Bumi mengalami perubahan yang besar orang orang dengan kemampuan khusus bermunculan, mereka berlatih untuk menjadi yang terbaik.
Egi bangun dari tidurnya dan mengetahui ada sistem di benaknya dia hanya berniat minum untuk menghilangkan haus tapi sistem menghadiahinya kemampuan untuk memanipulasi air, dia menguirup udara untuk bernapas tapi kemudian dia mendapatkan kemampuan memanipulasi udara, Apakah menjadi kuat semudah itu?
Ikuti petualangan Egi yang ingin berdiri di puncak seni bela diri dan menjadi abadi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoga Permana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wanita dan Pria kesepian
Tidak terasa satu minggu berlalu
banyak hal telah terjadi diantaranya, ada keributan besar di kota tertinggal perbatasan antara gerbang bumi dan hitam tepatnya di depan gerbang distrik hitam karena jejak pertempuran egi membawa rasa ingin tahu penduduk distrik.
walaupun satu minggu telah berlalu jejak pertempuran egi masih tertinggal dan menyeramkan, patung es manusia menjadi tontonan penduduk, tidak ada yang berani memindahkannya karena pernah ada seseorang yang menyentuh esnyaa kemudian meninggal tidak terselamatkan.
penduduk distrik sekarang panik mereka menyebutkan kejadian ini dengan datangnya murka dewa, orang orang tanpa pengetahuan beraujud disana meminta pengampunan.
mereka tidak tahu pelaku sesungguhnya yang menciptakan jejak itu sekarang berada di sebuah rumah mewah di kota warna distrik hitam
egi bersandar di kursi goyang dia terlihat santai dan nyaman, di pelukannya ada sorang gadis kecil yang lucu sedang tertidur, tak jauh dari sana seorang wanita tinggi dengan payudara besar dan menawan menyiram bunga.
Tresa melirik egi dari waktu ke waktu, dan ketika egi melihatnya dia langsung panik seperti gadis kecil melakukan kesalahan dia berpura pura membuang muka.
egi bahkan bertanya tanya kesalahan apa yang dibuatnya?
selama satu minggu ini egi sering berusaha berkomunikasi dengan tresa tapi dia selalu menghindar darinya.
pada kasus ini dia tersadar dengan ucapan orang orang menyebut wanita sebagai makhluk aneh.
"Ucapan legendaris" gumam egi
Tiba tiba ada gerakan di pelukan egi, dan dia tersenyum
" sayang apakah kau sudah bangun"
layla menguap dan menggantungkan tangannya di leher egi " ayah aku bermimpi kakek bermain dengan ku"
egi tersenyum, dia tahu betapaa sedihnya layla ketika melakukan penguburan kakeknya satu minggu yang lalu, satu hari penuh dia menangis sampai matanya membengkak karena sedih
" Sayang pasti kakek merasa senang dialam sana karena kamu berhenti menangis"
layla bertanya " Benarkah?"
dia melanjutkan " Ayah jangan seperti kakek yang meninggalkan layla"
egi menepuk dadanya dengan bangga " tentu saja tidak akan karena ayah akan hidup selamanya"
Disana tresa menimpali " egi bualanmu tidak pernah berubah"
dan tiga orang tertawa setelah itu, suasana rumah sangat hangat dan menggerakan hati.
*
Malam hari
setelah layla tertidur egi mengetuk pintu tresa dia bermaksud mengobrol dengan apa yang terjadi pada prubahan sikapnya selama satu minggu terakhir
tuk tuk tuk
" ini aku bisakah kita mengobrol beberapa saat" egi berbicara
tak berselang lama tresa keluar dia mengenakan baju tidur terlihat seksi.
hampir saja darah keluar dari hidung egi setelah melihat tresa
" kecantikan dewasa memang berbeda" ucap egi di benaknya
tresa tiba tiba gugup karena situasi satu pria dan wanita kesepian bertemu dimalam hari,
kemudia egi berdehem " bibi aku tidak tau apa yang terjadi tapi kenapa kau selalu menghindar selama satu minggu ini"
trese menghela napas dan berjalan ke halaman dia duduk langsung disana dan egi mengikutinya.
lalu dia berbicara gugup" egi bisakah kau berhenti memanggilku bibi"
egi sempat bingung dengan tresa dan menjawab polos " tapi kau memang bibiku"
tresa tampak kesal dan ingin memukul egi tapi dia menahannya" lakukan saja dan jangan bertanya" bentaknya
egi bertanya balik " lalu apa yang harus aku panggil?"
