NovelToon NovelToon
Sekretaris Cantik Milik Presdir

Sekretaris Cantik Milik Presdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Contest / Vampire / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:199.3k
Nilai: 5
Nama Author: zulfa Laeli Ahlina

"Tidak ada yang boleh menyentuhnya barang sedikitpun tanpa seijinku. Karena dia adalah mate-ku. Ingat itu baik-baik." dengan tegas presdir mengucapakannya didepan para musuh.

Missa Elif Kumara. Sekertaris cantik di perusahaan Unilever. Tak disangka oleh Elif bahwa presdir yang memimpin perusahaan dengan segala ketegasan dan kewibawaannya adalah seorang vampire. Dan yang lebih mengejutkan lagi Elif adalah mate dari sang presdir yang sudah ribuan tahun ditunggu-tunggu.

Segala rintangan dan ujian agar bisa bersama dengan dipenuhi kebahagiaan ternyata tak semudah yang dibayangkan.

Apakah Elif dan presdir akan terus bersama dengan segala rintangan dan ujian? Dan apakah Elif akan percaya jika dirinya adalah keturunan penyihir yang seharusnya musnah?

Yuk baca kisahnya. Jangan sampai telat ya.

Jangan lupa like, vote dan follow.

Ig : ZulfaZul

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zulfa Laeli Ahlina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 12

Presdir terkejut ketika ia menabrak seseorang yang sekarang sedang berkacak pinggang didepannya. Wajahnya terlihat sangat garang membuat presdir menelan salivanya dengan kasar.

"Apa kamu terkejut?" tanyanya dengan tubuh semakin mendekat.

"Dex!"

"Dexter!"

Presdir tersadar dari lamunannya ketika pipinya ditepuk oleh seorang wanita tua yang berada didepannya. "Iya?"

"Dasar kamu ini!."

"Maaf sobo. Aku cuma tidak menyangka jika sobo ada disini." presdir menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Oh ya, sejak kapan sobo ada dikediaman?" presdir mulai mencairkan suasana dengan bertanya pada sobo.

Mereka kini duduk bersama diruang tamu. Beberapa pelayan datang menghampiri seperti biasa. Ada yang memijat, membawakan makanan dan minuman dan ada juga yang tetap berdiri disana.

"Apa kamu lupa siapa aku?" sobo menjawab dengan pertanyaan. Tangannya meraih anggur yang sudah dikupas oleh pelayan. Lalu, memasukkannya ke dalam mulut.

Presdir kembali tersadar siapa yang sedang ia ajak bicara sekarang. "Kamu seperti baru lahir saja. Apa kamu lupa, dulu aku pernah dari Jepang ke Indonesia dalam waktu yang sangat singkat?" sobo mengingatkan cucunya akan kejadian beberapa tahun yang lalu.

"Aku ingat sobo." presdir menjawab dengan mata terpejam karena pijatan yang membuat tubuhnya sangat rileks.

Dua manusia beda generasi itu tampak menikmati segala kenikmatan yang tiada duanya. Mereka tertidur dalam pijatan pelayan dengan bayaran yang tinggi. Mereka tak menyadari jika ada sepasang makhluk dengan bangsa yang sama masuk ke dalam kediaman.

***

Olif menatap tak suka pada saudara kembarnya itu. Semua kata yang tadi dia ucapkan bagaikan bumerang pada dirinya. "Diam lo! Dasar sampah! Masih saja ada bantahan buat melindungi diri!" balas Olif tak mau kalah.

"Aku berhak melindungi diri sendiri dari apapun itu. Karena itu adalah hak aku sebagai seorang manusia." setelah itu Elif pergi meninggalkan ibu dan anak yang tengah mengepalkan tangan.

Elif merebahkan tubuhnya yang lelah karena seharian bekerja dengan extra. Dia memandang langit-langit kamar. Memikirkan mimpi yang ia rasa seperti nyata. Tanpa sadar, Elif menyentuh bibirnya. Merasakan ada sesuatu yang berbeda. Bibirnya lebih dingin dari biasanya.

Apa mungkin karena mimpinya, sehingga bibirnya terasa seperti itu?

Masih banyak pertanyaan yang mencul dibenak Elif ketika ia mengingat mimpinya itu. Daripada terus memikirkan mimpinya yang tak kunjung usai, Elif memilih mengakhirinya dengan bangkit dari tempat tidur. Lalu melangkah menuju kamar mandi yang berada disamping dapur rumah.

