NovelToon NovelToon
Biyanca, Serahkan Cintamu!

Biyanca, Serahkan Cintamu!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang
Popularitas:89.8k
Nilai: 5
Nama Author: Titin Supriatin

Biyanca yang diadopsi oleh keluarga sederhana terpaksa harus menelan pil pahit karena dirinya akan di lelang dihadapan banyak orang kaya demi melunasi hutang ayah angkat dan keluarganya. Di hari pelelangan, seorang pria yang sedang terluka karena tertembak, datang dan nyelonong masuk ke dalam kamar Biyanca.

Tak disangka, pemenang lelang jatuh pada pria yang tadi sempat ditolong Biyanca. Pria tersebut membayar Biyanca dengan harga sangat mahal mengalahkan semua kaum borjuis yang ada di tempat pelelangan ini. Alhasil, Biyancapun harus dinikahkan dengan pria tersebut.

Siapakah Pria itu? Akankah pernikahan mereka bahagia, atau sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titin Supriatin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 FB 2 : Kasta

Bagi Byon, pertunangannya dengan Eshild hanyalah permainan anak-anak yang sering ia mainkan saat ia masih kecil dengan Eshild. Apalagi mereka berdua tumbuh besar bersama sebagai sesama keluarga bangsawan. Bad boy itu hanya menganggap Eshild sebagai teman bermain dan teman sekolahnya saja, tak lebih dari itu.

Sedangkan gadis yang dicintai Byon sebenarnya adalah Biyanca, seseorang yang ia panggil dengan sebutan‘Bii’. Berbeda dengan putri bangsawan lainnya, Biyanca hanyalah putri dari kepala pelayan yang selama ini melayani dan mengasuhnya. Bii, begitulah panggilan Biyanca, usianya hanya terpaut 3 tahun saja dengan Byon, sejak kecil ia sudah tumbuh bersama-sama dengan Byon. Belajar bersama, makan bersama, bermain bersama dan melakukan banyak hal bersama sehingga diantara mereka berdua tumbuh suatu ikatan yang membuat Byon tak bisa lepas dari Bii.

Baik Byon dan Bii, sama-sama jatuh cinta. Pada dasarnya, mereka berdua sudah tahu bahwa cinta yang mereka miliki tidak akan pernah bisa disatukan karena perbedaan strata diantara mereka. Byon jelas adalah seorang pengeran keturunan bangsawan ternama, sedangkan Bii hanyalah putri pelayan istana biasa. Jelas sekali strata keduanya bagai bumi dengan langit yang takkan pernah bisa disatukan.

Namun, Byon mengesampingkan perbedaan itu dan terus menjalani hari-hari indah bersama Bii. Seperti sekarang ini, bila semua orang sedang disibukkan dengan persiapan pesta pertunangan yang akan digelar beberapa hari lagi, Byon malah menyelinap masuk ke dalam kamar Bii secara diam-diam setejah ia pulang sekolah. Tentu saja tanpa sepengetahuan siapapun.

“Bii!” seru Byon yang melihat Biyanca sedang menyisir rambut panjang hitamnya di depan cermin.

Biyanca langsung terkejut setelah menyadari siapa orang yang menyelinap masuk ke dalam kamar pribadinya. Melihat Byon berdiri dibelakangnya, tiba-tiba saja tubuh Bii menjadi lemas lunglai. Meski ini bukan pertama kalinya Byon menyelinap masuk seperti pencuri, tetap saja hal itu membuat Bii yang mulai beranjak remaja jadi was-was. Jika mereka berdua sampai ketahuan, maka habislah semua.

“Byon? Apa yang kau lakukan di sini? Pergilah! Kita berdua bisa celaka kalau sampai ketahuan.” Bii menghampiri Byon dan mengamati setiap sudut lorong ruangan berharap tidak ada yang melihat Byon di sini.

