NovelToon NovelToon
Perebut Suamiku

Perebut Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Selingkuh / Cerai / Janda / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Meta.morfosa

Rubah itu melemparkan koperku ke halaman dengan arogan, "tinggalkan tempat ini secepatnya!!"

Ini adalah penghinaan paling hina yang pernah aku terima selama hidupku, namun aku juga tidak mempunyai kuasa untuk melawan.

"Memangnya siapa yang ingin tinggal di tempat seperti ini??" Ucapku dengan percaya diri. "Jika kamu menginginkan k*parat ini, ambil saja! Bos kaya raya baru suamiku."

"Cuih.. bos mana yang ingin memperistri wanita sepertimu??" Suara Rubah ini terdengar penuh ejekkan.

Aku sama sekali tidak mendengarkan ucapan provokatif dari si Rubah, sebagai gantinya aku justru tersenyum simpul saat melihat sebuah mobil Chevrolet Camaro tipe SS, bergaya sporty datang memasuki halaman dan berhenti tepat di depan kami semua, dan sesosok pria berumur sekitar empat puluh lima tahunan keluar dari dalam mobil.

"Himalaya, jika kamu sudah selesai, ayo kita pergi!!" Ucap pria itu seraya menggenggam tanganku.

Semua orang tertegun melihat sosok Zidan selaku ayah si rubah datang untuk menjemputku, aku mendekat ke arah rubah itu, "kamu merebut suamiku, maka ku rebut ayahmu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meta.morfosa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PS chapter 13

#Memulai pekerjaan baru.

➡➡➡

Setiap hubungan akan berakhir, entah berakhir bahagia atau pahit. Aku tidak pernah menyesal, karena semuanya tidak bisa di ulang dan di perbaiki.

Setidaknya aku pernah mencintai dengan tulus meski tidak berakhir mulus. Setidaknya aku pernah berusaha walau di sepelekan. Setidaknya aku paham tentang komitmen bersama untuk saling bertahan dalam kondisi sulit, dan setidaknya aku setia pada suatu pilihan dengan pertanggung jawaban, entah meninggalkan atau memilih untuk bertahan.

Hingga akhirnya suatu hari aku sadar jika aku mungkin pantas untuk mendapat yang lebih baik. Entah orang yang lebih baik atau cerita yang lebih baik.

Bukan yang sempurna, karena ketika aku mencari yang sempurna, mungkin aku akan kehilangan yang terbaik.

Suatu saat entah kapan, ada bagian yang sadar bahwa ada yang telah merasa kehilangan.

Sementara aku akan menjadi orang yang berkualitas, yang bisa memberi arti dalam setiap hubungan yang mampu memberi kenangan, yang mampu bangkit ketika harus jatuh berkali kali. Yang mampu memaafkan secara perlahan atau yang bahkan dengan ikhlas memberikan kesempatan kedua (jika di takdirkan).

Karena mereka tidak akan pernah tahu setelah mereka menyakitiku, apakah setelah semua yang terjadi aku masih orang yang sama..

#unknown

➡➡➡

Sepulang dari Apotik, aku langsung menuju cafe tempatku memulai pekerjaan baru.

Aku harus semangat di awal pekerjaanku. Menjadi seorang penyanyi, meskipun itu hanya penyanyi cafe sekalipun juga memerlukan suara yang merdu plus penampilan yang menarik.

Aku mengendarai sepeda motor pemberian Adnan dengan kecepatan standar, dengan rambut yang berkibar di tiup angin, juga cuaca dingin yang menembus tulang. Aku terpaksa membungkus diriku rapat dengan hoodie, juga denim panjang untuk mencegahku masuk angin.

Aku sama sekali tidak memperdulikan apapun lagi, yang terpenting sekarang adalah kebahagiaan dan uang.

