NovelToon NovelToon
Cinta Ibu Untuk Shella

Cinta Ibu Untuk Shella

Status: tamat
Genre:Romantis / Keluarga & Kasih Sayang / Cerai / Kasih Sayang Keluarga / Tamat
Popularitas:153.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: selly setiani

Shella namanya, seorang gadis kecil yang tumbuh dilingkungan keluarga yang membenci ibunya, dia dipisahkan dari Lisna sang ibu dengan cara paksa.

Meski demikian, Shella sering diperlakukan tidak adil setelah ayahnya menikah lagi, namun dia enggan kembali pada ibunya. Seiring berjalannya waktu dia sering menghilang tanpa kabar.

Ini menjadi dilema tersendiri bagi anak korban perceraian. Apakah Shella akan ikut membenci Lisna seperti hasutan yang selama ini diberikan oleh keluarga sang ayah? dan apakah Lisna bisa mendapatkan kembali hati anaknya dengan kesabaran yang dia miliki?

Sikahkan simak kisahnya ya.. 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selly setiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 Kabar Bahagia

Setelah dua tahun berlalu menanti kepulangannya, Shella sempat mengabariku satu kali. Dia bertanya kabar keluarga kami dan menanyakan adik-adiknya dari hasil pernikahanku dengan Dimas.

"Ting...... " suara pesan HP. ku berbunyi.

Setelah kubuka ternyata Shella anakku. Aku begitu senang sekali mendapatkan kabar darinya setelah sekian lama aku menghubunginya namun tak ada hasil.

"Mah, gimana sehat? ini Shella dapat nomor mama dari ayah" kata Shella melalui pesan singkat.

"Alhamdulillah nak, kenapa baru ngabarin mama sekarang?" tanyaku singkat.

"Alhamdulillah Shella baik-baik aja disini mah, Shella kemarin gak tahu nomor mama jadi gak bisa ngasih kabar. Adik-adik udah kelas berapa sekarang? kebetulan Shella mau pulang bulan depan"

"Sendi sekarang udah kelas 6 SD (anak laki-laki ku) sementara Selvi (anak perempuanku) sekarang sudah kelas 4 SD mereka sering nanyain kamu sama seperti mama yang kangen banget sama kamu. Selama dua tahun ini mama sering nelpon kamu tapi gak pernah diangkat" kata ku.

"Iya maafin mah selama disini Shella sibuk banget jadi jarang pegang hp, ngasih kabar keayah aja jarang banget" katanya. tapi aku tahu dia berbohong.

"Iya gak apa-apa nak, yang penting kamu sehat disana! mama selalu do'ain kamu disetiap sujud mama."

Ternyata Fahri mempunyai nomor ponselku, tapi kenapa dia tidak memberikannya pada Shella sedari dulu.

Shella sudah banyak berbohong padaku. Dia bukan lagi anak yang ku kenal, anak kecilku yang cantik yang selalu senang jika kutemu dulu, kini dia beranjak dewasa namun penuh kepalsuan. Aku tidak bisa menebak isi hatinya, apakah dia membenciku atau bagaimana.

Dari sejak itu dia tidak pernah menghubungiku lagi, kami hanya berkomunikasi melalui pesan singkat dan tidak bertegursapa lewat telepon. aku hanya menunggu sampai dia kembali, Shella memberitahuku bahwa dia akan kembali satu bulan pasca memberi kabar tapi kutunggu belum ada kabar juga mengenai kepulangannya ke Indonesia.

Malam itu aku duduk didepan toko bersama suamiku. Kami menikmati semilir angin malam yang begitu dingin, sementara anak-anak sedang asyik menonton tv.

"A, kenapa ya dengan Shella?" aku mencoba berbagi pendapat dengan suamiku.

"Shella hidup dilingkungan yang tidak sejalan dengan kita, dari kecil dia tumbuh dengan didikan yang diberikan keluarga Fahri. Jika kamu berharap Shella akan memperhatikan kamu lebih dari Fahri itu hanya akan membuat sakit hati. Sudahlah!! dia sekarang sudah besar, aa yakin dia bisa membedakan mana yang baik dan buruk" Dimas mencoba menasihatiku yang terus saja memikirkan Shella.

"Benar a, yang selama ini kutakutkan ternyata terjadi. Fahri tidak memberiku ruang sama sekali untuk kami bisa bersama! ingin rasanya berteriak bahwa aku menyesal pernah menikah dengan orang seperti dia" aku mencurahkan kekesalanku didepannya.

"Yang sudah terjadi biarlah terjadi. kita ikuti saja alurnya " ujar Dimas merangkulku.

Tak lama setelah itu aku mendengar kabar kepulangan Shella. Dia menitipkan pesan agar aku menemuinya kesana. Ibu mana yang tidak senang ketika mendengar orang yang selama ini dinanti-nanti kini bisa dia temui.

Hari menujukan pukul 12.00 siang aku menunggu anak bungsuku untuk ikut kesana,

Pukul 12.30 Selvi baru datang kerumah.

"Brugggg,,,, " suara seseorang membukakan pintu

"Assalamualaikum mah" Selvi menghampiriku yang tengah menunggunya meja makan. seperti biasa dia mencium tangan dan masuk kekamarnya

"Istirahat sebentar ya nak, udah gitu kita makan, Ibu dengar kaka kamu udah pulang jadi kita temui dia selepas makan" Aku berteriak memberitahu Selvi

"Asyiiiiikkkkk...... banyak oleh-oleh dong kalau gitu!!" ucap Selvi sambil berlari menghadapku.

