Gea seorang gadis desa yang ceria mencintai Dio teman sejak kecil dengan diam-diam. Ia mengejar cita- citanya dengan melanjutkan studinya di kota. Dengan sekelumit masalahnya di sana.
Dio teman Gea yang jatuh hati pada Gea sejak sekolah. Seorang pemuda dari kalangan biasa yang menjadi tulang punggung keluarga, dan terjebak dalam perjodohan dengan Desi anak majikannya.
Jarak memisahkan mereka apakah cinta mereka dapat diperjuangkan?
Demi kemanusiaan Dio melepaskan rasa cinta yang ada pada dirinya yang telah lama. Menerima perjodohan yang datang tiba-tiba.
Dapatkah cinta mereka bersatu, atau hanya memendam rasa cintanya dalam diam.
Novel ini khusus untuk dewasa bijaklah dalam membacanya.
terimakasih
Revisi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Utiks, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kuliah
Semenjak pertemuannya dengan Dio di rumah makan padang Gea menjadi sedih.Entah perasaan apa yang ada dalam hatinya. Dio dekat dengan cewek cantik lagi anak bosnya. Semoga dia anak yang baik doanya walaupun hatinya sakit.
Frans temannya saat ini masih dalam pemulihan, pasca operasi. Apalagi rumahnya agak jauh dari kampusnya dia tidak menjenguk kalau Frans tidak menelpun membutuhkannya. Semenjak papa frans kecelakaan hubungan kedua orang tuanya agak baik lagi.Mama Frans mengurus mantan suami dan anaknya walaupun tidak tinggal satu atap.
Hari ini Gea masuk kuliah seperti biasanya dengan perasaan yang sedih teringat pertemuannya lagi dengan Dio kemaren. Perkuliahan dimulai pukul 9 masih ada waktu Gea melanjutkan membuat novelnya. Setelah mengirim novel Gea bersiap ke kampus.
Berjalan dengan sedikit melamun menabrak seseorang didepannya.
“Aduh, sial kamu gak bisa lihat ya? Gak punya mata heh! Gea !” tatapan Nisa serasa mau mencabik muka
muka Gea.
“Maaf Nis, gak sengaja” berniat segera pergi tak mau mencari masalah,tapi tangan Nisa langsung menarik tangan Gea dan .. brukk ..Gea terjatuh.
“Ya Allah Nisa segitunya kamu sama saya gak sukanya? ingat Nis, kita dulu bersahabat, satu kampung , jangan mentang - mentang kamu kaya seenaknya sama aku “ mencoba berdiri walaupun kakinya sedikit sakit terkilir.
“Memangnya kenapa dasar penghianat tak sudi aku berteman denganmu”dengan berapi-api Nisa menatap tajam pada Gea . Tak mau ribut Gea berjalan berlalu dari tempat itu walaupun Nisa terus berkata yang menyakitkan dengan kaki tertatih .
“Heh perempuan genit awas ya takkan kubiarkan kamu hidup tenang!!” teriak Nisa seperti kesetanan setiap kali melihat Gea.
Dalam kelas baru saja duduk Gea telponnya berdering tut..tut..
“Assalamu'alaikum hallo Frans bagaimana kabarmu ? “
“He he..baik cantik eh aku kangen nih ke rumah dong aku kesepian “
“Jawab dulu dong salamku !”Gea berkata kesal
“He..he..iya wa'alaikumsallam “
“Kamu harus banyak istirahat nanti kalau aku kesana terganggu “
“Ya enggak lah malah jadi obatku sembuh kesini ya, aku kangen lo cantik kamu jangan deket-deket sama cowok selama aku gak ada awas ya “
“Kenapa aku hanya berteman dengan mereka dan juga denganmu he he..”
“Eh, gak boleh kamu hanya milikku cantik ku hajar mereka yang dekat denganmu “
“Memang kamu bisa berkelahi dengan kondisimu itu ?”Gea tertawa.
“Bisa dong aku punya jurus rahasia ha ha.. “
“ Eh, sudah dulu ya dosennya sudah datang.Baik-baik ya cepet sembuh da da.. Frans assalamu'alaikum ?”
Gea menutup telponnya.
Dosen masuk dan memberi materi pada kelas. Sepanjang perkuliahan Gea serius menangkap materi.Gea memang anak yang cerdas setiap tugas dapat dikerjakan dengan baik.Itu yang membuat Nisa selalu iri apalagi Dio cowok yang diinginkannya ternyata lebih memilih Gea.
Waktunya istirahat Gea duduk di taman kampus Dev menghampirinya.
“Hai, boleh aku duduk disini? “langsung duduk tanpa ijin
“Kamu gak ke rumah Frans ? Tadi dia telpon aku suruh ngajak kami ke sana ,kangen katanya he..he tuh anak sudah bucin deh kayaknya “berkata tanpa melihat Gea.
