NovelToon NovelToon
Mahar Seribu Rupiah

Mahar Seribu Rupiah

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Uul Dheaven

Liburan yang harus nya bahagia, harus berakhir duka saat Renata Di jebak oleh sahabat dan calon suami nya. Renata tidak menyangka jika hari itu ia harus menikah dengan seorang pengangguran. Dengan mahar Seribu rupiah yang di miliki oleh pria asing itu, mereka pun akhirnya sah di mata para masyarakat.
Renata tidak pernah semalu itu. Ia di anggap berzina dan akhirnya di paksa menikahi pria asing.
Orang tua nya tidak tahu. Ia sendirian di sana. Mereka semua telah meninggal kan nya di desa terpencil itu.
Akan kah Renata bisa bangkit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uul Dheaven, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Perjalanan mereka ke perbatasan cukup menyita waktu. Renata tidak menyangka jika selama ini ia tinggal di dalam desa yang akses nya sangat minim. Jalanan berbatu dan sesekali berlubang karena tidak di aspal.

Ia sangat menyesal mengapa saat itu menyetujui ajakan teman dan juga mantan calon suami nya itu. Apalagi di kiri dan kanan jalan menuju ke desa, ada jurang yang membuat jantung nya berdegup kencang. Salah sedikit saja, mobil akan terperosok masuk ke dalam sana.

Pantas saja suasana di desa kelahiran suami nya sangat lah sejuk karena di kelilingi oleh pegunungan. Sebenarnya ada jalan lain yang bisa di lewati tanpa harus pergi ke perbatasan. Hanya saja jalan itu penuh dengan resiko.

Masih ada banyak binatang buas tinggal di dalam hutan. Para warga yang ingin ke kota besar, tidak ingin mengambil resiko. Walaupun begitu, tidak banyak juga warga yang mampu pergi ke kota. Karena terkendala dana nya.

"Renata, apa kamu tidak bisa mengobati ku? Lihat lah wajah ku yang sudah mengeluarkan darah."

"Sabar lah. Aku akan mengobati anda jika telah sampai."

"Apa yang kau takutkan. Orang-orang ku hanya tersisa supir saja. Aku tidak bisa melakukan hal jahat pada mu. Ayo lah, Renata. Tolong aku."

Renata terdiam. Ia tidak bisa membalas perkataan Pak Baskoro. Karena memang ia belum menemukan penawar nya. Satu-satunya cara adalah Renata harus mengulur waktu hingga mereka tiba di perbatasan.

"Baiklah. Aku akan memberikan obat untuk anda." Renata mengambil sesuatu dari dalam tas ransel nya. Obat itu adalah obat penenang agar Pak Baskoro bisa tenang dan tidak berisik.

Setelah meminum obat pemberian Renata, beliau pun tertidur. Sedangkan pak supir yang melihat kejadian itu, hanya bisa diam dan tidak berani bicara. Lebih baik ia konsentrasi pada tugas nya membawa keluarga Renata ke perbatasan. Ia tidak mau seperti tuan nya yang kesakitan.

Setelah menempuh jarak yang lumayan lama, akhirnya mereka tiba di perbatasan. Orang-orang yang menjaga ternyata sudah hapal dengan mobil milik Tuan Baskoro. Mobil itu langsung di persilahkan keluar tanpa di periksa.

Jantung Renata berdegup sangat kencang karena takut ketahuan dan Pak Baskoro bangun. Jika sampai pria itu terbangun, dan mengatakan jika Renata ada di dalam mobil, maka semua rencana akan gagal.

Saat mobil mereka telah melewati pos pemeriksaan, jelas di depan pos itu terpajang wajah Renata. Sepertinya Marisa dan juga Levaro benar-benar berniat untuk membuat Renata berada di desa itu selama nya.

Tanpa mereka tahu jika Renata telah mendapatkan banyak hal selama tinggal di desa. Sesuatu yang tidak ia dapatkan selama ia berada di kota.

"Berhenti!"

Terdengar suara salah satu penjaga pos. Mereka memberhentikan mobil yang di bawa oleh Riko.

Renata tetap menyuruh supir Baskoro untuk jalan dan jangan memperdulikan Rika dan Riko yang ada di belakang. Karena memang rencana nya seperti itu.

"Kami rombongan Tuan Baskoro. Apa kalian tidak lihat mobil milik siapa ini?" Ucap Rika yang sudah mengganti kostum nya.

"Kami kenal kalian. Bukan kah kalian pasangan suami istri beberapa hari yang lalu datang ke sini?"

"Itu benar. Sekarang kami bekerja dengan Tuan Baskoro. Kenapa? Apa kami tidak boleh lewat?"

"Maafkan kami. Kami tidak tahu. Kalau begitu, kalian boleh lewat."

Pak Baskoro memang sangat di hormati oleh penjaga pos. Karena setiap bulan nya, pria itu akan memberikan banyak sekali dana untuk para penjaha agar bisa keluar masuk desa dengan mudah.

Oleh karena itu, setiap nama Baskoro disebut. Mereka akan langsung patuh. Tidak ada lagi banyak pertanyaan seperti orang lain. Apalagi mereka mendapatkan tugas dari Marisa dan Levaro untuk menjaga pos perbatasan dengan baik.

Setelah melewati pos perbatasan, baru lah Renata aman..Mereka berhenti di pinggir jalan dan langsung masuk ke mobil yang telah di sediakan oleh Papa dan Mama nya. Fuad dan Ibu nya juga sudah masuk ke dalam mobil tersebut.

