NovelToon NovelToon
Kisah Perjalanan Hidup Aira

Kisah Perjalanan Hidup Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:37
Nilai: 5
Nama Author: pena merpati

seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 13

Hari ini adalah hari dimana eka pulang ke rumah dengan Arif yang sudah berstatus sebagai suami nya.

Di rumah pun Bu Siti tengah menyiapkan makanan untuk menyambut Eka dan juga menantunya.

Tetapi tiba-tiba dari arah luar terdengar suara motor ,ya karena Eka dan Arif pulang ke rumah dengan menaiki motor karena memang tidak memiliki kendaraan lain.

Bu Siti yang mendengar suara kendaraan berhenti di depan rumah nya pun bergegas keluar rumah.

"Eh kalian sudah pulang,ibu kira kalian akan kemari nanti malam"

"Assalamualaikum Bu"ucap Eka

"Hehe waalaikumasalam nak,maaf ibu lupa karena terlalu bersemangat menyambut kalian "

"Ibu ini ada-ada saja,kenapa harus di sambut segala bu "

"Ya tidak apa-apa dong,ibu kan juga ingin menyambut menantu baru ibu"

"Mari nak Arif silahkan masuk,anggap saja rumah sendiri kan sekarang nak Arif sudah menjadi menantu ibu"

"Iya bu,bagaimana kabar ibu"

"Kabar ibu baik"

"Oh ya dimana Aira"

"Aira keluar tadi ia pamit mau kerumah temannya "

"Baiklah,ayo makan kalian pasti lapar kan tadi kebetulan ibu baru saja selesai memasak makanan banyak "

"Tumben,memang nya ada acara apa bu"tanya Eka

"Tidak ada,hanya ingin saja sesekali tidak apa bukan "

"Baiklah ayo silahkan di makan,makan yang banyak nak Arif"

Eka pun mengambilkan makanan kedalam piring Arif dan mereka pun makan bersama.

"Segini sudah cukup mas"

"Iya sudah"

Sedang kan di sisi lain Aira yang tengah bermain dengan teman nya pun di hampir oleh tetangga dan mengatakan bahwa ibu nya Aira sudah pulang .

"Aira kau tidak pulang,tadi ibu melihat ibu mu sudah pulang bersama dengan ayah baru mu"

"Benarkah ibu ku sudah pulang"

"Iya coba saja kau lihat,tapi kenapa kau tak ikut bersama ibu mu"

"Ah tidak apa-apa,baiklah terimakasih Aira akan pulang dulu "

"Teman-teman aku pulang dulu ya nanti kita sambung lagi main nya "

"Baiklah Aira,aku juga akan pulang lebih dulu"

Aira pun berjalan pulang ke rumah dan saat sampai di depan rumah ia melihat bahwa di depan sudah ada sepeda motor ibu nya tengah terparkir di sana,segera saja Aira masuk ke dalam rumah dan mencari ibu nya.

"Assalamualaikum"

"Waalaikumasalam Aira"

"Ibu"teriak Aira

"Ibu sudah pulang,Aira kemarin ingin ikut melihat ibu tapi kakek melarang Aira".adu Aira kepada Eka

"Sudah tidak ada,yang penting sekarang kan ibu sudah pulang ke rumah dan bertemu dengan Aira"..

"Iya,em Bu nanti malam apa Aira boleh tidur dengan ibu"

Saat Aira bertanya kepada sang ibu pun, tiba-tiba datang lah nenek Aira dari blakang dan mengatakan bahwa Aira tidak boleh lagi tidur dengan ibu nya dan sekarang aira harus terbiasa tidur di kamar nya sendiri.

