NovelToon NovelToon
Perjodohan Dua Pewaris Tunggal

Perjodohan Dua Pewaris Tunggal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Sabrina dan Satya adalah dua pewaris tunggal perusahan terkenal. Mereka harus terjerat dalam pernikahan tanpa cinta hanya demi mempertahankan perusahaan Sabrina yang sedang berada di ambang kehancuran.

Gadis sekeras Sabrina tidak bisa menolak ketika orang tuanya menikahkan dirinya dengan laki-laki yang ia anggap lemah seperti Satya. Tapi, Sabrina tidak tahu apa yang laki-laki yang ia anggap lemah itu punya.

Akankah Sabrina bisa jatuh cinta pada laki-laki yang ia anggap lemah seperti Satya? Mampukah Satya menaklukkan hati seorang gadis judes, galak, dan jutek seperti Sabrina?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#11

Ketika Satya pulang, Sabrina sudah ada di rumah. Sabrina sudah duduk manis di taman samping rumah sekarang. Ditemani dengan ponsel dan segelas jus naga kesukaannya. Sabrina terlihat sangat menikmati suasana sore di taman. Dengan angin sepoi-sepoi yang berhembus menenangkan. Menerbangkan helaian rambut panjang Sabrina yang tergerai bebas.

Tatapan Satya terhenti sejenak saat melihat Sabrina yang asik dengan aktifitasnya. Jujur, Satya tidak bisa menolak untuk mengatakan, kalau Sabrina memanglah gadis dengan paras yang sangat cantik. Tapi ... tiba-tiba, kekaguman itu mendadak hilang dari hati Satya, ketika dia ingat bagaimana galaknya Sabrina padanya.

Satya ingin melangkah meninggalkan apa yang matanya tidak ingin tinggalkan. Ia tidak ingin mencari masalah dengan Sabrina lagi sekarang. Apalagi saat para sahabat mengingatkan kalau Sabrina adalah gadis yang paling galak seantero kampus.

Nyali Satya mendadak ciut untuk mendekati Sabrina. Tapi bagaimanapun, rasa yang telah tertanam dalam hati sangat sulit untuk di pungkiri. Niatnya tidak ingin mendekati Sabrina, tapi hati dan perasaannya berkata lain.

Hatinya ingin ia mendatangi Sabrina sekarang juga.

"Eh ... lo baru pulang ya?" tanya Sabrina saat menyadari keberadaan Satya disekitarnya.

"Iya, seperti yang lo liat. Gue baru pulang. Lo udah lama ya pulangnya?"

"Udah lumayan sih. Gue udah pulang dari tadi siang."

"Cepat amat."

"Iya. Hari ini gak ada mata kuliahan yang bisa gue ikutin," kata Sabrina sambil sibuk melihat ponselnya kembali.

"Kenapa?"

"Jam pertama, gue telat. Jam kedua, gue gak bikin tugas dari dosennya. Dan ... jam selanjutnya, gue bosen banget dah di kampus. Dari pada gue kesel dan bikin ulah, mending gue pulang aja."

Satya menyipitkan matanya. Ia melihat Sabrina dengan tatapan heran.

"Jam pertama gue maklum lo telat. Lah jam kedua gue gak habis pikir sama lo, kenapa harus gak bikin tugas?"

"Ya karena gue gak bisa bikin tugas dari dosen fisika itu. Tugasnya ribet banget," ucap Sabrina dengan sangat jujur.

"He he he ... gue kira cewek judes kayak lo gak bisa ngeluh. Eh ternyata, bisa juga ya."

"Lo pikir gue bukan manusia ya? Setiap manusia itu pasti punya sisi kurang dan sisi lebihnya."

"Benar juga apa yang lo katakan itu. Bagus deh kalo lo sadar, kalo lo itu masih punya kekurangan."

"Hei ... sejak kapan gue gak sadar kalo gue masih punya banyak kekurangan hah! Lo ngomong itu harus mikir-mikir dulu, biar gak bikin orang lain kesal."

"Ya Tuhan ... salah gue dimana coba?" ucap Satya sambil berjalan menjauh. Ia tidak ingin menyakiti tubuhnya lagi dengan mendapat injakan atau tendangan dari Sabrina.

