NovelToon NovelToon
Dibuang Saat Hamil

Dibuang Saat Hamil

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / CEO / Single Mom
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Diana Veronika berniat memberi tahu kekasihnya tentang kehamilannya, berharap pria itu akan ikut bahagia.
Namun bukannya bertanggung jawab, Samuel justru meninggalkannya karena tak berani melawan orang tuanya dan memilih wanita dari perjodohan keluarga.
Hamil sendirian, Diana berusaha bangkit demi anaknya, hingga seorang CEO dingin perlahan hadir dalam hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan sang pengkhianat

Di gereja terbesar di kota Westoria, suasana tampak begitu megah dan sakral.

Bunga putih menghiasi setiap sudut altar, lampu kristal berkilauan indah, sementara tamu undangan dari kalangan pebisnis, pejabat, hingga publik figur memenuhi bangku gereja.

Di luar gereja, puluhan wartawan sudah berjejer sejak pagi. Kamera televisi menyorot langsung jalannya acara.

“Pemirsa, hari ini menjadi hari yang paling dinantikan masyarakat Westoria. Putra tunggal keluarga pemilik Dirgantara Group, Samuel Dirgantara, yang akan resmi menikahi putri dari keluarga besar Wiranata Group, Citra Wiranata.”

“Pernikahan dua keluarga konglomerat ini disebut-sebut sebagai penyatuan dua kerajaan bisnis terbesar di kota Westoria.”

“Keamanan di sekitar gereja juga diperketat karena banyak tokoh penting yang hadir di acara sakral ini.”

Beberapa menit lagi acara sakral pernikahannya akan dimulai.

Samuel berusaha melupakan bayangan Diana yang terus muncul di pikirannya.

Ia akan memulai hidup yang baru bersama Citra.

Ia tidak bisa terus hidup dalam bayang-bayang masa lalunya bersama Diana.

Ia harus melupakannya.

Krek!

Pintu kamar terbuka.

Bayu dan Iren menghampirinya.

“Kamu sudah siap?” tanya Bayu.

Samuel mengangguk.

“Iya, Pa.”

Iren merapikan dasi putranya dengan teliti.

“Kamu nggak mencari wanita kampungan itu lagi kan?”

Samuel langsung menggeleng cepat.

“Tidak, Ma. Aku sudah melupakannya. Siap menempuh hidup baru bersama Citra,” jawabnya dengan tegas.

Bayu dan Iren tersenyum puas.

“Bagus, Papa pegang janji kamu,” ucap Bayu.

Bayu dan Iren kemudian mengantar Samuel menuju altar.

Tak lama, pintu gereja terbuka perlahan.

Citra berjalan masuk dengan gaun pengantin mewah sambil menggandeng ayahnya.

Wajahnya dipenuhi kebahagiaan.

Semua tamu berdiri memberikan tepuk tangan.

Samuel berdiri di altar menunggu.

Tatapan mereka bertemu.

Citra tersenyum lebar.

Samuel membalas dengan senyum, kali ini bukan paksaan. Ia menatap dalam-dalam Citra, dia tak kalah cantiknya dengan Diana. Tubuhnya begitu seksi, kulitnya begitu bersih. Kenapa dia tak sadar hal itu?

Pendeta mulai membuka acara.

“Kita berkumpul di rumah Tuhan hari ini untuk menyatukan dua insan dalam ikatan pernikahan kudus.”

Samuel dan Citra saling berhadapan.

Pendeta menatap Samuel lebih dulu.

“Samuel Dirgantara, apakah engkau bersedia menerima Citra Wiranata sebagai istrimu? Mencintainya dalam suka maupun duka, dalam sehat maupun sakit, serta setia sampai maut memisahkan?”

"Saya bersedia," jawab Samuel tegas.

Senyum Citra langsung mengembang.

Pendeta lalu menatap Citra.

“Citra Wiranata, apakah engkau bersedia menerima Samuel Dirgantara sebagai suamimu? Mencintainya dalam suka maupun duka, dalam sehat maupun sakit, serta setia sampai maut memisahkan?”

Tanpa ragu sedikit pun, Citra menjawab penuh bahagia.

“Saya bersedia.”

Pendeta tersenyum hangat.

“Sekarang, kalian bisa mengucapkan janji pernikahan kalian.”

Samuel menatap Citra cukup lama sebelum akhirnya berbicara dengan suara berat.

“Citra... hari ini aku berdiri di hadapan Tuhan bersamamu. Aku berjanji akan menjadi suami yang bertanggung jawab.”

Ia menjeda sesaat.

“Aku akan melindungimu, menghormatimu, dan tetap berada di sisimu dalam keadaan apa pun.”

Citra menatap Samuel dengan mata berkaca-kaca.

Samuel melanjutkan,

“Mungkin aku bukan pria yang sempurna... tapi aku akan berusaha menjalani pernikahan ini dengan baik.”

Air mata bahagia mengalir di pipi Citra.

Giliran Citra berbicara.

“Samuel... sejak pertama kali mengenalmu, aku selalu percaya kalau kamu adalah jawaban dari doa-doaku.”

Samuel terdiam.

“Aku berjanji akan mencintaimu dengan tulus, mendukungmu, dan tetap berada di sisimu dalam kondisi apa pun.”

Citra tersenyum penuh cinta.

“Aku akan menjadi istri terbaik untukmu, dan mencintaimu seumur hidupku.”

Pendeta tersenyum.