"Tidak nak, sekarang Aira kan sudah besar masa masih ikut tidur dengan ibu mu apa kamu tidak malu "

"Tapi nek,Aira kan ingin tidur dengan ibu"

"Kau harus membiasakan diri Aira kau kan sudah punya kamar sendiri jadi kau juga harus tidur di kamar mu,sekarang ibu mu kan sudah menikah jadi ibu mu harus tidur dengan ayah mu"

"Emmm baiklah,Aira akan tidur sendiri mukei saat ini"

"Nah begitu dong,kan Aira sudah besar"

"Iya nenek ku tersayang"

"Kau ini,sudah sana mandi ini sudah sore hemm bau acemm"ucap nenek Aira sambil menutup hidungnya seolah olah sedang mencium bau tidak sedap

"Heheh Baiklah nek Aira mandi dulu,ibu Aira mandi dulu ya".

"Iya sayang,mandi yang bersih ya".

"Siyap ibu"

Aira pun bergegas mandi membersihkan diri nya,sedangkan Eka masuk kedalam kamar dan menata lemari pakaian nya yang akan di gunakan untuk Arif.

Saat makan malam pun semua berkumpul dan makan malam bersama,suasanan rumah tersebut terasa hangat dan di barengi dengan canda tawa.

Setelah selesai makan malam,Aira pun pamit ke kamar untuk belajar sedangkan nenek dan kakek nya serta ayah ibu nya Aira pun berkumpul dan menonton televisi dengan di temani cemilan dan minuman.

"Nak Arif bagaimana dengan kedepannya pekerjaan nak Arif".

"Mungkin Minggu depan Arif akan pergi ke luar Jawa untuk kembali bekerja pak,karena sudah dari kemarin bos nya Arif menelepon dan meminta Arif untuk segera kembali kesana"

"Apa masih ada kerjaan lagi nak Arif sebagai tukang kuli pun tak apa,bapak ingin bekerja di luar".

"Tidak perlu ,bapak sudah sepuh jadi biarkan Arif yang mencari nafkah untuk keluarga ini bapak di rumah saja ".

"Tapi nak Arif,bapak tidak enak masa hanya nak Arif saja yang bekerja"

"Tidak apa pak sudah menjadi tugas saya,,saya menikahi putri bapak jadi saya juga harus bisa menerima keluarganya"

"Yang di katakan Arif benar pak,nanti kalau bapak di sana kenapa-kenapa bagaimana kan nak arif juga pasti akan kerepotan mengurusi bapak,mending bapak di rumah saja jika bapak bosan di rumah kan bapak masih bisa bekerja di sawah orang "

"Baiklah ,bapak akan bekerja di sawah orang saja dari pada bapak harus berdiam diri di rumah tidak melakukan aktivitas badan bapak bisa sakit semua nanti".

"Bapak ini ada-ada saja,orang itu kalau tidak ngapa-ngapa in justru tidak lelah nah bapak kenapa kebalikan nya "

"Iya bapak ini aneh sekali,lagian bapak itu sudah sepuh sudah seharus nya bapak menikmati hidup bapak berdiam diri di rumah saja"ucap Eka

"Tidak lebih baik bapak bekerja ,jika bapak bekerja nanti bapak akan merasa lebih sehat karena banyak aktivitas "

"Terserah bapak saja,yang penting bapak jangan terlalu kecapek an"ucap Eka

Malam pun semakin larut,jam sudah menunjukkan pukul 22.15 dan orang tua Eka pun sudah pamit pergi untuk beristirahat. Tak beselang lama Eka pun pergi ke kamar nya dan beristirahat karena tubuhnya benar-benar lelah tak butuh waktu lama ia pun langsung tertidur.

Sedangkan di kamar Aira ,ia masih belum bisa memejamkan mata nya . Aira sudah berusaha untuk memahami mata nya dan berganti posisi tidur tetapi tetap ia tak bisa tidur,karena ini benar-benar pertama kali baginya tidur sendiri an biasanya saar tidur Aira akan di temani oleh ibu atau nenek nya dulu ,baru setelah Aira tertidur mereka baru meninggalkan nya.

Tetapi saat ini ia tak di temani oleh ibu ataupun nenek nya jadi Aira tak bisa tidur karena takut,ia pun memberanikan diri untuk tetap memejamkan mata nya tak lupa ia juga berdoa,

Tak Mala kemudia akhirnya Aira berhasil memejamkan mata nya dan tertidur hingga pagi tiba.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!