NovelToon NovelToon
Hubungan Terlarang Bersama Ayah Mertua

Hubungan Terlarang Bersama Ayah Mertua

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Pelakor / Bertani / Selingkuh / Cinta Terlarang / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Zhy-Chan

Perkenalkan namaku Tuti berusia 25 tahun, anak pertama dari dua bersaudara.

Aku sudah menikah satu tahun dan belum mempunyai anak. Suamiku, Mas Sugeng (26) dia anak tunggal. Sedangkan ayahnya, Bapak Hendra (46). Beliau pensiunan PNS, kebetulan beliau pensiun dini untuk membuka usaha di rumah nya. Ibu dari mas Sugeng, Ibu Ani (42) kesibukannya menjaga toko di rumah.

Sampai suatu ketika tingkah pak Hendra begitu aneh, tingkahnya jauh berbeda saat aku baru pertama kali tinggal di rumahnya. Akhir-akhir ini beliau selalu mendekatiku saat suamiku bekerja dan Ibu mertuaku sibuk menjaga tokonya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhy-Chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 13

Suatu ketika pada malam hari, sekitar pukul 19.00 Malam, pada waktu itu ibu mertuaku ada di toko.

Aku yang lagi tiduran sambil bermain ponsel di kagetkan oleh kedatangan ayah mertuaku yang tiba-tiba masuk ke dalam kamarku.

"Belum tidur?" tanya ayah sembari duduk di sampingku.

"Ayah....Belum Yah," jawabku sedikit kaget.

"Lagi apa?" tanya ayah penasaran sembari melihat ke arah ponsel ku.

"Ini lagi baca Novel, Yah," jawabku sambil memperlihatkan novel yang aku baca kepada ayah.

"Suka baca Novel?" tanya ayah mertuaku.

"Suka sekali, Yah, hampir setiap malam Tuti baca," jawabku sembari bangun dan duduk di samping ayah.

"Apa itu judulnya?" tanya ayah penasaran.

"Tentang perselingkuhan, Yah" terang ku dengan memperlihatkan novel yang aku baca kepada ayah.

"Wah, pasti seru itu ceritanya," ujarnya.

"Iya, Yah," ucapku dengan tegas.

"Dari judulnya memang seru, ayah jadi penasaran ingin baca," kata ayah penasaran.

"Ayo baca sama Tuti, Yah, tapi jangan disini, nggak enak kalau di lihat ibu," ucapku kepada ayah.

"Oh iya, di kursi ruang tamu saja ya," pinta ayah kemudian beranjak dari duduknya.

"Iya, Yah," jawabku singkat.

Kamipun beranjak dari tempat tidur kemudian menuju ke ruang tamu.

Setelah sampai di ruang tamu, aku pun membaca novel bersama ayah. Aku dan ayah sangat serius sekali membacanya, karena ceritanya yang bagus dan menarik, yang membuat aku dan ayah larut dalam alur ceritanya.

Aku memang suka sekali membaca karya novel dari Curhat Istri, karena karya-karyanya selalu menceritakan tentang curahan hati seorang istri dengan berbagai macam permasalahan keluarga, yang banyak terjadi di masyarakat. Bahkan isi ceritanya sama dengan yang kita alami.

Selesai membaca ayah mertuaku terdiam sejenak, beliau sepertinya menghayati isi dari cerita novel tersebut.

"Kenapa diam,Yah?" tanyaku kepada ayah.

"Ceritanya membuat hati ayah bergetar," kata ayah sambil memandangku.

"Kok bisa, Yah?" tanyaku kepada ayah.

"Kamu tidak sadar kalau di dalam cerita itu, mirip dengan kisah kita," kata ayah menjelaskan.

"Iya, Tuti juga berpikir seperti itu," ujar ku dengan menundukkan kepalaku.

"Apa kisah kita akan berakhir seperti itu juga?" tanya ayah dengan tatapan sayu ke arahku.

Aku hanya diam mendengar pertanyaan ayah.

"Maafkan, ayah," ujarnya melihat ke arahku yang tertunduk sedih

"Kita sudah terlampau jauh, tidak seharusnya ayah melakukan ini kepada kamu, ayah minta maaf," ucap ayah.

"Sungguh ayah sangat berdosa, ayah terlalu menuruti hawa nafsu ayah," kata ayah sambil mengusap wajahnya dengan kedua tangannya.

"Lalu bagaimana ini, Yah?" tanyaku kepada ayah.

"Kita lupakan kejadian yang pernah kita alami, ayah merasa bersalah kepada suamimu dan kepada ibumu juga," kata ayah dengan mata berkaca-kaca.

"Ayah mau Tuti untuk melupakan semuanya?" tanyaku menatap ke arah ayah.

"Iya, anggap semuanya tidak pernah terjadi," kata ayah.

Aku yang mendengar perkataan ayah, hanya bisa menangis.

"Kenapa nangis?" tanya ayah seraya memelukku.

"Ayah, Tuti sayang sama ayah," ujar ku sambil menangis.

"Ayah mengerti, tapi ini demi kebaikan kita semua, ayah juga sayang sama kamu," ucap ayah kemudian memelukku.

"Tapi, Yah, Tuti sudah terlanjur sayang sama Ayah," ujar ku di pelukan ayah.

"Perasaan ayah tidak akan berubah sama kamu, hanya saja kita jangan lagi melakukan hubungan terlarang itu," ucap ayah dengan tegas.

Aku hanya menganggukkan kepalaku.

"Sudah jangan nangis, nanti cantikmu hilang," canda ayah kepadaku.

1
Thoma Thoma
bodoh si Sugeng masaiya membiarkan ayahnya genjot istrinya
Thoma Thoma
aduh kapan sadarnya pk mertua ya
Thoma Thoma
mantap itu baru suami istri yg harmonis
Thoma Thoma
Sugeng membiarkan Tuti sama ayahnya
santi damayanti
cerita nya jelek tapi aku baca sampai habis
penyampaian sederhana kronologis
aku yakin ini bukan ai
penulisnya luar biasa
Thoma Thoma
Sugeng sudah tahu hubungan istri nya dengan ayahnya
Thoma Thoma
dasar sudah ketagihan
Thoma Thoma
ayah dan anak sama bejatnya, mempermainkan kakak dan adik
Thoma Thoma
Sugeng bermain di belakang sama Nisa, wajarlah Tuti sama ayahnya
Thoma Thoma
alur cerita nya lancar berhubungan tanpa ada yg tau, lanjutkan
Thoma Thoma
Sugeng membiarkan Tuti sama ayahnya
Thoma Thoma
Sugeng tau hubungan Tuti sama ayahnya, Sugeng kan maunya sama Nisa
Thoma Thoma
Tuti pingin sama ayah mertua nya, suaminya mungkin ada hubungan di luar kaliya
Thoma Thoma
suami macam apa masaiya gak liat istri nya di genjot bapak nya
Thoma Thoma
sambung dong cerita bpk mertua dan menantu seru
Thoma Thoma
idih tua tua kelapa tu bpk mertua
Thoma Thoma
Tuti mengoda bpk mertuanya
Thoma Thoma
laki laki gak pandang bulu kalau liat benda pusaka wanita 💪💪💪
Thoma Thoma
ibu mertua kayaknya lugu deh
Thoma Thoma
bikin aku terbawa suasana dng anak dan menantu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!