NovelToon NovelToon
Istri Tengil Mas Baron

Istri Tengil Mas Baron

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

Spin Off Guardian Flower, kalau mau tahu awalnya kenapa Baron dan Delila bisa menikah yuk baca Bang Simba sama Dahliara di cerita mereka dulu😘😘😘


Baron Gunadi, pria pendiam, kaku, bertemu dengan seorang gadis tengil yang suka memaksakan keinginannya dengan cara apa pun, hingga akhirnya satu insiden nahas membuat Baron tersudut dan tidak bisa lagi mengelak.

"Nikahi Putriku, atau ku sunat dua kali tangkai latto latto mu!"


Apakah hubungan keduanya akan berbuah manis? atau malah berakhir buruk?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanpa Sadar

Delila mulai kuliah hari ini, dia bangun pagi sekali. Menyiapkan sarapan untuk Baron, membereskan dapur, tempat tidur dan setelah itu dia segera berangkat. Bahkan sebelum Baron terbangun, pria itu masih setia tidur di ruang tamu, hanya beralaskan sofa usang dan bantal, atau kadang tidur diatas tikar yang dia gelar sendiri dilantai.

Baron kelihatan begitu lelah, pria itu sama sekali tidak terusik saat Delila keluar dari kontrakan pagi ini. Dan sekarang setelah beberapa belas menit berlalu, Delila sudah sampai di kampusnya, tempat yang hampir dua pekan ini tidak dia injak.

Suasana kampus masih sepi, bahkan lebih sepi dari biasanya- terlebih disini tidak ada lagi Liara kakak sepupunya. Delila tahu kalau gadis Arab Indonesia itu sedang pergi dan juga mengambil cuti, itu yang dia dengar dari Grandpanya Gentala.

Bahkan sepertinya Liara tidak tahu kalau dirinya sudah menikah duluan, apa jadinya kalau gadis itu sampai tahu nanti ya?

"Delila!"

Panggilan seseorang membuat langkah Delila reflek terhenti, gadis berpakaian santai itu menoleh- dahinya mengernyit kala melihat seorang pria tengah berlari dan mendekat ke arahnya.

'Gading, ngapain dia manggil gue?' tanyanya dalam hati. Kedua mata Delila memindai, kalau dulu dia akan terpesona dengan penampilan kece sang ketua BEM di kampusnya, kini Delila merasa kalau kedua matanya telah buta permanen untuk pria kecuali Mas Samsonnya seorang.

"Iya, ada yang bisa aku bantu?" sahut Delila ramah.

Dia menampilkan senyumannya, berusaha seramah mungkin dan tidak ada raut wajah jutek pagi ini. Walaupun sebenarnya pipinya sudah kram karena terus saja tersenyum fake.

"Emm- beberapa hari ini gue gak pernah lihat lo sama Dahliara, sorry bukannya gue kepo tapi gue cuma mau tau kenapa Dahliara enggak-,"

"Kakak gue yang cantik jelita kayak princess Yasmine lagi liburan ke negara asalnya, dia lagi ngabisin duit Om Sultan Dubai. Mungkin masih lama, jadi jangan harap bisa lihat dia dalam waktu dekat." sela Delila cepat.

Senyumannya terus saja mengembang, Delila berlalu pergi setelah mengatakan hal itu dan membiarkan pria yang bernama Gading itu terdiam ditempat.

"Kalo dia udah balik, kabarin gue ya. Ada hal yang mau gue omongin sama Kakak sepupu lo itu!"

Delila menoleh, dahinya mengernyit kala mendengar ucapan Gading sebelum pria itu pergi.

"Hm- tuh ketua BEM kayaknya ada something nih sama Kak Ara." gumamnya pelan penuh selidik.

Delila terus saja sibuk dengan pemikirannya, sementara di tempat yang cukup jauh seorang pria perlahan meregangkan kedua tangannya, menggeliat pelan saat merasakan pegal di sekujur tubuhnya.

Kedua matanya terbuka, mengerjap pelan dan bangun hingga tubuh setengah mengantuknya bersandar di sofa. Setelah merasa kesadarannya sudah pulih dia bangkit, kedua kaki panjangnya membawa dirinya ke arah dapur karena kantung kemihnya sudah terasa berat.

