NovelToon NovelToon
Istri Kecil Tuan Mafia

Istri Kecil Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Vhy7

Kisah ini tentang seorang gadis polos bernama Aluna George yang terjebak dalam pernikahan bersama seorang mafia berdarah dingin. Alexandre Graham seorang pria tampan yang tidak pernaheduli soal cinta, baginya wanita mainan.

Harta, tahta dan kekuasaan membuatnya mampu memilih wanita manapun yang ia inginkan. namun semuanya berubah saat ia bertemu dengan gadis manis dari acara lelang.

Hubungan yang awalnya baik, akhirnya rusak karena sebuah kesalahan. kesalahan yang membuat keduanya harus terikat, kesalahan apakah itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhy7, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seperti sepasang kekasih

Alex berjalan menyusuri hutan, di punggungnya ada Aluna. Gadis itu sudah masuk ke alam mimpi, berada di punggung hangat milik pria yang manjadi tuannya itu sangat nyaman.

Satu tujuan Alex adalah villa, yah karena sering berburu di hutan ini membuat ia berinisiatif untuk membuat villa agar ia tidak perlu langsung pulang setelah selesai berburu.

Pria itu tersenyum saat Aluna bergumam di dalam mimpinya, bahkan saat tidurpun gadis itu mampu membuatnya tersenyum.

Cukup lama ia berjalan hingga cahaya lampu di villa miliknya mulai terlihat, sebenarnya punggungnya mulai sedikit keram karena membawa Aluna.

Setelah sampai di sana, penjaga villa langsung melihatnya dan berlari menghampiri tuannya itu.

"Tuan?" sapa si penjaga dengan ekspresi bingung, ini pertama kalinya ia membawa seorang wanita selain Elena ke villa ini.

Saat hendak membantu, pria itu menolaknya. ia tidak mau gadis ini di sentuh oleh siapapun, tapi tunggu dulu apa dia sedang cemburu?

Penjaga yang mendapat tolakan hanya mengangguk lalu membiarkan tuannya masuk ke dalam villa, setelah itu ia baru menutup pintu.

Alex terus berjalan masuk ke dalam kamar dengan cat dinding berwarna hijau tosca, tanpa banyak bicara ia meletakkan Aluna dengan perlahan takut jika gadis itu akan terbangun.

"Iya, aku mau makan sayur," gumam Aluna saat ia sudah berada di atas kasur.

Alex lagi-lagi tersenyum, gadis ini sangat-sangat menggemaskan. Setelah memastikan selimut yang di kenakan Aluna rapi ia langsung berjalan ke arah kamar mandi, ternyata mengendong gadis mungil itu bisa membuatnya menguras keringat.

Aluna yang merasa sudah berada di tempat berbeda terbangun, matanya menatap seluruh ruangan berwarna hijau tosca itu dan tidak mendapati siapapun.

"Ini di mana?" tanya gadis itu kepada dirinya, terakhir kali dia ingat ia berada di gendongan Alex.

"Kau sudah bangun?" tanya Alex setelah ia keluar dari kamar mandi dan mendapati gadis itu sedang duduk sambil terbengong.

"A..... Tuan kenapa tidak pake baju?" jerit Aluna saat ia menoleh ke orang yang bertanya itu.

Benar Alex saat ini hanya mengunakan handuk untuk menutupi bagian bawahnya, tubuhnya yang atletis tidak di tutupi oleh apapun.

Pria itu tersenyum lalu berjalan mendekati Aluna, menggoda gadis polos seperti Aluna sepertinya akan menyenangkan.

"Tu...tuan jangan mendekat!" tegas Aluna dengan pipi merona, gadis itu masih terus menahan agar matanya tidak melirik perut rata dengan samar-samar berbentuk kotak-kotak itu.

Bukan tidak pernah melihat, ia adalah salah satu pecinta idol-idol dari negara Korea. Dan hal-hal seperti ini adalah sebuah bonus jika idolnya dengan atau tanpa sengaja menunjukkannya.

"Kenapa? Kau takut tertarik pada tubuhku?" tanya Alex sambil tersenyum, membuat Aluna bergidik ngeri.

Syukurnya pria yang berjalan mendekati dirinya ini tampan, jika tidak sudah pasti pria itu akan berakhir dengan sama seperti para pria di rumah mawar.

"Jika tuan melangkah lagi tu...."

"Apa, kau akan melakukan apa?" potong Alex sambil terus mendekat ke arah Aluna, kini pria itu tinggal berjarak semeter lagi.

"Tuan tolong..." Aluna memelas membuat pria itu tertawa lebar, hal itu membuat satu-satunya kain yang menutup tubuhnya terjatuh.

lagi-lagi Aluna menjerit, tanpa fikir gadis itu berdiri mendorong Alex hingga jatuh lalu berlari dari dalam kamar tersebut.

Alex yang terjatuh meringis, kekuatan Aluna tadi benar-benar kuat. Lagipula kenapa harus teriak-teriak sih, dia kan menggunakan dalaman.

Gadis itu turun dari lantai dua dengan ngos-ngosan, membuat istri dari penjaga tadi berlari menghampirinya.

"Apa apa nona, anda baik-baik saja" tanya wanita itu sambil berusaha menengkan Aluna.

Gadis itu terdiam, dia harus menjawab apa? tidak mungkinkan dia bilang bahwa ia baru saja melihat ular meski masih terbungkus.

"ehh.., saya baik-baik saja." Aluna gugup, wanita itu menatap gadis itu dengan bingung. bukannya dari ia berlari dari atas, bahkan bibi bisa mendeteksi teriakannya tadi.