“ Lihat saja nanti kalau tugasku tidak banyak aku kesana ,temani ya? Aku malu sama orang tuanya “
Gea dan Dev berbincang sampai waktu istirahat habis ,Dev yang sudah kosong jadwalnya berlalu dan masih teringat wajah Gea yang imut. Pantas saja Frans betah lama-lama dengan Gea ternyata gadis itu enak diajak diajak ngobrol. Kemudian pulang ke kos menghubungi temannya Frans.
**
Nisa yang melihat Gea masuk mulai usil ingin mengerjainya. Dia masih sakit hati dengannya karena Dio direbutnya padahal dia sudah terang -terangan mengatakan kalau dia menyukai Dio. Tapi malah menusuk dibelakangnya dengan berprasangka Gea pacaran dengan Dio.
Gea yang berjalan ke bangku belakang tidak menyadari kaki Nisa menghadang dibawah. Dan akhirnya brukk ...Gea terjatuh lagi .Dia menatap Nisa kesal berdiri menghampiri Nisa mencengkeram pundaknya.
“Sengaja ya jegal saya hah!memang kamu pikir kamu siapa ? Aku sudah sabar Nis, kamu ngelunjak “emosi menguasai pikiran Gea. Sejak pagi Nisa sudah membuat gara – gara dengannya.
“Kenapa memangnya kamu gak punya mata, makanya lihat jalan jangan mikir cowok melulu .Tahu kan akibatnya “jawab Nisa sinis cuek tak menghiraukan.
Gea marah dengan Nisa tapi untung dosen segera masuk kalau tidak mungkin mereka akan berkelahi ha ha ... bagaimana seru kan lihat perempuan berkelahi ha ha..ups...author salah ya..!!!!
Selesai perkuliahan Gea segera keluar bersama temannya tak ingin ribut dengan Nisa walaupun hatinya sangat merah sekali.
“Kamu kog diam saja sih Nisa seperti itu balas dong “ temannya gak rela Gea terus –terusan ditindas.
Baru juga beberapa minggu mereka masuk kuliah selalu saja bertengkar dan Gea selalu mengalah.
“Sudahlah aku gak pengen ribut sama si kunti ha..ha ..” ternyata Gea punya julukan juga buat Nisa, he he ... seru nih kalau Nisa tahu bodo amat dia yang cari gara-gara.
Berlalu dari kelas secepatnya berjalan ke tempat kos .
Gea menelpon Dev sedikit kangen juga biasa digoda Frans sekarang sepi ,tuh anak tadi nyuruh ketempatnya. Apalagi tugas kuliah juga sudah selesai novel juga sudah update tadi pagi.
Berencana jam 7 malam berangkat ke tempat Frans bersama Dev. Membeli oleh –oleh dulu di toko. Sampai di rumah Frans mama Frans menyambut dan memeluknya dengan hangat .
“Hallo nak Gea apa kabarmu tante kangen lo apalagi Frans ,dia selalu memandangi fotomu “kata Wina tersenyum melirik anaknya. Frans malu tertunduk di kursi rodanya karena Frans masih belum boleh beraktifitas yang tinggi ,berbahaya buat jantungnya.
Ferdi datang melangkah pelan karena kakinya juga belum pulih pasca kecelakaan. Mengulurkan tangan pada Gea dan Dev .Kondisinya jauh lebih baik setelah dirawat Weni ,apalagi istrinya Anggel tidak pernah menjenguknya sama sekali walaupun sudah dihubungi.
Mereka berbincang sebentar kemudian Gea dan Dev masuk ke kamar Frans ngobrol disana kerena Frans memang tidak boleh kelelahan terlebih dahulu.
“Sini cantik duduk disebelahku” mengulurkan tangan pada Gea ,sementara Dev pura-pura marah.
“Aku bukan penjaga kalian brow, puas –puasin kalau sudah nikah nanti huh ...”Dev melotot.
“Apa an sih Dev kita gak ngapa-ngapain kog “tapi tangan Frans menarik tangannya dan menciumnya.
“Aku kangen cantik masak kamu gak tahu sih, kita nikah yuk ..?”bermanja pada lengan Gea.
“Aduh Frans jangan gitu lah. Kalau kamu sehat kujitak kepala lo tahu rasa “
“Jangan gitu dong cantik, gak kasihan apa ganteng-ganteng gini main jitak aja, nyesel lo nanti dicium gitu biar ini pacarnya cepet sembuh “
“Siapa yang pacaran sama kamu ya ?” tangan Gea lembut membelai kepala Frans .Tiba-tiba jantungnya berdebar terasa sayang pada temannya itu. Padahal hatinya masih terisi nama Dio disana.
Ah, Dio sedang apa ya? Terbayang lagi wajah tampan Dio yang pernah menyatakan cinta padanya.
Mikir apa sih Ge? Kamu kan konsentrasi kuliah dulu gak mau pacaran? Tapi kalau sudah takdir bagaimana ya galau jadinya. Dan kini dihadapannya ada Frans yang selalu menggodanya entah serius atau tidak Gea tidak tahu.
**
Ditunggu UP SELANJUTNYA YA.....
semangaat 🆙😍
semangaat🆙😍
semangat 🆙😍