"Husss.... maunya dibawain oleh-oleh mulu, udah bersih-bersih dulu gih terus sholat, makan, kita berangkat" jawabku.

Walau Shella tidak menghubungiku langsung biarlah yang terpenting aku bisa segera bertemu dengannya.

Setelah Selvi selesai istirahat kami langsung bergegas menemui Shella.

"Assalamualaikum" aku mengucapkan salam pada Mira yang sedang menyapu didepan.

"waalaikumsalam, ehh teh Lisna udah kesini! ayooo masuk! Shella juga ada didalam" ucapnya menyambutku ramah.

Dari dulu juga Mira selalu ramah didepanku tapi itu hanya kedok semata, dibelakangku dia memberikan didikan yang kurang baik agar Shella selalu menganggapku ibu yang buruk. Terbukti dengan sifat Shella yang sekarang. Semakin dewasa aku semakin sulit mengenali anaku sendiri. Aku tidak bisa berbuat banyak dan menerima saja apa yang telah terjadi, nasi sudah menjadi bubur tidak mungkin kuulang waktu agar Shella bisa bersamaku dan kudidik dia mejadi pribadi yang baik.

"Shel, ada mama didepan!! " Mira berteriak memanggil Shella yang sedang membuka kopernya didalam kamar.

"Oh iya mah" Shella langsung menghampiriku.

Aku langsung menghampirinya sebelum sampai ketempatku duduk, aku merangkulnya sambil menangis.

"Shella.... Shella anak mama kenapa kamu gak ngabarin mama kalau mau pulang" aku bertanya padanya sambil menangis dipelukan Shella.

"Maafin Shella mah, Shella juga dadakan pulangnya" jawabnya sambil membalas pelukanku.

"Iya.... mama juga tahu kabar kepulangan kamu dari tetangga."

"Iya mah, tandinya Shella juga mau langsung nemuin mama tapi keburu mama yang kesini. ngomong-ngomong ini siapa mah?" tanya Shella sambil menunjuk Selvi.

"Ini Selvi adik kamu."

"Wah, sudah sebesar ini rupanya! ayooo dek masuk kekamar pilih aja disana kamu mau apa ambil aja" Shella mengajak adiknya untuk memilih oleh-oleh yang dia suka.

Didalam koper ada banyak baju, alat tulis dan berbagai accesories. Selvi memilih beberapa yang dia suka dan dimasukan kedalam keresek.

"Ini kayanya cukup buat kamu dik!!" ucap Shella sambil menunjukan sebuah celana berwarna pink dan cardigan putih.

"Iya ini cukup kak" Selvi mengambilnya dengan kegirangan.

Shella juga memilihkan beberapa jam tangan dan baju untuku, tapi dia tidak memberiku ataupun adiknya uang seperserpun. hanya oleh-oleh barang yang dia bawa darisana, gak apa-apa toh tujuan awalku hanya ingin bisa bertemu anakku bukan ingin uangnya.

"Ah, mama kesini bukan mau minta oleh-oleh cuma kangen aja sama Shella, selama disana kita jarang banget komunikasi" ucapku menepuk pundaknya dan duduk disamping Shella.

"gak apa-apa mah, ini Shella udah pilihin buat mama" dia memberikan kantong berisi baju, jam dan cemilan khas jazirah arab.

Takut disangka berburu oleh-oleh aku tidak berlama-lama disana biar Shella saja yang menemuiku lagi kerumah, kami berbagi cerita sebentar dan pamit pulang.

"Mau pada kemana?" tanya Mira yang melihatku keluar rumahnya.

"Emmmppp mau pulang dulu Mir, kapan-kapan kami mampir lagi" jawabku.

"Kenapa buru-buru? makan dulu yuk saya udah masak didapur" ucapnya basa basi.

"Ah lain kali aja mir " jawabku singkat. aku memang tak begitu ingin berbicara dengannya.

"Kami pamit ya nak, nanti Shella main kerumah mama kalau udah gak cape."

"Baik mah, mungkin beberapa hari kedepan Shella mau istirahat dulu lalu main kesana" jawab Shella.

bersambung....

1
🌻Ruby Kejora
Aku mampir kak
Salam kenal 😉💐
sry rahayu
sedih nya 😭
Anisnikmah
keluarga mantan kenapa benci Lisna kenapa anak jadi korban
Anisnikmah
mampir
SyaSyi
mampir aku thor
mampir juga di karyaku
Susanti Ibrahim
bawa like n favorit , di tunggu feedbacknya Thor
Cahaya
Terus berkarya 🔥
Cahaya
Mampir Thor
Hanna Devi
5like mendarat syantiiiik 😍
Langit Malam
Semangat dan terus semangat ya kak..

Salam dari novelku : "Cinta Tulus Viola" bila berkenan, mampir ya kak.. hehe ditunggu😅
Jujuk
ini bener bagus banget. ibu tiri juga baik
Jujuk
semoga kamu dapat jodoh yang baik lisa
Jujuk
semangat kak. aku suka
ଓεHiatus 🦅💰⋆⃟𝖋ᶻD³⋆ғ⃝ẓѧ☂
like
💎"Bs"Najwa"FNT🐱
di tunggu season duanya thor.
💎"Bs"Najwa"FNT🐱
akhirnya tamat
💎"Bs"Najwa"FNT🐱
bau bau tamat nih
Pink Panther
10 like👍
likeback ke Who is He ya, dah UP😄💕

dan minta tolong kk komen di sana sebagai kehadirannya yah, hehe😅
💎"Bs"Najwa"FNT🐱
hadir lagi disini
💎"Bs"Najwa"FNT🐱
masih setia thor bawa likebuatmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!