"Salah lo bikin kesal gue," ucap Sabrina setengah berteriak.

"Tau ah .... "

____

"Sat, mau pesan apa buat makan malam kita malam ini?" tanya Sabrina sambil melihat ponselnya.

"Terserah aja deh," ucap Satya yang juga sibuk dengan ponselnya.

Saat ini, mereka berdua sama-sama berada di ruang keluarga. Satya duduk di sofa sedangkan Sabrina sedang baring. Jarak antara Satya dengan Sabrina tentunya lumayan jauh. Mana ada mereka duduk berdekatan.

"Kok terserah sih? Lo gak ada niat buat makan apa gitu?"

"Ya mau gimana lagi, gue juga gak tahu mau makan apa buat makan malam. Sebenarnya, kalo gue boleh jujur, gue itu pengen makan masakan rumahan. Gak pesan mulu."

"Tapikan lo tahu kalo gue gak bisa masak."

"Ya makanya gue bilang terserah lo aja mau pesan apa."

"Ya udah deh kalo gitu. Pesan nasi goreng aja," kata Sabrina pada akhirnya.

"Lah, kok malah pesan nasi goreng sih? Kitakan mau makan malam, bukan mau sarapan pagi."

"La terus pesan apa dong. Gue juga bingung soalnya."

Mereka sama-sama terdiam dengan pikiran masing-masing. Sama-sama memikirkan apa yang ingin mereka pesan buat makan malam.

"Sat, gimana kalo kita cari orang buat kerja di rumah kita. Buat bersih-bersih sekalian masak untuk kita," kata Sabrina angkat bicara setelah hening sesaat.

"Ya gue mah terserah aja. Tapi gak enak sama orang tua kita masing-masing. Bilangnya mau mandiri, tinggal di rumah sendiri. Ngerjain apa-apa sendiri."

"Iya juga ya apa yang lo katakan. Kalo kita nyari orang buat kerja di rumah kita, jelas-jelas nambah modal. Uang jajan sama uang kampus gue aja masih di tangung sama mama papa," kata Sabrina.

1
Pichaacha
kampus apa sekolah sih? kok dri deskripsinya kyk sekolah 🤔

entahlah.. semangat berkarya thor💪🏻
lily
masih bingung,, Sabrina bilang si Satya itu anak manja yg ngandelin harta ortunya, Lah dia sendri emangnya gak ngandelin harta ortunya kah? dia udah kerja?
lily
haish sama2 masih menumpang di ortu gak usah banyak omong sab, semua sama kuliah jga masih yang nguliahin ortu , hidupnya jga masih bergantung sama ortu,, blum pada kerja kan ,,,
Felycia Fernandez
wow...
luar biasa kamu Sabrina...
Felycia Fernandez
bar bar nih Sabrina 😅😅😅
Yun Bundanyalutfhi
Luar biasa
noera
watak perempuannya agak tdk suka y sombng
Bebise: /Smile/
total 2 replies
Tut Eny
lanjut
Fitria Vivin
simple
seperti baca chicklit
fian widy
👍🏻
duoNaNa
agak berbelit....kurang berbobot...mgk byk yg bosen tp masih bisa dipahami dan yaaa aku masih penasaran kelanjutannya. makasih thor atas karyanya 👍👍
Ida Damayanti
tetap stay di ceritamu author 😘
aqu
bagus
Venita Marsel Tyssenraad
ini author nya pasti suka bgt sm warna hijau
di semua novel nya, tokoh utamanya suka warna hijau
Rani: wkwkwkwkw...
sssttt 🤫🤫 itu rahasia🤭🤭
total 1 replies
Opung Boru Caroline
kasihan karmila tp ko nyesal gue ada cewek seperti karmila tdk jaga harga diri
♕𝒴𝓾𝓛 🐍👏꧂
nyimak dlu thor.. awalnya okeh.. 👍
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒
sini aku ksh tau Sean Adrian klo si Sabrina dan Satya udh nikah 😂
Kong Nanan E
makin mantaf ceritanya
Kong Nanan E
bagus ceritanya
Cicik Yuliana
mkasih thor karyamu best....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!