***

Malam harinya, Elif berkutat dengan serius didepan layar bercahaya yang sedari siang menemaninya bekerja. Dengan teliti Elif menghandle jadwal presdir. Dia pun tak lupa mengabari presdir tentang jadwal meeting besok, apakah presdir bisa menghadirinya atau tidak.

Tak Elif sadari, Olif memperhatikannya dilubang kecil yang hanya Olif yang tahu. Ia mengintai apa yang Elif lakukan didalam kamarnya. Karena setelah tadi makan malam, Elif langsung masuk ke dalam kamar dan tidak keluar seperti biasanya. Tnetu jiwa kepo Olif meronta, menjadikan ia untuk mengintip dilubang yang ia buat secara sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan siapapun termasuk ibunya.

"Jadi, itu hasil dia kerja sama om-om berduit ya? Enak banget dia. Sehari kencan bisa langsung beli tablet baru." gerutu Olif dengan kesal ketika melihat Elif yang nampak serius didepan tablet barunya itu.

"Pokoknya gue harus coba. Bahkan harus dua kali lipat dari dia. Awas saja dia besok. Gue bakal bikin dia kena semprot sama ibu." seringai terbit setelah memikirkan apa yang akan Olif lakukan untuk saudara kembarnya esok hari dengan dalih membalas atau iri.

***

Presdir membuka matanya ketika bau parfum yang ia kenal tercium jelas dihidungnya yang mancung. Perlahan presdir tersadar dari mimpinya. Dia menegakkan tubuhnya dan mengucek matanya yang masih buram. Setelah itu, dia mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruang tamu.

"Kamu sudah bangun?" suara seseorang membuat presdir menoleh seketika. Ternyata sobo sudah berdiri dibelakangnya dengan tangan memegang segelas cairan berwarna merah kental. Darah segar.

"Sobo, kenapa tidak membangunkan aku?" presdir bangkit dan meregangkan tubuhnya.

"Aku tidak ingin mengganggu mimpi indahmu itu. Kamu juga terlihat lelah, jadi aku biarkan saja kamu tidur disofa." jawab sobo dengan gamblangnya sembari meminum darah segar yang membuatnya semakin terlihat segar saja.

"Ya sudah, aku mandi dulu ya sobo. Setelah itu akan kembali lagi." presdir meraih jas kerjanya dan melangkah menuju tangga yang menghubungkan lantai satu dengan lantai dua kediamah Kandou.

"Pergilah!" sobo duduk disofa dan meletakkan gelasnya diatas meja. Meraih remote TV dan memencetnya. Setelah itu, sobo menikmati siaran kesukaannya itu sendirian.

*

*

*

*

*

Jangan lupa like, hadiah dan koment. Baca terus sampai tamat yaa. Jangan sampai ketinggalan pokoknya. Selamat membaca. Semoga terhibur.

1
Renny arnelola
lanjut thor up nya
Reny Saputro
semangat
ZULFA L.A. 🐣: Makasih kak
total 1 replies
ZULFA L.A. 🐣
Makasih kak
Reny Saputro
tetap semangat
Reny Saputro
semangat
ZULFA L.A. 🐣: Shap kak,
total 1 replies
Anna Susiana
Ayo ... lanjutkan semangat up nya, cerita ini bagus
ZULFA L.A. 🐣: Shap kak makasih ya kasih semangat, bener" lg butuh semangat nulis sekarang
total 1 replies
Anna Susiana
bagus ceritanya thor, ditunggu up lanjutannya ya, segera....
Anna Susiana
waahh.... bangganya Elif dapat kesempatan yg tdk diduga duga langsung jadi sekretaris, smoga saja Elif bisa mengemban tugasnya dgn sebaik baiknya
Yani Cuhayanih
kk aku kepoin yaaah
ZULFA L.A. 🐣: silakan kak, semoga ceritanya menarik
total 1 replies
Reny Saputro
tetap semangat
ZULFA L.A. 🐣: Shap kak
total 1 replies
Reny Saputro
semangat
ZULFA L.A. 🐣: Shap kak
total 1 replies
Aldin Haryanti
knpa sllu putus crta d noveltoo..dan sllu ngg ada kelanjutan ny
Aldin Haryanti
males ny Thor ngg ada kelanjutan ny
Anny cell
ditunggu kelanjutan y thor...
Syania Mariadjang Yana
NEXT DI TUNGGU KELANJUTANX...
Nona Camel
hmm
Naanananna
up lagj thor
Salma
suka Thor,,, di tgu ya ke Lanjutannya,,,
Reny Saputro
semangat. extra part
Ina Nuraeni
ditunggu season 2 nya thor,, 😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!