“Aku merindukanmu.” Byon langsung memeluk Biyanca. “Sudah seminggu ini aku tidak melihatmu. Kemana saja, kau? Kau tidak pernah datang ke kamarku lagi. Kau sengaja menjauhiku? Kenapa kau menyiksaku seperti ini, Bii?” tanya Byon sambil melihat wajah Biyanca.

“Aku harus mencari banyak bunga untuk persiapan pertunanganmu, Byon. Hari ini pun aku juga harus pergi lagi. Kembalilah kekamarmu, aku janji begitu aku pulang aku akan membawakan makanan untukmu.” Biyanca melepas pelukan Byon dan hendak beranjak pergi, tapi langkahnya terhenti karena Byon menggenggam erat tangannya.

“Kenapa kau seperti ini? Kenapa kau mau saja disuruh oleh mereka?”

“Karena aku adalah pelayan. Tidak ada alasan bagiku untuk menolak apapun perintah semua orang yang ada di sini. Termasuk membantu mempersiapkan segala keperluan pertunanganmu. Lepaskan tanganku! Jika aku terlambat menyetorkan bunga-bunga itu, aku pasti akan menadapat hukuman yang berat. Itukah yang kau inginkan?” Bii mencoba melepas paksa genggaman tangan Byon.

Sebisa mungkin Biyanca tidak ingin menunjukkan rasa cemburunya pada Byon. Padahal jelas-jelas ia merasa sakit dan nyesek juga di hati karena kekasihnya ini akan bertunangan dengan wanita lain atas pilihan keluarga Byon sendiri. Biyanca sadar diri dan sangat tahu dimana posisinya saat ini. Tidak mungkin seorang putri pelayan sepertinya, bisa bersanding dengan putra bangsawan yang terkenal di negara ini. Itu adalah hal yang mustahil, bahkan bermimpipun juga tidak mungkin.

Sedangkan Byon sendiri mulai menyadari sesuatu sejak Bii tak lagi muncul dihadapannya. Ada rasa kehilangan yang begitu besar. Byon tak pernah menyangka bakal sesakit ini rasanya saat ia tak bisa melihat Bii barang sedetik saja. Karena itulah, hari ini Tuan muda ini nekat mengambil sebuah keputusan besar dimana itu adalah keputusan paling gila yang pernah dilakukan oleh seorang anak remaja Jerman keturunan bangsawan seperti Byon Pyordova.

“Ayo ikut aku!” ajak Byon dan menyeret paksa Bii keluar ruangan tanpa mau melepas genggaman tangannya.

“Kita mau pergi ke mana?” tanya Biyanca. Ia ingin melawan, tapi Byon jauh lebih kuat darinya. Bii juga terkejut melihat tubuh Byon yang berubah jadi lebih kekar setelah seminggu tidak melihatnya.

Kau sudah semakin dewasa sekarang, Byon. Batin Biyanca sambil menatap punggung kekasihnya dari belakang.

“Diam dan ikut saja!” ujar Byon tanpa menoleh pada Biyanca. Ia menatap sekeliling dengan penuh waspada.

“Bagaimana kalau ada yang melihat kita?”

“Tidak akan ada yang tahu, karena semua orang sedang sibuk.” Byon berjalan lurus melewati lorong rahasia yang biasa ia lewati bersama Biyanca kalau keduanya sedang berkencan diam-diam.

Tanpa Byon dan Bii sadari, ada beberapa pasang mata sedang mengamati mereka berdua dari lantai atas. Namun, meski tahu apa yang terjadi pada dua remaja itu. Orang-orang ini tak melakukan apa-apa dan hanya melihat saja.

“Apa yang sedang tuan muda Byon dan Bii lakukan? Mau pergi ke mana mereka?” tanya salah satu pengawal istana Byon pada seorang wanita yang menatap nanar kepergian Byon dan Biyanca.

“Ikuti saja kemanapun mereka berdua pergi. Jika ada gelagat mencurigakan dari mereka, segera tangkap mereka dan bawa Bii padaku,” jawab wanita yang ditanya pengawal tadi dengan lirih dan sangat tenang. Ia sama sekali tidak menunjukkan ekspresi apapun.

