Axillia Pramitha, seorang gadis cantik berusia 23 tahun yang berprofesi sebagai seorang sekretaris di sebuah perusahaan property terbesar di ibu kota. Sifatnya yang tenang nyaris tak tersentuh membuatnya dikenal sebagai sekretaris dingin. Sementara Skylar Wijaya, seorang CEO sekaligus boss besar Axillia, dikenal dengan sosok yang ramah, mudah bergaul, dan suka tebar pesona dengan parasnya yang sangat tampan, banyak wanita dari semua kalangan tergila gila kepadanya. Tak heran predikat playboy kelas kakap jatuh kepadanya. Namun bagi Skylar hanya satu wanita yang bisa menarik perhatiannya yang tak lain adalah sekretarisnya sendiri. Gimana kelanjutan kisahnya? Yuk kepoin.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaeyunie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Sesuai janjinya kepada nyonya Erika, hari ini Axillia membantu menyiapkan pesta penyambutan untuk tuan dan nyonya besar keluarga Tanuwidjaya. Gadis itu sudah bersiap untuk berangkat ke kediaman bossnya tersebut. Awalnya Skylar menawarkan untuk menjemputnya tapi dia menolaknya. Ia memilih pergi bersama Rei.
Di ruang tengah terlihat Heru juga istri dan anaknya sedang bersantai. Axillia hanya meliriknya sesaat tanpa ada niat untuk menyapa mereka. beberapa saat kemudian Rei menyusul kakaknya turun.
"Mau kemana Rei?" Tanya Heru
"Keluar bentar pah, Assalamualaikum" jawab Rei sambil berlalu.
"Anak itu semakin membangkang pah, Axillia benar benar bawa pengaruh buruk buat Rei" ujar Laras.
"Tenang aja mah, kalau perusahaan Dan assetnya udah berpindah tangan, kita singkirin anak sialan itu." Jawab Heru
"Papa harus bertindak cepet dong, sampai kapan kita harus nampung anak itu?" Desak Laras.
"Mama fikir papa gk ngelakuin apapun. Pengacara almarhumah ibunya Axill menolak buat bekerja sama, lagian surat wasiat asli juga belum ditemukan Dan papa belum dapat informasi siapa yang menyimpannya" ujar Heru kesal.
Sekitar 30 menit perjalanan, Axill dan juga Rei sampai di kediaman keluarga Skylar. Terlihat pria itu sudah menunggu kedatangan wanita pujaan hatinya dengan tidak sabar. Skylar langsung menghampiri Axillia dan juga Rei.
"Akhirnya kalian datang juga. Macet gak Rei?" Tanya Skylar.
"Alhamdulillah lancar bang" jawab Rei sembari menyalami Skylar.
"Ya udah yuk masuk aja. Maaf ya Xill, ngerepotin waktu libur kamu" ucap Skylar basa basi.
"Gak apa apa pak, saya juga sudah janji sama nyonya Erika." Jawab Axillia.
Begitu masuk Axillia dan Rei disambut oleh nyonya Erika dan Tuan Alex suaminya.
"Akhirnya kamu datang juga, tante kirain kamu gk jadi datang" ujar nyonya Erika.
"Saya sudah janji sama tante, tidak mungkin tidak datang." jawab Axillia.
"Maaf tante saya bawa adik saya ke sini tanpa izin tante dulu" lanjut Axillia lagi.
"Gak apa apa lho Xill, tante seneng rumah jadi tambah rame. Nama kamu siapa ganteng?"
"Saya Rei nyonya, tuan" Jawab Rei sambil mencium punggung tangan nyonya Erika dan Tuan Alex.
"Panggil tante sama om aja Rei jangan panggil nyonya. Gak enak banget dengernya. Hahaha" kata nyonya Erika sambil tertawa. Rei pun mengangguk.
"Oh jadi ini sekretaris kamu yang kamu taksir itu Sky?" Tanya tuan Alex kepada anaknya.
"Iya dad, tapi ditolak terus, heran kurang apa aku" jawab Skylar cuek.
"Hahahaha.. Itu karma sering nolakin cewek, syukurin, oya Axillia jangan langsung mau ya sama anak om, bikin dia jungkir balik dulu" ujar tuan Alex.
"Sadarkah anda wahai bapak tua dengan apa yang ada ucapkan? Anda mau membuat anak anda menderita karena cintanya tidak terbalaskan?" Tanya Skylar dengan dramatis.
"Halah lebay banget" jawab tuan Alex sambil mengusap wajah anak semata wayangnya itu. Axillia tersenyum tipis, sedangkan Rei sudah tertawa melihat tingkah ayah Dan anak itu.
"Anda berlebihan tuan, tuan Skylar pasti berjodoh dengan wanita yang lebih setara" jawab Axillia tenang.
"Om xill om, bukan tuan" protes tuan Alex.
"Ah iya om. Maafkan saya" jawab Axillia. Alex langsung menarik Rei dan berbisik kepada remaja itu.
"Kakak kamu emang dingin kaya gitu Rei?"
"Iya om, udah setelan pabriknya" terang Rei.