“Dengan kuasa Tuhan, saya nyatakan kalian resmi menjadi suami dan istri.”

Tepuk tangan memenuhi gereja.

“Kamu boleh mencium pengantin wanita.”

Samuel menatap Citra dalam-dalam.

Perlahan, ia mendekat lalu mengecup kening Citra singkat.

Setelah itu, bibirnya menyentuh bibir Citra secara perlahan.

Semua orang yang hadir langsung bersorak bahagia.

°°••°°

“Kalian nonton apa sih? Asyik banget.”

Diana menghampiri rekan-rekannya yang tampak begitu antusias menatap layar televisi saat waktu istirahat.

“Itu loh, Na. Pernikahan Samuel Dirgantara dan Citra Wiranata,” jawab Tiara antusias.

Deg!

Tubuh Diana seketika menegang.

Tatapannya terpaku pada layar televisi yang menampilkan siaran langsung pernikahan Samuel dan Citra.

Di layar, Samuel baru saja mengecup bibir Citra di hadapan para tamu undangan.

Sorak sorai memenuhi gereja.

Wajah kedua keluarga tampak begitu bahagia.

Iren bahkan terlihat menitikkan air mata haru sambil memeluk Ciara.

Sementara berita di bagian bawah layar terus berjalan.

Pernikahan Putra Dirgantara Group dan Putri Wiranata Group Resmi Digelar Hari Ini

Napas Diana terasa tercekat.

Tangannya perlahan mengepal.

Tiara yang masih fokus menonton sama sekali tidak menyadari perubahan wajah Diana.

“Gila ya... pernikahan orang kaya memang beda banget. Lihat dekorasinya mewah sekali,” ucap Tiara kagum.

“Bahkan sampai disiarkan di televisi nasional. Segitunya ya kalau anak konglomerat menikah,” timpal rekan lainnya.

Diana menatap layar tanpa berkedip.

Matanya perlahan memanas saat melihat senyum Samuel yang terlihat begitu bahagia.

Begitu mudah pria itu melanjutkan hidup.

Begitu mudahnya pria itu berdiri di altar suci setelah menghancurkan hidupnya.

Setelah memintanya membunuh anak mereka sendiri.

Rahang Diana mengeras.

Tangannya refleks mengusap perutnya pelan.

Di dalam sana ada kehidupan kecil yang sedang ia perjuangkan seorang diri.

Sementara ayah dari anak itu sedang merayakan kebahagiaannya dengan wanita lain.

Matanya tak lepas dari layar televisi.

“Semoga Tuhan benar-benar melihat semua perbuatanmu.”

Tiara akhirnya menoleh pada Diana.

“Eh, kamu kenapa pucat begitu?”

Diana langsung mengalihkan pandangannya dari televisi.

Ia memaksakan senyum kecil.

“Tidak apa-apa. Mungkin aku sedikit pusing.”

Tiara langsung panik.

“Hah? Mau aku panggil Kak Puspa?”

Diana buru-buru menggeleng.

“Tidak perlu. Aku hanya ingin ke toilet sebentar.”

Tanpa menunggu jawaban, Diana bergegas pergi.

Begitu sampai di toilet, pintu langsung ia kunci.

Brak!

Diana bersandar pada pintu dengan napas memburu.

Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh.

“Kenapa...” lirihnya dengan suara bergetar.

Tangannya menutup mulut agar isak tangisnya tak terdengar keluar.

“Kenapa aku masih sakit melihat semua ini...”

Ia perlahan turun terduduk di lantai sambil memeluk perutnya.

“Maaf...” tangisnya pecah.

“Maaf karena Bunda memilih pria yang salah sebagai ayahmu.”

Tubuhnya bergetar hebat.

Namun beberapa menit kemudian—

Diana menghapus air matanya dengan kasar.

Tatapannya perlahan berubah dingin saat teringat wajah Samuel di altar tadi.

“Tidak.”

Ia menggeleng pelan.

“Aku tidak akan menangisi pria itu lagi.”

Diana berdiri perlahan sambil menatap pantulan dirinya di cermin.

“Aku akan hidup bahagia bersama anakku.”

Ia mengusap perutnya lembut.

“Dan suatu hari nanti...”

Matanya menajam.

“Aku ingin dia menyesali semuanya.”

1
Adriana Bora
sangat2 bagus
Prafti Handayani
Lanjut thor..Gass tross....
Nona Jmn: Besok ya kak😋😍
total 1 replies
Prafti Handayani
Thor di tunggu lanjutannya...
Nona Jmn: Besok ya kak😋😍
total 1 replies
Prafti Handayani
FIX istrimu Pelacur Samm...
Selamat menikmati kesengsaraanmu...
SELAMANYA!!!
Prafti Handayani
Calon suami dan Daddy buat Diana dan Debay.Mudah"an pria ini lebih berkuasa dri kel Samuel dan Citra.Biar Diana bs bls dendam.Dan calin Daddy bs melindungi Diana dan Debay slmnya.Niar debay nti gag bs diambil alih sm samuel dan keluarganya saat nti tau sam dan citra gag bs punya anak.
Mpusss...
Lia Rahmawati
katanya si Diana pergi jauh,tapi ko toko rotinya Deket sama toko rotinya yang punya si jahat?
Nona Jmn
Hai, kak. Akhirnya mampir di novel baruku😋😍
tia
jahat banget iren ,,makany toko u sepi
tia
semoga karma menghampir u Samuel sekuritas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!