NovelToon NovelToon
AKULAH WANITAMU

AKULAH WANITAMU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:12.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sinho

Kisah Cinta yang di awali dari sebuah ketidaksengajaan oleh seorang wanita dalam pelariannya menghindari perjodohan





Cerita yang seru, kocak dan menegangkan, diselingi dengan kisah Cinta yang manis

Diawali dengan pertemuan seorang wanita cantik bernama JASMINE AGATHA NUGRAHA dan seorang laki-laki yang Rupawan ABRAHAM HANZEL BRIAN

Pertemuan keduanya menciptakan kisah cinta yang sangat rumit dan penuh perjuangan dari orang-orang yang ingin memisahkan mereka

Apa yang akan terjadi dengan mereka berdua, mari kita ikuti kisahnya

Cerita ini masih saling terpaut dengan kisah sebelumnya di Karya Author:
1. POWER OF WOMAN
2. DOKTER ALENA
3. SAHABATKU KEKASIHKU

Mohon bijak dalam membaca, ada konten ***+ di beberapa alur cerita

Salam sehat dan Bahagia dari Author

Sinho

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terjebak Dalam Kamar

Jasmine masih terdiam bersama dengan Abraham berada di kamarnya, keduanya berusaha mendengarkan apa yang terjadi di luar kamar, hingga kemudian terdengar suara Kartika memanggil dan mengetuk pintu kamar Mbok Darmi

Abraham masih terdiam sambil menempelkan punggungnya di pintu kamar Jasmine, tanpa di sadari keduanya masih memegang piring tempat roti bakarnya masing-masing dan saling berhadapan dengan jarak yang lumayan dekat, hingga kemudian Jasmine tersentak saat sang majikan menyadarkannya

"Mundur, ngapain dekat-dekat?!" Ucap lirih Abraham

Jasmine mundur dengan wajah malasnya dan duduk di pinggiran kasur, bau harum roti bakarnya membuat dia teringat akan perutnya yang keroncongan, hingga kemudian tanpa perduli dengan apa yang dilakukan majikannya, Jasmine menyantap roti bakarnya

Abraham terbelalak melihat tingkah pembantu gilanya yang seenaknya bisa makan dalam keadaan genting seperti ini dan tanpa memperdulikannya, hingga diapun juga mengambil sikap yang sama, berjalan duduk di kursi yang ada di dekat meja kamar Jasmine dan melahap roti bakarnya

"Tuan, kenapa makan disini?"

"Lapar, apa lagi, memang jamu saja yang bisa makan seenaknya, aku juga bisa"

"Ih, tapi jangan di kamar ini juga tuan, bisa kan tuan keluar dan makan di meja makan?!"

"Nggak bisa, masih ada Kartika dan Mbok Darmi lagi masak di luar, kamu mau mereka melihatku keluar kamar kamu pagi-pagi buta gini?!"

"Ya tuan juga ngapain tadi masuk dan sembunyi di kamar ini, aneh!"

"Diam, Kartika itu tidak suka sama kamu, kalau melihat kita berduaan di dapur seperti tadi, takutnya dia salah paham, mengira kita ada sesuatu"

"Memang ada"

"Maksud mu?"

"Kita punya hubungan permusuhan, puas?"

"Memang siapa yang memusuhi mu, dasar!"

Jasmine terdiam saat mendengar suara keras Kartika mengomeli mbok Darmi yang sedang membuatkan makanan untuknya, dalam hatinya gak rela Mbok Darmi diperlakukan seperti itu, rasanya ingin keluar dan menendang wanita rubah itu hingga ke ujung dunia

"Suami istri hobinya kok sama, bikin susah pembantunya saja" ucap lirih Jasmine tapi masih bisa dengan jelas di tangkap telinga Abraham yang baru saja selesai makan rotinya

"Aku mendengar mu" ucap Abraham

"Bodo, emang kenyataannya begitu" sahut Jasmine

Abraham langsung berdiri dan melangkah mendekati Jasmine perlahan, Jasmin kaget dan segera berjalan mundur untuk tetap mengatur jarak

"Stop, apa yang tuan mau lakukan?!

