NovelToon NovelToon
Ketika Istri Tak Lagi Menarik

Ketika Istri Tak Lagi Menarik

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Selingkuh / Tamat
Popularitas:156.5k
Nilai: 5
Nama Author: Wind Rahma

Jika mencapai pernikahan saja sudah bisa dikatakan sebagai akhir yang sempurna. Maka tidak akan ada istilah mempertahankan pernikahan lebih sulit dari memulainya.

Mikaya pikir ketika dia sudah menjadi istri Andovi, memiliki buah hati pertama mereka yang lucu dan memperoleh cinta sepenuhnya dari laki-laki itu sudah menjadi akhir yang bahagia. Nyatanya, banyak sekali rahasia yang Andovi simpan darinya, yang laki-laki itu tidak mau istrinya tahu.

Bagaimanakah kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ujian Rumah Tangga

Satu jam yang terasa sangat lama membuat Mikaya menghembuskan napas lega ketika sudah sampai di rumah. Ia pikir Andovi mengajak dirinya untuk makan siang bersama di luar karena ingin menikmati waktu bersama keluarga kecil. Tapi ternyata makan siang ini justru merupakan acara untuk mengapresiasi Mira.

"Aku perhatiin kamu tadi, kamu ini kenapa sih? Aku lihat kamu kok kayaknya enggak suka sama Mira?"

"Aku enggak suka kamu bersikap berlebihan sama sekretaris kamu itu, mas," jawab Mikaya jujur usai menidurkan Afgari ke atas ranjang tempat tidur.

"Berlebihan gimana? Emang salah ya kalau aku traktir Mira makan siang sebagai rasa terima kasih aku karena dia sudah menyelamatkan perusahaan aku ketika di ambang kerugian besar?"

"Bukan begitu, mas. Tapi-"

"Jangan berpikir yang macam-macam. Aku sama Mira itu hanya sebatas bos dan sekretaris aja. Kamu tuh yang berlebihan."

Mikaya semakin merasa kesal lantaran suaminya menyalahkan dirinya demi wanita itu. Padahal itu hal yang wajar jika ia cemburu terhadap wanita itu. Tapi suaminya tidak peka akan perasaannya.

"Lain kali kamu harus bersikap ramah sama dia kalau ketemu lagi. Biar kamu itu jadi panutan sebagai istri seorang bos."

"Iya, mas," jawab Mikaya pasrah daripada harus berujung dengan perdebatan.

"Besok pagi kamu harus bangun lebih awal, buatkan sarapan lebih. Karena besok aku mau undang Mira buat sarapan bareng kita."

Mikaya langsung mendongakan kepalanya menatap suaminya yang pergi menuju lemari guna mengambil pakaian ganti.

"Maksud kamu, mas? Kenapa kamu sampai mau undang dia buat sarapan di rumah kita? Dia bisa sarapan di rumahnya kan?" Mikaya berusaha untuk melayangkan protes karena ia tidak setuju jika Mira sampai datang ke rumah hanya untuk ikut sarapan bersama.

"Kenapa? Kamu keberatan? Kalau begitu biar aku ajak dia untuk sarapan di luar aja."

"Mas! Kamu apaan sih?"

"Apa? Apa yang salah dari aku?"

"Tentu salah lah, mas! Kamu mengajak wanita lain untuk datang ke rumah kita hanya untuk ikut sarapan sama kita."

"Mikaya, dengar ya! Apa yang aku lakukan itu tidak sebanding dengan usahanya menyelematkan perusahaan."

"Iya, aku tahu. Tapi jangan mencampur adukkan masalah pekerjaan sama keluarga, mas. Ini gak adil namanya. Oke, aku terima kasih sekali karena Mira sudah bantu kamu buat nyelamatin perusahaan. Tapi bukankah itu merupakan bagian dari pekerjaannya juga dan kamu gak perlu sampai berlebihan seperti ini. Kamu bisa memberi Mira gaji dia atau tiga kali lipat sebagai rasa terima kasih kamu, yang berhubungan dengan pekerjaan aja, mas. Yang wajar-wajar aja. Gak perlu lah sampai bawa dan ajak dia buat ikut sarapan di rumah kita."

Andovi justru malah merasa tersinggung akan ucapan Mikaya. Dia menganggap Mikaya bicara seperti itu karena Mikaya tidak menyukai Mira. Padahal Mira berjasa begitu besar terhadap perusahaannya.

"Ok, fine. Aku gak jadi ajak dia buat ikut sarapan di rumah kita," ucap Andovi membuat Mikaya setidaknya bisa bernapas dengan lega. "Tapi jadinya aku akan ajak Mira buat sarapan di luar. Puas?"

Andovi kemudian pergi, tidak memberi kesempatan untuk Mikaya melayangkan protes padanya.

"Mas! Mas Andovi! Kamu mau kemana?"

Mikaya menyusul langkah suaminya, akan tetapi pria itu seakan tidak perduli dengan panggilan serta teriakannya.

"Mas! Kamu mau pergi kemana? Mas!!"

Andovi mengabaikan panggilan Mikaya, dia tetap pergi bersama mobilnya.

Kini ketakutan Mikaya kian menjadi. Andovi sudah bersikap berlebihan terhadap wanita itu. Dan ia takut jika lama-lama sikap suaminya yang demikian akan menimbulkan perasaan lain untuk Mira.

Tidak ada yang bisa Mikaya lakukan selain menangis. Jujur, akhir-akhir ini cobaan dalam rumah tangganya semakin berat. Ia harap bisa melewati ujian ini. Karena yang namanya rumah tangga, semakin lama maka akan semakin naik maka akan terasa lebih berat. Dan ia tidak tahu apakah ia bisa berhasil menuju puncak, atau justru jatuh di tengah jalan.

_Bersambung_

1
falea sezi
lagian neh dr awal. kisah mira jg gatel lo coba ngapain elus2 suami orang kan aneh sok care lagi
Gina Safitri
Luar biasa
Titi Ati
itulah hidup
Puput Nurhayati
Luar biasa
Intan IbunyaAzam
krna setress tu andovi semoga aj sllu begnie hubungn klian
Intan IbunyaAzam
aduh,,,, JD baper aq mah
Intan IbunyaAzam
modalin istrinya pengasuh ank jga ad Lo andovi
Intan IbunyaAzam
suami Gilak,,,
Intan IbunyaAzam
suami GK tw diri,,
Intan IbunyaAzam
qok ditggal anknya mika,, msih kcil lo
Intan IbunyaAzam
cri tw siapa Mira emmm
Neldes Novber
Jangan lupa mampir juga tem, Judulnya Azeela
Intan IbunyaAzam
mampir
Woro Wardani
bagus tapi terlalu singkat
lies
ceritanya menarik
Sri Wahyuni
👍👍👍..itu balasan yang setimpal buat orang yang nggak bisa menjaga hatinya,,
Eka Bundanedinar
tamat jg ada kisah afgari g sih kak
Eka Bundanedinar
syukurlah tunangan mira msih mnerima jd bnr" tulus
Uthie
Intinya dalam rumah tangga selalu ada Ujiannya.. bisa berupa anak, suami/istri, atau dari keluarga lainnya..
dan Ujian bagi seorang laki2 adalah harta dan wanita...

harus banyak ingat dan syukur atas apa yg kita miliki...
Jika ada yg kurang, bukan nya mencari, tapi memperbaiki apa yg ada 👍👍
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Wind Rahma: Terimakasih 🤗🥺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!