NovelToon NovelToon
Achievement System

Achievement System

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Penyeberangan Dunia Lain / Tamat
Popularitas:293.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: zixian

Chu Xian merupakan seorang remaja yang hidupnya berantakan, sampai ia terjatuh dari jembatan dan tewas,

Jiwa nya menyebrang dan berpindah ke dunia lain memasuki tubuh seorang remaja yang nama dan wajahnya mirip dengan dirinya.

Mendapatkan Sistem Achievement, buat prestasi, dapatkan poin untuk berkultivasi, dan kalahkan musuh-musuh jahat, hingga mencapai puncak kultivasi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zixian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 : Hantu!

Malam hari di bandara, Chu Xian yang sedari tadi menunggu junior Cheng Hai yang katanya ingin menjemput dirinya tak kunjung datang, sekarang dia jadi curiga bahwa orang yang menjemput dirinya itu tersesat.

melihat tidak ada yang bisa dia lakukan tentang itu Chu Xian pun memutuskan untuk bergegas keluar dari sana, apalagi dia juga membawa seseorang, oh bukan orang tapi hantu di sisinya.

Bajingan Sistem dan Cheng tak bisa dihubungi, sumpah nya di dalam hati, melihat hantu ini selalu mengikuti dirinya di samping, seakan-akan takut dia akan meninggalkannya.

"Taxsi"

Melambaikan tangannya di pinggir jalan, Chu Xian memutuskan untuk menginap ke sebuah hotel terdekat di sini.

Mobil taxsi berhenti di depan nya, Chu Xian membuka pintunya dan masuk, wanita hantu ini juga mengikuti dirinya masuk.

"Ke hotel,"

"Baik."

Membawa mobilnya, supir taxsi itu pun melaju menuju hotel terdekat di sini. Dan ia tak menyadari bahwa sesuatu yang di sebut hantu juga memasuki ke dalam mobilnya.

Tak seberapa lama, mobil taxsi itu berhenti di depan sebuah hotel. Setelah membayar Chu Xian dan wanita hantu itu pun turun, dan bergegas masuk kedalam hotel.

"Satu kamar." kata Chu Xian kepada salah satu resepsionis hotel tersebut sambil menyerahkan kartu kreditnya.

"Baik tuan,"

Mengambil kartu dari Chu Xian, resepsionis itu mulai melakukan prosedur yang diperlukan. Setelah beberapa saat, resepsionis tersebut mengembalikan kartu kreditnya, dan memberikan Chu Xian kunci kamar dengan nomor 46.

Mengambil kunci kamarnya, Chu Xian tanpa basa basi langsung bergegas menuju kamar yang di pesannya.

Didepan pintu, sewaktu dia hendak membuka pintu.

"Kamu tidak akan mengikuti diri ku tidur kan?" tanya Chu Xian menatap wanita hantu ini yang terus mengikuti dirinya di belakang.

"Kamu.. Aku.. Apakah tidak boleh?" dengan mata yang berkaca-kaca ingin menangis berpikir Chu Xian ingin meninggalkan dirinya sendiri.

"Ya, boleh-boleh dan silahkan kamu masuk dulu."

Melihat wanita hantu ini ingin menangis, Chu Xian langsung mengubah mulutnya, dia tidak mau membujuk wanita hantu ini lagi.

"Ya!"

Mengangguk senang, wanita hantu itu lalu masuk dengan santai, dan menembus pintu yang belum terbuka.

'.......' (Chu Xian terdiam sejenak)

Apakah tidak terlalu nyaman, apakah ini keistimewaannya menjadi hantu, jika bisa dia juga ingin memiliki kemampuan ini.

Menggelengkan kepalanya, Chu Xian tidak memikirkannya lagi, memasukan kunci, dia membuka pintu kamar dan masuk kedalam.

Melihat wanita hantu itu terlihat penasaran dengan benda-benda yang ada di dalam kamar hotel ini. Chu Xian terus menggelengkan kepala, berpikir wanita hantu ini seperti anak kecil.

Menutup pintu, Chu Xian melepaskan topi dan membuka jaketnya, tidak memperdulikan wanita hantu ini lagi.

"Kamu, kamu.. Apa yang kamu lakukan, kita masih belum menikah!" kata wanita hantu itu tersipu dan masuk ke selimut.

'.......' (Chu Xian terdiam)

wajahnya menghitam mendengar perkataan wanita hantu itu. Kamu hantu bagaimana aku menyentuhmu.