Tidak tahu sejak kapan aku menjadi sangat perhitungan dan mata duitan, tapi yang jelas sejak aku bercerai dan Adnan tidak lagi menafkahiku, aku menjadi seseorang yang harus mandiri dan bekerja sendiri jika ingin mendapatkan uang, jadi aku harus memprioritaskan kebahagiaan setelah uang.

Sekarang aku juga tidak lagi sendiri, aku sudah mempunyai seorang putri yang harus aku perjuangkan masa depannya, aku tidak akan membiarkan Kirani hidup sepertiku, apalagi seperti Adnan.. tidak, aku tidak akan pernah membiarkan Kirani tumbuh seperti Adnan.

Aku letih dan sedih.

Sedih karena meskipun aku memiliki seorang Putri, tapi aku seperti hidup seorang diri. Aku hanya memiliki hari minggu untuk menghabiskan waktu dengan Kirani.

Kirani masih sama, masih bersama orang tuaku, masih bersama Haris dan Helena, tapi aku lega, merasa bahwa Kirani lebih aman di sana di banding saat bersamaku.

Karena belakangan ini, aku sering mendapat berbagai ancaman dan juga teror. Tidak perlu di tanya siapa orangnya, karena jawabannya adalah Rubah betina itu.

Rubah itu seakan tidak pernah puas meski telah memiliki Adnan dalam genggamannya. Dia bahkan mulai terobsesi untuk memiliki rumah mewah Adnan, rumah yang seharusnya menjadi milik Kirani. Rumah yang menjadi saksi tentang banyak hal.

Rumah dan Adnan adalah dua hal yang hanya akan menjadi kenangan menyakitkan yang bahkan akan ku ingat sampai aku mati.

S*al.. dasar Rubah betina, aku tidak akan pernah membiarkan Rubah itu menang kali ini, dan aku akan tetap tinggal di rumah Adnan apapun yang terjadi sampai waktu yang telah Adnan tentukan habis.

Beberapa menit kemudian, aku tiba di pelataran sebuah cafe bertuliskan RI ONE yang tercetak tebal dengan lampu kerlap kerlip di sekitarnya. Cafe mewah bergaya classic lima lantai ini memang pantas di acungi jempol.

Setahu ku, ini adalah pusat cafe RI ONE yang memang sengaja di dirikan di kawasan pusat bisnis Ibu Kota, bahkan tanah permeter perseginya saja sudah bernilai puluhan juta. Dan baru kali ini aku akan memasuki cafe pusat milik Furi setelah sekian lama mengenal Furi. Biasanya aku hanya akan pergi ke RI ONE cabang yang lebih dekat dengan rumahku.

Aku juga pernah bertemu pria itu beberapa kali, namun itu hanya sebatas saling sapa antar teman, dan aku menghormati Furi karena dia adalah sepupu Miranda, tidak lebih.

Baiklah, pertama tama, aku akan menemui Furi terlebih dahulu untuk menanyakan apa saja yang perlu aku lakukan, berapa jam masa kerjaku, juga lagu genre apa yang pengunjung cafe sukai.

Aku melihat jam di pergelangan tanganku, yang menunjukkan pukul enam sore, setidaknya aku masih memiliki waktu dua jam untuk memulai pekerjaan pertamaku.

Aku masuk ke toilet terlebih dahulu, berganti pakaian dengan mini dress berwarna peach, juga sepatu hak tinggi senada. Aku yakin akan cocok mengenakan gaun ini, karena posturku tinggi dan kulitku juga putih.

Kemudian aku merias wajahku dengan riasan ringan. Karena aku sendiri adalah tipe wanita yang tidak pernah memakai riasan berat, dan itu sama sekali bukan gayaku.

Beberapa saat kemudian, aku cukup terkejut dengan diriku sendiri, dengan penampilan baru yang sungguh membuatku sangat berbeda. Aku sendiri bahkan tidak percaya dengan apa yang aku lihat.

Tubuh yang indah, wajah yang cantik, juga tinggi yang cukup, ternyata aku sangat cantik jika menjaga penampilanku.

