NovelToon NovelToon
Gairah Panas Kakak Ipar

Gairah Panas Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Cerai / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.7
Nama Author: israningsa 08.

Kuliah diluar kota membuat Della mau tak mau harus tinggal serumah dengan kakak serta kakak iparnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon israningsa 08., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12 : Coklat Dari Kakak Ipar

Wajah Raka berubah suram saat mendengar Della mencoba menolaknya, tapi dia tak kehilangan ide, sekali lagi ia mencoba membujuknya, "Emangnya kamu jalan kaki buat pergi beli cemilan Del?"

"Della pintar bawa motor kok kak! Della boleh kan pinjam motor kak Raka?" Pintanya.

Raka mulai kesal, tapi dia mencoba menahan kekesalan, "Enggak-enggak, kamu nggak boleh bawa motor dulu, kakak takut! Iyakan sayang?" Ia mencoba meminta persetujuan Mala.

"Iya, apa yang Raka bilang itu bener Del... Apalagi kamu baru datang kemari, belum terlalu kenal sama jalannya kan?"

"Ada indomaret di pertigaan jalan depan kan kak? Aku udah tau kok! Jadi biarin Della pergi sendiri yah! Aku nggak mau nyusahin kak Raka lagi!"

"Ya ampun Del... Kak Raka sama sekali nggak merasa di susahin kok! Ayo, biar aku temanin kamu!"

Della melirik kakak kandungnya, tapi sepertinya Mala memang membiarkan dia pergi.

"Iya deh... Tunggu bentar ya kak, Della siap-siap dulu!"

"Okee siap!"

Tak butuh waktu lama bagi Della untuk bersiap, petang itu mereka berdua berangkat berboncengan, Raka melaju dengan sangat pelan membuat Della merasa perjalanannya sangat panjang.

Dia ingin bertanya tapi tak mau memulai pembicaraan terlebih dahulu.

Sekitar 100 meter mereka melaju, sorot mata Raka melirik Della dari kaca spion, "Kenapa tadi kamu nolak Del? Emangnya kamu nggak mau yah jalan sama kakakmu ini? Atau kamu marah karena kakak memelukmu tadi?"

Della tak tau mau menjawab apa, "Della nggak marah kok kak!"

"Terus tadi itu kenapa?"

"Della cuman mau jalan-jalan sendiri aja, cari angin gitu kak!"

"Ohh kirain kamu marah!"

Della tak lagi membalasnya, pandangannya selalu mengarah ke garis putih pinggir jalan karena dia tau kakak iparnya itu selalu meliriknya.

Dia tak mau lagi berkontak mata dengan Raka, sungguh rasanya sangat tidak nyaman.

Jarak yang hanya 500 meter itu seketika terasa lama, hingga Della yang sudah tak sabaran langsung berkata, "kak, bisa cepat dikit nggak?"

Tapi Raka pura-pura tak mendengarnya, hingga mereka akhirnya tiba, Della langsung masuk tanoa mengucapkan sepatah katapun pada Raka.

Dia lalu mengelilingi semua rak cemilan, mencari makanan yang ingin ia makan, tanpa dia sadari Raka melihatnya dari luar, dia selalu memperhatikan gadis itu dengan seksama.

"Della cantik juga yah! Diam aja cantik apalagi nanti di atas r*njang! Pasti makin cantik!" Pujinya bergumam dalam hati.

Melihat gadis itu berjalan kearah kasir, Seketika Raka berjalan masuk, dia ikut mengantri didepan kasir sambil mengeluarkan beberapa uang dari dompetnya.

"Kak Raka mau beli sesuatu juga?" Tanya Della yang berdiri di sampingnya.

"Enggak! Kakak nggak beli sesuatu kok!"

"Terus ngapain kakak masuk? Tungguin Della diluar aja kak, dari pada capek berdiri disini kan?!"

Raka hanya membalasnya dengan senyum tipis, hingga ketika Della menyerahkan belanjaannya seketika Raka menyerahkan uang yang sejak tadi ia pegang.

"Ehh kak Raka ngapain?"

"Bayarin belanjaannya Della!" Jawab Raka santai.

"Nggak usah kak, Kak Mala tadi udah ngasih uang kok!"

"Pake uang kakak aja, Uang yang tadi kakakmu kasi di simpan aja, buat jajan nanti! Kamu suka coklat nggak? Nihh buat kamu juga!" Raka mengambil coklat batangan dengan kacang almond di dalamnya dari laci yang ada di hadapannya itu kemudian menyerahkannya kekasir.

"Kak, apa ini nggak berlebihan?" Tanya dengan lugu

"Seharian ini kak Raka aneh banget dehh!" Batin Della.

"Berlebihan gimana? Manjain adik ipar sendiri itu nggak salah loh!"

"Emangnya kak Mala tau kalau kak Raka gini?"

"Aduh kakakmu itu bukan orang yang suka marah kalau soal begini, apalagi kamu adiknya sendiri pasti dia malah dukung aku kalau misalkan kita berdua jadi dekat!" Katanya.

Della tetap tak percaya, dia sangat mengenal kakaknya, Mala itu orangnya memang bukan pemarah tapi dia selalu melarang yang namanya pemborosan.

1
Fahmi
Mampos
Fahmi
Kayanya
Cahaya Pasaribu
tangung bangat kak
Noerlina Akbar
Biasa
Noerlina Akbar
Kecewa
Sukesih Aesyesy
kurang seru ceritanya...
Sukesih Aesyesy
sebel sama delaa sumpah sok polos...
Bundha Dedhe Andrian
Luar biasa
Greenenly
anjerrr lah.. hidup pas2an aja udh kek taik kelakuannya.. apalagi klo udah kaya.. mungkin ada bbrpa cabang simpanannya kali..
fatih faa: ah ah ah ka🤣
total 1 replies
Greenenly
jelas yg memulai jalan yg slah si laki.. tpi nanti yg disalahkan pasti yg prempuan/Frown/
@Al**
/Good/
s e n j a✨
best ya Thor... ada promosi nih... boleh baca nov yg berjudul diriku adalah masa depanku dan .. setetes air diujung ranting.. happy reading genre fantasy yaa
Ainieee
mampir dlu
Rezan Maghrifa
NOVEL yg luar biasa jalan ceritanya gak bertele-tele namun penuh dgn makna
Anonim
Cyp
Irfan Jaki
takut banget kalo jadi della/Sob//Sob/
M*D 🌿💦
ni tuh jalan cerita ya gmana sih,, bikin critanya kaya g moral bngt
Andy Mauliana
Jan dihujat loh readers sampe 100 loh ini buat pengalaman AJ krna yg nmx wanita hrus bnr2 dijaga walapun dimana kadang yg terdekat justru yg berbahaya. dah gtu aja c. semangat buat Author ya🤗
Rose Jasmine
maaf thor aku jadi malas membaca,,
Rose Jasmine
kok jadi murahan sih thor,, aku jadi kecewa sama si della,, katanya cerdas tp kok otak nggak dipakai malah ada acara kangen segala,, aku kira setelah ternoda terus kabur menjauh dari raka.
Irfan Jaki: benerr kak,malah jadi murahan, setidaknya della ada melawan gitu nampar si raka,inj enggak mala della nya yang ga tegas sama dia sendiri
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!