NovelToon NovelToon
Cahaya Dalam Kegelapan ( Sebuah Ketulusan)

Cahaya Dalam Kegelapan ( Sebuah Ketulusan)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Duda / Tamat
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: selvi_19

sebuah kebahagiaan hilang dalam sekejap karena terjebak dalam lingkaran yang tak pernah dia inginkan, semua orang yang melihat kehidupannya berada dalam kebahagiaan tetapi kenyataannya tidak seperti yang mereka lihat.

"aku tak pernah menginginkan kehidupan seperti ini dan apa aku masih bisa merasakan kehidupan seperti dulu lagi". Sintia

"andai dulu aku mencari kebenaran lebih dulu pasti jalannya tak seperti ini".Ilham

Bertemu kembali dengan orang di masa lalu sangatlah menyakitkan saat dirinya tak seperti dulu lagi, itulah yang Sintia alami saat bertemu kembali dengan ustadz Ilham. pertemuan itu membuat ustadz Ilham selalu memimpikan Sintia sedangkan Sintia selalu bermimpi bertemu dengan seorang wanita yang tidak dia kenal yang memintanya untuk menikah dengan suaminya dan menjaga anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi_19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Kembali

sudah hampir satu bulan Sintia mengikuti rencana Alex untuk membuat istrinya sakit hati tetapi yang Sintia lihat Laura tidak berpengaruh sama sekali, yang Sintia lihat adalah Alex yang mulai jatuh cinta pada istrinya dan di dalam hati Sintia tertawa saat melihat bagaimana wajah Alex saat Laura menghubungi mantannya. karena rencana itu juga membuat om Bagaskara selalu menelpon dan melarang dekat dengan putranya.

Sintia sedang berbaring di ranjang dan menatap langit langit kamar dan menerawang jauh hingga membuat kehidupan menjadi seperti ini, dimana satu malam merubah hidupnya

"huff hidup sudah gelap, tidak ada cahaya dalam hidupku lagi, apakah masih ada tempat untuk orang seperti". monolog Laura sambil memijat dahinya

"semua ini gara gara mba mayang jika aku bertemu dengan akan aku beri pelajaran". umpat Sintia saat mengingat bagaimana Mayang memanfaatkan dirinya untuk membayar hutang-hutangnya

"apakah masih bisa aku kembali hidup seperti dulu". Sintia berbicara dengan sendu.

Sintia sadar banyak dosa yang dia lakukan selama ini, di hati kecil ingin sekali kembali seperti dulu tapi dia berpikir sudah tidak pantas.

ting

*tuan Bagaskara*

uang sudah saya kirim belanja sepuasnya ingat jangan ganggu putraku

^^^*Sintia*^^^

^^^baik om^^^

"ishh dia selalu mengingat itu, tenang saja aku tidak akan menganggunya om jika bukan putramu mengancam akan menyebarkan video panas kita, aku juta tidak mau". Sintia melempar ponselnya dan menatap langit langit kamarnya.

"seharusnya aku sudah bahagia bersama mas Ilham jika tidak ada kejadian dimana mba Mayang menjualku, dan aku harusnya menelan rasa sakit saat mas Ilham menyebut perempuan lain di hari yang seharusnya menjadi hari bahagia ku, ya laki laki mana yang mau mempunyai istrinya yang sudah kotor". monolog Sintia lalu berdiri dan menyambar tasnya, Sinta memilih pergi untuk berbelanja.

Sintia sudah sampai di sebuah mall, berbelanja sedikit membuat Sintia melupakan rasa sedihnya akan hidup yang dia jalani. saat sedang memilih pakaian ada anak kecil yang menabraknya hingga jatuh

"adek kecil tidak apa apa". tanya Sintia dan menolong anak itu untuk berdiri

"tidak apa apa tante, maaf tadi Ari menabrak tante". Sintia tersenyum saat anak itu meminta maaf pasti orang tuanya mendidik dengan benar.

