Hai pembaca yang budiman😊
ini adalah novel kedua ku, Lanjutan cerita dari novel pertama ku yang berjudul JENIUS NAKALKU, tapi dibuat terpisah agar rasa nya berbeda😅
Maklum di novel kali ini, yang jadi pemeran utamanya si sad boy tampan Peter Chow yang menjadi liar kembali karena harus ikhlas dengan kenyataan yang ada, bahwa Bella wanita pujaan nya menikah dengan Mark chow kakak kesayangannya, meski sebenarnya belum bisa move on.
Mami Laura yang khawatir dengan percintaan anak bungsunya, mengenalkan banyak wanita cantik di kotanya untuk menjadikan calon menantu nya. Bahkan Queen, keponakan kesayangannya selalu mengikutinya demi mengawasi tindak - tanduk peter, agar memilih wanita yang tepat sebagai pendamping hidupnya.
Kira - kira siapa ya gadis yang bisa merebut hati Peter yang telah terluka🤔
Yuk, baca langsung tiap episodenya, biar ga penasaran!
Terima kasih🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haura Kanza Nabilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13. anak nakal mesum
Karena hari masih siang, namun Queen terpaksa sudah harus pulang dari sekolah, mau tak mau Queen pun pulang, namun tak ke Mansion melain kan ke apartemen Peter.
" kenapa kita tak pulang ke Mansion om? ini di mana? " cerocos Queen memborong pertanyaan melihat tempat asing yang belum pernah ia datangi.
" ini apartemen ku, kau mau omamu sakit nya kambuh lagi akibat melihat cucu kesayangan nya pulang sekolah dengan tampang tak karuan seperti ini?" jelas Peter sambil membuka pintu mobilnya untuk turun.
Queen yang baru tersadar dengan hal itu, segera melihat penampilan nya di kaca spion mobil.
"ayo.. lekas turun..." ucap Peter sambil membukakan pintu mobil Queen.
Queen pun segera mengikuti peter menuju kamar apartemen milik om nya tersebut yang sama sekali belum pernah ia kunjungi.
"wow... apartemen ini sangat nyaman om... di mana tanteku? kau tak menyembunyi kan nya di kamar mandi kan om?" tanya Queen bersemangat sambil menelusuri bagian ruangan apartemen satu persatu.
" sudah ketemu sama tante mu?" tanya Peter menimpali keponakan nya yang ketularan oma nya.
"Hehehe engga om?" jawab Queen cengengesan tanpa merasa berdosa.
"dasar anak nakal..." ucap Peter sambil mencubit pipi Queen.
Queen yang sudah terbiasa mendapat perlakuan Peter seperti itu, biasa saja dan hanya diam.
" sana ke kamar ku kamu ganti dulu pakaian mu dengan pakaian yang ada di lemari kamar. biar pakaian mu ku loundry dulu." perintah Peter melihat pakaian Queen yang lecek dan kotor akibat perkelahian nya dengan Rency tadi di sekolah.
" Ya om..." jawab Queen menurut karena merasa bersalah. Pasal nya queen yang tiba - tiba di jambak rambut nya oleh Rency bukan nya menghindar tetapi malah balik menjambak rambut Rency, akhirnya terjadilah aksi jambak - jambakan sampai guling - gulingan di lapangan sekolah.
Beberapa menit kemudian Queen pun keluar dari kamar menggunakan baju peter yang ke besaran di tubuh nya.
seperti inilah kira kira penampak kan Queen saat menggunakan kaos peter.
Peter tersenyum - senyum melihat Queen menggunakan kaos nya karena di mata peter queen nampak sangat imut menggunakan kaos tersebut, pasalnya kaos yg sangat pas-pasan ketika peter yang menggunakan, tetapi pada saat ini kaos tersebut seperti daster ketika Queen yang mengenakan nya.
" kenapa om melihatku seperti itu? ada yang salah kah?" tanya Queen tidak percaya diri, di tatap seperti itu sama Peter.
Peter bukan nya menjawab, ia hanya menggelengkan kepalanya saja tapi dengan raut muka tersenyum sehingga membuat Queen semakin tanda tanya.
" bohong, pasti ada yang salah di wajah atau tubuh ku." Queen pun jadi tak percaya diri, dan menuju ke kamar untuk bercermin.
" mau kemana Queen? " tanya Peter sambil menarik tangan Queen, sebab ia khawatir Queen ngambek.
" enggak kenapa napa om... aku hanya ingin bercermin khawatir ada sesuatu yang aneh di wajah atau tubuh ku." jelas Queen.
