NovelToon NovelToon
Pernikahan Rahasia Di Balik Seragam

Pernikahan Rahasia Di Balik Seragam

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Dunia Masa Depan / Idola sekolah
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Selenium Alchemy

Masa remaja Andini, seorang gadis SMA yang ceria, seharusnya dihabiskan dengan mengerjakan PR, tertawa bersama teman-teman, dan menikmati masa muda yang bebas. Namun, takdir berkata lain. Sebuah perjodohan mendadak menyeretnya ke dalam ikatan pernikahan yang tidak pernah ia bayangkan, dengan pria yang berada di dunia yang sangat jauh berbeda dari dunianya.

​Charles, seorang CEO muda yang dikenal dengan reputasi "es berjalan". Baginya, hidup adalah tentang keuntungan, strategi, dan kesempurnaan. Ia tidak pernah menginginkan pernikahan ini baginya, Andini hanyalah tanggung jawab yang harus ia jaga demi memenuhi wasiat sang kakek.

​Di sekolah, Andini adalah siswi biasa yang berusaha menjalani hari dengan tenang. Namun di balik pintu apartemen mewah, ia adalah istri dari pria yang paling disegani sekaligus ditakuti di dunia bisnis. Pernikahan ini harus dirahasiakan rapat-rapat; satu kesalahan kecil bisa menghancurkan reputasi Charles dan masa depan sekolah Andini...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selenium Alchemy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12

Malam semakin larut, namun kantuk tak kunjung datang. Setelah ketegangan soal ancaman Vivian, suasana di apartemen terasa sangat berat. Charles masih berdiri di balkon, membiarkan kemejanya sedikit basah oleh tempias hujan. Aku menyusulnya, membawa dua cangkir teh hangat, lalu berdiri di sampingnya tanpa kata.

"Kenapa kau belum istirahat?" tanyanya tanpa menoleh. Suaranya terdengar lebih parau dari biasanya.

"Pikiranku penuh," jawabku jujur. Aku menatap butiran air yang jatuh di pagar balkon. "Melihatmu berdebat dengan kakek tadi... mengingatkanku pada Bapak."

Charles menoleh sedikit, memberikan ruang bagiku untuk bicara. Ini adalah pertama kalinya aku menyebut nama orang tuaku secara spesifik di depannya.

"Bapak Sudarman," gumamku, senyum sedih muncul di bibirku. "Dia pria yang sangat sederhana. Dia tidak punya gedung tinggi atau mobil mewah seperti ini. Dia hanya seorang guru honorer yang merangkap jadi tukang kebun di sore hari. Tapi bagiku, dia adalah orang terkuat di dunia."

Aku menyesap tehku, mencoba mengusir rasa sesak yang tiba-tiba muncul. "Dan Ibu Narsiah... dia wanita paling sabar. Dia selalu bilang kalau setiap butir nasi yang kami makan adalah berkah dari kerja keras yang jujur. Kami dulu tinggal di rumah kecil yang atapnya sering bocor kalau hujan seperti ini. Tapi Ibu selalu punya cara untuk membuatnya terasa seperti istana. Dia akan menaruh ember-ember di bawah bocoran, lalu mengajakku bermain musik dengan bunyi tetesan air itu."

Charles terdiam, ia benar-benar menyimak. Tidak ada ponsel di tangannya, tidak ada pikiran tentang saham. Hanya ada aku dan ceritaku.

"Malam sebelum kecelakaan itu terjadi," suaraku mulai bergetar, "Bapak membelikanku sebuah buku catatan baru. Dia bilang, 'Andini, tuliskan semua mimpimu di sini. Jangan pernah biarkan kemiskinan membuatmu berhenti bermimpi.' Tapi keesokan harinya, saat mereka pergi ke pasar untuk membeli bahan dagangan Ibu... sebuah truk rem blong menghantam motor mereka."

Aku menunduk, air mata yang sedari tadi kutahan akhirnya jatuh juga, bercampur dengan dinginnya udara malam. "Aku kehilangan mereka dalam sekejap, Charles. Aku kehilangan satu-satunya duniaku. Bapak Sudarman tidak sempat melihatku memakai seragam SMA ini. Ibu Narsiah tidak sempat melihatku tumbuh dewasa. Aku hanya punya Paman, dan kemudian... aku punya janji kuno yang membawaku padamu."

Hening menyelimuti kami selama beberapa saat. Hanya terdengar suara hujan yang mulai mereda. Tiba-tiba, aku merasakan tangan yang hangat dan besar menyentuh pundakku. Charles menarikku perlahan, memutar tubuhku agar menghadapnya.

Untuk pertama kalinya, aku melihat retakan besar pada dinding es di mata Charles. Bukan lagi tatapan otoriter, melainkan tatapan penuh empati yang begitu dalam. Ia menatapku seolah-olah ia baru saja melihat cermin dari rasa sakitnya sendiri.

"Sudarman dan Narsiah," bisik Charles, menyebut nama kedua orang tuaku dengan nada yang sangat hormat. "Mereka pasti sangat bangga melihatmu sekarang, Andini."

Charles menghapus air mata di pipiku dengan ibu jarinya. Gerakannya begitu lembut, seolah-olah aku adalah porselen retak yang takut ia pecahkan. "Aku selalu berpikir bahwa aku adalah satu-satunya orang yang hancur karena kehilangan. Tapi melihatmu... melihat bagaimana kau tetap bisa tersenyum di sekolah meski membawa beban seberat ini... itu membuatku merasa malu."

"Kau tidak perlu merasa malu, Charles," lirihku.

"Aku merasa iba pada diriku sendiri karena selama ini aku terlalu buta untuk melihat bahwa kau jauh lebih kuat dariku," ucap Charles pelan. Ia menarik napas panjang, lalu memelukku. Kali ini, pelukannya terasa berbeda. Tidak ada keraguan. Tidak ada sekat. Ia membenamkan wajahnya di bahuku, dan aku bisa merasakan napasnya yang hangat.

"Mulai sekarang," bisik Charles tepat di telingaku, "kau tidak perlu lagi menaruh ember untuk menampung bocoran hujanmu sendirian. Aku akan memastikan tidak ada lagi 'atap' yang bocor dalam hidupmu. Atas nama Bapak Sudarman dan Ibu Narsiah, aku akan menjagamu bukan karena kontrak, tapi karena aku ingin."

Di bawah langit Jakarta yang mendung, di tengah gemuruh sisa hujan, aku menyadari satu hal. Masa lalu kami yang sama-sama kelam telah menjadi jembatan yang menghubungkan dua dunia yang berbeda ini. Charles tidak lagi menjadi pria yang asing bagiku.

Malam itu, di balkon lantai atas, sebuah janji baru terucap tanpa perlu ditandatangani di atas materai. Sebuah janji dari hati yang mulai mencair, untuk seorang gadis yang merindukan rumah. Dan untuk pertama kalinya sejak kepergian Bapak dan Ibu, aku merasa aku telah benar-benar pulang.

1
Eni Wati
sll menunggu
R.A Naimah
nggak faham alur ya selalu berputar
Eni Wati
Lanjut
Eni Wati
sll menuggu
Eni Wati
Lanjut
Wawan
Semangat... ✍️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!