NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Almira

Cinta Untuk Almira

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Deche

Kata kunci masuk GC : Siapakah nama paman Almira?

Pernikahan yang dibina Almira selama setahun kandas di tengah jalan. Tomy. suami yang dicintainya menghamili sekertarisnya. Almira yang kecewa dengan suaminya langsung kabur dari rumah untuk menghindari suaminya dan mertuanya.

Tanpa sengaja Almira bertemu kembali dengan Tomy di kantor tempat Almira bekerja, karena atasan Almira adalah teman Tomy. Semenjak itu Tomy kembali mendekati Almira. Almira tidak ingin kembali ke mantan suaminya dan hanya ada satu cara agar Tomy berhenti mengejar Almirah lagi, yaitu menikah dengan atasannya yang bernama Faisal Yudhatama.

Faisal Yudhatama adalah pemilik perusahaan tempat Almira bekerja Faisal adalah seorang duda yang memiliki tiga anak, istrinya meninggal karena sakit kanker yang di deritanya.

Demi menolong Almira dari gangguan Tomy, Faisal meminang Almira. Akankah Almira menerima pinangan Faisal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deche, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Makan Siang.

Dengan sigap Almira membuka agendanya dan bersiap-siap mencatat point-point penting saat meeting. Sebetulnya ini bukan meeting lebih disebut memberikan pengarahan tentang tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh Almira. Pokoknya semua poin-poin penting dibahas di sini.

To…tok….tok…terdengar sura pintu diketuk.

“Nah itu mungkin makanannya sudah datang,” kata Faisal.

Almirah hendak bangun untuk membuka pintu namun dicegah oleh Faisal.

“Eh….udah kamu duduk saja. Biar saya yang bukakan pintu,” kata Faisal lalu beranjak dan membuka pintu.

“Terima kasih, Min,” ucap Faisal kepada orang yang mengantarkan makanan.

Lalu Faisal menutup kembali pintu ruang kerjanya.

“Nah ini makanannya sudah datang,” kata Faisal sambil membawa rantang dan ditaruh ke atas meja.

“Oh…dianterin makanan dari rumah, ya?”

“Bukan dari rumah saya tapi dari Mamah,” jawab Faisal.

“Mamah tau hari ini hari pertama masuk kerja. Jadi Mamah menyiapkan makanan special untukmu.”

“Terima kasih. Maaf jadi merepotkan,” ucap Almira.

“Nggak merepotkan kok. Yang masak ART di rumah Mamah. Mamah cuma memberikan instruksi.”

“Sekarang kita kita makan dulu. Kamu pasti sudah lapar.”

Almira mengosongkan meja di depannya, lalu ia mulai membuka rantang dan ditaruh diatas meja satu persatu.

“Piring makan dan sendoknya ada di pantry,” kata Faisal.

Almira berjalan menuju pantry yang berada di luar ruangan Faisal mengambil piring, sendok dan garpu.

“Bapak mau minum apa?’ tanya Almira sambil meletakan piring, sendok dan garpu di meja.

“Air putih saja,” jawab Faisal.

Almira keluar ruangan menuju ke pantry mengambil dua buah gelas dan diisi air mineral lalu di bawa ke ruangan Faisal

“Ayo makan,” ajak Faisal.

Faisal mengambil nasi beserta lauk pauknya. Almira memilih menghabiskan nasi goreng yang dibawakan oleh Bibinya.

“Ayo dimakan dong lauk pauknya!” seru Faisal ketika melihat Almirah hanya memakan nasi goreng yang dibawanya.

“Iya, Pak.” Almira pun mengambil lauk pauk beserta sayuran dari dalam rantang.

Almira mencicipi makanannya satu persatu.

Hmm ternyata enak, puji Almira di dalam hati.

Mungkin Tante Rosita mempunyai tukang masak khusus.

Almira menikmati makanan yang dihidangkan sampai perutnya kenyang. Dilihatnya Faisalpun sudah selesai makannya. Almira langsung membereskan meja. Rantang ia tumpuk kembali, piring dan sendok bekas makan ia cuci di pantry. Setelah semuanya beres dan bersih Almirah melanjutkan pekerjaannya.

Almira mencatat bagian penting yang Faisal katakan. Ia bahkan tidak keluar dari ruangan Faisal, Faisal menyuruhnya bekerja menggunakan computer desktop yang berada di meja kerja Faisal. Sedangkan Faisal duduk di sofa bekerja dengan menggunakan laptop. Hanya sesekali Almira keluar ruangan untuk mengangkat telepon di mejanya.

Tak terasa waktu cepat berlalu, waktu sudah menunjukkan pukul setengah lima. Almira baru ingat kalau ia belum sholat ashar. Almirapun pamit kepada Faisal untuk sholat ashar. Setelah selesai sholat ashar Almira bersiap-siap untuk pulang.

“Pak, ada lagi yang harus saya kerjakan?” tanya Almira sebelum pulang.

“Tidak ada. Kamu boleh pulang,” jawab Faisal.

“Baiklah, Pak. Assalamualaikum,” ucap Almira.

