Kisah seorang Wanita bernama Sherlly Yuliana atau Ratih, ketegarannya menjalani hidup dengan berbagai masalah yang datang silih berganti.Perselingkuhan,perselisihan mewarnai kehidupannya.Akankah dia mendapatkan kebahagiaan yang diharapkan semua wanita??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Dinozzo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 13
Video itu sudah di unggah bu Elsa,memang benar the power of netizen itu benar adanya.Ribuan like dan komen singgah disana,caci dan maki mewarnai postingan itu.
Entah pasangan suami istri itu sudah melihat atau belum,karena mereka terlihat santai saja.Begitu banyak orang menghubungiku menanyakan kabar perselingkuhan Danu.Aku hanya bisa mengiyakan dan meminta mereka mendoakan aku dan Liana.
Danu pulang dengan lunglai dan terlihat wajah nya kusut.Aku biarkan dia melewati ku yang sedang bermain dengan Liana di teras.
"Tumben kamu udah pulang sayang,Rosa menggelayut manja pada Danu.
Aku memalingkan wajah karena jijik melihat pemandangan itu.
"Aku dipecat yang,Danu terduduk lemas di sofa.
"Hah,kok bisa sih mas?kamu lagi bikin prank atau gimana,Rosa kembali bersuara.
"Aku gak bohong,aku dipecat secara tidak hormat.Tanpa pesangon tanpa apapun,nih cuma dapet gaji bulan ini aja.Itupun gak full karena harus bayar utang".
Danu menyodorkan amplop coklat pada Rosa,aku hanya diam tak berusaha ikut campur.Toh keberadaanku tak pernah di anggap.
"Isshh..gimana sih mas,kalo udah begini kita mau makan apa?aku juga butuh duit buat shoping dan yang lainnya.Hidup ini butuh duit mas,cerocos Rosa.
"Kamu bisa diem dulu gak sih,aku nih pusing banget.Pulang bukannya bikin tenang malah nyerocos aja gak berhenti.Kamu fikir aku mau dipecat dan jadi pengangguran hahh,bentak Danu keras.
Aku sampai terkejut,
tidak biasanya Danu marah seperti itu pada Rosa.Rasain kamu ulat bulu,mamam tuh dimarahin Danu.
"Kok kamu marah sama aku sih yang,aku bener dong kalau kamu gak kerja gimana hidup aku,Rosa tak mau kalah.
"Harusnya kamu tuh kemarin gak marah-marah sama ibu-ibu komplek,jadi ini gak bakal terjadi.
Ada yang nyebarin video saat kamu berantem sama mereka,semua orang tau aku sama kamu selingkuh dari Ratih",ujar Danu lagi.
"Kamu sekarang malah nyalahin aku ya,salahin anak kamu tuh yang minta aneh-aneh.Segala minta ayam lah,kan kalau dia gak minta ayam semuanya gak akan kejadian",Rosa membela diri.
Danu melotot pada Rosa
"Kamu nyalahin Liana sekarang?Kalau kamu bisa jaga sikap semuanya gak akan terjadi".
Bukan gitu mas,maksudku..
Ucapan Rosa menggantung begitu saja karena Danu sudah masuk kedalam kamar.Rosa hanya bisa menghentakkan kakinya ke lantai.
"Duit segini mana cukup,ujarnya lagi.
Aku hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah laku mahluk ajaib itu.Di otaknya hanya ada duit dan duit saja.Tau rasa kamu sekarang Danu sudah dipecat,punya duit cuma segitu.Mana bisa mencukupi kehidupan kalian yang hedonis.
Sungguh aku tak bermaksud membuat Danu harus dipecat dari pekerjaannya.Tapi semuanya sudah terlanjur,mau bagaimana lagi.
Aku bersyukur disaat seperti ini aku sudah mendapat restu dari orang tuaku.Aku dan Liana tidak akan kelaparan,karena uang di dompetku masih banyak.Juga Kartu ATM yang dapat dipastikan isinya tak bisa di hitung dengan jari.
Ahh,aku harus bertahan sebentar lagi disini.Aku ingin melihat apakah Danu akan berubah atau semakin menjadi.Bukankah Egonya lelaki itu akan terlihat saat dia tidak punya pekerjaan.Ditambah satu hal besar pasti akan terjadi dirumah ini,kedatangan papa dan mama Danu..
beraaaat...