" tidak perlu Queen... kau nampak cantik dan imut koq dengan kaos itu. " ucap Peter memuji Queen.
" deg... deg... deg... " suara detak jantung Queen tak beraturan, muka nya pun langsung memerah seperti kepiting rebus. Queen jadi salah tingkah karena selama ini, om Peter tak pernah memujinya, selama ini peter selalu menjahili nya dan tak pernah sehari pun ia berdamai dengan nya.
"Queen... Queen... kau kenapa Queen, kau sehat kan?" Tanya peter makin khawatir ketika melihat wajah Queen yang memerah ia kira demam, sehingga peter langsung memeriksa kening Queen dengan punggung tangannya.
" deg... deg... deg... " detak jantung Queen makin berdetak kencang tak karuan. Queen yang merasa bingung apa yang terjadi pada tubuh nya, segera mendorong dan menjauhi Peter dan segera berlari ke kamar tempat ia berganti baju tadi.
Peter yang tak paham akan perubahan sikap Queen, malah semakin khawatir dan berjalan menyusul Queen ke dalam kamar tersebut.
" Queen... kau kenapa sayang... kau baik - baik saja kan? om khawatir takut terjadi sesuatu pada mu Queen." cecar Peter sambil memeriksa kening Queen kembali karena penasaran alih - alih terjadi sesuatu pada Queen akibat perkelahian nya dengan teman nya tadi di sekolah.
"tidak om... Queen baik - baik saja koq. ingat meski hubungan kita keponakan dan om, tapi Queen wanita normal om. Queen khawatir khilaf memperkosa om." guyon Queen ketika sudah bisa mengendalikan perasaannya.
peter yang kaget mendengar guyonan Queen tersebut, tidak menjawab sepatah kata. ia hanya mendorong kening Queen.
" sakit om " ucap Queen pura - pura lalu kemudian cengengesan.
" kamu pantas mendapatkan nya dasar anak nakal mesum. " tukas Peter.
" siapa dulu om nya. ha... ha... ha... " ucap Queen santai menyindir halus peter.
"hmmm... kemampuan bicara mu semakin meningkat rupanya. Awas kamu ya!" ucap Peter balas sindir sekaligus mengelitiki pinggang Queen.
Queen yang kegelian pun langsung terjatuh ke tempat tidur. karena posisi mereka memang di dalam kamar tidur kecil dari apartemen yang berisikan tempat tidur lemari dan satu buah sofa santai saja.
"ampun om... ampun om...geli om... geli..." teriak Queen karena tak tahan dengan kelitikan peter. Peter yang asyik menggelitik Queen dan Queen yang mmbergeliat karena geli pun tak sadar membuat naik kaos yang di pakai Queen, hingga terlihat seluruh bagian paha atas Queen. Tiba tiba saja bel pintu ber bunyi.
"ting... nong... ting... nong... " Mendengar bunyi bel pintu mereka berdua pun tersadar dan menghentikan bercanda mereka.
" maaf Queen... om tak bermaksud " ucap peter ketika tak sengaja melihat bagian paha atas Queen yang begitu mulus akibat tersingkap kaos yang tadi menutupi nya.
" eh.. ya om... ga apa pa koq" ucap Queen yang tersadar kemudian merapikan kaos nampak daster yang digunakan nya.
"ting... nong... ting... nong... " bel pun berbunyi kembali. " om tinggal dulu ya Queen, mungkin itu petugas loundry.
" Ya... om... " Jawab Queen singkat.
selang beberapa menit peter meninggalkan Queen di kamar, peter pun segera kembali dengan membawa baju Queen yang telah selesai di loundry tadi.
" pakai lah... setelah itu kita segera pulang!" ucap Peter sedikit memerintah karena ia khawatir khilaf melakukan hal yang tak pantas di lakukan antara om terhadap keponakan nya, kecuali sebaliknya (😅✌ sama aja thor)
Queen pun segera menurut dan mengikuti apa yang baru saja diperintahkan Om nya.
Mereka berdua pun segera meninggal kan apartemen tempat peter menghilang penat dan tempat peter melarikan diri dari Nyonya Laura ketika di paksa menikah.
***
mohon maaf kemarin ga repost bab karena Author ada kewajiban lain
Terima kasih atas tanda jempol nya sebagai tanda jejak pembaca.🙏
untung readernya pinter2 yaa. . .
seru thor, semoga sukses dan makin banyak karya ya
semoga oma cepet sembuh
mmpir juga y ke cucu manja oma
semangat