NovelToon NovelToon
Istri Kedua

Istri Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: gustinara

Kini aku sudah resmi menjadi istri dari Anggara Putra Gibson. Namun, aku menjadi istri kedua. Aku yang masih duduk di perkuliahan semester delapan, menyusun skripsi sembari menata hidup baru bersama lelaki yang sudah mempunyai istri itu, dan dia adalah suamiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gustinara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#13

Luna pov

Hari Jumat ini hari pertama aku melakukan aktivitas di dalam rumah majikanku. Nyonya Nida, ah maksudku Bunda Nida menyuruhku untuk tidak terlalu kelelahan karena esok lusa aku akan melaksanakan pernikahan ku dengan anaknya. Bunda Nida menyuruhku untuk menyebutnya Bunda, bukan nyonya lagi.

Namun, tak ada sesuatu yang spesial, hanya saja aku sekarang mempunyai kamar dan kasur yang lebih besar, juga kamar mandi dengan *bath tub. *Seperti empat tahun lalu, kehidupan masa remajaku yang indah yang segala-galanya bisa aku dapatkan. Hingga akhirnya ayahku bangkrut dari usaha pabrik tekstilnya karena kebakaran pabrik. Setelah kebakaran itu, ayahku jatuh karena ada seseorang yang menipunya. Sehingga segala aset keluarga dipakai untuk menebus segalanya. Untungnya ada mobilku yang bisa aku pakai untuk kuliah. Setidaknya ada untuk biaya empat semesterku, selebihnya hingga sekarang aku bayar sendiri sisanya.

Persiapan segala hal sudah siap, namun entah kenapa hari demi hari aku semakin gugup. Aku masih ragu, apa keputusanku ini benar? Merelakan diri menjadi seorang istri kedua. Aku juga menikah dengan lelaki yang belum au tahu sifat dan sikapnya seperti apa. Ah dari pada memikirkan itu, aku ingin menyiram tanaman di belakang. Mungkin dengan begitu, akan sedikit mengurangi kegugupanku ini.

Aku melangkahkan kaki ke pintu belakang. Setelah sampai di taman, aku menyirami tumbuhan-tumbuhan yang aku sayangi. Mereka juga benda hidup, aku bahagia bisa memiliki mereka. Walaupun hanya titipan dari majikan, tetapi aku merasa mereka menemaniku selama ini. Pekerjaanku dirumah ini tak ada yang sulit. Hanya terkadang Bunda Nida saja yang ingin mereka-reka taman. Itu sungguh sangat melelahkan.

Aku mulai mengambil selang dan menyirami tanaman. Aku sedang menyirami pepohonan hias kecil yang daunnya berwarna-warni. Menatap langit yang menjelang siang itu, sangat cerah. Dan tiba-tiba ponselku berbunyi, ternyata itu video call grup.

"Lun kok lu nyantai gitu si?" Nadine langsung berbicara ketika aku baru saja membuka panggilan itu.

"Lah emangnya kenapa?" ucapku sedikit heran. Terlihat di seberang sana dilayar ponselku yang tidak terlalu tertinggal zaman itu Nadine yang sedang duduk di sofa dan Zahwa yang masih mengumpulkan nyawa.

"Harusnya lo istirahat Lun. " ucap Nadine lagi. Aku mengerti, mungkin Nadine mengingatkanku untuk beristirahat karena akan melakukan pernikahan dua hari lagi.

"Gakpapa Nad, lagian nikahan gue kan gakan gede gedean kaya nikahan lo kok" ucapku. Kali ini Zahwa merespon dan perkataannya membuat hatiku sedikit sedih.

"Bukannya lo bilang ya waktu dulu lo pengen nikahan bak seorang putri raja?"

Memang benar perkataan Zahwa itu. Tetapi aku kan hanya akan menjadi selir, aku menjadi ingin menertawain diriku sendiri. Aku tahu diri, mana mungkin Anggara memperlakukanku seperti seorang putri.

"Iya sih tapi kayaknya nikahan sederhana cukup kok buat gue, kan lo pada juga tahu alasan gue nikah?" ucapku mencoba menahan diri.

"Ih iya lo jah! sstt" ucap Nadine. Zahwa langsung menutup mulutnya dan menyesali perkataannya.

"Sorry Lun. "ucap Zahwa. Aku tersenyum.

"Gak papa jah. Emang kadang lo orangnya pelupa ya!"

"Maaf dih bener" ucapnya dengan muka menyesal. Aku tertawa.