"Pantesan si bujang lapuk frustasi, dapet lawannya yg Gini, biasanya banyak yang ngantri" ujar Alex lagi.
"Tapi aslinya baik kok om, the best lah"
"Percaya kok, udah keliatan" jawab Alex.
"Ngomong apasih bisik bisik?" Tanya nyonya Erika.
"Dih kepo deh mommy" jawab Alex. Rei bisa melihat keluarga Skylar merupakan keluarga yang harmonis. Ia yakin kalau kakaknya masuk ke keluarga ini, Axillia akan bahagia. Tiba tiba dari belakang Arsyilla datang menghampiri mereka.
"Hai kak Axill, datang juga akhirnya" ucapnya sambila memeluk Axillia.
"Hallo Nona Arsyilla apa kabar?" Tanya Axillia
"Panggil nama aja kak gak usah nona, btw ini siapa kok ganteng banget?" Tanya Arsyilla melirik ke arah Rei.
"Heh jaga pandangannya ya, dia Masih bocil belum legal" kata Skylar.
"Dih umur hanya angka kakakku sayang. Siapa namamu ganteng?" Tanya Arsyilla
"Hallo kak, aku Rei adiknya kak Axill" ujar Rei dengan hormat.
"Gak usah macem macem Syilla, noh Revan Masih jomblo" ujar nyonya Erika.
"Gak ah, dia mah pecicilan, suka tebar pesona, lagian selera aku brondong ganteng kaya Gini" ujar Arsyilla frontal. Rei sedikit terkejut mendengar perkataan wanita cantik di hadapanya. Bisa bisanya ngomong gak difilter dulu.
"Tenang Rei, kakak tunggu sampai kamu cukup umur kok" kata Arsyilla lagi.
"Udah ah gk usah gangguin mereka lagi, yuk kita makan makan sama minum dulu baru mulai" ajak nyonya Erika. Mereka pun masuk ke ruang tengah, terlihat beberapa orang pegawai sedang menata dan menghiasi ruangan. Skylar dan yang lainnya pun duduk santai dan berbincang santai. Keluarga Skylar merupakan keluarga yang ramah dan tidak pernah membeda bedakan orang dari harta maupun kedudukannya, karena itu Axillia dan Rei terlihat nyaman berada diantara mereka.
Tak lama berselang Revan datang dengan terburu buru.
"Assalamualaikum" ujarnya dengan sedikit keras.
"Waalaikumsalam, gak usah teriak bisa kan Van?" Tanya nyonya Erika.
"Maaf tan, tadi Sky bikin panik, masa katanya Arsyilla naksir Rei?" jawabnya. Sedangkan Arsyilla melirik kakak sepupunya tajam. Ia kesal karena memberitahukan kelakuannya kepada Revan. Pria itu memang sudah lama menaruh hati kepada Arsyilla tapi Arsyilla tidak yakin karena Revan terkenal sebagai seorang playboy kelas kakap.
"Dih suka suka aku lah, situ kok sewot?" Tanya Arsyilla dengan jutek.
"Jangan gitu dong neng geulis, harus gimana lagi AA Revan ini meyakinkan neng Arsyilla?" Tanya Revan.
"Idih lebay banget, jijik dengernya juga, noh gombalin tuh cewek cewek diluaran sana, pasti banyak yang klepek klepek"
"Mereka mah cuma main main doang, tujuan aa hanya neng Arsyilla seorang"
"AA II UU EE OO.. Mau belajar baca lu? Gk ah yang pasti gue mau nunggu Rei legal aja" ucap Arsyilla lagi.
Rei yang menjadi topik Pembicaraan langsung melotot kaget.
"Lah kok aku dibawa bawa kak?" ujarnya heran. Sontak mereka semua tertawa melihat Rei yang shock. Begitu juga dengan Axillia, sudah lama dia tidak tertawa seperti ini.
"Subhanallah, Mashaallah.. indahnya tawa calon bidadari surgaku" ujar Skylar. Sontak semuanya langsung melihat ke arah Axillia. seketika ia menjadi sangat kikuk dan menertralkan ekpresi wajahnya kembali.
"Untung udah direkam" ujar Skylar lagi yang membuat Axillia kaget.
"Tenang cuma dikit kok, jangan pelit sama calon suami" ujar Skylar enteng.
"Ya ya ya terserah anda saja lah tuan" ujarnya pasrah.
"Bukan tuan tapi 'sayang', kan enak didengar nya juga" ujar Skylar lagi.
"Dih maksa banget sih bang, kak Axill nya juga gk mau sama you" kata Arsyilla.
"Urusin aja tuh aa Revanmu" protes Skylar.
"Kalian ribut terus kalo ngumpul, heran deh mommy, Xill, Rei gk usah ditanggepin mereka mah, kita ngemil aja, anggap nonton doger monyet" kata nyonya Erika.
"Berarti tuan dan nyonya adalah emak bapak monyet" kata Skylar enteng. Tuan Alex langsung melempar anak semata wayangnya itu dengan bantal. Meraka pun kembali tertawa.
jebloskan aja k penjara biar kapok tuch & tidak gangguan Sky & Axill lagii... 😡😡🤦♀️🤦🏻♀️🤦♀️