Aku melihat sekali lagi pantulan wajahku di cermin, apa Adnan tidak akan berpaling jika dari dulu aku seperti ini? Aku merasa jika Adnan berpaling karena aku tidak lagi cantik dan menarik. I HATE BECAUSE I LOVE.

Namun harapan itu justru membuatku semakin membenci diriku sendiri.

Aku naik ke lantai lima, pergi ke tempat dimana Furi tinggal. Seperti yang mereka katakan, jika lantai lima adalah lantai pribadi milik Furi, lantai private dengan keamanan super ketat yang hanya bisa di akses oleh pemilik itu sendiri.

Sampai di lantai lima, aku meneliti penampilanku sekali lagi, setelah di rasa tidak ada kekurangan, aku langsung menempelkan id card yang sebelumnya telah Furi berikan untukku beberapa hari yang lalu. Pintupun terbuka.

Yang terlihat untuk pertama kalinya adalah ruangan mewah, tidak.. tapi super mewah dan luas. Hunian semacam ini jelas hanya bisa di miliki oleh kalangan jet set atau high class.

Aku tahu jika keluarga Miranda adalah keluarga dengan jumlah kekayaan yang luar biasa, tapi aku juga tidak menyangka jika Furi sudah sangat sukses dengan usaha yang di rintisnya beberapa tahun lalu dari nol.

Aku bahkan menyaksikan sendiri tentang berdirinya RI ONE sejak masih tanah lapang dan belum di bangun apapun, namun selang beberapa tahun saja, RI ONE bahkan sudah menembus batas dengan kejayaannya.

Astaga.. andai waktu bisa ku ulang kembali, maka aku akan memilih untuk mencari hidupku sendiri dan menemukan kesuksesanku terlebih dahulu sebelum memikirkan tentang cinta dan perenikahan.

1
Dewi Dama
wajah korea....
Dewi Dama
Luar biasa
Dewi Dama
Lumayan
Dewi Dama
murahan amat sihhh..br.kenal udah berani nyium laki..
Yuliana Rahmawati
Luar biasa
Anonim
Katany wanita pintar,tp kenapa sudah tau suami selingkuh tidak ada persiapan??disini dijelaskan kalau dia bs berpikir jalang yg akan menang bla bla bla tp knp tdk mempersiapkan diri utk kemungkian twrburuk??mlh terkesan membiarkan dan mendukung perselingkuhan.bru cri kerja stlh ad srt cerai.
Marlialeeya
masih belum mau cerita, masih abu-abu dan penuh tanda tanya atas kisah si Rubah dan Adnan 😵😌😏
Ernawati
lanjut..
Nur amna Azkiya
bagus
Novita Shamin
tidak buruk
fandha
maaf ya thor sekedar masukan itupun kalo mau.tlg dong dikondisikn ngomong nya..kog aku risih baca.."iblis kecil'..maaf bgt .caramel kn seorg manusia..jgn pula dibilang iblis kecil..dosa lho ngatain atau nyumpahi org dg kata2.. yg kurang enak didenger
fandha
cerita nya bagus..dan menyentuh
Windarti08
kok aku bacanya Rexona ya...🤭🤭 setelah ku ulang lagi, ternyata Roxana... galfok aku😅😅
Windarti08
udah dong... aku itu klo habis baca, di akhir bab auto klik LIKE lho👍
Windarti08
Adnan said, "aku masih sangat mencintaimu Ibu mertua..."
Windarti08
Zidan said, "cucuku anak mantan suami istriku"
Windarti08
aku juga nonton drakor ini pada waktu itu
Windarti08
Hasyekkk..... ini kalimat yang aku tunggu-tunggu😂😂😂
Windarti08
oh mau nanya dong Thor... knapa putrinya Zidan memakai nama belakang Silvia yaitu Megan bukan nama belakang Zidan?
Windarti08
ahh bentar lagi dong... tinggal 2 bab lagi kita akan berjumpa dengan si rubah betina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!