NovelToon NovelToon
Mission The Twins To Bunda

Mission The Twins To Bunda

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Petualangan / Cintamanis
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mami Arum

agam dan agler adalah anak kembar dari syakila azalea nugraha yang berumur 5 tahun.

mereka menyelidiki tentang sang bunda yang belum mereka ketahui, dan mencari tau apa yang menyebabkan sang bunda mengalami trauma akan kegelapan.

kebungkaman sang bunda akan jati dirinya tak menyulitkan si kembar, tapi banyak cara yang dilakukan untuk mengungkap fakta tersembunyi.

agam dan agler berjanji akan mengembalikan hak yang seharusnya menjadi milik bundanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

penyelamatan 1

sisi terlelap disamping si kembar, tapi kedua bocah itu tak kuasa memejamkan matanya, mereka bersitatap, mata mereka memancarkan kekhawatiran yang besar, bagaimana jika pagi menjelang tapi mereka tak dapat menyelamatkan bundanya.

melalui pandangan mata kedua bocah itu bangkit dan turun dari tempat tidur secara pelan-pelan, agar tak mengganggu tidur aunty sisi "sssstt kita harus menyiapkan semuanya" ambil ransel" perintah agam pada agler

aglerpun menyerahkan ranselnya pada sang kakak, dan agam mulai memasukkan beberapa barang ke dalam tas, ada kelereng, ketapel, minyak makan dan tali.

agler mengambil otoped di gudang penyimpanan barang helm dan pengaman sendi kaki, tak lupa sepatu diletakkannya di samping otoped mereka.

agam memberi intruksi "kita akan berangkat jam 6 tepat", hm aglerpun menganggukkan kepalanya tanda setuju, sebaiknya kita istirahat sebentar masih ada waktu dua jam lagi.

pagipun tiba, tepat jam 6 agam dan agler telah bersiap dengan perlengkapan mereka "apa tidak apa-apa kita pergi berdua, bagaimana aunty sisi". ucap agler

biarkan saja, nanti juga bangun aunty pasti menyusul, "kalau begitu baiklah ayo kita berangkat". seru keduanya

...

...

(gambar hanya ilustrasi author ya)

dengan menggunakan otoped mereka meninggalkan rumah dan meninggalkan secarik kertas di atas meja, agar ketika auntynya itu bangun, dia tak kebingungan mencari keberadaan mereka..

berapa lama perjalanan menuju gudang itu kak, agler berbasa basi, "jangan banyak tanya ikuti saja aku" agampun menyahut acuh tak acuh

di persimpangan lampu merah sikembar menghentikan laju otopednya, disaat itu asisten jhon melihat kedua anak itu, "lihatlah tuan bagaimana bisa anak-anak bermain otoped dijalan raya seperti ini" apa orang tuanya tak khawatir hal buruk menimpa anaknya, orang tua macam apa mereka yang membiarkan anaknya berkeliaran dipagi seperti ini, cerocos asisten jhon.

presdir erikpun melihat kesisi dimana agam dan agler berada, menatap kedua bocah itu dengan intens, hatinya menghangat kala menatap mereka, ada perasaan aneh yang menjalar di hatinya, wajah mereka sangat familiar, tapi  dimana dia melihatnya.

lampu telah berubah hijau sekembar melajukan otopednya kembali, begitupun asisten jhon yang melajukan mobilnya kearah yang berbeda.

sisi terbangun dari tidurnya, mengerjapkan matanya dan menatap bagian samping dimana sikembar berada, sisi terduduk dan melihat sekeliling, merasa tidak baik baik saja, pasti anak-anak itu punya pemikiran tersendiri, sisi mencuci muka dan hendak mencari keponakan nakalnya, "pasti anak anak itu telah menjalankan misi penyelamatan tanpanya" berjalan hendak keluar sisi menemukan catatan di atas meja, "aunty kami pergi, jemput kami di jl xx dekat hutan", aish anak anak ini bagaimana mereka pergi tanpa aku

aarrrrgh, awas kalian anak nakal, bagaimana kalian bertindak sendiri, membuat khawatir saja.

agam dan agler telah sampai didepan gudang kosong "apa ini tempatnya" seru agler, "ya aku yakin ini tempatnya" agampun menimpali, kalau begitu kita masuk sekarang.

mereka bertatapan mata seakan mensiratkan "hati-hati" keduanya mengangguk, dan berjalan berjinjit agar tak menimbulkan suara, mereka masuk ke dalam gudang, gudang itu memiliki dua lantai, lelah mencari dilantai bawah tapi tak menemukan apapun, mereka mengendap-endap di tangga menuju lantai dua, behitu sampai tangga atas terakhir merwka melihat kedua orang yang masih tidur dalam keadaan mabuk, "itu pasti penjahatnya" bisik agler yang hanya dijawapi oleh anggukan agam.

1
siti Hasanah
Kecewa
siti Hasanah
Biasa
siti Hasanah
Kecewa
Nurul Muthoharo
Luar biasa
Eka Uderayana
semangat terus ya Thor 💪... kapan kelanjutan episode nya... ditunggu Thor
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏 fighting 💪
Eka Uderayana
good job author 👍 thanks 🙏.. setangkai mawar untuk author 🌹
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏... cerita nya keren 👍
Eka Uderayana
thanks 🙏... cerita nya bagus dan keren 👍.. setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
author yang baik... lanjutan cerita nya gimana... nanggung Thor...mau lihat ending nya gimana... please !!!
mahliatus sariroh
bagus baget alur ceritanya tp kadang bingung dengan tanda bacanya yang seharusnya sudah ganti orang masih satu kalimat.
Sri Puspitarini
👍
mira ridwan
bagus thor suka ceritanya..tinggal tggu erik le dan sisi bersaru dengqn ankanya mungkin..
mira ridwan
mantap agam hancurkan sinenek lampir itu biar kapok.
Diana Budhiarti
kasian ya Jenar...terlalu serakah ya jadi gitu deh
Jein Lumankun
knapa ngga di lanjutin ceritanya
Wayan Sana
bacaanya salah²
Isty.n gbye😴
sukses selalu buat karyanya ❤️
Elisa
🙂
anys
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!