NovelToon NovelToon
Nadia, The Indigo Girl

Nadia, The Indigo Girl

Status: tamat
Genre:Matabatin / Suami Hantu / Romansa / Dunia Lain / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:136.4k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Mengisahkan seorang gadis indigo yang mencintai hantu Belanda, ia adalah Nadia mencintai seseorang yang sudah tak memiliki raga. Roh Nadia di tarik keluar saat malam hari saat ingin tidur melewati lorong waktu menuju Batavia.

Musuh abadi gadis ini adalah siluman biawak, buaya, dan ular yang selalu mengambil rontokan rambutnya entah apa yang akan siluman itu lakukan untuk mengambil rambut, kuku, dan darah gadis indigo seperti Nadia.
tetapi Hanson sang kekasih selalu melindungi Nadia dari siluman itu yang ingin menyakiti kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11 : Sarah dan the black robe

Besoknya Nadia terbangun jam empat pagi lantaran terlalu Lelah karena si jubah hitam terus datang di alam mimpi maupun di dunia nyata dan sekarang si jubah hitam atau the black robe julukan yang Nadia berikan, ada di hadapannya kali ini ia membawa palu berwarna silver di tangan kiri dan jam waktu kecil di tangan kanan.

Wajahnya di tutupi tudung hitam yang ia kenakan. Nadia terbungkam ia menoleh ke samping kanan melihat Ibunya yang tertidur pulas di atas karpet lantai, seolah Nadia ingin mengeluarkan satu ucapan tapi mulutnya rapat seperti di lem.

“Nadia Sabrina,” setelah mengatakan itu the black robe berubah menjadi kucing berwarna hitam, setelah itu ia menghilang entah kemana.

“Gua pasti kurang tidur. OMG.” Guman Nadia yang mulai meracau tak jelas.

Waktu menujukan pukul delapan pagi Nadia di gantikan pakaiannya dengan kaus dan celana kolor berwarna biru oleh Ibunya, “kalo gini 'kan gak kaya orang penyakitan.” Ucap sang Ibu.

Setelah itu wanita tersebut menyisiri rambut anaknya yang sedang bermain ponsel, tiba-tiba Sarah temannya datang menjenguk bersama Ibunya karena Ayahnya sedang ada tugas dinas.

“Nadia!” ucap Sarah.

“Eh Sarah.” Balas Nadia ramah.

“Gimana keadaan lu?” tanya Sarah, “bekas operasi gua masih sakit.” Ujar Nadia.

Mereka mengobrol bersama di saat waktu yang tepat Nadia memberi isyarat pada Sarah apa masalah sebenarnya yang sedang menimpa dirinya.

Sarah mengaggukan kepala mengerti ia menyentuh tangan kanan Nadia dan mulai mencari tahu masalah yang sedang menimpa Nadia.

 Dalam waktu sekejap Sarah tahu apa yang sebenarnya terjadi dari penari, si Jepang, dan jubah hitam.

“Nanti gua kasih tahu lewat chat WA,” Nadia mengangguk paham apa yang dikatakan sahabatnya.

“Eh ngomong-ngomong anak lu pada kemana Pauline ama Hellene.” Ucap Nadia dengan berbisik sedangkan Ibu dari kedua gadis tersebut sedang asyiknya bercakap tanpa peduli dua gadis itu.

 Biar sedikit di jelaskan disini kalo sebenarnya Sarah sudah memiliki seorang anak hantu dari hasil hubungannya dengan Hantu Belanda yang bernama Kapten Rudolf johanes van der zind, Sarah menceritakan pengalamannya saat bertemu dengan suaminya di Surabaya saat diajak sang Ayah untuk ke rumah sang nenek yang memang ada di surabaya.

Besoknya Sarah di ajak berwisata bersama sepupu dan pamannya ke makam peneleh di Surabaya, Sarah yang tak menyadari jika dirinya ketempelan ia hanya merasa lengan kirinya sakit tanpa mau cerita kepada Ayahnya atau kerabatnya. Sarah juga pernah cerita ia di ikuti oleh si jubah hitam sebelum bertemu dengan kapten Rudolf mungkin the black robe membawa pesan.

Sarah juga jarang bercerita karena mengerti keadaan Ibunya yang sibuk sebagai seorang perawat, sedangkan Ayahnya sebagai polisi.

Sarah hanya akan cerita jika kedua orangtuanya berhasil membuatnya terpojok. sama seperti Nadia Sarah juga memiliki kemampuan indigo atau indera keenam dari lahir orangtuanya awalnya juga tak tahu soal ini sama seperti Nadia, soal bagaimana Pauline dan Hellene bisa lahir karena Sarah menjalankan kehidupannya lewat waktu dan dimensi yang berbeda saat ia tidur dan arwahnya di tarik keluar dari raganya dan menjalankan aktivitasnya di waktu lampau atau kolonial.

Sarah belum menceritakan semua ini dengan orangtuanya karena ia tahu kebahagiaannya sudah ia temui karena selama ini Sarah merasa kesepian hanya bersama kKakak dan neneknya saja di rumah saat kedua orang tuanya sedang bekerja, Kakaknya sama sekali tak punya kemampuan indigo hanya Sarah saja.

“Nad, gua pulang nanti gua jelasin semua lewat WA.” Nadi mengagguk sebagai jawabannya, Sarah tersenyum lalu melepaskan gengaman tangan sahabatnya, setelah pamit dengan Nadia dan Ibunya.