" Kau hanya perlu memanggilku dengan nama"
Egi masih merasa bingung tapi dia tetap melakukannya
" baiklah, tresa aku bertanya apa yang terjadi padamu satu minggu ini"
setelah mendengar nama panggilannya tresa senang hampir saja jiwanya melambung ke langit
tresa mengangguk berulang kali seakan akan mengucapkan " Keputusan baik, Keputusan baik" sambil tersenyum bahagia.
egi tidak tahu seberapa bahagia tresa.
jika mungkin digambarkan maka sekarang tresa tersenyum lebar hingga telinganya.
egi melihat reaksi tresa kembali teringat ucapan legendaris " wanita adalah makhluk aneh"
kamu tidak akan pernah memahami suasana wanita, mereka berubah ubah.
tapi egi tetap terdiam dan berpura pura tidak tahu apa apa.
egi bertanya kembali secara tidak sadar" Bibi bisakah kau jelaskan apa yang terjadi sekarang ketika aku menghilang"
egi hampir tersedak mati karena dia melihat perubahan raut muka tresa dan dia tahu kesalahannya
dia tersenyum canggung " Tresa maksudku"
tresa mengehaaa napas dan dia terdiam seakan akan mengingat kejadian buruk lagi dia sedih dan tak berdaya " apa yang terjadi pada saat itu, aku hanya mendengar gemuruh besar tiba tiba terjadi, aku bersama bajinagan david panik dan melihat keluar, kami melihat kepulan asap dan api di kota bulan, aku merasa panik dan melarikan diri akupun tidak lupa untuk menjemput mona.
kita bertiga berhasil berlindung di camp Awakening setelah berlari jauh"
egi gugup dan bertanya "apa yang terjadi dengan ibuku?"
tresa menjutkan " tunggu aku akan menjelaskannya"
dia terlihat sedih dan takberdaya
" setelah kejadian itu aku tahu penyebab hancurnya kota bulan dan daerah di sekitarnya itu karena serangan monster" dia mengepalkan tangannya dan egi secara tidak sadar memegangnya
" berselang 1 minggu akhirnya manusia memutuskan membuat distrik untuk perlindungan karena titik penyerangan monster tidak hanya di kota bulan saja tapi hampir di setiap negara bagian"
egi bertanya " siapa yang mengusulkan ide itu"
tresa melihat mata egi dan menjawab" itu adalah lelaki tua yang sangat kuat, dia bisa terbang seperti yang kamu lakukan"
Egi tahu sekarang ada makhluk kuat di bumi ini dan itu tidak bisa diremehkan
tresa melanjutkan " pada bulan ke 8 umat manusia berhasil mendirikan distrik dan mimpi buruk terjadi disana"
egi merasakan amarah tresa pada saat ini, egi pun memegang erat tangan tresa.
" Karena ketidak berdayaan situasi di dalam distrik suamiku menjualku demi bisa memasuki distrik hitam"
egi langsung berdiri dan bertanya " dimana laki laki sialan itu aku akan mengulitinya"
Tresa menjawab" dia sudah mati, karena ketika aku di jual aku di jadikan budak oleh kepala geng, aku dipaksa patuh tapi aku tidak berniat menjual tubuhku aku mengancam akan bunuh diri jika dia menyentuh bahkan rambutku, dan dia tidak melakukan apa apa karena dia berkata aku mirip dengan orang yang di cintainya"
tresa menghela napas" kemudian aku menyuruh kepala geng itu untuk membunuh david suamiku"
egi menyela " tidak perlu sedih tresa kau melakukan yang terbaik, bahkan kematian tidak cukup untuk pria seperti david"
tresa menghapus air matanya" dan disana aku bertemu dengan layla berumur 3 tahun, aku merawat dia karena merasa kasihan, dan menjadikannya anak angkatku"
disana egi paham Sekarang. lalu egi bertanya gugup" bagaimana dengan ibuku?"
Tresa tampak menyalahkan dirinya " Itu diambil oleh lelaki tua kuat yang memberikan ide pembangunan distrik"
egi panik dan mengguncang tangan tresa " apa yang terjadi kemudian?"
