NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Luna

Cinta Untuk Luna

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: Poel Story27

Impian yang dibangun Luna selama bertahun-tahun bersama kekasihnya harus kandas.

Kekasihnya itu pamit tanpa memberikan alasan yang dapat dimengerti.

Luna hancur, padahal kekasihnya itu sudah berjanji akan mengenalkannya pada keluarga besar sang kekasih, setelah ia lulus kuliah.

Tapi malang tak dapat ditolak, kekasihnya itu membatalkan janji dan sumpahnya, tepat sebulan sebelum kelulusan Luna.


Setelah beberapa tahun berlalu, pria yang dulu membuat Luna patah hati kembali datang ke hidupnya.

Luna muak dan semakin membenci pria tersebut.

Akankah cinta Luna tumbuh kembali?
Atau Luna salah mengerti kenyataan? Karena ini adalah cinta yang baru.

Follow ig @poel_story27

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Poel Story27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gadis Lima Tahun Yang Lalu

Luna menoleh ke arah Gio dengan tatapan jengkel.

"Apa urusanmu? Aku mau pulang!" jawab Luna ketus.

"Hey, tunggu sebentar, Girl. Bagaimana kalau aku mengantarmu pulang," tawar Gio sambil menyeringai.

"Bodoh! Kau tidak lihat aku bawa mobil sendiri. Sana pergi! Jangan ganggu aku!" seru semakin ketus.

Luna segera masuk ke mobilnya tanpa memberi kesempatan kepada Gio untuk kembali bicara. Luna mengeluarkan mobilnya dari parkiran, lalu meninggalkan Gio yang masih termangu, bahkan tanpa memberikan klakson sama sekali.

Sementara itu Gio hanya bisa menggelengkan kepala menatap mobil Luna yang berlalu menjauh. Dia tidak mengerti mengapa gadis itu bersikap jutek kepadanya, bahkan seperti melihat musuh.

"Ck ... apa salahku padanya? Padahal aku tidak menggodanya secara berlebihan! Lalu apa yang membuatnya begitu kesal padaku? Tapi apa pun itu, dia adalah gadis yang sangat menarik," gumam Gio sambil tersenyum penuh maksud.

Dia terus memandangi mobil Luna sampai benar-benar lenyap dari sorot matanya. Setelah itu barulah Gio beranjak untuk kembali ke dalam ballroom.

***

Luna tiba di apertemennya, dia langsung menghempaskan tubuh di atas tempat tidur. Pertemuannya dengan Gio membuat moodnya menjadi buruk.

Luna menghela napasnya dalam-dalam, semua kenangan indah bersama Geovanni, di saat mereka masih bersama kembali menari-nari di dalam kepalanya.

'Ya, Tuhan. Apa maksudnya berpura-pura tidak mengenalku? Apa itu untuk membuatku semakin terluka? Atau dia benar-benar amnesia karena kepalanya terbentur tembok! Kalau memang seperti itu mengapa dia tidak mati saja? itu pasti lebih baik, dari pada harus membuat drama seperti ini,' gerutu Luna kesal.

Tiba-tiba perkataan Rania tadi kembali terngiang pikiran Luna. 'Berhati-hatilah, sudah menjadi pekerjaan utama sepupuku itu, merayu setiap gadis yang ia temui.'

Sontak semua kerinduan yang tertanam di hati Luna selama bertahun-tahun menjadi hilang tak berbekas. Dia benci kepura-puraan, apalagi ditambah perkataan Rania tadi, membuat semakin jijik saat membayangkan apa saja yang dilakukan mantan kekasihnya itu setelah mereka berpisah.

Lelah dengan angannya yang tidak menentu, Luna bangkit dari tempat tidur. Lalu melangkah menuju kerjanya. Dia berharap dapat melenyapkan pikirannya yang sedang kacau, dengan melampiaskan pada pekerjaan.

***

Keesokan harinya.

Gio terbangun, lalu segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Setelah itu dia kembali memutar tanyangan Video di laptopnya, video rekaman CCCV lima tahun yang lalu.

Semalaman Gio terus mengingat-ingat siapa Luna, sampai akhirnya di teringat gadis di club miliknya lima tahun yang lalu. Untuk itulah Gio meminta anak buahnya untuk mengirimkan rekaman CCTV tersebut.

Gio hanya menggelengkan kepala saat menyaksikan kembali, di saat Luna menghajar 4-orang pria sekaligus.

"Pantas saja dia galak, ternyata benar dia adalah gadis itu," gumam Gio.

"Gadis yang menarik!" imbuhnya lagi.

Selama ini Gio begitu penasaran dengan Luna. Tapi sayangnya sejak kejadian malam itu, dia tidak pernah bertemu lagi dengan Luna. Siapa sangka mereka akan kembali bertemu setelah 5-tahun berlalu, di Negri yang sangat jauh.

Gio menutup laptopnya dengan penuh semangat, lalu pergi menuju restoran hotel untuk sarapan.

kini keluarga besar sudah berkumpul, hanya minus pengantin baru yang belum menampakkan batang hidungnya. Tapi untungnya tidak ada ucapan protes yang terdengar dari mulut keluarga yang lain. Mereka mengerti, mungkin pengantin baru itu kelelahan dengan aktivitasnya semalam.