"tidak masalah, lain kali hati hati ya saat jalan agar tidak menabrak orang lain lagi". dan di anggukan anak kecil itu serta Sintia yang memasangkan peci anak itu yang terjatuh

"tadi Ari lagi cari Abi, makanya Ari tidak melihat tante dan Ari takut sendirian di tempat besar ini"

"emang Abi Ari kemana" tanya Sintia yang masih jongkok di hadapan anak itu

"Ari". sebelum anak itu menjawab dari belakang Sintia ada yang memanggilnya

"Ari". jawab Ari dan langsung berlari mendekati Abunya lalu memeluknya

Sintia berdiri lalu membalikan badannya saat kedua bertatap membuat Sintia terdiam

deg

Sintia tidak bisa berkata atau mengerakkan badannya saat melihat orang yang ada di depannya, sudah tujuh tahun lamanya tidak bertemu dengannya dan sekarang di pertemukan dengan keadaan yang berbeda

"Sintia" ucap Ilham

"ma mas Ilham". ucap Sintia gugup

"apa kabar". tanya Ilham dengan santai dan memalingkan wajahnya karena pakaian yang Sintia gunakan sangatlah tidak pantas

"baik mas". jawab Sintia sambil memundurkan langkahnya karena Sintia tau Ilham tidak akan menatap perempuan yang tidak halal untuknya apalagi cara pakainya pasti membuat Ilham semakin jijik dengannya dan kemudian membalikkan badannya lalu pergi meninggalkan Ilham sedangkan Ilham menatap punggung Sintia yang mulai menjauh

"kamu semakin jauh dari agama Sintia, aku tau tidak mudah kamu menjalani hidupmu yang sekarang, tapi kenapa kamu malah memilih jalan seperti ini seharusnya kamu langsung bertobat saat kejadian malam itu bukan malah seperti ini". monolog Ilham dalam hati

"Abi ayok katanya mau membelikan baju Koko". ucap Ari sambil menarik baju Ilham

"iya Ari, ingat jangan lari larian lagi, nanti Abi susah mencari mu". ucap Ilham menasehati anaknya itu

"maaf Abi tadi Ari senang hingga lupa hehehe". jawab Ari dan Ilham mengelengkan kepalanya lalu mengajak Ari masuk ke toko pakaian muslim

sedangkan di luar mall , Sintia duduk di bangku yang ada di luar mall itu sambil memegang dadanya

"kenapa jantungku berdetak seperti ini, kenapa harus bertemu dengan mas Ilham". ucap Sintia sambil menarik nafasnya dan setelah teratur Sintia berdiri dan saat itu juga Sintia melihat seseorang.

"mba Mayang". monolog Sintia dan berjalan mendekati orang itu tetapi orang itu lebih dulu masuk ke dalam taxi dan Sintia hanya menatap taxi itu

"itu beneran mba Mayang bukan ya". monolog Sintia

Sintia menyetop taxi dan masuk ke dalam taxi itu dan lebih memilih kembali ke apartemen karena moodnya benar benar sudah hancur. setelah sampai Sintia langsung menekan tombol lift yang menuju ke apartemennya. setelah sampai di sana Sintia terseyum saat melihat seseorang yang menemaninya di London.

"Zahra". teriak Sintia lalu memeluk Zahra yang berdiri di depan pintunya

"nona aku sangat rindu dengan nona". ucap Zahra dan membalas pelukan Sintia

"kenapa tidak mengabari ku jika kemari". tanya Sinta

"saya sudah mengabari nona bahkan sudah menelpon tetapi tidak ada respon". jawab Zahra dan Sintia langsung mengecek ponselnya dan ternyata ada beberapa pesan dan panggilan dari zahra.

"hehehe maaf ternyata ponselnya aku diam". ucap Sintia lalu mengajak Zahra masuk ke dalam apartemennya dan menunjukan kamar yang akan di gunakan oleh Zahra karena di apartemen ini hanya ada dua kamar jadi satu untuknya satu untuk Zahra.

