NovelToon NovelToon
BELOVED MAFIA

BELOVED MAFIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Mafia / Mata-mata/Agen / Menyembunyikan Identitas / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: taagustin

Merupakan kelanjutan dari novel Mafia Girl, sesuai keinginan kalian yg minta author buat season 2nya.

Menceritakan tentang kehidupan Shine Brillian Ifana Crawless, yg merupakan anak pertama dari Anastasia dan Damian. Dgn seorang gadis bernama Oliviera Zia Florence, gadis yg ceria dan merupakan siswi paling diidolakan di kampusnya.

Bersama dgn teman-temannya, kehidupan apa yg menunggu mereka kedepannya??.

************

Season kedua :

Menceritakan tentang keseharian Kalisa adik dari Shine, setelah menyelamatkan Oliv dari pernikahan paksa nya.

Kalisa pergi ke negara lain utk bersekolah dgn teman-teman masa kecilnya, dan disana lah dia bertemu dgn Eden. Seorang pemuda yg sangat diidolakan di sekolah barunya itu, juga orang yg selalu dibuat Kalisa kesal maupun senang.

Identitas asli Eden yg sebenarnya adalah seorang agen rahasia negara nya, dan Kalisa yg menyembunyikan identitas nya di mata publik. Bersama menghadapi musuh-musuh mereka, bagaimana kah keseharian mereka kedepannya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon taagustin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 11 [Shine...]

Saat pulang sekolah tiba Mia langsung menjemputnya Oliv yang masih ada di UKS, Oliv sendiri merasa lebih baik dari pada sebelum nya. Iyah, mungkin ini tidur terbaiknya selama beberapa hari belakang, dia juga merasa ada seseorang yang menemani nya tapi tidak tahu siapa.

" Mia, apa saat istirahat kau datang ke sini?? " tanya Oliv ketika ia merapihkan pakaiannya yang sedikit kusut.

Mia yang mendengar nya pun mengangguk padanya, " Mmm... Iya, hanya untuk meletakkan makanan untuk mu, karena kau tidur pulas. " jawabnya.

" Jika bukan Mia, apa itu Amelia.. Ah, dia kan tidak bisa diam dimana pun dia berada. Apa cuma mimpi?? " batin Oliv.

Oliv semakin penasaran dengan apa yang ia alami, apa itu mimpi atau bukan. Bahkan saking penasaran nya dia sampai melamun dan tidak mendengarkan Mia yang bicara sejak tadi.

" Hai, kau dengar atau tidak?!!. " tanya Mia sedikit berteriak dengan kesal.

" Ehhh... Apa?? "

Oliv tersadar dari lamunan nya berkat itu, jika tidak dia mungkin akan terus melamun sampai lupa waktu. Mia hanya bisa menghela nafas karena nya, dia tidak bisa berdebat dengan teman terbaiknya yang baru saja mengalami hal buruk.

" Haah... Kau benar-benar tidak mendengar kan ku, ya?? "

" Maaf, aku tadi melamun. "

" Ya sudah, aku bilang aku dan Amelia mungkin akan menemani mu malam ini. Toh, besok juga kampus diliburkan. "

" Benarkah, besok libur lagi?? "

Saat mendengar kata libur dari Mia, Oliv langsung berbinar saking bahagianya. Tapi itu malah terlihat aneh bagi Mia, saat melihat Oliv yang langsung seperti orang sehat saat mendengar kata 'liburan'.

" Apa jangan-jangan dia sakit karena sekolah, ya?? " batin Mia terheran-heran.

Tapi ia langsung membuang pikiran itu dan mengajak Oliv keluar dari uks, tapi baru juga membuka pintu dan akan berjalan keluar Mia sudah menabrak seseorang yang juga akan masuk kedalam sana.

" Aduhh, hidungku. " keluh Mia sambil memegangi hidungnya. " Apa sih?! Masuk gak bilang-bilang!!. " ucapnya pula dengan kesal

Dan didepan sana, Aristide yang ditabraknya pun ikut menyahuti sama kesalnya. " Hei, yang salah kan kau, jalan gak lihat-lihat. "

" Ya, ya. Jangan pada marah semuanya. " ucap Alvin yang menyusup bicara diantara mereka.

