NovelToon NovelToon
Pewaris Yang Hilang

Pewaris Yang Hilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Petualangan
Popularitas:6.6M
Nilai: 4.5
Nama Author: alfa 2015

Yusuf adalah seorang pemuda desa yang pintar,sopan dan baik hati. suatu hari dia mendapatkan beasiswa universitas di kota. Ibu dan ayahnya sangat senang, akan tetapi di samping kebahagiaan nya, tersimpan sebuah misteri tentang dirinya.

saat dia menanyakan hal itu, mereka hanya mengetahui bahwa ia adalah anak kecil yang ditemukan di sungai. "siapa sebenarnya aku? dan kenapa aku tak ingat sama sekali?" perjalanan nya pun dimulai.

namun saat tiba di kota, ia menemukan banyak sekali rintangan dan halangan dari beberapa orang yang merendahkannya. apakah Yusuf, seorang pemuda desa dapat bertahan dari semua ini dan menemukan kebahagiaan yang ia cari?

simak terus kisah Yusuf mencari keberadaan orang tua nya dan jati dirinya yang sebenarnya.

kritik dan saran sangat membantu untuk saya. terimakasih 😆

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alfa 2015, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kekhawatiran

Selama berada di mall, mereka bersenang senang dari mulai bermain, makan es krim sampai belanja keperluan sehari hari.

“eh liat di sana”

sahut sabrina yang jarinya menunjuk kearah toko pakaian yang sedang diskon besar besaran.

“ya kak rara, di sana ramai sekali”

sahut putri yang juga melihat toko itu.

“ayo kita ke sana!”

sambung sabrina. Mereka bertiga pun menghampiri toko tersebut.

“wah di sini, semua bajunya bagus sekali”

sahut sabrina yang melihat lihat.

“hei... kamu tidak malu dilihat orang, kalau anak sekaya dirimu suka baju diskon”

gumam yusuf membisikkan ke telinga sabrina.

“siapa bilang hanya orang lain yang boleh sedangkan aku tidak, selagi barangnya bagus kan lumayan mendapat keuntungan, jangan samakan aku dengan orang kaya yang hanya memandang harga tapi tidak memandang kualitas” balas sabrina dengan nada percaya diri. Dia pun akhirnya memilih baju baju yang dia sukai.

“kak yusuf, lihat baju itu, aku juga mau” sahut putri di sampingnya menunjuk baju yang sangat bagus, lalu yusuf melihat harganya.

“aduh, yang ini terlalu mahal, ternyata masih ada yang tidak dapat diskon”

gumam yusuf dalam hati,

“hmm... baiklah, kamu mau yang ini, tapi nanti ya... tunggu sampai kakak punya uang lagi, kakak akan belikan untuk kamu” balas yusuf mengelus kepala putri, karena ia harus mengatur keuangan selama orang tua mereka tidak ada.

“putri tidak sedih kan?”

tanya yusuf.

“tidak kak, aku percaya kak yusuf kok” jawab putri tersenyum

“anak pintar” sahut yusuf.

“hei, kalian tidak membeli baju, aku sudah beli nih”

sahut sabrina yang sudah membeli banyak baju.

“tidak usah, lagian kami masih memiliki banyak baju di rumah” sahut yusuf.

“aiih.. kamu tenang saja, sekarang aku yang traktir kalian, kan waktu di perpus aku sudah bilang”

sahut sabrina

“kalau putri suka baju mana? Kamu pilih saja... kak rara yang akan bayar”

sambungnya yang kemudian mengajak putri berkeliling sedangkan usuf menunggu di kursi panjang yang tak jauh dari mereka.

beberapa lama kemudian....

“wah kak rara baik sekali, membelikan aku baju banyak sekali”

sahut putri dengan senang.

“syukurlah kalau  kamu senang” saut yusuf.

“nah sekarang giliranmu...” sahut sabrina yang menarik tangan yusuf.

“eh..tidak perlu... nanti uangmu akan habis”

balas yusuf yang terbata bata karena tidak nyaman kepadanya.

“ayolah... uangku masih banyak, memangnya kamu mau selamanya ditindas oleh anak kampus dengan bajumu yang biasa itu” sahut sabrina yang memaksa. Terpaksa yusuf menurutinya.

