follow akun ig author : @maulidamaulida84
season 1
berceritakan tentang sepuluh murid yang baru menduduki kelas 9 SMP disemester kedua. Mereka yang tidak tau apa apa tiba tiba disuruh kepala sekolah mereka untuk menyamar jadi murid SMA?
kebayang gak tuh gimana ceritanya? kenapa mereka disuruh menyamar menjadi murid SMA?
***
season 2
tiga tahun setelah kejadian itu. maulida memutuskan untuk kembali ke jogja melanjutkan kuliahnya. hal hal yang tak terduga muncul seiring berjalannya waktu. dan perlahan... masalalu akan terungkit kembali...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MA84, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
murid baru
" siapa kamu? "
" eh aku? aku siapa ya? " aku menepuk jidatku kesal. ni anak nyebelin amat sumpah, dengan kesal aku kembali merampas ponselku dari tangannya sebelum pembicaraan mereka melebar kemana mana.
" gak usah di ambil hati. dia pasein sebelah mengidap gangguan saraf " ucapku dengan cepat sebelum kakakku curiga.
" beneran? " tanya kakakku curiga.
" iya beneran, udah ya aku mau istirahat. kasih salam sama mama dan kak mawar, dadahh " klik. aku langsung bernafas lega setelah memutuskan panggilan itu.
" kakakmu cantik, boleh minta nomornya gak? " ujar si bule pirang sambil menaik turunkan alisnya.
bukh
" pergi kau mesum! jangan dekati kakakku!! " teriakku lalu melempar bantal ke arahnya.
" ya elah gitu aja cemburu. tenang kok, aku masih setia sama kamu " sumpah jijik banget aku dengarnya. siapa yang mau sama situ? kalo kambing mungkin mau.
" pergi!! " usirku sebelum emosiku semakin meledak ledak. " oke oke aku pergi. jangan lupa sehat ya, biar kita bisa berduaan di kelas " ujarnya lalu segera ngacir sebelum aku memakinya. benar benar putus saraf otaknya.
***
saat keluar dari ruangan maulida, bagas berjalan dengan pandangan dingin. dia mengepalkan tangannya dengan kuat, tak habis pikir. berani orang itu membuat gadis manis keracunan?!
" dasar tua bangka menyebalkan!! "
***
hari ini aku sudah dapat pulang dari rumah sakit, setelah bosan berhari hari akhirnya aku sudah di perbolehkan untuk pulang. ahhh rasanya aku rindu sekali kehangatan sahabatku.
" maafin saya non " cicit bi imah yang menyambut kedatangan kami di depan rumah. dapat ku lihat dari wajahnya yang penuh penyesalan.
" gak apa apa bi. bibikan juga gak tau kalo kue itu KADALUARSA " ucapku dengan menekankan kata ' kadaluarsa '. bukannya apa, aku hanya tidak pernah dengar kalo kue kering itu bisa kadaluarsa. tapi aku percaya kalo bi imah gak mungkin melakukan itu.
***
hari ini aku sudah mulai kembali sekolah, tujuanku yang seharusnya menyamar malah tertunda karna keadaan.
" good morning maulida " aku menghela nafas lelah tanpa berniat menjawab, lagian aku juga udah tau siapa dia. tapi tumben nih anak datang pagi?
" eh tumben banget nih anak bule datang pagi " ucap seorang gadis dengan penampilan cukup, yah mempesona.
" ah elah, gue datang pagi salah, gue telat datang salah. mau lu apa sih? " sewot bule pirang.
" gak usah ngegas juga **** " jawab si tomboy. " njirr diem lu kaleng rombeng " teriak bule pirang.
" mau? " aku menoleh ke arah abang yang memberikan permen kiss padaku. aneh aneh aja nih anak, tapi tetap aku ambil.
" makasih " ucapku lalu berniat ingin membukanya, namun entah datang dari mana, nih bocah pirang tiba tiba merebutnya.
" balikin itu permenku!! " ucapku sambil berusaha mengambilnya, tapi dia terus mengangkat tangannya untuk menjauhkan dariku.
" lu itu udah manis, jangan makan yang manis manis lagi. entar gue gak kuat!! " ujarnya sambil mengedipkan nakal matanya padaku.
" huhuiii jangan kasih kendor gas!! "
" gombalin terus ampe meleleh "
" bagas gue emang paling best udah " aku memejamkan mataku beberapa saat untuk meredamkan amarah, benar benar menjengkelkan. saat aku membuka mata, dia sudah ada di hadapanku sambil menaik turunkan alisnya.
" minta tabok ya?! " ucapku dengan dingin. " wes jangan galak galak, entar aku makin tertarik " huft sabar da! sabar!! kau di sini cuma satu bulan, jalanin aja, entar juga berakhir.
" udah da. kalo mau permen aku masih punya kok " aku menoleh ke arah abang sambil tersenyum lalu menggelengkan kepala.
" gak usah. takutnya semut gede ambil lagi " sindirku. " maulida!! kau sudah ngerjain tugas yang di kasih bu tuti belom? " tanya rahma.
" BELOM " tekanku agar dia mengerti bahwa sekarang ini kita tengah berada di sekolah, jangan sampai orang orang tau akan identitas kita yang aslinya.
" oh maaf " ucap rahma lalu kembali mengerjakan kegiatannya.
ting ting ting
" pagi anak anak!! "
" pagi buuuu "
" baiklah anak anak. sebelum memulai pelajaran, ibu ingin memperkenalkan teman baru kekalian. kamu!! silahkan masuk!! " seru bu raisa memanggil murid baru itu.
Tap tap tap
" arrrrgghh " semua cewek langsung bersorak girang saat melihat seorang pria tampan berdiri dengan tampang coolnya di depan papan tulis.
" itona erza, kalian boleh panggil erza "
deg
tiba tiba tanganku entah kenapa bergetar hebat mendengarnya. perasaan apa ini? kenapa aku sangat gugup saat melihatnya? ini bukan perasaan jatuh cinta pada pandangan pertama ya, tapi... entahlah.
" hei!! jangan mandangin dia mulu!! gue juga gak kalah ganteng kok, kalo dia mah masih ketinggal jauh dariku " seketika aku tersadar dari lamunanku saat tiba tiba si bule pirang ini memanggilku.
" berisik " tegasku sambil melirik tajam ke arahnya. " baiklah erza, kamu bisa duduk di bangku kosong yang sudah di sediakan!! " ucap bu raisa.
" saya mau duduk di sebelah gadis itu!! "
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
visual cowok ndk cocok 🤣
maksa banget sih 🤣🤣🤣
ga jadi baca 🙈
bye 👎
karyamu hebat kak 👍
favorit 👌
gak sabar nunggu Up-nya
favorit
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
aku mampir nih thorr
semangatt yaa
yuk baca juga cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
dijamin baper deh bacanyaa 😍
mari saling support thorr ❤️
thanks
semangat up & smg ceritanya sukses yah, aku sllu tunggu feedback-nya. 😉✨
aku membawa boomlike dan boom comment. jangan lupa mampir yaah thorr