" Huh. "

Sementara Mia dan Aristide saling buang muka satu sama lain, mereka terlihat seperti anak-anak kecil yang sedang bertengkar karena mainannya.

Membuat Arcane yang melihatnya memijit kepala merasa pusing. " Duh, dua orang ini.. Apa kau baik-baik saja, Oliv?? " tanya Arcane pula kepada yang lebih baik.

" Iya, aku baik." jawab Oliv sambil menganggukan kepalanya singkat.

" Syukurlah, saat kami dengar kau sakit dari Arca tadinya mau langsung kesini. " ucap Alvin.

" Tidak apa-apa, kok. Cuma insomnia biasa. "

" Apanya yang biasa?!! Insomnia itu sangat berbahaya bagi kesehatan tau. Kalisa saja yang pernah insomnia selalu bad mood mulu dan membuat suasana rumah jadi seperti rumah jagal. " ucap Achilla yang kesal tiba-tiba, membuat Oliv kaget dengan hal itu.

Tidak berhenti sampai disana. Oliv juga sempat mendapatkan ceramahan kecil dari Achilla karena mengatakan itu, meskipun begitu dia bersyukur karena ceramahannya itu tidak sepanjang kakaknya. Jika saja Henry yang menceramahi nya, dia selalu merasa kalau jiwanya hilang separuhnya setelah mendengar itu, saking bosannya dia menderita ceramahnya.

" Apa kau sudah memeriksa nya ke dokter?? " tanya Kevin sambil menutup mulut Achilla agar dia tidak mulai bicara lagi.

" Iyah, biasanya aku hanya meminta obat saja. " jawab Oliv sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal dan membuang perhatian nya.

Saat kemudian Shine mengusulkan hal tak terduga kepadanya, " Mau ku perkenalkan ke dokter pribadi kami, dia ayah dari salah satu saudara kami juga. " ucapnya.

" Mm... Kurasa tidak perlu, sebentar lagi juga membaik. " Oliv sedikit canggung dengannya, dan wajahnya sedikit memerah.

Saat itu, entah kenapa dia jadi berdebar ketika Shine menanyainya. Aneh saja baginya, biasanya juga tidak seperti itu. Ada sesuatu yang ia rasa salah dengan dirinya sekarang.

" Ya sudah, jika berubah pikiran kabari saja. " Shine yang memberi usulan pun tidak terlalu mamaksa, tapi membiarkannya memilih yang membuatnya merasa nyaman.

" Iya. "

" Kalau sudah ayo pulang, kenapa masih di sini?? " dan Aristide yang membuyarkan suasana disana.

" Kalau begitu ayo, aku akan mengemasi barangku untuk datang kerumah mu. Amelia juga akan ku ajak, tapi kami tetap tidur dengan mu kan?? " tanya Mia sambil memeluk Oliv dari belakang.

Mereka sudah terbiasa seperti itu, dan diantara ketiganya hanya Amelia yang lebih parah. Dia selalu bertingkah terlalu manja kepada keduanya, tapi Mia selalu menanggapinya datar, berbeda dengan Oliv yang selalu lembut.

Mereka semua pun melanjutkan bicara soal menginap itu sambil berjalan keluar dari kampus.

" Jika kau mau kamar terpisah aku bisa siapkan. " ucap Oliv ditangah itu.

" Mm... Tidak, aku mau tidur dengan mu saja. " sahut Mia pula menimpali.

" Wahhh.... Apa kalian akan mengadakan pesta bantal, aku juga mau ikut. " itu membuat Achilla juga tertarik.

" Ikut saja, lebih banyak orang labih menyenangkan. "

Mia dan Achilla sudah cukup dekat dan hubungan mereka baik, berbeda dengan para laki-laki yang selalu saja diajak ribut olehnya.

" Bagus, kalau begitu aku juga akan mengajak dua saudara lagi. " ucap Achilla dengan begitu bersemangat.

" Siapa?? " tanya Oliv dan Mia bersamaan.

" Kalian akan tahu nanti. "

Dan ketika mendengar usulan itu, Arcane merasakan firasat buruk yang belum terbukti. " Ah.. Jangan sampai rumah itu meledak gara-gara kalian bertiga, ya. " ucapnya memperingati.