“coba kamu pakai ini” saut sabrina yang memilihkan baju sweater warna hitam dan kemeja abu abu. Kemudian yusuf pun menggantinya di ruang ganti dan... saat dia keluar memperlihatkannya.

“ya tuhan.... tampan sekali dia”

gumam sabrina dalam hati. ia yang terpesona melihat penampilan yusuf memakai baju yang dipilihnya.

“kak yusuf ganteng sekali” sahut putri memuji yusuf.

“terimakasih... tapi ini sepertinya..” sahut yusuf tersenyum lalu, melihat logo harganya

“sudah kamu beli ini saja...soal harga tidak usah khawatir, mbaa.. bungkus dia, eh, maksudnya pakaian ini”

pinta sabrina yang memanggil pelayan di toko tersebut.

*****

Beberapa jam kemudian...

“terimakasih, kak rara sudah mengajak putri jalan jalan...tadi itu seru banget!!”

sahut putri yang senang.

“hahaha.... sama sama putri, nanti kita main lagi ya... kak rara mau pulang dulu...daahhh”

sahut sabrina yang berada dalam mobilnya. Lalu, dia pun pergi meningggalkan yusuf dan putri di rumah.

Setelah melihat mobil sabrina menghilang, mereka berdua pun masuk ke dalam rumah. Sambil mengucapkan salam, mereka melihat sekitar rumah.

“lho, kak indah belum pulang?”

tanya putri yang celingak celinguk mencari kakaknya.

“mungkin iya, yasudah kamu mau makan apa? Kakak masakin”

sahut yusuf menghibur putri.

“hmm... aku mau makan, ayam teriyaki sama sayur kangkung kak”

jawab putri dengan semangat.

“kamu ini ingat ya...kalau kakak beli ayam... yasudah kamu sekarang mandi dulu atau... perlu kakak temenin”

sahut yusuf dengan jahil.

“wah kak yusuf mesum!!”

teriak putri sembari berlari membawa belanjaannya ke kamar.

Yusuf pun pergi ke dapur dan memasak apa yang diminta putri.

******

Setelah beberapa lama kemudian.. yusuf pun selesai memasak, “hmm....aromanya harum sekali” sahut putri yang berjalan menghampiri meja makan.

“makanan sudah siap tuan putri yang lapar"

sahut yusuf yang menyajikan makanan dan tak lupa dia membuat es teh manis agar putri senang.

“wah kakak, ini seperti di restoran saja... kak yusuf memang terbaik”

sahut putri memujinya. Seketika dia makan dengan lahap sampai melupakan tentang kakaknya.

“aduh...untungnya sudah aku sisakan sebagian di dapur” pikirnya.

“kalau begitu, kak yusuf ke atas dulu ya...”

sahut yusuf membawa tas belanjanya ke atas.

“eh kak yusuf tidak ikut makan?”

tanya putri yang sibuk menghabiskan makanannya.

“kak yusuf nanti makannya, kamu duluan aja”

sahutnya yang kemudian pergi ke atas.

Yusuf pun pergi ke kamar mandi yang ada di kamarnya,untuk membersihkan badannya. Setelah beberapa menit kemudian, dia pun keluar dengan bentuk badan sempurnya yang sudah kembali segar. Kemudian dia pun

memakai baju kaos nya dan melaksanakan sholat karena waktunya yang sudah tiba.

Beberapa saat kemudian...

Dia pun turun dari kamarnya, memastikan putri sudah tidur, setelah dilihat ternyata putri sudah tidur di kamarnya. Dia pun merapihkan dan mencuci piring bekas putri.

Melihat di jam dinding sudah menunjukkan pukul 9 malam. Yusuf pun khawatir dengannya

*“kenapa dia belum pulang juga”*pikirnya.

Dia pun meneleponnya berkali kali namun tidak di jawab.

“apa ku tunggu beberapa menit dulu ya? Mungkin masih di jalan”

gumamnya yang kemudian pergi menonton tv di ruang tengah.

“kriiiing.... kriiiing.....”

suara hp pun berdering. Yusuf pun segera mengangkatnya.

“ya,haloo..” sahut yusuf

“halooo... yusuf, kamu ada di rumah?” tanya seseorang di seberang telepon.

“ya pa, bagaimana kabar bapak dan ibu di sana?”

tanya yusuf kepada pa heru yang di seberang telepon.