"bagaimana kedua orang tuamu". tanya Sintia

"Mereka senang bisa bertemu dengan ku dan mereka juga tidak masalah aku bekerja dengan nona". jawab Zahra

"Zahra aku rasa sebaiknya kamu bekerja sesuai dengan jurusan kuliah mu dan kamu tenang saja kamu masih bisa tinggal bersama ku lagian aku juga hanya sendirian di sini". ucap Sintia

"terima kasih nona sudah baik tapi aku harus melamar pekerjaan dulu". jawab Zahra

Sintia merasa senang saat Zahra tinggal bersamanya karena Sintia tidak merasakan kesepian, Sintia sangat senang para Zahra karena dia tidak mengungkit apa yang pernah dia lihat dan apa hubungannya dengan om Bagaskara. sedangkan di mall Ari sangat senang mendapatkan koko baru.

"Ari senang". tanya Ilhan

"senang Abi apalagi Ari bisa melihat mall sebesar ini, andai umi ada pasti akan lebih seru". ucap Ari dengan sendu dan Ilham langsung berjongkok di hadapannya putranya itu

"dengarkan Abi ya Ari jangan sedih seperti ini nanti Umi juga akan sedih jadi Ari jangan sedih ya dan do'akan umi setiap Ari selesai sholat agar Umi bahagia di sana". ucap Ilham dan Ari menganggukan kepalanya. setelah itu Ilham mengajak Ari pergi ke makam uminya untuk mengobati rasa rindu putranya itu.

1
ary rachmawati
🤩🤩🤩🤩🤩👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
ary rachmawati
mungkin ini yg menyebabkan dilarangnya seorang istri menceritakan perlakuan suaminya ke istrinya kpd orang lain, krn yg dikuatirkan timbul rasa spt yg dialami aida ke suaminya kania... 🙏🏼🙏🏼
selvi_19: makasih sudah mampir
total 1 replies
New Oppo Medan
udah d bc,, tinggal lanjut an y aja Thor 🙂
New Oppo Medan
cantik2 dan ganteng2
ma" athif 😊
siiip ka lngsng cus meluncur 😅😅😅
Rhysna
bukanka nama mamanya Ilham mawar kenapa d sini tertulis Fatimah
ma" athif 😊
ka boleh g ilhamnya akun pinjem buat jd suamiku di tuker boleh dech 😅😅😅😅
selvi_19: jangan ntar gak ada yang bisa buat Sintia berbunga bunga lagi 😁
total 1 replies
ma" athif 😊
mau dong ka boncapnya 😅😅
mawar
mau bgt kk aplg yg asisten mantan sintia yg ketemu laki2 dmasa lalu yg sering ngebully
mawar: dtggu kk
total 2 replies
Maisyaroh
mau bngt dong Thor.....
My Hanni Hartono
Mau banget thor
ma" athif 😊
ilham aku padamu 😘😘😘😘 slmt ya Sintia mau jadi calon umi 😅😅
Ajeng Ina
Alkhamdulillah... akhirnya hamil lagi sintia.,. selamat buat ilham dan Sintia menjadi orang tua
selvi_19
maaf baru ke up ya sebenernya up-nya dari semalam dan baru lolos sekarang
My Hanni Hartono
Alhamdulillah semua bisa teratasi tanpa harus ilham jadi anak durhaka becik ketitik olo ketero
ma" athif 😊
kapok ma" nya ilham
Maisyaroh
emng y...mamanya si Ilham ini kyknya cocok tinggl d pesantren biar dia d ajrrkn LG tntng mnghargai n mensyukuri hidup ini...pdhl udh tua tp kok y sikapnya masih kyk ank SMA yng labil...kasian anknya yng jd korban..lnjt....
selvi_19
update besok ya
My Hanni Hartono
Untung ada cctv walaupun mulut tidak bicara tapi allah maha adil dan melihat
ma" athif 😊
rasain tuch bu marwah kena semprot ilham sama abinya habisnya jahat bngt..... ka klo bisa up nya tiap hari apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!