"Terserah aku, ini rumahku dan kamar ini juga milikku" ucap Abraham terus mendekat sedangkan Jasmin sudah tidak bisa mundur lagi, tubuhnya tertahan tembok

"Jangan mendekat, jangan coba-coba menyentuh saya, atau saya akan teriak"

"Cih, dasar, otak ngeres" ucap Abraham sambil merampas botol minuman yang ada di genggaman Jasmine dan kembali duduk, lalu meminum air dalam botol itu sampai kandas

Sementara Jasmine hanya bisa melongo melihat kelakuan majikannya yang sudah membuatnya gagal paham dan meminum airnya sampai habis tak tersisa

"Anjir ini orang, kelakuannya bikin gue pengen mencekiknya sekarang juga" batin Jasmine sambil memanyunkan bibirnya kembali duduk di pinggiran kasur

Sejenak Abraham melihat ke sekeliling dan tersadar ada tumpukan buku dan beberapa lembar kertas proposal diatas meja, Abraham mengerutkan alis dan memikirkan sesuatu

"Jadi kamu masih kuliah?"

Pertanyaan Abraham sontak membuat Jasmine terkejut dan langsung ingin menyambar buku dan beberapa lembar kertas proposal nya, namun Abraham menahannya hingga Jasmine susah untuk menariknya

"Tuan, lepas!"

"Nggak akan, duduk dengan baik-baik atau aku paksa kamu duduk di pangkuanku?" Ucap Abraham sambil menyorot mata Jasmine

Jasmine langsung mundur perlahan dan duduk kembali di pinggiran kasur dengan wajah di tekuk

"Mampus, kali ini gue ketahuan majikan, bisa langsung di pecat nih,Duh Gusti, eh kok aku jadi ketularan Mbok Darmi gini ya?!" Jasmin ngomong sendiri dalam hati

"Malah diam, jawab pertanyaan ku!" Ucap Abraham

"Iya tuan, tapi aku gak pernah ninggalin tugas di sini kok, sumpah, dan rencananya mau stop dulu sementara"

"Kenapa, aku gak masalah kamu kerja sambil kuliah, ini kamu sudah buat proposal, terus selesai kan?"

"Iya tuan makasih, Kuliah juga butuh duit, saya mau cari itu dulu" jawab Jasmine

Abraham terdiam, hatinya merasa bersalah tadi sudah sempat mempermainkan Jasmine saat meminta uang padanya, dirinya juga tidak menyangka wanita yang begajulan macam ini ternyata bisa kuliah juga

Jasmine masih terus memperhatikan Abraham, berharap sang majikan berbelas kasih mendengar curahan hatinya dan mau menolong keuangannya

"Ya sudah, cari uang yang banyak dulu, jangan malas kerja disini, biar aku gak rugi misalkan ngasih bonus ke kamu, lumayan kan bisa buat nambah uang buat kuliah"

"Kampret!,Dasar singa, bisanya mengaum saja, kirain tanya-tanya mau bantu keuangan gue, ternyata, dasar pelit, kikir, gak berperasaan!" Segala umpatan di keluarkan oleh Jasmin dalam hatinya

Tiba-tiba saja Jasmin langsung berdiri dan membuka pintu, Abraham melebarkan matanya dan gelagapan tidak sempat lagi mencegah apa yang di lakukan Jasmine

"Apa yang kamu lakukan!" Ucap lirih Abraham dengan wajah mengancam

"Pipis, mau ikut?"

"Dasar!"

Jasmine terkekeh lalu pergi meninggalkan kamarnya, Abraham mendengar Jasmine sempat di sapa oleh mbok Darmi yang masih menemani Kartika di meja makan, tak lama kemudian Jasmine segera masuk kembali kedalam kamar

Dengan wajah kesalnya Jasmin kembali duduk terdiam membisu, sementara Abraham hanya meliriknya sekilas, tak lama keheningan berganti ketika terdengar suara panggilan masuk dari ponsel Jasmine

Abraham mengernyitkan dahi "katanya kesulitan keuangan, tapi masih punya handphone, dasar!" Batin Abraham sambil terdiam fokus mencoba ikut mendengarkan perbincangan pembantunya

"Assalamualaikum Zayeng, sudah bangun ni mbak babu?" Ucap Risma

"Waalaikumsalam, Asem, ngapain telpon jam segini?"