Tresa melanjutkan " aku merasakan pembangunan distrik merupakan konspirasi lelaki tua itu, aku tidak tau apa yang direncanakan tapi kamu akan mengetahuinya jika kau masuk ke distrik kelas atas
egi tidak sabar dan akan pergi tapi tresa memeluknya dia berbisik " egi tidak impulsif kamu harus bertindak dengan kepala yang dingin, aku tidak ingin kau mengalami kecalakaan"
egi akhirnya tenang dia merasakan kekhawatiran tresa.
setelah mereka terdiam egi akhirnya angkat bicara" aku akan kembali ke kamar"
tresa mengangguk karena dia juga merasa lelah.
Di dalam kamar egi tidak tidur dia bersila dan bermeditasi dia merasa karena lonjakan emosi kelereng dalam dantiannya akan mengalani perubahan warna kembali.
saat pagi akan datang egi membuka matanya, sekarang kekuatan spiritual dalam dantiannya berwarna ungu ini perubahan ke limanya
egi merasa perlu meningkatkan kekuatannya sesegera mungkin karena dia perlu bertemu dengan lelaki tua yang membawa ibunya.
egi bermaksud mencari sumber energi baru, tapi dia bingung harus menemukannya dimana, dia memerlukan informasi.
egi berdiri dan keluar dari kamarnya dia melihat tresa dan layla sedang makan, dia duduk di antara keduanya.
layla tersenyum pada egi" selamat pagi ayah"
" Sekamat pagi layla, selamat pagi tresa" ucap egi dia tidak ingin memperlihatkan kekhawatirannya di depan layla
layla berdiri di kursi meja makan sambil mendengus terlihat membuat postur dewasa
" ayah seharusnya kau ikut tidur bersama di malam hari "
tresa yang mendengar ocehan lalyla langsung memerah sampai belakang telinganya, dia menarik layla dan memasukan makanan kemulutnya dia khawatir anak nakal ini berbicara omong kosong lagi.
egi melihat prilaku tresa merasa lucu, dan dia melanjutkan topik yang tidak ingin di dengar tresa.
" Ayah tidak keberatan tidur bersama kalian" sambil tersenyum jahat
tresa selalu panik berhadapan dengan egi, dia tidak bisa menolak dengan pernyataan egi, tapi dia merasa rendah diri mengingat dia pernah menikah dan tidak suci lagi.
dia berdiri dan lari mengambil piring kotor di tangannya sambil berguman " apa yang kau bicarakan bodoh"
jika egi tahu apa yang ada di benak tresa mungkin akan memarahinya, egi bukan orang yang Konservatif mempedulikan suci atau tidaknya wanita, karena jika dia mencintainya maka lakukan saja.
ini hanya episode kecil di pagi hari.
egi pergi setelah makan bersama layla, dia bermaksud mencari informasi tentang sumber energi baru yang dapat dia lahap.
egi mendengar bahwa di distrik hitam ada organisasi bernama black hunter yang menjual informasi apapun.
jadi dia bermaksud untuk mengunjunginya.
egi tiba di kota naga tidak jauh dari kota warna tempat tinggal egi dan tresa.
ini adalah pusat distrik hitam, alasan disebut kota naga karena tempat disini adalah tempat segala kekuatan distrik hitam berkumpul.
egi membayar biyaya masuk kota sebanyak 30 koin emas, ini setara dengan 3000 koin perak dan 300.000 koin perunggu, tapi biyaya ini dikenakan untuk pertamakali masuk, setelah itu egi bebas keluar masuk kota naga.
tapi menurut egi 30 koin emas terlalu mahal, jika dia melakukan perhitungan dia bisa membeli 6 rumah mewah, walaupun egi tidak peduli dengan jumlah uang itu tapi ini bentuk pemerasan untuk orang lain.
egi berjalan dan memasuki kota dia langsung bertanya tempat gedung black hunter berada.
" hey apakah kau tau tempat black hunter" kepada seorang pemuda berwajah lonjong
pemuda itu mendekat dengan wajah licik " aku tidak tahu"
wajah egi langsung mengerti dan malas berdebat hanya melemparkan 1 koin emas kepada pemuda itu.
pemuda itu berlari dan menunjuk sebelah kiri egi " disana"
wajah egi menghitam karena kebodohannya dia hanya ingin menampar pemuda itu sampai bahkan orang tuanya tidak mwngenalinya lagi.