mahasiswi yang tidak haus dengan kehormatan dan bersikap dingin terhadap laki laki
dosen sekaligus tuan muda tampan berhawatak dingin dan mematikan
cerita ini hanya fantadi penulis saja ya... bukannya kisah nyata...
mohon beri dukungannya ya entah apa yang akan terjadi dengan wanita yang bersifat dingin dwngan tuan muda apakah akan merasakan cinta atau akan merasakan kebencian semata atau bahkan mereka adalah saudara kandung
entahlah sya juga blum mengetahuinya ikuti saja terus ceritanya 😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon V A SYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13
🌺🌺🌺
"om tante biar diego yang menjaga dira. om dan tante silahkan pulang" ucap diego swmbari menatap tina dan mikail yang lelah.
"tidak nak biar kami yang menjaganya. kami tahu kamu juga pasti butuh istrahat dan besok kamu juga harus masuk ke kampus untuk mengajar" ucap mikail
"bsok sya tifak mengajar om. jadi biarlah saya menubggu dira di sini itu juga sebagai permohonan maafku om yanv telah membuat dira sepertkm ini" ucap diego yang tetap kekeh ingin menjaga dira.
"baiklah nanti sore om dan tante akan kembali lagi" icap diego menepuk bahu diego. "jika ada kabar mengenai dira mohon untuk segera mengabari om dan tante yego" ucap mikail.
kini tina dan mikail menibggalkan rumah sakit sementara diego masuk kedalam ruangan twmpat dira di rawat.
karena dira masih ada di ruang ugd jadi diego duduk di sebelah brangkar dira. diego begitu lelah dan mencoba membaribgkan kepalanya di samping dira dan menggenggam tangan dira agar ketika dira tersadar diego dwngan cepat dapat merasakan pergerakan tangan dira melalui tangannya.
selang beberapa menit diego memejamkan matanya diego merasakan ada yang menggerakkan tangannya di bukanya matanya secara perlahan dan melihat dira yang sudah sadar
"kenapa bapak ada di sini?" ucap dira yang melihat diwgo berada di sampingnya.
"jangan banyak bicara dulu saya akan memanggilkan dokter rudi" ucap diego dan berjalan keluar ruangna memanggil dokter rudi. dan setelahnya kembali lagi ke ruangan dira.
"bagaimana keadaanmu dira" tanya dokter rudi
"sudah lumayan membaik dok tapi dada saya masih terasa nyeri dok" jawab dira.
"lain kali kamu harus memilih dalam berkegiatan. kamu tidak boleh terlalu kecapekan dira. ingat kesehatanmu kamu baru saja pulib pasca operasi paru parumu" ucap dokter rudi.
diego tidak ingin ikut dalam perbincangan antara dira dan dokter rudi dia memilih untuk menjadi pendengar yang baik. setelah dokter rudi keluar diego menghubungi tina dan mikail meberikan kabar jika dira sudah sadar dan akan segerah di pindahkan di ruang rawat inap.
setelah dira di pindahkan ke ruang rawat inap tak lama kedua orang tua dira bersama lily datang ke rumah sakit.
"nak diego sebaiknya pulanglah dulu untuk beristirahat" ucap mikail menepuk pundak diego.
diego menatap tubuh dira yang masi terbaring di brangkar. diego menatap dira senduh. seolah diego juga merasakan apa yang di rasakan oleh dira. tatapan diego teralihkan ketika mikail papa diego menepuk pundaknya.
"baiklah om" ucap diego "dira maafkan saya" lanjut diego menatap dira.
"saya yang harusnya minta maaf paj karena tidak memperhatikan pelajaran bapak dan malah sibuk dengan kegiatan saya sendiri pak. saya tidak akan mengulanginya lagi pak." ucap diego dengan suara yang lemah dan dengan tatapan sendu.
melihat itu diego hanya mengangguk dan berpamitan untuk pulang.
dira menatap kepergian diego hingga punggung diego tak terkihat lagi di balik pintu rumah sakit yang diego tutup secara perlahan.
"sayang. sekarang kamu istirahatlah dan ingat jangan seperti itu lagi" ucap tina mama dira sambil mengusap kepala dira dan mencium kenibgnya begitupun dengan mikail yang ijut mencium kening anaknya.
lily yang dari tadi berada di dekat dira mulai berdehem.
khem..khem...
"sepertinya setelah di temani oleh bapak disen sahabatnya kini di lupakan" ucap dira dengan nada yang sedikit mengejek sahabatnya.
"apaan si ly. mana aku tau juga dia yang temani. kenapa bukan kamu sih li" jawab dira kesal.
🌺🌺🌺
diego yang telah sampai di rumahnya langsung masuk dan duduk di sofa ruang keluarganya seperti biasanya para pelayan sedang beristirahat pada saat jam setelah shalat ashar. diego merasa lelah dan menanggubg beban yang sangat berat di putuskannya untuk mengambil air wudhu dan shalat. setelah selesai sholat diwgo membaringkan tubuhnya di ranjang.
tak lama darkkb itu diego mendapat telepon dari asistennya.
"ya. apa ada perkembangan" tanya yohan.
"tuan muda di perusahaan ditry m memang tidak ada yang tahu mengenai pemiliknya tapi yabg paling berkontribusi disana yaitu pak deni dan seorang designer muda dan pada saat kejadian rena yang di batalkan kontraknya designer muda itu juga ijut andil dalam hal ini." penjelasan dari asisten diego.
"siapa namanya" tanya diego
"belum diketahui bos tapi menurut infornasi dia salah satu magasiswi di kampus XX" suara dari seberang telepon.
"dapatkan informasinya segera" titah diego dan langsubg mematikannya sepihak.
🌺🌺🌺
cerita nya bagus, tapi banyak sekali kata yang hilang, huruf yang salah,
mohon sebelum di phost, di telitii terlebih dahulu,
kita hanya membaca, memberi semangat, dan meluruskan,
semangat terus Thor,
----------------------------------
SEMOGA SuperWin😂