Gio langsung tersenyum mengejek saat Rara dan Sean tiba di restoran. "Apa semalam kau lembur sampai subuh, hingga kesiangan seperti ini," sindir Gio kepada sepupunya

"Tentu saja kami melewati malam panjang, dan indah sebagai pengantin baru. Sebaiknya kau menikahlah, agar tahu enaknya pengantin baru," sahut Sean dingin.

Gio hanya mendengus kesal, karena sindirannya malah berbalik menjadi ejekan untuk dirinya sendiri.

Kini para istri mulai mengambilkan makanan untuk suaminya masing-masing. Sementara Gio hanya bisa menghela napas berat, karena tidak ada yang mengambilkan makan untuknya.

"Ah ... malangnya nasibku, cuma aku yang menuangkan makanan sendiri," keluh Gio meratap.

"Makanya dengar apa yang mommy bilang, kau itu harus secepatnya menikah! Sekarang kau tinggal satu-satunya yang belum menikah di keluarga kita," sahut Delia pada putranya.

Gio tersenyum pelik, ia menyesali keluhan yang keluar dari mulutnya, karena itu malah membuat dirinya terpojok sendiri. Gio pun tidak menyahut, dan lebih memilih untuk mulai menyantap hidangannya, karena tahu keluhannya akan menjadi cibiran bagi keluarga di sini.

"Gio! Daddy dan mommymu akan tinggal di sini dulu, mungkin untuk satu bulan ke depan! Kau boleh pulang duluan ke Italia, jika merasa bosan di sini," ujar Lucas pada putranya setelah mereka selesai sarapan.

"Tidak, Dad. Aku senang tinggal di sini, mungkin setelah Daddy dan Mommy pulang nanti, aku masih akan tetap di sini," sahut Gio sambil tersenyum lebar.

'Padahal tanpa Daddy dan Mommy ingin tinggal di sini, aku tetap akan tinggal di sini. Aku akan memperjuangkan sesuatu di sini,' gumam Gio.

"Kau pasti punya niat tersembunyi pada temannya Rara itu, kan!" celutuk Rania, kini semua keluarga menatap Gio penuh telisik.

"Kakak ... kau jangan mengada-ada!" elak Gio sambil tersenyum kecut.

Gio menatap Kakak sepupunya itu dengan sorot mata kesal. 'Dasar perempuan bar-bar, dari mana dia bisa menebak isi pikiranku.'

Setelah selesai sarapan, mereka pun kembali ke kamar masing-masing. Mereka akan meninggalkan hotel untuk pulang ke kediaman keluarganya.

Gio terlihat semakin semangat saat mereka tiba di mansion. Sudah lama sekali rasanya dia tidak tinggal di sini, karena mereka pindah ke Italia saat Gio menginjak sekolah menengah.

Gio memasuki mansion, dan segera menuju kamar yang dulunya dia tempati. Tidak ada yang berubah dari kamar ini, masih lekat dengan nuansa manly. Hanya saja desainnya lebih terkesan ala-ala remaja, untuk itulah Gio berniat untuk mendekor ulang kamarnya.

"Lebih baik aku pikirkan besok saja. Aku akan pergi ke tempat jasa interior ruangan, sekalian pergi menemui Luna," gumam Gio.

Dia rebahan di atas tempat tidur, sembari menatap langit-langit kamar. Membayangkan hal-hal indah yang akan dia jalani di sini.

Bersambung.

Jangan lupa like, vote dan komen.

1
choky_chiko_r
bagus.nyambung sm judul sblmnya..lg tiap judul ga panjang eps nya..mksh kak..SEMANGAT
Hilmiya Kasinji
bagus
Gina Savitri
Ooh..luna salah ngenalin orang karna kembar, tenyata yg dia suka dan selalu nemenin itu gio eh malah salah jatuh cinta setelah dewasa..
Gina Savitri
Gio pernah liat luna berantem di klub, tapi lupa dia
Sementara sblm geovani meninggal blm sempet kasih tau siapa cewek yg harus di jaga gio
Gina Savitri
pantes wina galak sama gerry ternyata ada trauma sama mantan bos 🤔
Amora
yaa ... tentunya untuk bertemu pangeran tengil sepermu 🥰
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Nurul Khairina Sitorus
Seru bngt thor
Juni Cayang Bunda
oohh GEO n gio tyta kembar toh
Gauri Utama
pas awal baca bab ini curiga, anak cowo yg centil ini kayanya Gio... pas di akhir bab ternyata beneran Gio... Centil nya udh dr orok
Gauri Utama
Ga di kasih tau namanya???
Gauri Utama
Baru tau kalo mereka ternyata saling kenal dr jaman kuliah.. Kirain kenalnya pas acara Rara Sean
Tutik Yunia
good story
Tutik Yunia
ternyata gio cinta pertama Luna, dari rayuan gombalnya sdh terlihat playboynya.
Tutik Yunia
Hilangnya keperawanan Rara ditangan Sean
Atun Ismiyatun
kenapa luna tidak nyadar ya klu cwoknya itu geovani,dan yg sedang berkenalan giovani hrsnya luna nanya ada hubungan apa antara geo dan gio bukan langsung mnghindar and jutek gitu
Sri Widia Wati
Bismillah Luna
Sri Widia Wati
ngarep
Sri Widia Wati
NYESEEK 😔😔😔
Sri Widia Wati
ngakak bacanya,yang dibenci ternyata dirindukan jadi Benci tapi Rindu judulnya🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!