“Baiklah, aku pergi dulu kalau begitu.”

“Tolong panggil Baida kemari. Ada yang ingin aku sampaikan padanya. Di mana dia?” tanya wanita itu dengan suaranya yang anggun.

“Dia sedang latihan dengan Eshild,” jawab pengawal itu.

“Apa?” wanita anggun itupun terkejut. “Bagaimana bisa nona Eshild berlatih dengan Baida? Latihan apa?” ia mengernyitkan alisnya tanda tak mengerti dengan apa yang terjadi dengan Ehild dan Baida. Padahal, jelas-jelas dalam beberapa hari lagi, Eshild yang merupakan sorang putri, harus bertunangan dengan Byon.

“Banyak hal yang nona Eshild pelajari dengan Baida dan itu atas perintahnya. Jika Baida menolak, maka ia mengancam akan membatalkan pertunangan ini,” terang pengawal itu.

Wanita anggun itu langsung terhuyung mundur mendengar fakta mengejutkan dari Baren, salah satu pengawal kepercayaannya. “Masalah apa lagi ini? Kenapa gadis itu bersikap begitu? Apa yang dia rencanakan?” gumamnya. “Siapa saja yang tahu soal ini? Apa tuan dan nyonya besar tahu?” tanya wanita anggun yang tidak lain adalah Rosella Tsaida. Ibu dari Biyanca sekaligus kepala pelayan kepercayaan Liem, ayah Byon.

“Tidak ada yang tahu selain aku,” jawab pengawal yang bernama Baren.

“Pastikan tidak ada yang tahu, cepat panggil Baida kemari.” Wanita yang biasa dipanggil ‘Rose’ langsung bergegas pergi ke suatu tempat begitu pula dengan Baren yang langsung pergi mengikuti Byon dan Bii sambil memanggilkan Baida menghadap Rose.

BERSAMBUNG

***

1
Abinaya Albab
bapaknya Leo /Silent/
Abinaya Albab
aku udh baca anak²nya emak bapaknya baru skg /Silent/
Rabiatul Wulan
dan ternyata perpisahan ini sangat panjang ya thor, 🤭🙏🙏 kapan up lg thor sudah kangen sama novel2mu. semoga saja dalam keadaan sehat ya thor supaya bisa terus berkarya 🙏🙏🤗🤗💪💪
Sabrina Azzahra
terharu 😭😭
Rika Joj
cinta kasihmu tdk sama ibu rose bion gk sama seperti ayahnya yg gk kokoh & berjuang demi cinta....
Rika Joj
jangan di pisahin dong bianca+ bionx🥹
Rika Joj
jadi wanita itu yg nolong leon terluka yg digigit beruang
Rika Joj
napa gk baida aja ya gati'in posisi bion secara kan mereka kembar🤣🤭
Rika Joj
jangan2 wanita yg di jodohin itu wanita yg bertudung merah...
Rika Joj
curiga liem pyordorva + adelerich musuh bebuyutan...
Rika Joj
karena itu mungkin kecelakaan makax gk inget...
Rika Joj
nama anakx. bion+bianca sama dgn anclex Leonardo pyardova ya kak Titin...
RatuKuyang 👻 ig @zariya_zaya: iyap betul kak
total 1 replies
Rika Joj
benar'an bi ngapain bion harus bohong...
Rika Joj
cinta yg rumit hanya karena strata
Rika Joj
napa mereka gk bisa bersatu apa mereka terhalang restu ya...
Rika Joj
makax jangan kabur untung bion selamatin kamu...
Anonim
Kn
Rika Joj
makax jangan kabur lagi keras kepala amat sih dibilangin gk percaya amat bion itu sayang banget bianca...
Elok embem
maaf thorrr di sini di tulis byon kembaran baida tapi kenapa baida hanya jadi bawahan 🤔🤔🤔
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
waaah ucapan adalah doa
harapan dan keinginan di masa sudah tercapai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!