bawah dia dapat melihat laki-laki itu melompat untuk melepaskan serangan bertubi-tubi.

Satu tendangan keras berhasil menghantam tubuh Huo Rong dengan amat keras.

*

"Kekuatan ini ..." Xin Chen semakin kehilangan kendali atas konsentrasinya. Pikirannya mulai tidak dapat bekerja sebagai mana semestinya. Setan Peniup Suling telah menghilang dan hanya menyisakan ratusan manusia yang penuh dengan darah. Delapan jenderal telah tersingkirkan dengan tangannya sendiri, tapi justru hatinya mulai gelisah.

"Tidak mungkin." Xin Chen berusha menyangkal pikiran yang muncul dari kepalanya sendiri.

Di saat bersamaan Xin Chen menatap ke arah Utara dan menyadari bahwa pasukan yang telah dipersiapkan akan tiba dalam hitungan menit lagi. Mereka terdiri dari seratus ribu prajurit yang merupakan bala bantuan susulan dan membutuhkan waktu persiapan untuk menurunkan mereka. Prajurit terlatih dari Kekaisaran Shang dan dipercayakan Kaisar Qin untuk memenangkan perang.

Mereka telah dididik untuk turun ke Medan peperangan. Berkat tanggapan serius dari Kaisar Qin akan perang yang mungkin akan merebut salah satu wilayah teritorial Kekaisaran Shang, akhirnya mereka mendapatkan prajurit-prajurit tersebut untuk diturunkan.

Bunyi hentakan kaki menggema, debu bertaburan menutupi tubuh prajurit berzirah hingga ke atas kepala. Di dalam pasukan itu, bendera-bendera di angkat setinggi mungkin. Memberikan tekanan baru dalam situasi perang yang makin mengganas.

Sempat terdengar teriakan-teriakan dari komandan perang, wajah mereka sama kerasnya dengan baju baja yang mereka kenakan. Beberapa lama setelahnya, prajurit-prajurit tersebut langsung bertabrakan dengan kubu musuh. Dipimpin oleh jenderal perang yang mumpuni, bukan tak mungkin mendobrak pertahanan lawan di awal-awal peperangan.

Denting pedang saling bertubrukan menciptakan suara-suara bising yang seolah tak ada hentinya merobek gendang telinga. Semakin lama perang berlangsung semakin banyak pula nyawa yang melayang. Lebih buruknya, tidak ada satu pun pihak yang menarik pasukan untuk sementara sehingga mau tak mau prajurit tetap berperang meski sedang sekarat.

Tian Xi yang hanya memperhatikan dari tempatnya tak bisa menebak apa yang sebenarnya sedang direncanakan laki-laki kejam itu. Ayahnya. Jika ada yang mengatakan ayahnya ibarat pisau bermata dua, dia akan mengatakan bahwa ayahnya itu lebih dari pisau bermata sepuluh. Dia tidak bisa dibaca dari segi mana pun, jalan pikirnya rumit mengalahkan labirin berliku penuh teka-teki.

"Tak menarik pasukan sama sekali meskipun tahu musuh mulai seimbang melawan mereka? Aku yakin dia percayai diri akan sesuatu."

Gumamnya terhenti sejenak. "Dia hanya akan berpikir demikian jika dia mempunyai sesuatu yang mengimbangi musuh atau bahkan lebih hebat."

Tian Xi melemparkan koin dan menangkapnya kembali. Hanya sedikit dari pantulan ujung koin itu, Tian Xi dapat melihat pantulan dari matanya sendiri. Dia mencebik penuh kesal. Seperti sedang dibayangi oleh tatapan ayahnya.

"Aku pasti akan membunuhmu. Lewat tanganku sendiri atau tidak. Akan ku pastikan kau menghilang dari dunia dengan cara yang menyedihkan."

Dalam pasukan yang baru datang tersebut, Tian Xi menyipitkan mata. Dia baru saja tersenyum saat mengenali seseorang yang berada di tengah-tengah mereka.

"Heh? Tak kusangka orang seperti Pimpinan Empat Unit Pengintai turun ke Medan perang dan mengacungkan senjata."

Lalu senyumannya menghilang saat dirinya menyadari ketimbang memakai warna baju yang gelap, orang yang dilihatnya itu memakai pakaian serba putih dan baju layaknya seorang bangsawan.

"Tunggu ... Dia siapa?"

1
Ro13
Luar biasa
VirgoRaurus 31Smile
kepala naga masuk ke dalam kendi...? Segede apa kendinya...
VirgoRaurus 31Smile
perut kembung....?
bukannya gembung...?
kembung kalau banyak minum.
gembung kalau banyak makan.
makanya orang yg hobi makan disebut gembul...
VirgoRaurus 31Smile
kekuatan roh dengan 500 jiwa...500 jiwa apa 500 000 jiwa Thor...mana yg benar.
VirgoRaurus 31Smile
berlari Luntang lantung...semoga author jadi orang yg Luntang lantung....bego...!!!
VirgoRaurus 31Smile
di paragraf atas di sebutkan jutaan terinfeksi...di paragraf ini di sebutkan ratusan ribu...yg bener yg mana Thor...
VirgoRaurus 31Smile
memejamkan mata....?
kan ke 2 matanya sudah di tusuk pedang....mata yg mana lagi Thor...MATAMU....
VirgoRaurus 31Smile
kenapa dg racun itu...kan Xin Fai tubuhnya anti racun...kok masih terpengaruh...
VirgoRaurus 31Smile
kenapa lawan ga di bawa ke ruang bawah sadarnya Xin Fai aja...
VirgoRaurus 31Smile
bukankah waktu itu umur MC masih 10 th...bukan 14 th...
VirgoRaurus 31Smile
Author ga belajar dari PPI 1 & PPI 2,...MC yg dari kecil penuh pengalaman bertarung & berilmu tinggi, mudah dikalahkan lawan...
VirgoRaurus 31Smile
katanya Fu Hua tewas di tusuk di jantung....ini kok masih hidup....pekok kau Thor.
VirgoRaurus 31Smile
membunuh 4 terinfeksi SSS dg menelan mereka hidup"...1 terinfeksi SSS aja tingginya 30m, kalau menelan ke 4 nya...seberapa besarnya tubuh Qingou & seberapa lebarnya mulutnya...terlalu bualanmu Thor...
VirgoRaurus 31Smile
kok masih bisa ngomong dg pedang menancap di tenggorokan...suaranya lewat mana....author pekok.
VirgoRaurus 31Smile
anak seorang ibu bernama Ren Yuan...bukan Ren Su...Thor.
VirgoRaurus 31Smile
seuntai kain besar...? seuntai bunga sih benar, kalau kain ya selembar lah oon...
VirgoRaurus 31Smile
tangannya berenang, terus naik ke puncak...puncak apa...berenang ke puncak gunung...bloon lu Thor...harusnya ke permukaan air.
VirgoRaurus 31Smile
emang Lian cuma punya 2 jari ya...?
VirgoRaurus 31Smile
berarti Qiu ini orang Madura...karena dia bersenjata celurit.../Facepalm/
VirgoRaurus 31Smile
bukankah Yan She dah mati...?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!