NovelToon NovelToon
Sebuah Pernikahan Hangat

Sebuah Pernikahan Hangat

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Encha

Moza Remon seorang gadis cantik yang harus menderita setelah kepergian kedua orang tuanya..
Suatu malam dia di usir oleh Pamannya dalam cuaca hujan deras menyusuri jalanan jalanan dengan air mata yang terus mengalir di wajahnya..

Namun tiba tiba dia bertemu dengan seorang laki laki tampan di saat bersamaan tubuhnya terasa lemah dan jatuh pingsan.

Bagaimana kelanjutan hidup Moza setelah bertemu dengannya, apa dia akan kembali menderita atau bahkan menjadi bahagia.. ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenapa begitu polos

Moza terus bermain ponselnya di sofa sedangkan Leon kembali sibuk dengan semua pekerjaannya hingga tanpa di sadari sudah jam 4 sore.

Leon menatap Moza, dan dia menutup Laptopnya berjalan menghampirinya.

" Kita Pulang " Ucap Leon

" Kamu sudah selesai " Ucap Moza dan Leon mengangguk

Moza beranjak namun tiba tiba Leon menggenggam tangannya berjalan keluar bak terhipnotis Moza menurut saja.

Mereka berjalan melewati semua karyawan yang masih berada di kantor bahkan semua pandang mata tertuju pada mereka.

Baru kali ini mereka melihat Leon membawa seorang wanita ke Kantor dan mereka terlihat sangat dekat.

" Eh,, Lihat bukannya itu gadis tadi siang jadi dia kekasih Tuan Leon "

" Iya Bener, Mati gue kalau Tuan Leon tau kita gak kasih ijin dia masuk " Ucap kedua resepsionis yang melarang Moza masuk.

Leon terus mengandeng Moza hingga di mobilnya dan membuka pintu mobil.

" Masuk " Ucap Leon menatap Moza

" Tapi aku kan sama Pak Agus "

" Agus sudah saya suruh pulang, sekarang kamu masuk kita pulang "

Moza mengangguk dan duduk di kursi, Leon pun berjalan memutar dan duduk di kursi kemudi.

Leon kembali menatap Moza dan dia pun mendekatinya.

Moza membulatkan matanya melihat tingkah Leon yang tiba tiba semakin mendekat bahkan dia takut jika Leon akan berbuat sesuatu kepadanya.

" Kamu mau apa " Ucap Moza namun Leon tidak menjawab dan menarik sealbet untuk memasangkan pada tubuh Moza.

" Memangnya kamu kira saya mau ngapain " Ucap Leon kembali duduk dan melajukan mobilnya.

Moza malu karena mengira Leon akan berbuat sesuatu kepadanya.

-

Selama dalam perjalanan mereka saling diam tidak ada pembicaraan dan Moza menatap jalanan dengan Leon yang fokus menyetir.

Moza kembali ingat ucapan Leon di kantor, dia masih bingung apa yang Leon maksud.

" Leon " Ucap Moza menatap Leon

" Hem " Ucap Leon dengan masih fokus menatap lurus

" Aku masih bingung dengan ucapan kamu di kantor tadi "

" Ucapan yang mana "

" Kenapa kamu begitu baik dengan aku, membiayai aku bahkan aku tinggal di rumah kamu dengan semua fasilitas "

Leon tidak menjawab,, dia bahkan heran dengan Moza apa dia masih terlalu muda atau masih polos.

Masa dia sama sekali tidak mengerti dengan semua kebaikan yang sudah di berikan nya.

" Leon, kenap gak jawab" Ucap Moza namun Leon tetap diam hingga akhirnya mobil masuk ke sebuah Mention mewah milik Leon.

Leon berjalan begitu saja meninggalkan Moza yang terus memanggilnya..

" Leon tunggu,, Kamu belum jawab pertanyaan aku " Ucap Moza berlari mengejar Leon hingga sampai di depan kamar Leon.

" Leon tung- Aw.. " Rintih Moza saat Leon tidak sengaja menutup pintu kamarnya dan mengenai kening Moza

" Astaga,, Kamu tidak papa Mana yang sakit " Ucap Leon khawatir melihat Moza memegang keningnya.

" Tidak " Ucap Moza cengengesan membuat Leon kembali berjalan masuk dan Moza masih mengikutinya.

Moza menatap kamar Leon, pertama kalinya dia masuk selama dia tinggal di sana.

Kamar luar, Ranjang king size dan tatanan yang begitu rapi dengan beberapa rak buku yang juga rapi.

Moza kembali menatap Leon yang sedang melepas jasnya.

" Leon,, Kamu kenapa sih gak pernah mau jawab,, Apa alasan kamu.. Kamu gak mau jawab malah buat aku penasaran "

Leon menghela napasnya dan menatap Moza, benar benar gadis kecil yang sangat polos.