"Mau ngasih tau, nanti dosen pembimbing kita ada waktu jam 10, jangan lupa ya"

"Iya, siap"

"Oh iya, loe belum bayar uang semester?"

"Berisik, belum punyak uang gue, udah di bahas nanti, jangan sekarang"

"Gila loe, emang loe dimana sih?"

"Di kamar"

"Lah terus ngapain harus di bahas nanti?"

Tiba-tiba saja Abraham menyahut obrolan mereka

"Gak usah sungkan, aku juga gak na*fsu sama obrolan kalian!"

"Diam tuan, sial!" Ucap Jasmine kesal

"Anjir, loe di kamar sama siapa Jasmine, woy!" Teriak Risma yang terkejut ketika mendengar suara laki-laki masuk dalam pendengarannya

Tut Tut Tut

Jasmine langsung menutup handphone nya kemudian menatap tajam ke arah Abraham

"Sorry, aku gak sengaja, bilang saja kalau kita nggak ngapa-ngapain sama teman kamu itu, gak usah masang tampang sangar gitu"

"Tuan ini suka sekali bikin masalah sama saya ya?!" Ucap Jasmine emosi dan langsung membuka pintu kamarnya

"Sudah aman, tuan segera keluar dari sini, cepat!" usir Jasmine

"Yakin?"

"Iyalah, cepat tuan, susah banget sih suruh keluar" ucap Jasmine kemudian segera mendorong Abraham keluar dari pintu kamarnya

Baru saja Jasmine lega melihat majikannya keluar, Tiba-tiba saja dikejutkan dengan dorongan pintu yang sangat kuat dan kemudian muncul lagi Abraham dengan muka paniknya yang tanpa sadar sudah mengungkung Jasmine di di balik pintu

"Lepas, apa yang tuan_"

"Sst, diam, Kartika kesini"

Keduanya pun langsung hening, dengan tubuh yang sangatlah dekat hampir tak berjarak, suara nafas keduanya saling terdengar, manik matanya beradu dan bau harum tubuh pun tercium, sejenak keduanya terdiam tanpa sadar menikmati semuanya

Abraham kehilangan kendali, bibir nganggur yang ada didepannya terlalu menggoda untuk dirinya, hingga perlahan dia mendekat ingin sekali mencicipinya dan Akhirnya

BERSAMBUNG

mohon maaf Author ada masalah dalam Update kelanjutan bab novel, masih di konfirmasi ke pihak Noveltoon, mohon bersabar

Author akan UPDATE SETIAP HARI

Jangan lupa Dukung Author dengan

LIKE LIKE LIKE LIKE

KOMEN KOMEN KOMEN

HADIAH HADIAH HADIAH

VOTE VOTE VOTE VOTE VOTE

1
Yuni Herwani
😄😄😄 jasmine reseh😍
Yuni Herwani
lanjut Thor seru
Lies Atikah
kaya nya seru nih hadir thor lanjut
Sandisalbiah
kesan pertama begitu menggoda, Jasmine
Becce Ana'na Puank
Luar biasa
Prabowo Arief
bagus
aryuu
Jasmine premankah?
Zain malik
awal cerita ini dulu yang di baca
Zain malik
aku flash back, Wkewkewke
ronarona rahma
👍
altanum
setiap babnya panjang
ceritanya menarik dengan bahasa yang nyaman dibaca.
ketika tokoh tokohnya sudah menikah adegan 21 nya selalu ada...jadi bacaan yg hot thor,jadi biar g nge hot banyak yg ke skip....
terus semangat berkarya thor 🥰🥰🥰🥰
Mega Tiana03
Luar biasa
Erlin Ok
Lumayan
74 Jameela
Luar biasa
fajar Rokman.
lah..kok ini kakek buyut nya si Ethan..oh ..ternyata AQ Masi ketinggalan
Cicih Rumningsih
😂😂😂
Samsul Ono
Kecewa
Samsul Ono
Buruk
aallesha
Pasti awal pertemuan dengan tokoh lain pergi ketoilet apa mall terus tabrakan sudah dapat ditebak.
Danis Ananda
lama" aku muak dg jasmin...tdk mau nurut kata suami pdhl dia tau aturan islam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!