“Aku pulang ya Tante, asallamualaiku.” Ucap Sarah setelah Ibunya berpamitan. “walaikumsallam hati-hati,” kata Ibunya Nadia. Sarah dan Ibunya pulang. Nadia senang ia di bawakan makanan favoritnya oleh Sarah.

Nadia belum istirahat hanya memainkan ponselnya padahal sudah jam istirahat seharusnya waktunya ia istirahat karena tak sabar menunggu pesan dari Sarah lewat Whatsaap soal yang ingin ia jelaskan, sudah dua jam menunggu ternyata Sarah belum membalas pesannya Nadia putuskan untuk tidur saja.

Baru juga ia ingin menidurkan dirinya di atas brankar ternyata pnselnya berbunyi menandakan Sarah sudah mengiriminya pesan.

Nadia banyak bicara lewat WA bersama Sarah, dan sahabat dekatnya di sekolah. Sebelum menutup ponselnya Nadia sedikit terkejut dengan pesan yang di jelaskan oleh Sarah lantaran yang ia jelaskan soal the black robe.

Nadia dengan pasrah menaruh ponselnya di nakas samping brankar lalu menidurkan dirinya di atas brankar ia mentap langi-langit kamar sambil menunggu matanya terpejam tak lama ia membuka matanya kembali lantaran di langit-langit ia lihat seorang wanita sedang mengenakan pakaian perawat sedang merangkak di langit atas sontak Nadia berteriak histeris membuat sang Ibu dan pasien di samping dan di depannya yang hanya di batasi tirai gorden yang sedang istirahat ikut terbangun.

Ibunya yang ada di kamar mandi datang menghampirinya. “Kamu kenapa, Nadia?!” Nadia hanya mengeleng sebagai jawabannya, “Kenapa, Neng?” tanya Ibu yang berumur di hadapannya.

 “Tahu ini...” Jeda. “Ya udah kamu tidur aja, ini minum dulu obatnya.” Nadia menganggukan kepala sebagai jawabanya. Ibunya meminumkan obat kepada Nadia agar rasa sakit bekas operasinya cepat membaik, sehabis itu Ibunya dengan penuh kasih menyelimuti Nadia, karena efek obat Nadia akhirnya terlelap.

1
lyv.viaz
wow ada juga nama gue di pake, sama lagi gue juga dulu indigo
Lanting Baruga
karya yg bagus
Lanting Baruga
lanjut kan author dan semangat ya
Siti maesaroh Saroh
cerita y bagus aq suka bayak campuran bahasa 🥰🥰
Alista
mampir
Marvel Boy
Nathan itu reinkarnasinya Hanson ya?
Putri Sabina: bukan kak, jangan lupa baca yang sequelnya yaa
total 1 replies
kh!@#g fu sh3=g
62 like teoah mendarat, semangat thor. salam kenal dari author"jangan panggil aku monster"
Miss GH
yeiiy mampir yuuks . aku baca semua nya seru.


adain season 2 nya thour biar cepet up. dtggu.


salam "Dady danzel."
Dewi Kusrini
kog sering diulang2
Putri Sabina: yang mana aja?
total 1 replies
Novi Astuti
ini udah apa gimana thor?
Putri Sabina: udah ada sequelnya kak
total 4 replies
Novi Astuti
teeimakasih thor
saya suka ceritanya
Putri Sabina: alhamdulillah kalo suka
total 1 replies
Fia_fi
ini cerita nya kok gtu sih tulisan nya *direvisi ulang* gtu doang 😑
Fia_fi: alamak, mau tau critnya eh gtu trnyta 😑
total 2 replies
anhacu
aku belum ngeh sama akhir ceritanya
Smile
Aku jg sedikit bingung dgn alur ceritanya,, disini Thor menceritakan kl Nadia dan Hanson meninggal tp di Bab berikutnya malahan mereka bertemu dan Nadia nya mengandung anaknya Hanson
𝐊𝐧𝐬𝐲𝐯𝐚•乂𝙆𝙋𝙊𝙋𝙎𝙊𝙁𝙏: gw prnh ngalamin thor)
total 4 replies
Smile
Thor,, aku agak sedikit bingung dgn ceritanya.. di Bab ini dibilang kl Mevrouw (ibunya) Hanson sudah meninggal tp di Bab entah 40 atw 50 dibilang ketika Nadia sedang hamil,, ibunya Hanson datang dr Belanda.. aq jd sedikit bingung dgn ceritanya
Putri Sabina: Yang ibunya Hanson sudah tiada itu kan Nadia lagi dalam keadaan koma saat operasi.
total 2 replies
Smile
Thor,, knp semua bab nya jd di revisi ulang... Pdhl td udh baca sampe bab 56 pas mw ke 57 dibilang revisi ulang eh gak taunya dari Bab 1 di revisi ulang
Putri Sabina: maaf soalnya banyak yang ke bolak-balik
total 1 replies
Novi Astuti
sampe 4x d ulang
Putri Sabina: oke nanti di revisi ulang
total 1 replies
Novi Astuti
kenapa balik lagi?🤔🤔🤔
Putri Sabina: balik gimana?
total 1 replies
Novi Astuti
kok kaya bolak balik sih?
Putri Sabina: bolak balik gimana?
total 1 replies
Kinanda Husnancandra
masih bingung sama tanda bacaa sama karakternya..
katanta nadia nya berjilbab tapi kesan dari bahasa nya ke ibu nya kok kurang sopan x ya..
Putri Sabina: udh aku perbaikin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!