NovelToon NovelToon
Hug Me, Please

Hug Me, Please

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sf

Stevany Aurelli (20th)
Dicampakan oleh lelaki yang menghamilinya membuat dirinya tak lagi memikirkan tentang percintaan.
Ia memilih pergi meninggalkan tanah air untuk bekerja lalu berusaha melupakan kenangan pahit.
Kendrick Emery River (27th)
Anak kedua keluarga River yang mempunyai penampilan sempurna.Wajah tampan dengan bibir sexy dan badan antletis.Mata abu terang dengan senyum yang mampu memikat setiap kaum hawa.Kaya dan populer karena dijuluki lelaki seribu wanita berkat pesonanya.
Kang Ji Min (25th)
Pemilik sekaligus chef di toko kue.Wajah rupawan dengan senyum manis yang menenangkan.Suaranya begitu merdu saat bernyanyi.Anak bungsu yang enggan mengelola perusahaan seperti kakak nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#13 London

Selamat membaca semoga suka ya sayy..

Jangan lupa like,komen dan subscribe..

---

"Anda hebat sekali tuan" ucapnya sembari memelukku

"Kau puas?" tanyaku

"Tak ada yang lebih baik dari anda" ucapnya memujiku.

Aku menyandarkan punggung pada ranjang.Wanita itu masih saja menempelkan kepalanya pada dadaku.Ia mengambilkan satu putung rokok dan membantuku menyalakan korek api.

"Sering seringlah kemari tuan.Saya akan dengan senang hati melayani anda"

"Sepertinya kau akan kecewa karena aku tidak lama disini"

Kumatikan rokok yang masih setengah batang.Lalu mengambil kemeja dan celanaku.

Ia menahanku agar lebih lama dengannya namun aku sama sekali tidak berminat meski wajahnya cantik.Sebelum pergi aku meletakkan uang dimeja tanpa lupa menambahkan bonus untuknya.

Beberapa hari lagi aku akan pulang.Sudah lama sekali rasanya tidak meminum kopi buatan Eva.

"Wah..wah" Edward merangkul bahu ku

"Bagaimana?apa kau suka?" tanya Edward

"Biasa saja" jawab ku yang kembali menenggak minuman

"Lalu seperti apa wanita yang kau cari?"

Wanita seperti apa yang aku cari?

...............

Astaga! Kenapa wajahnya yang malah muncul.Tidak.Tidak mana mungkin.

*Stevany Aurelli

Sudah satu minggu Ken pergi.Pekerjaanku menjadi lebih ringan dengan istirahat yang lebih dari cukup.Tapi kurasa rumah menjadi agak sepi karena satu orang yang berkurang.

Sudah jam sepuluh tapi mataku tidak bisa terpejam sejak tadi.Dan Matthew juga sudah tidur,rasanya jadi semakin sepi saja.

Ceklek..

Kudengar pintu utama terbuka.

Aku segera bergegas keluar kamar untuk melihat siapa yang datang.

Mungkinkah itu Ken?

Tidak mungkin maling membuka pintu bukan.

Ah Ken!

Ternyata benar Ken sudah pulang.

Ada sedikit rasa senang melihatnya lagi.

"Anda sudah pulang tuan" sapaku saat melihatnya masuk

"Kau belum tidur?" Ia selalu saja menanyakan hal itu saat pulang.Tidak adakah pertanyaan lain.

"Belum tuan.Biar saya bantu" aku meraih tas yang ia bawa

"Untukmu.Berikan juga untuk Marry dan Teo" dua paper bag

Baik sekali Ken meski kadang ia sangat menyebalkan.Aku ralat.Sangat menyebalkan.Itu baru benar.

"Terima kasih tuan.Saya akan meletakkan tas tuan dikamar" ia merebahkan diri di sofa depan

"Buatkan aku kopi" kopi lagi.Ya kopi memang minuman wajib yang harus aku siapkan ketika ia berada dirumah.

Tak lama kopi yang kuseduh siap.Aku segera mengantarkannya ke meja Ken.

Ia meminum kopi sampai setengah cangkir.Astaga bukankah itu panas sekali.Biarlah toh ia juga tidak protes karena kepanasan.

"Saya akan menyiapkan air tuan" aku segera meninggalkan Ken seorang diri

*Author POV

"Sudah lama tidak melihat senyumannya itu" gumam Ken pada diri sendiri

"Haish..apa yang baru saja kupikirkan" Ken mengusap kasar rambutnya namun ada seulas senyum yang nampak dari wajah Ken

"Airnya sudah siap tuan,apa anda ingin mandi sekarang atau nanti?" ucapan Eva membuat Ken tersadar.Melamun ternyata.

"Bereskan cangkirnya" Ken lalu beranjak ke kamar.Ia menyentuh permukaan air untuk memastikan suhu.

"Pas" ucap Ken pada diri sendiri

Ia berendam cukup lama.Badannya menjadi lebih rileks sekarang.

Eva tengah mencuci cangkir didapur.Ia selalu bersenandung kecil ketika suasana hatinya sedikit senang.

Senang itukah kamu Eva?

"Selesai.Sepertinya aku bisa tidur sekarang" Eva meletakkan cangkir ke rak.

Eva merabahkan badan dikasur.Matanya lama kelamaan semakin berat sampai ia tertidur.

Diruangan yang lain hal yang sama terjadi.Ken juga sedah tertidur pulas.Belakangan selama di London ia kurang tidur.

1
Agustina Simanjuntak
baik
Fatimah Zhivarra
Kecewa
Nur Hayati
thor loe apa apaan sih Matthew sampe loe buat meninggal..... sumpah gue ngga terimaaa 😭😭😭😭
Lusi Yana Bandu
baru mampur
Suparno Suparno
Ok
Masy Udah
waah sama sekretarisnya juga🙄🙄🙄🙄
Masy Udah
ya iyalah,sama kamu ambil madunya ajatrus ngilang
Masy Udah
lah Ken kemana Thor.....kenapa gak dimunculin pas Eva terpuruk,malah siditonya lagi,gak bikin seneng tambah senep iya
Masy Udah
makanya jujur dulu baru terlena.
jgn terlena dulu nanti kecewa lagi.
Masy Udah
tuan Ken tegangan terus ya😂😂😂😂
Masy Udah
meski bukan kau yg menggoda,nyatanya kau tergoda yg pasti menikmatinya juga 🤣🤣🤣🤣
Masy Udah
jadi Eva ini mau dipasangin sama siapa nih....Ken apa Jimin nih.....
Masy Udah
wah perlu digampar nih cewek
Masy Udah
apa ini org yg hamilin Eva y.....
IdarIdar
Aku suka alur ceritanya seru
Hayati Nufus
ko kurang suka sama ken yg suka celup sana sini jijik doyan wanita rendahan amit2 kena penyakit baru tau rasa
Sigit pujielestari: ini ceritanya Ken jadi Casanova karena patah hati ditinggal mati kekasihnya kan Thor
total 2 replies
Dirah Guak Kui
hadeh egak takut tertular penyakit ya
Dirah Guak Kui
anaknya si Kim yg dtg
Dirah Guak Kui
pecun aja belagu seperti itu
Dirah Guak Kui
emang benar Thor, lelaki yg baik itu tdk akan menjamah wanitanya sampai harihanya, kl dia mencintanya dia akan menjaganya dgn baek, emang belanja/beli property pakai icip2/uang muka(DP)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!