"Anda yakin?" tanyanya lagi memastikan.

"iya, ehh ini sudah jam berapa?" tanya Aluna mengalihkan pembicaraan.

"Jam sebelas malam nona," jawab bibi, Aluna mengangguk. jika di hitung ada sekitar satu jam pria itu menggendongnya, kuat sekali dia batin Aluna.

Sibuk memikirkan hal itu, suara perut Aluna berbunyi membuat bibi menatapnya sambil tersenyum.

"Saya akan menyiapkan makanan nona," ucap bibi sambil berlalu dari sana.

Aluna mengumpati dirinya dalam hati, dasar perut membuat Aluna malu saja.

Sedangkan di sisi lain Alex yang sudah berganti baju tersenyum mendengar suara perut Aluna, iapun berjalan menghampiri gadis itu.

"Aku tidak mengerti kenapa cacing di perutmu lapar, padahal seingatku kamu sudah makan malam!" ejek Alex sambil duduk di sofa yang tak jauh dari Aluna.

"Terserah perutku dong mau lapar apa tidak," jawab Aluna pelan, tapi sayangnya si pria itu sepertinya punya pendengaran tajam.

"Apa yang kau katakan, kau sudah berani melawanku yah? sini duduk!" ucap Alex sambil menunjuk sofa di sebelahnya.

"Tidak tuan, anda salah dengar," bela Aluna pada dirinya.

"Ku bilang sini duduk," perintah Alex dan kali ini tidak mau di bantah.

Gadis itu dengan malas berjalan ke arah Alex laku duduk di sofa sebelahnya, pria itu menatap wajah Aluna dengan gemas.

"karena kau melawanku aku akan menghukummu," ucap Alex dan tanpa aba-aba ia langsung menggelitiki Aluna.

Mendapatkan serangan tiba-tiba gadis itu langsung tertawa keras, ia menggeliat berusaha lepas dari Alex.

"Ampun tuan," ujar Aluna di sela tawanya, perutnya keram karena banyak tertawa.

Dengan sisa tenaga yang ia punya ia mendorong Alex, namun karena pria itu tidak menduga Aluna jatuh tepat di atas Alex.

Kedua iris mereka bertemu, membuat keduanya tenggelam dalam tatapan yang sama. Jantung keduanya berdetak kencang membuat irama yang seolah saling bersahutan.

"Makan...." ucapan istri penjaga villa terpotong melihat dua manusia yang sedang tenggelam dalam tatapan satu sama lain.

Mendengar suara membuat kedua insan itu langsung tersadar, dengan sepat Aluna bangun dari atas tubuh Alex.

"Maaf nona," ucap wanita itu sambil tersenyum.

"iya tidak apa-apa, makanannya sudah siapkan baiklah saya akan ke dapur sekarang," jawab Aluna dengan cepat melangkah meninggalkan tempat itu.

"Dapurnya di sebelah sana nona," ucap bibi saat melihat Aluna yang berjalan ke arah yang salah. Gadis itu otomatis berputar arah lalu berjalan ke arah uang di sebut oleh wanita itu.

Sedangkan Alex, pria itu masih diam sambil memegang dadanya tepat di mana jantungnya masih terus berdebar.

"Saya permisi tuan," ucap wanita itu sambil berlalu dari sana.

Di perjalanan wanita itu bertemu suaminya, "Apakah gadis yang bersama tuan itu kekasihnya, tadi tidak sengaja aku melihat mereka sedang...." ucap wanita itu pada suaminya sambil memberi kode dengan tangan.

"Sepertinya iya, karena tuan bahkan tidak ingin aku membantunya menggendong gadis itu," jawab si suami sambil tersenyum.

"Mereka benar-benar romantis, aku jadi iri," ucap si wanita sambil tersenyum membalas senyuman suaminya.

TBC

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK....

1
Wani Ihwani
bukan kemauan kamu jadi seperti itu elena, jadi terima saja kalau Bagas masih cinta kamu
NBF
tidak bisa menolak utk TIDAK hadir.
Wani Ihwani
cepat Alex beri perintah ke karyawan mu jangan pakai baju ketat"
Wani Ihwani
lucu x orang bertiga ni, Bagas Alex aluna.
Wani Ihwani
aluna kan masih kecil belum paham x 😅😅
Wani Ihwani
wkwkwk 🤣🤣🤣🤣
Wani Ihwani
tor karya mu ini memang keren tapi ada tipo nya, tapi GK pp lah tor aku tetap berterimakasih karna di suguhi cerita yng menarik bibir ku ini. untuk tersenyum baca nya
Wani Ihwani
kursi ke besaran tor bukan lah bangku😅
Noor Zahidah
Luar biasa
Wani Ihwani
kasian juga jadi aluna
Wani Ihwani
Luna, kalau kamu hamil gimana kok gak mau di nikahin Alex??
Wani Ihwani
terpesona aku terpesona, hihihi
Wani Ihwani
nanti Alex di kasi minuman yang buat enak"🤣🤣
Wani Ihwani
kalok cerita nya menarik begini, gak rela aku rasa nya cepat tamat .
Wani Ihwani
alex modus dus
Wani Ihwani
padahal bagus Lo cerita nya kok ada yng komen bilang cerita nya muter2
Wani Ihwani
aku paham kok tor,, baru bab berapa ya wajar cerita masih sekitar itu itu aja yng komen aja sok hebat
Wani Ihwani
mampir aku tor, tapi kayak nya aku dah pernah baca cerita ini
david aditama
bagus
Aisyah Hasan
ku tunggu. k lanjutanya sampai tmt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!