"Bay the way.. Mela mana yak? Lo gak jualan jah? Gue mau bantu dong.. Bete nih, udah sidang mah gak ada drama perskripsian lagi" ucapku mengalihkan topik.

"Tau, wa nya kagak aktif" ucap Nadine. Aku mengangguk paham.

"Jualan, Buka jam dua siang tar. Boleh deh lo mampir" ucap Zahwa. "Ehh Nad.. ternyata si Jo itu orang Jakarta ya?"

"Iya sama kayak lo.. tapi kalo gak salah ibunya itu orang Bandung ko."

"Jo siapa?" ucapku yang tak tahu siapa yang mereka bicarakan.

"Dia temen lakinya si Nadine. Dan ownernya baso aci masjoy. Tau kan lo Lun?" ucap Zahwa. Aku hanya ber 'oh' ria.

Setelah bercerita, kami menutup telfon karena Nadine harus pergi ke club dan Zahwa harus bersiap untuk mengurus restorannya.

Mengingat perkataan Zahwa. Aku sekarang merasa sedih karena mimpiku tidak tercapai. Aku hanya bisa menghela nafasku dan membuangnya dengan lembut sembari memandangi tanaman yang sedang aku sinari.

"Luna" tiba-tiba ada yang memanggilku dari arah samping dan orangnya sudah berdiri tegap disebelahku. Aku langsung menoleh ke arah kiri dan melihat majikanku tuan Richard.

"Eh, tuan? Selamat siang tuan" ucapku sembari menunduk.

"Temanmu benar. Kamu harus istirahat" ucap tuan Richard. Aku terkejut mendengar itu, dari kapan tuanku ini mendengar percakapanku dengan teman-temanku tadi?

"Tu-tuan mendengar semuanya?" tuan RIchard tersenyum kearahku dan mengangguk.

"Ngopi yuk. Saya pengen teh manis buatan kamu." pintanya. Aku mengangguk dan langsung pergi ke pantry. Lima menit kemudian aku kembali membawa dua gelas teh manis dan meletakannya di meja gazebo belakang.

"Maaf ya Luna." aku menatap tuan Ricard yang sedang memandangi kebun sayuran. "Maaf karena anak saya, kamu jadi diposisi sekarang" ucap tuan Richard. "Saya janji, jika Anggara tidak bisa membahagiakanmu. Biar saya dan istri saya membahagiakanmu seperti kepada anak perempuan sendiri. Kami ingin sekali mempunyai anak perempuan. Dulu, Nida pernah keguguran saat kandungannya tujuh bulan sepuluh tahun lalu. Kami kehilangan putri bungsu kami karena Nida terpeleset di kapal pribadi saat berlibur ke Labuan Bajo."

Aku hanya menatapnya dengan tatapan tak percaya. Sifat melankolis sialan ini hadir sekarang, aku menjadi berkaca-kaca. Tuan Richard menatapku dan tersenyum.

"Tetapi saat kamu hadir dirumah ini. Walaupun hanya karena kamu adalah seorang pekerja istri saya, istri saya menjadi semangat lagi. Ia mulai menata taman, merias ruangan dengan bunga-bunga lagi dan tepatnya lebih bersemangat hidup lagi. Karena ada kamu" ucap tuan Richard. Aku berhasil dibuat menangis sekarang.

"Terima kasih Luna. Karena telah memberi warna dan kebahagiaan.Saat istri saya ditinggal berkeluarga oleh Anggara dan ditinggal Adit merantau, ia semakin merasa kesepian. Dan dia menemukan kamu yang melayaninya di toko bunga yang ia kunjungi. Katanya, kamu memancarkan aura berbeda, sesuatu yang membuat hati Nida menghangat. Makanya, kamu dibawa dia kesini, kerumah ini" ucap Tuan Richard padaku. Aku buru-buru menghapus air mataku dan tersenyum menatap wajah lansia itu.

"Tapi.. maaf tuan,  hubungan nyonya- maksud saya bunda dengan istri tuan Anggara bagaimana?" Tuan Richard terlihat memalingkan wajahnya ke arah kebun. Ia menarik nafas dan membuangnya kasar.

"Wanita pilihan saya, ternyata wanita yang salah untuk Anggara. Dia bahkan jarang sekali mengunjungi kami. Ia tidak terlalu menyukai rumah ini yang rimbun dengan tumbuhan. Ia senang berada di daerah perkotaan, Anggara jadi terbawa sepertinya. Anggara menjadi jarang mengunjungi kami di Bandung. Selama ini apa kamu pernah melihat Anggara sebelumnya?"