“Waalaikumsalam.”

Baru saja Almira menutup pintu ruangan Faisal, namun tiba-riba Faisal memanggil Almira.

“Almira.”

Almira membuka kembali pintu ruangan Faisal. Faisal menghampiri Almira.

“Saya belum tau nomor ponselmu.” Faisal memberikan ponselnya kepada Almira.

Almira mengambil ponsel dari tangan Faisal lalu mengetik nomor ponsel miliknya di ponsel Faisal.

“Ini, Pak.” Almira mengembalikan ponsel milik Faisal.

“Terima kasih,” ucap Faisal.

Faisal men save sambil tersenyum.

“Sekarang kamu boleh pulang,” kata Faisal.

“Assalamualaikum,” ucap Almira.

“Waalaikumsalam.” Faisal menutup pintu ruangannya.

Almira mengambil tasnya lau berjalan menuju liff.

Almira berdiri di pinggir jalan menunggu ojol yang ia pesan. Jalan raya sore hari cukup padat, mungkin karena jam bubar kantor. Tiba-tiba sebuah mobil lewat lalu membunyikan klakson dan si pengemudi melambaikan tangannya ke Almira. Almira tersenyum dan membalas lambaian tangan pengemudi itu. Para karyawan yang sedang berdiri di pinggir jalan memperhatikan Almira. Almira baru sadar kalau dia ini sedang berada di dekat lingkungan kantor, bukan di mall atau di public area yang lain. Sedangkan yang barusan yang melambaikan tangan ke Almira adalah bos mereka.

Hadeuh ini mah bakalan jadi bahan gunjingan, bisik Almira di dalam hati

Tapi biarkan saja, toh mereka sama-sama single. Jadi tidak akan ada pelakor atau pebinor. Jadi santai aja jika nanti mendengar gunjingan orang, pikir Almira.

“Mbak Almira?” tanya seorang  supir ojol yang berhenti di depannya.

“Iya, saya.”

Lalu supir ojol itu memberikan helm kepada Almira.

Hmm mulai besok harus membawa helm sendiri, bisik Almira di dalam hati.

Hari ini ia harus pasrah memakai helm yang dipinjamkan supir ojol.

Setelah memakai helm Almira langsung naik ke atas motor dan setelah Almira sudah siap motorpun melaju di jalan raya.

1
ayu cantik
suka
Deche
Terima kasih.
Ira Herawati
Luar biasa
Deche: Terima kasih
total 1 replies
Liliek Retno Yuwanti
tidak semua pengantin baru belah duren
Liliek Retno Yuwanti
saaaah....Alhamdulillah...semoga SaMaWa...Aamiin YRA
Liliek Retno Yuwanti
rasain Tomi...baru tahu kan...gimana rasanya kehilangan....
Liliek Retno Yuwanti
dinikahi....
Liliek Retno Yuwanti
rencana mas Faisal ...dinikmati gitu...lah belum tentu Tomy gak ganggu lagi... lanjuuut Thor bagus ceritanya.../Good/
Liliek Retno Yuwanti
kalau ada anak kembar yg rewel cari ibunya jadi ingat saudara ipar sepupuku, anaknya kembar,ibunya meninggal 10 hari ssdh melahirkan
Liliek Retno Yuwanti
Mas Faisql gercep banget yaaa
Liliek Retno Yuwanti
Waoow..Mas Faisal..iman dan iminnya sama2 kuat...Alhamdulillah...duda idaman tuuu...
Liliek Retno Yuwanti
gak salah kalau selalu ada cerita boss sama sekretarisnya jatuh cinta...
karena setiap hari ketemu....
pepatah Jawa mengatakan tresno jalaran seka kulino....
Liliek Retno Yuwanti
YangTi...panggilan singkat dari Eyang Putri = nenek
Liliek Retno Yuwanti
alasan klasik...KHILAF..../Awkward/
Paulina H. Alamsyah Asir
Done votenya oma. 😍❤🙏
Deche: terima kasih
total 1 replies
Paulina H. Alamsyah Asir
Luar biasa.... Joss... Joss.... 😍❤🙏😛💪
Veronica Maria
eyang putri
mbah putri
uti
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓴𝓮𝓻𝓮𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷 𝓬𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪 𝓷𝔂𝓪 𝓰𝓪𝓴 𝓫𝓮𝓻𝓽𝓮𝓵𝓮 𝓽𝓮𝓵𝓮 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
Deche: Terima kasih
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓕𝓪𝓲𝔃𝓪𝓵 𝓪𝓷𝓪𝓴𝓷𝔂𝓪 𝓫𝓷𝔂𝓴 𝓷𝓲𝓱 😅😅😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓼𝓮𝓵𝓪𝓶𝓪𝓽 𝔂𝓪 𝓐𝓵𝓶𝓲𝓻𝓪 𝓪𝓽𝓪𝓼 𝓴𝓮𝓵𝓪𝓱𝓲𝓻𝓪𝓷 𝓝𝓪𝓳𝓵𝓪 👏👏👏👏👏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!