Dia paling tahu kelakuan ketiga gadis itu, yang jika sudah disatukan pasti tidak akan ada yang tidak mungkin mereka lakukan saat itu juga.

Dan karena itu juga, dia mendapatkan tatapan dingin dari adiknya sendiri. " Kak, kau sengaja mengejek kami, ya. "

" Itu kebenarannya, kok. " tapi Shine justru mendukung Arcane.

" Akh... Shine, kau keterlaluan. "

Achilla merasa sangat terluka mendengar ucapan kedua orang itu, padahal mereka itu bersaudara tapi kenapa tidak saling membantu menyemangati satu sama lain. Malah saling mengumbar keburukan mereka.

Sementara itu, Kevin maju selangkah untuk mendekati Mia dan Oliv yang ada dihadapannya kemudian berbisik. " Jangan biarkan mereka masuk ke dapur jika tidak ingin menyesal. "

" Oke. " sahut Mia cepat dan tajam, sembari mengangkat ibu jarinya. (Orang yang pernah merasakan bekal makanan yang dibuat Achilla.)

Sedangkan Oliv yang tidak mengerti hanya diam dan mendengarkan, sepertinya dia ketinggalan banyak info penting saat dia tidur di ruang kesehatan. Sangat disayangkan.

" Haha... Jangan khawatir, kau pasti akan semakin akrab dangan mereka. " ucap Alvin tiba-tiba yang sudah ada disampingnya saat ini.

Oliv pun menoleh kearahnya dan berkata, " Kau berbeda jauh dengan mereka, ya. Sifatmu lebih kalem dari mereka. " ia tersenyum dengan tenang kepada Alvin.

" Iyah, mungkin menurun dari ayahku. Tapi mereka itu saudara yang menyenangkan. "

" Aku jadi iri. "

Alvin pun melirik kearah Oliv saat mendengar perkataan itu, dia tidak terlalu mengerti dan apa yang ia ucapkan. Apalagi saat melihat raut sedih diwajahnya, sekalipun dia tersenyum itu masih terlihat jelas.

" Andai dia bisa seperti kalian... Mungkin kami juga bisa hidup bersama dan bahagia." gumam Oliv pula dengan wajah sendu.

Mendengar itu Alvin pun berinisiatif mengalihkan topik pembicaraan, dia tidak ingin mengorek luka seseorang apalagi orang itu adalah teman nya sendiri. Sudah jelas dari ekspresi yang diperlihatkan Oliv kalau itu bukan hal yang bagus.

Saat mereka hampir keluar dari gadung kampus, Amelia dan Samuel tiba-tiba datang menghampiri mereka dengan berlari tergesa-gesa.

" Amelia, senior, ada apa?? " tanya Mia.

" Tidak ada waktu menjelaskan, ayo ikut Oliv. " Amelia pun langsung menarik tangan Oliv pergi dari sana.

" E.. Ehh. ada apa?? " Oliv bingung tidak mendapatkan jawaban apapun dan hanya pasrah ditarik olehnya.

Yang lainnya juga ikut berlari mengejar mereka. Saat mereka sampai di lapangan, betapa terkejut nya mereka melihat banyak bunga yang ada di sana.

Dan disana juga, ada seorang pria berpakaian mewah menunggu dengan senyum diwajahnya. Dia pun berjalan mendekati Oliv dan berlutut di depannya. Semua orang yang masih ada disana dan menonton itu bersorak karena iri dengan adegan romantis itu.

" A.. Apa ini?? Reihan??" ucap Oliv tidak percaya dengan apa yang ia lihat.

Bilang saja orang yang disebut Oliv itu salah satu kenalan kakaknya yang pernah bertamu dengannya beberapa kali.

" Oliv, saat pertama kali bertamu denganmu, aku sungguh terpesona pada kecantikan dan kebaikan hatimu. Kau yang terlihat kuat dan baik ini telah mengubah hidupku, aku.. Sudah jatuh cinta pada pandang pertama padamu. " ucap Reihan terdengar benar-benar romantis.

Sementara itu...