Adapun Pak Baskoro dan supir nya, di suruh menunggu hingga waktu yang tidak di tentukan oleh Renata....

*******

Setelah beberapa jam kemudian, Baskoro terbangun dari tidur nya. Hari sudah hampir magrib. Ia terkejut saat melihat tidak ada siapa-siapa di dalam mobil. Adapun luka di wajah nya semakin gatal ketika ia terbangun.

"Saptooooo! Di mana kamu? Dimana bocah ingusan kurang ajar itu?"

Suara teriakan Baskoro membuat Sapto supir nya tergopoh-gopoh masuk ke dalam mobil. Wajah nya semakin gusar karena sang Tuan sudah terbangun.

"Tuan. Anda sudah bangun."

"Ya sudah! Kamu ingin di tanya apa jawab nya apa. Mana mereka semua?"

"Itu, Tuan. Mereka tadi pergi. Saya di suruh untuk menunggu di sini. Istri nya Fuad mengatakan akan kembali lagi ke sini."

"Sudah berapa lama mereka pergi?"

"Hmmm,, sudah beberapa jam yang lalu."

"Breng-sek! kita telah di tipu, Saptoooo. Kamu kok bodoh dan tolol sekali. Aahhh,,, wajah ku....."

"Maaf, Tuan. Saya tidak berani dekat-dekat sama istri nya Fuad itu. Saya takut nanti seperti tuan."

"Dasar supir nggak guna! Aaaaah. Kita pulang sekarang dan hubungi dokter keluarga kita. Jika saat aku sampai di rumah dia belum tiba, pecat saja."

Mobil Baskoro kembali masuk ke desa dan melewati pos yang ada di perbatasan. Adapun penjaga yang ada di sana merasa heran. Mengapa baru pergi tapi tuan tanah itu sudah kembali lagi.

"Tuan, ada yang tertinggal? Mengapa anda kembali lagi ke desa?"

"Apa kalian tidak melihat wajah ku? Aku sudah di racun oleh orang-orang yang tadi. Bagaimana kerja kalian?"

"Kami sama sekali tidak tahu. Kami hanya melihat supir anda Pak Sapto dan mengira anda sedang terburu-buru."

"Ku-rang ajar! Aku benar-benar di tipu oleh mereka! Sia-laaan....."

******

Sementara itu, Renata dan yang lainnya tertawa bahagia karena sudah berhasil melalui pos penjagaan. Mereka juga senang karena telah berhasil menipu Baskoro. Pria sombong yang banyak uang itu. Kali ini, Baskoro bahkan tidak bisa berbuat apa-apa walaupun banyak uang nya.

"Nona Renata, memang nya Tuan Baskoro itu terkena racun apa? Dan mengapa orang-orang nya juga terkena hal yang sama?" Tanya Rika penasaran.

"Istriku ini pintar. Tahu kalau kita akan pergi, demi menjaga tanaman nya supaya tidak di curi orang, dia menyemprot nya dengan sesuatu. Obat itu hasil eksperimen nya sendiri." Ucap Fuad memberi penjelasan.

"Oh ya? Dari mana racun itu berasal?"

"Dari hutan. Aku sering ke sana untuk mencari semua hewan dan juga tanaman beracun. Syukur lah semua itu bisa membantu ku untuk balas dendam."

"Lalu, apa Nona membawa stok nya? Aku tidak sabar melihat wanita setan itu mendapat kan karma nya." Rika berucap dengan geram.

"Kalian tenang saja. Marisa dan Levaro, sudah aku siapkan racun spesial untuk mereka. Tinggal menunggu waktu nya saja. Booooom!"

1
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Iya tuh siksa dulu pake racun baru kasih kemusuhna biar ditambah siksaan na 🤣🤣
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
biaar lgsg eeek
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
nahh betul tuhh
kasih racun saja tuh 🤣🤣🤣🤣
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
smg fuad smbuh dan betulan dia je ius gtu
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
semoga saja istrinya sah baik dan mau kompromi
aduh kan ya gmn masa iya krn uang bnyk trus bnyk istri kan ya kasihan istri sah pertamnya kan
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Waduh 😅
Maulidia Okta
baskoro... Gak sadar juga... udh kena karma lho
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
setiap apa yg dinperbuat pasti ada karma
tinggal ngu aja kapan itu datang
weeekkk
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
ehh beni jadi kek gtu ya

ahahaha soookorrrrr

ben kapok
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Dasar koplak emang si beni /Facepalm/
Atifah Diani
lanjut
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Abisin aja tu si Baskom, jangan kasih ampun pokona mah 😏/Determined//Determined/
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
klo pribasa jawa wis dintulung tp malah mentung
perlu di tiadakan itu
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
lho jadi baskoro gila menumpang hidup tp malh berbuat gitu
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
gila sih baskoro, tp namnya iri sakit hati susah untuk di hilang kan
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
waduh blm kapok ya udh kena gatel2 mau di rusak semua kebun nya
🏡s⃝ᴿ 𝒚𝒂𝒚𝒖𝒌 𝒋ᷟ𝒖ⷽ𝒐ᷟ𝒔ⷽ
ohh ternyata kek amnesia gtu ya si fuad
jangan2 fuad anak jenius tp krn kecelakaan jd kek gtu
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
thor lanjut, penasaran sama fuad
pasti trauma yg buat dya sprti anak kecil stop di memori di situ juga
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Wah ingatan fuad sembuh nih.. Ayo thor up yg banyak /Determined//Determined//Facepalm/
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
cerita nya bagus
ringan dan bisa belajar dari ketulusan berteman it seperti apa
Uul dheaven: terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!