Tapi sebelum dia masuk kedalam kamar mandi, dahinya mengernyit kala mendapati rumahnya sepi sunyi bagaikan tidak ada orang di dalamnya.

"Dia kemana?" gumamnya pelan dan kembali melanjutkan langkahnya.

"Apa dia belum bangun? bukannya dia masuk kuliah hari ini?" tambahnya lagi.

Selepas buang hajat pria itu membasuh wajahnya, setelah merasa cukup segar dia keluar dan mendekat ke arah meja makan. Satu tangannya meraih teko air dan menuangkan isinya kedalam gelas, lalu meneguknya hingga tak tersisa.

Ekor matanya tertuju pada tudung saji yang tertutup, entah kenapa perutnya tiba tiba saja bergejolak ingin dipuaskan. Dengan cepat dia membukanya, kedua matanya berbinar saat melihat satu piring besar nasi goreng plus dua telur mata sapi yang siap untuk dilahap.

'Makan dan habisin! aku berangkat duluan. Mas Samson jangan lupa mandi kalo mau kerja, bajunya udah aku siapin diatas kasur. Jangan buka lemari lagi, aku gak mau tuh baju acakadul kayak kemaren. Awas aja kalo tangannya tetap bandel!'

Baron membaca pesan yang Delila tuliskan pada secarik kertas yang tergeletak di bawah piring nasi goreng.

'Selamat pagi, salam sayang dari Delila yang cantik imut dan menggemaskan 😘😘'

Baron menghela napasnya kasar saat membaca tulisan terakhir di bagian paling bawah. Pria itu berdecih, tapi sudut bibirnya tidak urung menyungging kala dia mengakhiri membacanya dan memilih menikmati sarapan yang sudah tersaji dihadapannya saat ini.

Gadis tengil itu rupanya sudah pergi sebelum dia bangun, dasar tidak sopan pada suami awas saja!

Baron mengancam dalam hati, tapi tanpa dia sadari ada satu kata yang sederhana tapi sarat akan arti.

Suami?

TIPIS AMAT MAS, TEBELIN DONG SENYUMNYA😘😘

1
Nur baeti
keren
Diana Dwiari
papa davyn,akhirnya terwujud keinginanmu,punya cucu banyak....auto dikasih kwartet sama author....otw JD baby sitter nih
Diana Dwiari
itu papa davyn waktu masih muda.....
Diana Dwiari
ada plot twisnya nih
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
laaahh tamat aja thor..
alur ceritanya bagus tapi ada sedikit typo masih bisa di perbaiki... tapi sayang terlalu singkat ceritanya ga sampe si kembar 4 lahir jd kurang puas thor.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
laahh kamu yg minta malah sok jd korban, Delila.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
para tetua sudah pada berpulang jd di bikin mewek sama author.😢😢
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
tua bangke untung ga ngompol di tempat, udah capek² ngayalnya bakal jd kaya raya malah kecewa.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
kalau kamu yg bertindak ga kelar² Baron kelamaan geraknya beda lagi sama papah Davyn dia langsung sigap tanpa nunda² apa lagi menyangkut keselamatan anaknya juga.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
waduuhh nekat tuh orang pengen di rilujak sama papah Davyn rupanya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
pasti orang suruhan tua bangke tuh.. perlu di sleding pake tiang listrik tuh kakek²🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
makanya jangan bebal Delila jadi imbasnya di fitnah warga, hadeuh pasti ada konspirasi dari pamannya Baron juga tuh yg bikin gaduh... tenang lawan tua bangka ada papah Davyn.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
laahh kalau Baron miskin trs kamu sama bapakmu ga akan ngonvar tanda tangannya Baron dan bunuh Bima kali siluman, aneehh ngatain diri sendiri secara ga sadar
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
waduuhh pamannya Baron kah.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
paling anaknya si hama Renata yg di sengaja suruh manggil Baron papah biar Delila salah paham
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Maman dan Baron thor bukan Makan dan Baron.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ngga bapak ngga anak sama² somplak... ternyata sifatnya Delila nurun dari papahnya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Udah baca thor tapi agak lupa ceritanya karna udah lama.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ujian Baron memperbaiki hubungan dan perjuangan untuk mendapatkan lagi Delila... lagian itu hama datang mulu dah.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
awas jangan sampai salah manggil yg harusnya papah mertua jadi Lo Geu, Baron.🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!