" Huekkk... " suara Aristide di belakang sana, yang merasa jijik dengan adegan romantis seperti itu. Apalagi didunia nyata, tapat dihadapannya.

Sedangkan Shine malah terlihat mengeraskan wajahnya dan mengeluarkan aura membunuh, yang kemudian disusul tatapan tidak suka dari Samuel. Arcane dan yang lainnya hanya diam-diam tersenyum melihat Shine yang kesal karena masalah ini.

Saat itu, Reihan pun mengeluarkan sebuah kotak dari sakunya dan membukanya. Terlihat sebuah cincin berlian yang cantik didalam sana. Para wanita yang menonton itu juga dibuat terpesona dengan adegan itu. Dan Oliv masih tidak percaya dengan apa yang ia dengar kemudian...

" Oliv.... Kumohon... Menikah lah dengan ku. " ucap Reihan dengan penuh harap.

" Ehhh..?? " Oliv bingung dengan apa yang terjadi didepan nya saat ini.

Semua orang dibuat bersorak iri, sedangkan Arcane dan yang lain serta Mia termasuk Amelia dibuat mematung tak percaya mendengar itu. Tidak terima dengan pernyataan itu, Samuel dan Shine langsung melangkah maju dan menarik Oliv kebelakang, mereka menghalangi pria itu dari hadapan Oliv.

Nama : Alvin Filbern Stevano.

Umur : 18 tahun.

Sifat : Kalem, baik, murah senyum.

Ket : Anak dari Zaroon dan Astrid.

------------------------------------------------------------------------

1
Deana
Keren, lanjutkan.
Luspriana Kudadiri
Si Rendy bisa dengar suara hati ya🤔
Ana Rela
lnjut thor upx 🙏❣️💪
Putri Aprilia
oh
Suci_ams
Suka cerita romance, komedi, and action?!. Cerita ini cocok banget buat kamu. Menceritakan tentang anak kembar yang tengah mencari arti dari sebuah kebahagiaan.
Penasaran?, kuy kepoin my novel ya guys "Bad Twins Love Story" menunggu kehadiran kaliannn:)
Bima Pandu Winata
tor buat cerita lanjutan nya🙏😁
Farida
sangan syukak kalau ini di film kan hehee , seru banget kayak nya hehehee , la la la la la la la
Capricorn girl💫
ada ada z,,dsar kalisa
Marsha Diya amanda
makasih thor buat semua kerja keras nyh,klau bisa lanjutin lgi yh Thor hehe syng bgt klau novel nyh g dilajut cerita nyhbgus
Oi Min
Terima kasih otor sayang..... Dah di bikin happy ending.... Luph luph.....
Oi Min
Ahhh....... Terharu aq tor..... Happy wedding Kalisa Eden...... Semoga kalian selalu bersama sampe ajal yg akan memisahkan kalian.... Dan bsa bersama lagi sampe surga
Oi Min
I'm happy for you Kalisa...... Eden.... Jangan pernah menyakiti Kalisa
Oi Min
Huft..... Kirain Eden......
Oi Min
Kalisa seneng tu....
Oi Min
Bner2 keluarga yg gesrek.... Aneh... G normal
Lily
jujur aku ngak mau cerita nya udah tamat😭😭
YRK
Trimakasih thoor, tetap berkarya 👏👏👏
Dew
Huwaaa.... end... tapi cerita Kalisa emang lebih Kerad daripada punya Shine.... terus berkarya Thor... aku mendukungmu... Semangat!!!
Oi Min
Ckckck..... Bner2 y tuan putri kita satu ini.... Kelemahannya kok malah yg manis2..... Yg bikin uwuw.....
Capricorn girl💫
lanjuut kakak..
aku komen lgi nie,,pasti ntar ada yg bilang piks dia ratu komen,,bosen lo mlu yg komen,,trus komennya ga ada paedahnya lgi,,😂😂,,Kya di novel sebelah,,kmenya bikin telinga ngebul gra gra aku msuk komen mlu
Taagustin: lah, kalo author sih malah seneng kalo karyanya dikomen... jadi gak papa, teruskan saja untuk berkomentar... saya dukung 100%👍👍😌
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!