"Saya mau mandi, dan juga saya tidak bisa menyentuh kamu, jadi kamu tidak perlu khawatir saya melakukan yang tidak tidak."

Setelah menjelaskan, Chu Xian membuang pakaiannya ke samping, memasuki kamar mandi.

Mengguyur kan kepalanya dengan air, Chu Xian berharap agar pikirannya bisa jernih karena dari tadi dia masih merasa pusing akibat naik pesawat terbang.

Hari yang sial! Sudah tidak dijemput, diikuti hantu pula, besok dia ingin mendengar penjelasan Cheng Hai tentang itu dan untuk wanita hantu yang di luar, harus meminta penjelasan Sistem, tapi setelah mengingat pointnya tidak cukup dia pun menggelengkan kepalanya lagi dua kali.

Berpikir untuk tidur terlebih dahulu, Chu Xian memutuskan untuk berbicara tentang itu besok saja.

Keluar dari kamar mandi dengan memakai piyama, Chu Xian langsung merebahkan tubuh nya ke ranjang tempat tidur.

Melihat ke samping, wanita hantu itu sedang menatap dirinya. Dia sedikit menggigil merasa dingin di punggungnya.

Chu Xian terdiam beberapa saat, dan berpikir jika orang lain yang tatap oleh hantu mereka pasti akan terkejut setengah mati atau pingsan, tapi dirinya yang melihat wanita hantu ini tidak begitu seram seperti yang dikatakan orang-orang, malah enak dipandang, dia pun akhirnya tenang.

Wanita hantu ini begitu cantik, berwajah mulus seperti bayi, dengan rambut hitamnya yang panjang, dan memiliki tanda simbol api di dahinya menambah pesona darinya.

Sampai-sampai Chu Xian pun punya pikiran yang bengkok terhadapnya, tapi setelah dipikirkan bahwa dia tidak bisa menyentuh wanita hantu ini, dia akhirnya membuang pikirannya tentang itu.

"Apakah kamu tidak memerlukan tidur?"

"Yah, saya juga merasa sedikit lelah dan ingin beristirahat, jadi saya juga memerlukan tidur,"

"Jika begitu, kenapa kamu tidak tidur?"

"Tidak mau!"

"??"

"Kenapa, bukankah kamu lelah?"

"Karena.. Karena saya tidak mau saja!"

'.......' (Chu Xian terdiam)

Wanita hantu itu juga berbalik membelakangi dirinya, sepertinya tak ingin berbicara lagi.

Chu Xian semakin terdiam, bertanya-tanya apa yang ada di dalam pikiran wanita hantu ini, terus mencurigai dirinya, oh seharusnya dia yang harus takut dengan hantu.

Tak memperdulikan nya lagi, Chu Xian pun juga berbalik membelakangi wanita hantu itu, menutup matanya dan berdoa agar yang terjadi hari ini adalah mimpinya.

...----------------...

Di pagi hari, Chu Xian yang sudah bangun, dan setelah selesai mandi, membuka tirai jendela hotel, membuat sinar matahari yang hangat memenuhi kamar itu.

Melihat ke belakang, Chu Xian sedang ditatap oleh wanita hantu dengan tatapan sedikit malu, tak tahu apa yang sedang dipikirkannya.

Setelah lama diam, dan merasa tidak ada yang dilakukan, Chu Xian pun berniat ingin tidur kembali, merebahkan tubuhnya ke ranjang di samping wanita hantu itu.

Dua jam kemudian.

Ring.. Ring..

Ponselnya berbunyi, Chu Xian yang mendengar itu pun perlahan membuka matanya, melihat sesosok wanita yang memandangi dirinya dari dekat, dan saking dekatnya ia merasa jika dia bisa menjangkaunya.

Mencoba untuk menjangkau sosok tersebut dengan tangan nya, yang tidak ia duga adalah wanita yang dijangkaunya terjatuh dipelukannya.

"Uhh.."

"Ahh!"

Chu Xian merasa kesakitan ditimpa olehnya, sedangkan wanita itu berteriak panik. Membangunkan Chu Xian yang dikiranya dia masih tidur dan bermimpi.

Wanita itu pun segera bangkit dari pelukan Chu Xian, dan berlari masuk ke dalam kamar mandi karena malu setengah mati.

"Aku.." kata Chu Xian ingin menjelaskan, tapi setelah melihat wanita hantu itu sudah masuk kedalam kamar mandi dengan menembus tembok, dia pun menelan kembali kata-katanya.