“alhamdulillah, kami baik nak, bagaimana dengan putri dan indah? Mereka sudah tidur?”

tanya pa heru yang rindu dengan kedua putrinya

“semuanya sehat pa,bu... putri sudah tidur di kamarnya sedangkan indah sih masih belum pulang,katanya lagi pergi bersama teman temannya beli barang buat acaranya nanti” jawab yusuf menjelaskan.

“syukurlah kalau begitu, bapak dan ibu titip salam buat mereka ya” sahut Pa Heru

“ya nanti saya sampaikan” balas yusuf

“assalamu’alaikum” Pa heru mengucapkan salam

“wa’alaikumsalam”

balas yusuf yang kemudian teleponnya pun ditutup. Dia melihat jam dinding lagi, kini sudah lewat 20 menit.

**“apa aku keluar saja ya... kok ada perasaan tidak nyaman”**pikirnya. Dan dia pun memakai jaketnya dan segera mengunci pintu rumah.

“tapi bagaimana cara menemukannya?” pikirnya.

Seketika, ada yang datang menghampirinya. Seorang pria paruh baya yang sepertinya warga komplek sini

“lho, nak kenapa kamu keluar malam malam seperti ini? Lebih baik kamu masuk ke rumah mu lagi”

pinta pria itu.

“memangnya kenapa pa?” tanya yusuf penasaran.

“di jam segini, biasanya para bandit itu suka keluar, apa lagi hari ini polisi sedang tidak bertugas di sana”

jawab pria itu.

“oh dimana itu pa?”

tanya yusuf yang mulai khawatir, mungkin ada hubungannya dengan fadillah.

“hmm.. bapak pernah melihatnya di sisi jalan raya pondok indah” jawab pria itu.

“kalau begitu terimakasih pa”

sahut yusuf yang bergegas pergi meninggalkannya namun dihentikkan oleh pria itu.

“kamu yakin akan jalan kaki kesana?”

teriak pria itu membuatnya berhenti.

“terus saya mau naik apa?”

tanya yusuf bingung.

“naikklah motor itu!! Untuk sementara bapak pinjamkan”

sahut pria itu menunjuk ke arah motor yang ada di balik pohon.

“ini kuncinya” saut pria itu lagi sambil menyerahkan kunci motornya kepada yusuf.

“ah... kalau begitu terimakasih banyak pa”

sahut yusuf yang segera mengambil kuncinya dan menghampiri motor tersebut. Ternyata itu adalah motor ninja berwarna hitam.

“oh ya, pa... bapak tinggal di mana?”

tanya yusuf yang ingin menanyakan alamatnya untuk mengembalikan motornya.Namun, bapak tersebut sudah tidak ada.

“kok akhir akhir ini suka bertemu orang aneh sih?”

pikirnya yang linglung.

“sudahlah yang penting menyelamatkannya dulu”

gumamnya,lalu dia pun bergegas melajukan motornya dengan kencang.

Bersambung....

Sambil nunggu cerita selanjutnya, yuk like & comment agar penulis semangat bikin

ceritanya.

1
Tamima II
bagaimana dengan orang tua angkat yang di kampung...???
lansung tidak tersentuh cerita nya seharusnya dia pun di kabarin bahwa sudah bertemu orang tua nya sendiri seakan akan lupa diri
Tamima II
yusup tidak ingat orang tua angkat nya...???
Tamima II
💪💪💪💪💪
Tamima II
💪💪💪💪💪💪
Tamima II
🥰🥰🥰🥰🥰
Tamima II
lanjuuutt thor💪💪💪💪
Tamima II
💪💪💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰
Tamima II
💪💪💪💪💪💪
Tamima II
💪💪💪💪💪💪💪
Irex Owan
Luar biasa
Karyo Yodiana
lanjut thor
Karyo Yodiana: bagus, penasaran
total 1 replies
Karyo Yodiana
bagus banget
Budi Azka
Luar biasa
Bayu Setiadi
taiiiii,,novel sampah!!!!

pertama aja yg bagus,,kesini malah kayak begini..

MC goblog!!!tolol dipelihara,,kambing pelihara biar laku dijual!!!
Bisma Bisma
Luar biasa
swek lord
kaya sinetron cokkk
swek lord
payahhhhhhhh
swek lord
lu cowok apa bukan cok,,
swek lord
nama kota sama sekolah apa cok,,apa cuma inisial B
Setiawan Iwan
Lumayan bagus ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!