" Apa kamu benar ingin tau alasannya " Ucap Leon dan Moza mengangguk

Leon berjalan maju membuat Moza melangkah mundur, Leon terus menatapnya membuat Moza takut hingga tubuh Moza menabrak dinding, Detak jantungnya sangat cepat bahkan Leon terus menatap tajam ke arahnya.

" Moza Remon dengar baik baik,, Apa kamu begitu polos atau bahkan sama sekali tidak tau alasan kenapa saya melakukan semua itu sama kamu " Ucap Leon membuat Moza terdiam.

*********

Keesokan Harinya,,

Moza sudah berada di kelasnya, dia masih memikirkan ucapan Leon bahkan dia belum mengerti apa maksud Leon mengatakan semua kepadanya.

" Tumben banget Loe udah sampai Za " Ucap Valen duduk di samping Moza namun Moza masih melamun

" Za,, Moza Loe kenapa sih masih pagi melamun kesambet baru tau Loe "

" Aku lagi bingung "

" Bingung apa sih,, "

" Val, Aku mu tanya deh sama kamu..

Kemarin aku ke kantor Leon dan kamu tau ternyata di adalah CEO Hartarajasa Grup "

" What, jadi dia Leon Hartarajasa CEO muda tampan terkenal itu "

" Ssstt,, bisa kan gak usah teriak "

" Sorry,, sorry,, gue terlalu syok dengernya Za, tapi apanya yang Loe bingung sih,, Enak dong Za Loe bisa ketemu tiap hari dengan dia apa lagi dia kan orang sibuk, tajir bahkan banyak wanita yang mengejarnya cuma dia cuek "

" Jadi aku minta kerja maksudnya buat bayar Kuliah, masa iya aku udah tinggal di rumahnya semua fasilitas dia kasih dan masih harus bayar kuliah "

" Ya bagus dong,, tapi aneh juga sih kalian tidak saling mengenal sebelumnya bukan " Ucap Valen dan Moza mengangguk

" Loe gak tanya alasannya "

" Dia bilang kalau aku berharga untuknya " Ucap Moza polos dan langsung mendapatkan cubitan dari Valen

" Aw,, Valen apa sih sakit tau "

" Leo bener bener polos apa Bego sih Za,, "

" Enak aja Kamu bilang "

" Moza Remon sahabat gue yang gue sayangi,, Maksud ucapan Leon itu jika Loe wanita spesial baginya dan berarti Leon suka sama Loe Moza "

" Hah,, Gak mungkin Valen.. masa dia suka sama aku, lagian pasti dia menyukai cewek yang tinggi cantik kelas model lah secara dia CEO terkenal "

" Tau deh gue pusing sama Loe, Orang lain berlomba mengejarnya tapi Loe yang deket bahkan di sukai nya malah gini " Ucap Valen kesal dengan kepolosan Moza.

Moza memang wanita yang polos bahkan selama ini begitu banyak laki laki yang mengejarnya namun Moza tidak pernah satu pun menerimanya sebagai pacar.

1
Anonim
Plot twistnya leo be**ong ternyata
Anonim
Ya Tuhannn kalo mau nulis inggris coba digoogle dulu jgn bikin mata org katsrak. Fix. Bkn fik.
Qilla
terus moza kayak gitu terus pelakor ganas lho ya lebih ganas dari pada virus
Qilla
wes,sampun ,udah gitu aja
Qilla
telalu naif jadi gimana gitu
Qilla
gag menghargai jeri payah alm orangbtuamu dong ,terlalu pasrah
Qilla
keluarga pamanya belum di apa apain muncul mira ,nexs siapa lagi ,jgan blang endingnya cukup dgan kata maaf dan ikhklas
Qilla
kok belum ada tindakkn seolah menikmati sekali hinanan dan cacian mereka
Isna mansur
keren ceritanya thor.. mantap...👍👍👍
Suci Imas Sadah
sweet abs
Mita Karolina
“Tidak akan kembali membuatnya menangis”. Emang dulu pernah berbuat jahat?
Santi Langgawi
sangat bagus 🥰🥰🥰🥰
Santi Langgawi
wiiii senangnya jika jumpa orang seperti lion. 🥰🥰🥰
Julian Ivan
Cinta tumbuh dengan sendiri nya, tapi harus di tempat kan dengan yg benar, jangan suami org, jangan tunangan org, atau pacar, itu tidak benar, merusak hubungan orang tidak baik, karena akan ada akibat(karma) kepada kita atau ke anak kita ntar! Nya
Julian Ivan
Mira cocok nya Rio tuh.
KING'Tozis - Fingerstyle Ndr
so swetyiii♥️🌹😂
Cheng xiao
mkan tuh cinta, seneng bgt trkungkung dlm cinta yg tak terbalas! kyk g ad cow lain aj renata🤣
Muhammad Ruslan
up lagi dong thor
Har Tini
next lanjut
Har Tini
leon sdh berjanji menjaga moza selama ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!