Ring.. Ring..

Tak menghiraukan bunyi ponsel yang terus berdering, Chu Xian tetap melihat ke arah kamar mandi, berpikir kenapa ia bisa menyentuh wanita hantu tersebut, bukankah hantu itu tak bisa disentuh?

Beranjak dari ranjang tempat tidur, Chu Xian berdiri dan berjalan menuju ke depan pintu kamar mandi.

"Hallo, bolehkah saya masuk?"

"Kamu.. Kamu tidak boleh masuk!"

"Dengarkan penjelasanku dulu,"

"Pokoknya tidak boleh!"

'.......' (Chu Xian terdiam)

Mendengarkan wanita hantu itu membentak dirinya, berpikir kenapa wanita hantu ini tidak membolehkan dirinya masuk, padahal dia cuma ingin mencuci mukanya.

Pikiran wanita memang tak bisa ditebak, menghela nafasnya Chu Xian pun berbalik, mengambil ponselnya, dan melihat siapa yang memanggil nya.

Melihat nomor yang tak dikenali nya, dia pun memutuskan untuk menghubungi kembali nomor tersebut. Dan tak lama nomor telpon terhubung.

"Hallo?"

"Ya.. Hallo, apakah saya sedang berbicara dengan Bos Chu?"

"Iya.. Memang benar ini saya, ada apa ya?"

"Saya juniornya tuan Cheng, dan saya ingin meminta maaf karena kemarin malam tidak bisa menjemput Bos Chu,"

"Yah, tidak apa-apa juga sih, semalam saya menginap di hotel dan sekarang saya ada di hotel Kwansu."

"Baik, saya akan kesana dan menjemput anda."

Menutup telponnya, Chu Xian kembali meletakkan ponselnya di meja, melihat ke arah kamar mandi, dan berpikir bagaimana caranya agar dia bisa masuk ke dalam.

(Akhir bab)

1
Inyoman Raka
kehilangan poin segitu aja. repot padahal sistem yg bantu si alm ini
Inyoman Raka
halo thor 1 juta yuan kalau dirupiahkan berapa m kah?
Inyoman Raka
belum apa apa udah poya poya ,apa emang kehidupan aebelumnya emang kaya ngono
Ardi Provision
gak ada untung nya buat mc
Ardi Provision
kalau begini sifat mc bisa banyak kena tipu oleh air mata buaya ckckck
Ardi Provision
bukan beli skill tempur kerjaan cuma cari makan tidur ama jalan 2, tapi sok hebat 🤭🤭🤭
Ardi Provision
rasain punah kan poin mu 😂😂😂😂
Ardi Provision
sistem gak guna, mc juga bodoh ada poin bukan beli manual kultivasi atau skil
Ardi Provision
dari mana dapat poin nya??
rada2 aneh cerita ini 😂😂😂
Ardi Provision
belajar lah nyetir mobil jangan terlalu bloon
.: terserah abang mau baca apa nggak
total 2 replies
Putri Kegelapan Agnes
ada S2 nya kah ini?
Supri Yadi
👎👎👎👎👎👎👎gk ada bagus bagusnya ceritanya
Gus: udang tinggal skip ae.kalaupun buruk ya kasih saran
total 3 replies
Supri Yadi
pengacau plus pengecut dan sombong paling benci MC nya kayak gitu 👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎
GakPunyaNama: ribet lu tolol tua bangka mati aja sno gblk
total 1 replies
Supri Yadi
👎👎👎👎👎
Said Quarte
masi adakah
lanjutanya....... 🤓🤓🤓
Said Quarte: brp pekan borr
total 2 replies
ハールル ヌル フィキ
haiyaa mirip metropolitan system wkwk
.: haha, iya kk itu komik favorit😁
total 1 replies
xiaoyan
Kata2nya jangan terlalu formal pakai kata ' saya di ganti kata ''aku " dan 'anda di ganti kamu....

gak usah terlalu sopan lah thor... enak juga bacanya kalau aku kamu gitu ... saya anda itu terlalu norak
Said Quarte
YU berangkat pirr
Said Quarte
mks tla updetd wlaupun cm 1 chapter
Kyril 𝐔𝐎𝐒𝐑: iya, maaf y upnya nggak beraturan
total 1 replies
Said Quarte
dmnka drimu berada chu xian
.: Maaf kak, lg sibuk, kalo ada waktu baru bisa nulis lagi 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!