"Pernah, saat dulu. Saat saya membantu Lala memasak untuk makan malam. Tuan beserta keluarga makan bersama dan saya melihat kedua anak tuan untuk pertama kali. " Tuan Richard mengangguk-anggukkan kepalanya.

"Luna? Oh kamu disini rupanya.. Ayok siap-siap kita ke salon ih" ucap Bunda dari arah rumah. Ia berjalan kearah kami dengan sedikit tergesa. "Papah lagi apa? Dih, pasti lagi curhat ya?"

"Lagi ngobrol aja kok nyo- bunda"

"Ayok siap-siap gih. Kita harus ke salon buat urusin badan kamu, besok team dekor juga dateng tuh. Ayok sayang" ucap Bunda menyuruhku untuk bersiap. Aku hanya mengangguk dan menuruti perintahnya. Kali ini, apa lagi?

Author pov

Nida duduk dikursi sebelah suaminya.

"Aku bahagia" ucap Nida dan menopangkan kepalanya di bahu Richard. Richard mengelus-elus kepala Nida dan tersenyum.

"Aku juga bahagia bila kamu bahagia, matahariku."

* * * *

Tbc

1
Amilawati
cerita versi pelakor ini,,,pelakor ttp pelakor yg menjijikan TDK ad pelakor baik, cerita ini hanya hayalan seorang pelakor
Siska Siswanto
kapan ni up-nya?
🐧 Pororo 🐧
please, jangan stop lagi yah kak 🙏
Zenecka
ah happy bgt novelnya lanjut lg... sehat selalu kaaaa /Kiss/
Yovita Sintadewi
ya selalu aku lihatin, tidak ada kelanjutannya, dah hampir 1 thn thor
Tiwik Firdaus
emang udah diurus surst cerai terus udah diserahkan kembali kepada kefua orang tuanya dan menjelaskan semuanya bahwa anak yang dikandung silvi bukan anaknya
Tiwik Firdaus
ceraikan saja silvi udah selingkuhan kamu aja katanya diselidiki kok ngak ketauan2 sekingkuh to silvi kapan terbongkarnya masak nunggu sampai lahir baru ketsuan
Tiwik Firdaus
kebanyakan mikur anggara jadi bodoh sekarang
Tiwik Firdaus
makanya jadi laki jangan diam saja seperti kambing congek selidiki yang serius mana ada wanita hamil diantar kedokteran suaminya ngak mau masuk akal ngak hadi oria bodoh banget kamu katanya pinter jadi ceo kok bodoh jadi suami
Tiwik Firdaus
jangan percaya anggara kalau kamu udah lama ngak berhubungan badan sama dia kan twrus katanya kamu mengawasi silvi tau dong kalau silvi sering ketemuan sama mantan pacarnya
Tiwik Firdaus
biasa ngak ada tampan2nya sama sekali
Qorie Izraini
karena terlalu cinta kang Angga jd begi dan labil

kasihan mbak luna yg jd korban.
tapi y sdh lah, takdir kehidupan terus berlanjut, dengan jln ny masing2
Qorie Izraini
si jalang kena karma 😀😀😀
Mugi yg bosan dengan usaha ny tuk tanggung jawab pergi.
raasain lo dilvi nikmati hasil yg kau tanam
Qorie Izraini
lah udah taumlm pertama ny sama silvi jln tol, msh saja cinta setengah mati, gsk bisa mov on lg.
pantes aja si silvi ngelunjak.
Anggara ny yg bego
Qorie Izraini
dasar jd suami kok bego amat
udah di selinguhi, masih ja mau baikan.
stukurin ..bakalan ngebesarin anak orang yg nitip benih ny ke rahim silvi
Qorie Izraini
dasar istri jalang...
tapi takut di cerai kan 😀😀😀
takit gsk dapatateri dari kamg Anggara 😁😁😁
Qorie Izraini
sombong banget kang anggara, bikang gak tertarik.ntar bucin baru tau rasa.atau....
gak bisa mov on dari istri tercinta ny yg terang2 an selingkuh di belakang ny.
nino
thor ini upnya 2 tahun lagi ya
amalia
keren bgtt cerita nyaaa👏👏👏👏👏
amalia
apa suami nya nadine.selingkuh sm silvi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!